[BLOGTOUR] REVIEW Complicated Thing Called Love + GIVEAWAY

WP_20160311_013

Kamu berhak bahagia. Tapi ingat, kamu harus menjaga keseimbangan kehidupanmu dengan komitmen. Jangan sampai kamu bergelimang kebahagiaan secara logis. (hlm. 111)

Ini adalah novel kelima dari Mbak Irene Dyah yang saya baca. Setiap buku, selalu disajikan dengan cara yang berbeda. Jika di buku pertama dan kedua menghadirkan rangkain cerita dengan tokoh utama yang bergantian (ehem, masih nunggu serial Ajeng), buku ketiga yang paling saya suka tokohnya karena ada Aidan yang mengingatkan saya akan hubungan tahun lalu dengan ‘dedek gemes’ yang ya ampun dinginnya kayak kulkas, kemudian buku keempat baru dua minggu lalu saya posting reviewnya tentang pelarian cinta di Marrakech, dan kali ini di buku terbarunya ini menyuguhkan beberapa perempuan dengan berbagai profesi, watak, dan juga setting.

Urusan setting di buku ini, penulisnya memang perlu diacungkan jempol. Kenapa? Karena setahu saya, tempat-tempat di daerah yang disebutkan di buku ini memang pernah menjadi tempat singgaH penulisnya. Jadi ketika ditulis tidak sekedar tempelan belaka. Ada Tokyo, Chiang-Mai, dan beberapa tempat lainnya.

Salah satu keunikan novel ini adalah, di awal cerita kita justru akan diajak menelusuri kehidupan para tokoh ‘sampingan’. Pertama, Sora yang otaknya ada sekitar delapan, selalu tegas dan bijak mengatur semua. Kedua, Dania yang terlalu lembut, terlalu halus, terlalu ingin semua orang bahagia. Ketiga, Aalika yang selalu menantikan percikan cinta. Dan mabuk dibuatnya. Keempat, Dewi si ratu teori, yang dihamburkannya setiap saat, 24 jam sehari. Kemudian ada ibu yang bak hitler, segala ucapan dan perbuatannya harus selalu didengarkan dan ditaati oleh anaknya, Nabila yang merupakan tokoh utama dalam buku ini.

Jika kita membaca di awal, kita akan mengira ini merupakan kumpulan cerpen. Dimana tokoh utamanya tidak berhubungan satu sama lain, apalagi dengan setting yang berbeda. Padahal lima tokoh yang disajikan lebih dahulu ini akan berkaitan erat dengan kehidupan Nabila, sang tokoh utama. Seakan semua bergerak perlahan saling mendekat, untuk melengkapi sebuah puzzle rumit bernama ‘CINTA’

“Umurku sudah seperempat abad lebih, Mbak! Sudah tak ada lagi waktu untuk…”

“Stop! Umurmu baru seperempat abad, Nabila! Dan memangnya kenapa kalau umur tiga puluh pun kamu belum menemukan pasangan yang cocok? Kamu bakal kedaluwarsa??”

“Pikirkan baik-baik, Nabila. Pikir lagi baik-baik. Dengar, aku tidak membela siapa pun. Bagas atau Bayu, yang mana pun aku tak peduli. Semua ada resikonya. Masalahnya adalah sekarang kamu ragu-ragu. Dan orang yang ragu-ragu tidak akan berpikir jernih. Jadi lebih kamu mundur dulu. Atur lagi dari awal, jangan terburu-buru!” (hlm. 149)

Membaca potongan kalimat di atas merupakan representasi perempuan dewasa di masa rentang usia 20-25. Merasa hidup harus ada target menikah sebelum usia lewat 25 meski belum ada yang sreg di hati, yang penting tidak jadi omongan orang lain. Saya bukan tipe seperti itu, bagi saya hidup bahagia tergantung dari kita yang menjalaninya. Bahagia itu bukan perkara cepat atau lambat menikah. Ada yang bahagia menikah di usia muda, ada juga yang bahagia di usia dewasa. Begitu pula dengan Nabila yang merasa cemas ketika usia di ambang umur ke 25. Untungnya dia memiliki teman-teman yang lebih dewasa dan lebih berpengalaman dalam hidup, memberinya saran yang sangat mendewasakan Nabila dalam keputusan hidupnya. Dari sekian tokoh yang ada, saya menyukai tokoh Sora. Ehem, berharap penulis mau menuliskan sekuel kisah antara Sora dan Langit. Karena bagi saya, kisah mereka lebih menantang dan lebih menggigit!😉

