Serba-serbi Baca Bareng

cutecolorssetschool4a

“Bunyi yang ditimbulkan lembar-lembar buku pertama kali dibuka tidak pernah sama, tergantung ia sudah tahu apa yang akan diceritakan buku itu untuknya atau belum.” (hlm. 10) #inkheart

Selain giveaway dan blogtour (pernah aku ulas di SINI), #BacaBareng juga menjadi ladang promosi yang efektif untuk mempromosikan sebuah buku. #BacaBareng yang saya tahu pertama dilakukan oleh penulis produktif, Mbak Indah Hanaco. Sebagai penulis yang selalu lahiran buku baru hampir tiap bulan, bahkan satu bulannya bisa lahiran dua-empat buku, tentu Mbak Indah Hanaco harus membagi waktunya untuk mempromosikan semua bukunya, terlebih lagi buku-buku tersebut terbit lewat penerbit yang berbeda. Belum lagi, buku lama yang cetak ulang. Padahal beliau juga kudu punya waktu ekstra untuk menulis buku baru selanjutnya.

Buku-buku bagi penulis ibarat anak-anak bagi mereka. Kalau satu anak selalu diunggulkan, anak yang lain tentunya akan merasa tersisih. Begitu juga dengan penulis yang menelurkan banyak buku, harus bagi-bagi waktu mempromosikan semua bukunya. Karena nggak semua penerbit mempromosikan buku-buku mereka. Terlebih untuk penulis baru, harus berusaha keras mempromosikan bukunya meski tanpa bantuan penerbit.

Nah, bagaimana Mbak Indah Hanaco cara mempromosikan bukunya yang bejibun itu? Yaitu dengan mengadakan #BacaBareng via TL twitter. Pembaca yang terpilih (nggak harus blogger buku sih, yang penting suka baca buku) nantinya akan dikirimkan buku yang telah disediakan. Dan nantinya pembaca diberi kesempatan me-twit-kan buku tersebut selama seminggu. Setiap buku nggak hanya satu-dua pembaca yang dipilih, satu buku bisa sampai 8-10 orang yang dipilih Mbak Indah Hanaco. Wuih, baik banget Mbaknya!! #peluk

Selain Mbak Indah Hanaco, sekarang mulai banyak penulis yang mempromosikan buku terbarunya lewat event #BacaBareng via TL twitter ini, diantaranya adalah Mbak Irene Dyah, Mbak Arumi E. dan Mbak Silvarani.

Berikut tips-tips #BacaBareng yang perlu diperhatikan:

  1. Karena untuk satu buku biasanya terdiri dari beberapa pembaca, hendaknya dibuat koordinasi agar waktunya tidak bersamaan. Hal ini agar bisa dibaca semua oleh pembaca TL twitter pada umumnya.
  2. Tidak nge-spam. Untuk #BacaBareng, biasanya saya memaksimalkan twit 15-20 dalam sehari untuk satu buku. Misalkan lebih 20 twit, bisa dipisahkan rentang waktunya. Perlu diingat bahwa follower kita di twitter belum tentu semua suka baca buku, dan yang suka baca buku pun belum tentu suka dengan gernre yang kita ulas. Kalo nge-spam, bisa-bisa kita di unfollow massal.
  3. Perhatikan waktu. Sebenarnya tidak ada aturan kapan nge-twit untuk share #BacaBareng karena penulis biasanya membebaskan pembaca untuk nge-twit kapan aja. Tapi perlu diingat, ada waktu-waktu tertentu pengguna sosmed akan lebih banyak ketimbang waktu pada umumnya. Jam kerja jarang yang online. Akan beda sekali dengan jam istirahat kerja di mana banyak sekali yang online dan membuka sosmed untuk melepas lelah atau sekedar cek sosmed masing-masing. Di twitter kan ada semacam statistik yang bisa kita kapan aja waktu-waktu TL kita dilirik follower. Untuk twitter saya, akan berbeda sekali perbandingan ketika nge-twit siang dan menjelang malam. Kalo siang, biasanya dibawah 1.500 views, sedangkan menjelang malam dari abis Magrib sampai jam sepuluh malah grafiknya akan naik tajam menjadi 2.000-4.500 views. Sangat kontras sekali kan perbedaannya. Ya kalo udah di atas jam sebelas malam biasanya akan menurun, soalnya itu waktu orang-orang untuk beristirahat. Jadi kalo ngetwit #BacaBareng jam segitu mungkin hanya beberapa follower kita yang baca. Begitu juga dengan weekend, seperti halnya grafik blog, grafik viewers twit di TL kita akan lebih sepi dibandingkan dengan hari lain. Kenapa? Karena biasanya di saat weekend, orang-orang akan mengurangi aktivitas online.
  4. Tidak spoiler. Tujuan #BacaBareng di TL twitter kan intinya untuk menarik followers kita menyukai buku yang kita ulas. Nah, haram banget yang namanya spoiler alias membocorkan poin-poin penting sebuah buku, apalagi memberitahukan ending sebuah buku. Saya sering banget nemu yang seperti ini. Misalnya, ada buku yang ngebahas seorang gadis yang minggat dari rumah karena patah hati, pembaca pasti mengira ada cowok yang mematahkan hatinya. Nah, di #BacaBareng saya pernah menemukan twit yang mengatakan bahwa kakaknya seganteng apakah sampe bikin adiknya patah hati. Lha, ini kan nggak jadi surprise. Padahal kalo kita membaca bukunya secara langsung pun, kita baru akan tahu kalau lelaki itu adalah kakaknya sendiri ketika di sepertiga akhir cerita. Perlu dibedakan antara sok tahu dengan memberi tahu.
  5. Berikan info lain yang berhubungan dengan buku tersebut. Seperti halnya review buku via blog, daripada spoiler inti utama cerita sebuah buku, lebih baik memberikan info menarik yang berhubungan dengan sebuah buku. Misal, si tokoh utama suka makan cupcake. Kita bisa menampilkan cupcake yang unyu. Atau misal ada tokoh utama yang kembar, kenapa kita tidak membahas sisi menarik punya anak kembar.

Itu tadi seputaran tentang #BacaBareng via TL twitter. Semoga makin banyak penulis maupun penerbit yang mempromosikan bukunya lewat sistem #BacaBareng yang efektif merangkul pembaca yang tidak hanya di kota seperti halnya bedah buku yang biasanya berpusat di kota, tapi juga bisa merangkul pembaca di pelosok desa macam saya ini😉

Buat yang hobi baca buku (nggak harus blogger buku), kesempatan mendapatkan buku gratis nggak hanya bisa didapatkan lewat giveaway atau blogtour via blog, tapi juga bisa lewat event #BacaBareng ini, dan bisa berinteraksi langsung dengan penulis ataupun penerbitnya. Selamat mencoba!😉

reading

2 thoughts on “Serba-serbi Baca Bareng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s