“Kamu harus jujur dengan dirimu sendiri, Nabila. Suami adalah pria yang akan bersamamu 24 jam sehari, 365 hari dalam setahun, dan terus selama berpuluh-puluh tahun. Tidak bisa seperti pacaran yang bisa stop-pause-play kalau kepepet. Pasangan menikah tidak bisa ditukar dan diganti semudah baju baru yang ternyata tidak kamu sukai. Jangan mengandalkan logika untuk menetapkan hatimu. Karena jelas ini bukan ilmu eksata.” (hlm. 138)

“Beruntung bila kita menemukan pasangan cinta sempurna seperti di novel. Tapi bagaimana jika tidak? Kamu cinta mati sama si A, sayangnya A cuek. Yang ada justru si B yang mengejar-ngejar padahal kamunya jijik. Nah, mana yang akan kamu pilih menjadi pasangan hidup? A atau B? Kalau aku, aku akan menyuruhmu menikah dengan B, yang sangat menyayangimu. Urusan hati pasangan kita kan tak bisa kita kontrol. Jadi pilih saja yang sudah pasti mencintaimu. Nah, urusan hati kita, kan kita yang akan mengendalikan. Toh sebetulnya cinta bisa dipelajari, bisa dibangun, bisa diisi ulang.” (hlm. 139)

Jika saat membaca Wheels and Heels tahun lalu yang ditulis Mbak Irene Dyah ini sedang menjalani hubungan dengan ‘dedek gemes’ seperti yang sudah sedikit dijabarkan di awal tulisan ini, pas baca buku ini kok ya pas banget di kehidupan nyata saya ada sosok seperti Bagas dan Bayu dalam hidup ini. Bedanya, jika di ending buku ini Nabila sudah memantapkan hatinya, saya masih galau memilih. Kebetulan lagi deadlinenya akhir April ini. Semoga sehabis membaca buku ini, saya bisa memantapkan hati mana yang akan dipilih, wkwkwk… x)) #MalahCurcolTerselubung

Pesan moral dari buku ini adalah dengarkan kata hati, tapi jangan lupa dengarkan kata hati orang-orang disekitar yang mendukung dan menyayangi kita.

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Tidak ada yang abadi di dunia ini. Kecuali nama toko kelontong atau bus antarkota. (hlm. 82)
  2. Tidak ada yang abadi di hati manusia. Apalag urusan perasaan yang bernama cinta. (hlm. 87)
  3. Bagaimanapun, keinginan terbesar seseorang yang mencinta adalah mendapatkan balasan atas cintanya. Dan apabila balasan cinta itu sudah ditemukan, apakah layak untuk melepaskannya begitu mudah? Sementara balasan itu demikian berharga, dan bisa jadi tidak ada gantinya. (hlm. 89)
  4. Waktu akan membantumu menyembuhkan diri. (hlm. 126)
  5. Dengarkan kata hatimu. (hlm. 134)
  6. Pilihlah suami yang betul-betul kamu cintai. Yang bisa menimbulkan percikan-percikan di dalam sini. Percayalah. Itu naif, tapi benar. (hlm. 137)
  7. Mantapkan hatimu. Ambil keputusan yang paling tepat dengan niat baik. (hlm. 150)
  8. Cinta membuat kita bahagia walaupun hanya sementara. Tapi itu lebih baik daripada tidak mengalaminya sama sekali. (hlm. 158)
  9. Cewek tuh ya paling bahagia kalau dia dicintai. (hlm. 164)
  10. Kamu adalah kamu. Kamu berhak bahagia dengan cara yang kamu pilih sendiri. (hlm. 202)
  11. Lakukan semua dengan kemantapan dan niat baik, maka segalanya akan lebih mudah. Mengalir ke arah mana pun akhir ceritanya, jatuh atau bangun, tetap akan lebih mudah. (hlm. 203)
  12. Tuhan membuat manusia dengan sangat istimewa. Kita sebetulnya memiliki kemampuan untuk menjaga dan menyembuhkan diri sendiri. Fisik dan mental. Kamu tahu itu? Kita selalu bisa pulih. Asalkan kita mau. Juga percaya. (hlm. 216)

Banyak juga selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Kadang hidup memang tak adil. (hlm. 6)
  2. Kalau nggak nekat ya nggak bakat jadi wiraswatawan! (hlm. 27)
  3. Tidak ada pria yang ingin berbagi wanita kesayangannya. (hlm. 46)
  4. Kita ini pasangan sejajar. Tidak ada kalah atau menang. (hlm. 75)
  5. Kenapa sih harus selalu negatif begitu reaksimu? (hlm. 83)
  6. Semua sisi kehidupan ini adalah perjudian. Tidak ada yang pasti, bukan? Bahkan tidak ada yang abadi. Kamu berubah, pasanganmu berubah. Sama-sama harus berjudi dengan perubahan. Pasangan yang sangat mencintaimu akan menjadi bamper kuat untuk melindungi hubungan kalian. (hlm. 110)
  7. Memang hidup tak selalu adil. (hlm. 118)
  8. Apa iya, perasaan bisa diperkosa? Adilkan sebuah hubungan jika salah satunya begitu mantap, sementara seorang lainnya masih terbata-bata menetapkan hati? (hlm. 140)
  9. Ketika situasi meruncing, manusia sering kali menjadi tumpul. Itu kodrat. (hlm. 142)
  10. Kamu terjebak, tapi sebetulnya tidak ingin diselamatkan. (hlm. 145)
  11. Kenapa ya pacar itu terlihat makin menarik kalau sudah jadi mantan? (hlm. 151)
  12. Semua orang pasti ragu-ragu saat hendak memulai hal besar. Itu normal. Tapi ya jangan terus didengarkan ragu-ragunya, nanti kamu nggak maju-maju, jalan di tempat terus. (hlm. 157)
  13. Pikiran jahat yang disimpan rapat-rapat, ternyata terbongkar semudah membalikkan telapak tangan. (hlm. 158)
  14. Terlalu mencintai juga akan melahirkan luka terlalu dalam bila kamu kecewa. (hlm. 159)
  15. Kenapa ya, calon menantu itu terlihat makin sayang dilepaskan, bila sudah berubah status menjadi calon menantu? (hlm. 161)
  16. Cinta memang buta. Kalau tidak buta, itu namanya Matematika. (hlm. 162)
  17. Kenapa wanita mudah jatuh cinta kepada pria tipikal bad boy? Karena mereka liar, sulit dijinakkan, maka wanita justru tertantang. (hlm. 175)
  18. Dendam bisa pergi masuk ke dalam lemari. (hlm. 229)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Complicated Thing Called Love

Penulis                                 : Irene Dyah

Editor                                    : Dini Novita Sari

Desain sampul                   : Orkha Creative

Foto                                       : Budi Nur Hakim & Irene Dyah Respati

Penerbit                              : PT. Gramedia Pustaka Utama

Terbit                                    : 2016

Tebal                                     : 256 hlm.

ISBN                                      : 978-602-03-2557-6

Dapatkan buku ini di toko buku online Bukupedia

http://www.bukupedia.com/id/book/id-101801/metropop-complicated-thing-called-love.html

CTCL Blogtour

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs dan @aikairin. Jangan lupa share dengan hestek #GACTCL dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Pertanyaannya adalah berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini. Mudah kan? 😉

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #GACTCL yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya yaaa… ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#GACTCL  ini berlangsung tiga hari saja: 27-31 Maret 2016. Pemenang akan diumumkan tanggal 1 April 2016.

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penulisnya! Oya, buat nanti yang terpilih jadi pemenang, penulisnya berpesan jangan lupa nanti bukunya dibaca dan dibuatkan reviewnya via blog, nggak hanya ditimbun aja yaa.. ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

Pengumuman Pemenang Giveaway Complicated Thing Called Love

Terima kasih dengan keantusiasan teman-teman untuk mengikuti Giveaway Complicated Thing Called Love.

Pemenang giveaway kali ini adalah:

nama : Dhamala Shobita
akun twitter : @dhamalashobita
kota tinggal : Tangerang

Kenapa mau baca buku ini? Karena covernya bagus. Juga tema tentang konsep usia ideal pernikahannya yang bikin penasaran.:)

Selamat buat pemenang. Sila kirim email ke emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul:konfirmasi pemenang Giveaway Complicated Thing Called Lov. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh penerbitnya ya.

Terima kasih buat Irene Dyah atas kerjasamanya, sekali lagi terima kasih banyak atas kepercayaannya. Semoga lain waktu bisa bekerjasama kembali… 😉

Buat yang belum menang, jangan sedih. Masih banyaaaakkkk giveaway lainnya yang menanti!! :*

@lucktygs

29 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW Complicated Thing Called Love + GIVEAWAY

  1. Nama : Hanum Bella
    Twitter : @Hanumbellaa
    Alamat : Sragen, Jawa Tengah.

    Kenapa pengin baca buku itu?
    Karena dari apa yang aku lihat dari penjelasan mbak di atas, aku jadi penasaran dengan isi cerita yang disajikan oleh penulisnya, kayaknya bisa bikin pembaca greget dan mencak-mencak deh, kayaknya~. Penasaranlah pokoknya sama tokoh Nabila itu. Penasaran, Nabila bakal memantapkan hatinya untuk siapa? Bayu atau Bagas? Aih penasaran pokoknya. Titik.

  2. nama : Dinda Ayu
    akun twitter : AlveeraAyu
    kota tinggal : Kendal, Semarang, Jawa Tengah

    Kenapa pengen baca buku ini? Ya karena penasaran. Kalo aku nggak penasaran, aku nggak bakal pengen baca. Jadi karena aku penasaran, makanya aku pengen baca (Gusti, muter2 bgt alasannya >.< )

  3. Nama : Lidya Marselina
    Twitter : @litanovianty (pake akun lain, soalnya akun pribadiku error)
    Alamat : Jakarta
    Kenapa pengen baca buku ini?
    Pertama, aku tertarik sama selipan sindiran yang ditulis diatas. Menurutku, beberapa kutipannya asik banget. Bener-bener complicated, as you know lah judulnya aja udah begitu. haha. Kedua, aku suka covernya, bianglala. Filosofi bianglala itu adalah filosofi yang paling kusuka! Cause even if you’re on the top now, doesn’t mean you’re never come on the below. Dan, aku rasa pasti ada maksud tersendiri dibalik novel ini kenapa covernya bisa gambar itu. Ketiga, aku tertarik sama fotonya kak luckty – yang meletakkan novel ini disebelah mie bakso -!! Hahaha, mungkin tokoh di novel ini ada yang terkesan terlalu dingin kali ya? sampe yang baca butuh dihangatkan sama mie bakso (?) #abaikan. Yang jelas, “ketika kita sudah jatuh cinta dengan kata-kata, sudah tak ada alasan lagi untuk tak ingin memilikinya.” Pun dengan kesanku pertama kali membaca ulasan buku ini [.]

  4. Nama: Farikhatun Nisa’
    Twitter: @littlepaper93
    Domisili: Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

    Jawaban: saya ingin membaca buku ini karena saya ingin lebih banyak lagi mengambil pelajaran dari Nabila dan tokoh-tokoh lain di novel ini. Apalagi setelah membaca kutipan dan sindiran yang Kakak paparkan, saya rasa ada jauh lebih banyak lagi pelajaran yang bisa diambil saat membaca novel ini. Jadi, menurut saya, bukanlah kesia-siaan membaca novel yang penuh makna seperti novel Complicated Thing Called Love. Lebih lagi untuk pembaca seumuran saya🙂

  5. nama : Dhamala Shobita
    akun twitter : @dhamalashobita
    kota tinggal : Tangerang

    Kenapa mau baca buku ini? Karena covernya bagus. Juga tema tentang konsep usia ideal pernikahannya yang bikin penasaran.🙂

  6. Nama : Meilina Istanti
    Twitter : @Meic_Chan
    Kota tinggal : Banyumas

    Kenapa? Karena..
    1. Sekilas baca reviewnya langsung tertarik pengin baca karena kisah yang diceritakan bisa jadi gambaran tentang romansa orang dewasa. Penuh kebimbangan. u,u
    2. Pengin baca karena buat pengalaman diriku sendiri. Aku yang masih remaja sih belum mikirin kek begituan. Tapi aku mau baca supaya dapet pelajaran dari konflik yang cukup membingungkan di novel CTCL ini.
    3. Jujur aku belum pernah baca novel kak Irene Dyah. Jadi untuk memberi kesan yang mendalam boleh deh ya dimenangin, hehe😀

  7. Nama: Annisa Hanako Nurfarah Cahyani
    Akun twitter: @AnnisaHanako
    Kota tinggal: Kampar, Riau

    Alasan aku ingin membaca novel CTCL:

    1. Penasaran!

    Ya, itu adalah poin pertama. Kenapa? Jujur, ketika aku membaca review dari mbak Luckty, aku langsung dibuat penasaran dengan perjalanan cinta Nabila. Nabila yang bimbang memilih antara Bagas dan Bayu, membuatku jadi gemes sendiri ><

    2. Tema yang sangat menarik

    Tema ini (menurutku) jarang ditemui. Nabila yang bimbang dengan pilihannya, ibu Nabila yang terus mengatur aspek kehidupan (terutama jodoh) Nabila, dan teman-teman Nabila yang sangat baik dan beraneka ragam. Buku ini sepertinya memiliki teka-teki tersendiri, dimana kisah-kisah percintaan teman-teman Nabila-lah yang merupakan kepingan puzzle dari kehidupan Nabila. Dan hal itulah yang membuat buku ini sangat menarik. Membuatku langsung memasukkan buku ini kedalam wish-list ku. Dan semoga saja, kali ini aku dapat mewujudkannya melalui giveaway ini🙂

    Wish me luck😀

  8. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Kota Tinggal : Purwakarta, Jawa Barat

    Alasannya :

    1. Aku ingin tau bagaimana Nabila menyikapi kisah cintanya yang rumit dengan belajar dari kisah-kisah para sahabatnya.
    2. Bagaimana Nabila mengambil keputusan dalam hal pasangan hidup. Memilih pilihan ibunya atau tetap terjebak nostalgia😀
    3. Covernya yang menarik dengan biang lalanya, seolah menggambarkan kerumitan hidup Nabila.

    Ka Luckty sama kayak aku, pengen kisah Sora dan Langit ada kelanjutannya. Langit ketemu langit apa jadinya ya? (Dalam B. Jepang, Sora kan artinya langit juga)

    Dari semua Blog Tour yang aku ikuti semua pe-review menginginkan hal serupa, agar kisah-kisah sahabat Nabila mempunyai lapaknya masing-masing😀

    Ini jadi kesempatan keempat aku buat ikutan GA CTCL sebelum sampai dikesempatan terakhir. GA ke 1,2&3 gagal, ke-4 ga bisa ikutan, ga punya IG, jadi semoga kali ini aku beruntung. Aamiin🙂🙂🙂

  9. wening | @dabelyuphi | Ambarawa

    alasan pengen baca karena seringnya segala sesuatu yang berhubungan dengan yang namanya cinta pasti berakhir dengan kerumitan. jadi aku ingin belajar untuk menyelesaikan dengan lebih mudah mengenai hal-hal yang berbau dengan cinta, melalui kisah nabila dan teman-temannya di novel Complicated Thing Called Love ini😀

  10. Nama: Arie E. Pradianita
    Twitter: @APradianita
    Kota: Sukabumi (Jawa Barat)

    “Berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini?”

    KARENA:

    1. Blurb yang menarik hati saya.
    Awalnya, alur cerita ini sedikit membingungkan. Tak jelas mana hulu mana muara. Tapi jangan menyerah. Percayalah, ada titik ketika semua keping puzzle itu bertemu. Seperti cinta. Kalau Garin Nugroho punya cinta dalam sepotong roti, maka Nabila punya “Cinta (Monyet) dalam sepotong pisang”. Gadis yang biasanya patuh itu kali ini memilih berontak, tetap pacaran meski dilarang. Bisa ditebak, kisahnya berakhir dan monyet bernama Bayu itu harus diusir. Lalu hadir Bagas, pria sempurna pilihan ibunda. Semua jadi terlihat mudah bagi Nabila. Sayang, Bayu belum betul-betul pergi dari hatinya. Duh, bagaimana bisa Nabila memilih di antara Bagas si calon suami idaman dan Bayu yang bengal dan bikin deg-degan? Dan kenapa Nabila mesti berguru pada kisah cinta para sahabatnya? Sebabnya satu: cinta memang repot.

    2. Ide cerita yang menarik hati saya.
    Saya ingin membaca Complicated Thing Called Love (CTCL) karya Irene Dyah ini lantaran waktu saya mengetahui novel ini sedang booming sekali informasinya di sosmed, terutama kalangan pecinta buku. Selain itu, karena CTCL juga salah satu novel berlabel Metropop. Saya kayaknya sudah beberapa kali menyebutkan kalau saya memang jatuh cinta dengan lini ini.

    3. Menambah informasi seputar pernikahan (sebelum pernikahan saya digelar tahun ini.. Ameen.. ^_^ ).
    Novel ini cocok untuk yang masih ragu dengan asmaranya. Juga menjadi cermin bagi mereka yang akan menikah. Di sini kita akan diberi training pra dan pasca nikah.

  11. Lois Ninawati
    @_loisninawati
    Situbondo,Jawa Timur

    Aku pengen banget baca buku ini krna yg pertama, aku suka covernya. Yg kedua, aku penasaran sama ceritanya yg diambil dr sudut pandang yang berubah ubah. Penasaran sama Nabila, pwnasaran sama temen”nya Nabila juga. 😊😀😁

  12. Gita Karmani | @gitakarmani | Yogyakarta
    Alasan mau baca: Tertarik sama cover dan blurb nya, dan ingin tahu apakah yg namanya cinta itu emang rumit, seperti judul bukunya (?) 😳

  13. Nama: Famia Kamilia
    Twitter: @amifamia
    Kita tinggal: Bangkalan, Madura

    Jawaban:
    Yang pasti Karena saya penasaran sama isi buku ini, dan saya sangat menyukai sebuah novel yang bergenre CINTA, karena setiap perjalan cinta seseorang itu pasti berbeda-beda, termasuk novel ini pasti perjalanan cinta didalam novel ini sangat berbeda dari novel-novel lainnya.

  14. Muhammad Irfan fauzi /irfanfauzi304/ prambon nganjuk
    alasan saya pengen buku ini karena saya penasaran dengan isi buku ini. pengen baca samapi selesai, soalnya saya juga hobby bnaget baca buku.baca rewiewnya aja udah menarik diri saya untuk mambaca buku ini

  15. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    kota tinggal: Serang

    Aku ingin membaca buku ini karena temanya tentang cinta, dan apa saja tentang cinta itu selalu menarik dan complicated sesuai judul novel ini. Masalah cinta yg dialami Nabila banyak terjadi, entah itu dalam kehidupan nyata maupun dalam novel sekalipun. Tapi yg menarik, kisah ini dikombinasikan dengan kisah sahabat-sahabat Nabila lainnya yg akhirnya bermuara pada Nabila, juga dengan setting tempat-tempat yg menarik pula.
    Dan satu quote yg sangat menarik dan menggugah pikiranku dalam menilai cinta adalah: “Urusan hati pasangan kita kan tak bisa kita kontrol. Jadi pilih saja yang sudah pasti mencintaimu. Nah, urusan hati kita, kan kita yang akan mengendalikan. Toh sebetulnya cinta bisa dipelajari, bisa dibangun, bisa diisi ulang.” (hlm. 139)
    Aku yakin kisah ini bisa menginspirasi pembacanya, khususnya aku, dalam memahami cinta, juga dalam membuat pertimbangan saat berada dalam dua pilihan seperti Nabila.

  16. Nama: Amilatun Sakinah
    Twitter: @amilatunS
    Domisili: Yogyakarta
    Jawaban:
    Saya ingin baca buku ini karena: (1) Suka dengan kisah perempuan yang punya teman-teman baik kayak gitu, jadi banyak kehidupan yang bisa diambil pelajarannya. sudah gitu isinya tentang memilih yang kalau sudah dipilih banyak konsekuensi dari komitmen tersebut. Mantep buat referensi (er… ^///^) (2) Kangen Ibu. Ibu dalam sebuah novel Ibu itu bagai obat bagi saya. Mau itu secerewet ibunya Nabila, nggak masalah :”)

  17. Nama : Nurhidayanti
    akun twitter : @CallMe_Yanti
    Kota tinggal : Martapura

    alasan kenapa ingin membaca buku ini ?
    Karena covernya yang lucu, eye catching dan warnanya colorful. Trus judulnya : Complicated Thing Called Love, kayaknya enak aja buat disebutin, judul yang manis. Trus di covernya itu kan ada gambar komedi putar, pengen tahu gimana perputaran kisah cinta antara Bayu Bagas dan si tokoh utamanya, Nabila. Last but not least, mau menikmati cerita-cerita dari sahabat-sahabat Nabila yang jauh lebih memiliki pengalaman dalam hal percintaan dan mau mendengar nasehat percintaan dari sahabat-sahabat Nabila yang walaupun beda negara tetap terhubung satu dengan yang lain. Siapa tahu nasehat-nasehat dari sahabat-sahabat Nabila bisa diterapkan dalam kehidupan percintaanku, hehehe.

  18. Nama: Fetreiscia Frida
    Twitter: @fetreiaciafrida
    Domisili: Jakarta

    Alasannya adalah karena cover nya yang manis. Bianglala. Aku suka naik bianglala. Pada saat kita dibawah perasaan kita tuh ga sabar banget pengen cepet2 dibawa naik ke atas. Biasanya kalau naik bianglala kita juga diajak berhenti sebentar di atas buat liat pemandangan dari atas yang sangat indah itu kan? Aku suka banget dan selalu menanti saat2 aku berhenti dan ada di atas. Nah menurutku bianglala yang digambarkan dalam cover ini tuh menggambarkan isi novel ini banget. Yah dimana banyak sekali tokoh yang ada yang mungkin bisa bikin cerita ini rumit dan selalu berputar seperti bianglala, bulat ga diam di satu tempat aja. Membaca novel ini juga kayaknya aku bakal berasa naik bianglala banget deh. Soalnya aku sebenernya ga sabar banget mau baca novel ini, aku pengen segera naik ke atas seperti kesukaanku aat naik bianglala, kalau dalam novel ini berarti aku pengn cepat2 berada si tengah konflik nya. Penasaran banget kenapa harus ada banyk karakter yang digambarkan. Jdi aku pengen sekali baca buku ini buat segera melihat jawabannya.

  19. Nama : Velika Natalia
    Twitter : @VelikaNatalia
    Domisili : Semarang Utara

    Kenapa ingin baca novel ini, Yaaaah karna saya seorang cewe punya temen cewe sama-sama muda usia kita 22th 1/4 abad kurang dikit laaah 😁 beda nya temen saya udah pernah icip2 soal cinta tapi saya belum sama sekali. Boro2 mikir cinta mau lamar kerjaan aja susah banget. Tapi saya salut banget sama temen saya satu ini. Banyak hal yang saya pelajari dari teman saya 5 tahun pacaran endingnya putus, 2 tahun pacaran endingnya putus lg, terakhir 1.3bulan pacaran endingnya putus lagi. Trus cinta itu apa? Hal hal kecil yang dibangun dan menciptakan memori indah? Atau waktu yang kita habiskan bersama? Kadang saya mikir waktu untuk diri dan kerjaan aja susah banget dibaginya, cinta itu juga harus nyisain uang buat nge-date di akhir pekan untuk menciptakan memori indah. CAPPEK DEH….
    HeRAn Seperti apa sih cinta yang diciptain dalam novel ? Dari banyak novel cinta susah banget tu nyiptain moment nya… Tp tetep aja ada emosi sendiri baca novel cinta tu,… karna seperti biasa Sebuah buku menyimpan jutaan informasi. Informasi yang saya perluin untuk ngadepin dunia dan cowo yang akan menjadi penyanding saya dikemudian hari uhuyyyy. #Lebay

    Thx sudah ngebaca komentar saya.
    #GACTCL

  20. Nama : Siti Maisyaroh
    Twitter : @siti_maisyaroh
    Kota Tinggal : Bandung

    Alasan kenapa pengen baca buku ini ??

    Judul yang menarik, tema yang gak biasa jadi nilai plus dari buku ini. Tapi yang bikin saya ngebet banget pengen baca buku ini… gara-gara ulasan dari tek Luckty. Serius… saya jadi penasaran sama buku ini.

    Complicated Thing Called Love, cinta emang selalu rumit. Kecemasan di usia 25 tahun dan masih melajang, bukan cuma Nabila dan sebagian besar perempuan di dunia ini yang ngalamin tapi saya juga. Ketakutan jadi bahan omongan orang, iri sama temen yang udah nikah sampe tuntutan orang tua buat segera nikah… sedikit saya baca ulasannya kok jadi ngerasa kesindir. Di tambah pilihan sulit antara Bagas dan Bayu, juga sahabat dengan segala kelebihannya yang bikin cinta makin mudah, atau mungkin malah makin sulit.

    Tapi bukan cinta namanya kalo gak bikin penasaran, terakhir endingnya… saya penasaran siapa yang bakal dipilih sama Nabila? Bagas atau Bayu?

  21. Nama : Nyi Penengah Dewanti
    twitter : @nyipenengah
    Domisili : Kendal
    Link Shared : https://twitter.com/NyiPenengah/status/714684523770941441

    Pertanyaannya adalah berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini. Mudah kan?

    Jawab: Complicated adalah kata yang menohok, pasti ada banyak cerita di dalamnya yang menyangkut Love. Selain itu kenapa gambarnya Kincir ria? Aku suka sekali naik wahana kincir ria dan wahana kincir ria tertinggi di dunia ialah Singapore Flyer. Adakah hubungannya? Pasti aku akan menemukan hal2 menarik dalam kisah novel ini. Wish me luck.

  22. Nama : Aziza Avita
    Twitter : @azizaavita
    Alamat : Salatiga

    Saya pengen baca buku ini karena tema yang diangkat oleh Mbak Irene Dyah, tentang dilema manusia di usia seperempat abad. Antara ingin menyudahi masa lajangnya, apa menikmati hidup dengan perlahan dan pasti. Hal itu sangat pas untuk semua usia, walaupun ada yang sudah mengalami dilema itu, tapi banyak juga yang belum merasakannya.

    Maka dari itu, bagi saya yang belum mengalaminya, saya sangat penasaran akan kisah yang akan disajikan oleh mbak Irene. Apalagi setelah saya membaca reviewnya dari Mbak Luckty, pertanyaan di benak saya semakin menumpuk, tentang kisah cinta Nabila. Dan pasti setelah membaca buku ini, saya dapat mengambil banyak hikmah dan pelajaran dari cerita yang diangkat.

  23. Nama : Mega Widyawati
    Akun twitter : @widy4_w
    Kota Tinggal : Nganjuk, Jatim.

    Alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini?

    Ketika kita terlahir di dunia dan menjadi dewasa, banyak sekali
    suka-duka yang kita lalui di masa itu. Namun dari itu semua, pasti ada
    saja sesuatu yang menggoyahkan. Dan dalam buku ini, barang kali aku
    bisa menemukan motivasi yang bisa memperindah dunia yang ku pijak ini.
    “dengarkan kata hati, tapi jangan lupa dengarkan kata hati orang-orang
    disekitar yang mendukung dan menyayangi kita”. Aku belajar disekolah
    lewat Buku Mapel. Tapi bila menyangkut umum, belajar melalui buku yang
    kita baca juga bisa. Tapi di pilah-pilah dulu untuk hanya memnfambil
    yang positif saja. Kesimpulannya kenapa aku ingin membaca buku ini,
    karena moto hidupku adalah belajar bagaimana cara terbaik untuk
    “Follow My Heart”

  24. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    Karangasem, Bali

    Aku tertarik baca novel ini karena konsepnya yang unik. Sebagian besar novel hanya berfokus pada tokoh utama. Peran tokoh pendamping mungkin tidak akan dijelaskan terlalu detail. Tapi menurut review, sepertinya setiap tokoh akan mendapat porsi pas dan menjalin cerita menjadi kesatuan yang utuh. Tema cerita yang diangkat relate banget dan sering terjadi di kehidupan. Persahabatan dan kebimbangan dalam hal percintaan. Hmm..masalah hati emang susah ditebak hihii..
    Kalau beruntung, novel ini akan jadi novel mbak Irene yang pertama kali aku baca. Baru kenal, semoga kak Luckty berkenan jadi mak comblang untuk mendekatkan novel ini denganku🙂

  25. Nama: Fitra Aulianty
    Twitter: @fira_yoopies
    Domisili: Pekanbaru

    Alasan pengen baca buku ini
    1. Penasaran dengan opening novelnya. Katanya novel ini dibuat dengan ribet banget dan tokoh-tokoh yang kayaknya gak nyambung. Aku penasaran gimana tokoh-tokoh yang gak nyambung itu bisa dibuat ‘nyambung’ di akhir
    2. Penasaran dengan konflik cerita, aku pengen tau sebenarnya cinta yang rumit itu apa? Apa serumit aku dan dia di pulau seberang? wahaha
    3. Kamu terjebak, tapi sebetulnya tidak ingin diselamatkan. << pengen tau ini kalimat dari siapa
    4. Semua orang pasti ragu-ragu saat hendak memulai hal besar. Itu normal. Tapi ya jangan terus didengarkan ragu-ragunya, nanti kamu nggak maju-maju, jalan di tempat terus. (hlm. 157) <_< kayaknya novel dengan tebal 200an halaman ini menarik banget.
    6. Aku pengen tau apa aja sebenarnya yang dihadapi seseorang ketika ia dewasa, sepertinya novel ini bisa menjawab semuanya.
    7. Berharap bisa mendengarkan kata hati + kata orang-orang di sekitar, tapi caranya gimana? Apa pesan moral di novel ini cukup banyak dan cocok buat orang-orang yang sedang dilema? Aku dilema banget tentang suatu hal *curcol

  26. Nama : Dewi ayu ningsih
    Id Twitter : @DewiiaeyuN
    Domisili : Riau
    “Complicated thing called love” dari judulnya aja udah ada hawa yg bisa buat orang tertarik untuk
    membacanya, dan semakin
    tertarik setelah membaca
    ulasannya:). Setting tempat yang
    berbeda-beda, dan juga cerita
    dari para sahabat Nabila
    siPemeran Utama yang buat
    makin Greget pengen baca.
    Apalagi ini cerita yang
    menyangkut ttng pernikahan,
    kebimbangan seorang wanita
    diatas umur 25 yg belum
    menikah, saya ingin tahu
    bagaimana caranya Mba Irene
    menuangkan masalah itu diBuku
    ini. Saya juga belum pernah
    menyicipi tulisan dari mba Irene,
    jadi ya semoga kali ini bisa punya
    kesempatan itu .Amiin…

  27. Nama; Leny
    Akun twitter: @Lenny1785
    Kota tinggal: Rantau, KalSel
    Kenapa ingin baca buku ini? Karena aku sangat tertarik dengan novel ini, dan aku kebetulan belum pernah baca novel karya mba Irene Dyah sebelumnya. Terus aku juga penasaran sama karakter tokohnya yang berbeda-beda dan tidak saling berhubungan.itu pasti ceritanya berliku dan pasti sangat menguras emosi pembaca deh. jadi makin penasaran pokoknya. wish me luck.🙂

  28. Nama : Sabila Rohmah
    Akun twitter : @SabillaR2
    Domisili : Banyumas, Jawa Tengah

    Pertama aku tertarik sama kutipan-kutipan novelnya yang cukup buat aku penasaran ingin baca seluruhnya dari awal sampai akhir. Kedua, pesan-pesan yang ada dalam novelnya bagus dan buat pembaca jadi tambah suka dan ada kepuasan tersendiri. Ketiga, karena aku belum pernah baca novelnya mba Irene Dyah apalagi konfliknya dewasa tentang pernikahan. Jadi, novelnya cocok buat aku nih buat nambah pengalaman membaca bisa sekalian share sama temen-temen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s