REVIEW Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

WP_20160703_036

Kalau boleh memilih, lebih enak dicintai daripada mencintai. Tapi, kadang tidak bisa memilih siapa yang akan kamu cintai dan siapa yang akan mencintai kamu. (hlm. 187)

ATHAYA. Untuk ukuran cewek yang berkutat dengan sistem komputerisasi, Athaya cukup manis dan enak dilihat. Tawanya renyah karena suaranya yang agak serak basah. Tawanya itu semakin terasa berwarna dengan lesung pipi di kedua pipinya. Nggak heran kalau cowok-cowok di divisi IT mendadak dapat angin segar melihat cewek kayak gini duduk manis di dekat mereka. Athaya juga cukup supel. Nggak pemalu-pemalu amat walaupun pertama kali dia agak pendiam. Tapi kalau udah nyambung, dia bisa bercanda dengan lancar dan cuek-cuek aja, alias nggak kebanyak jaim.

SATRYA. 26 tahun. Single. Biasanya, sebelum ia memilih, ia akan mengamati terlebih dahulu tipe-tipe setiap cewek. Ia akan menilainya melalui beberapa tahap. Pertama, penampilannya apakah cewek ini masuk golongan high class, mid class, atau mid class yang sok high class. Kedua, soal selera musik, film, buku, pandangan politik, sosial juga budaya. Hal seperti ini perlu untuk menentukan obrolan macam apa yang akan mereka perbincangkan nantinya. Hal ini juga secara tak langsung dapat mengukur intelegensia seseorang. Ketiga, kepribadiannya. Yang ini nggak perlu ditanya. Tapi masuk dalam list terakhir meskipun sebenarnya cukup penting. Pandangannya berubah ketika pertama kali ia dengan tidak sengaja meminta bantuan Athaya Shara, teman sekantornya.

GHILMAN. Tidak ada yang bilang Ghilman ganteng, tapi tidak juga jelek. Walaupun bukan tipe favorit cewek kebanyakan. Namun bukan itu yang membuat Athaya memperhatikan Ghilman, tetapi tingkah dan gestrurenya jika sedang bersama teman-temannya. Sayang, Ghilman sudah punya pacar. Ya, pupus sudah harapan Athaya. Walaupun mereka belum menikah, tapi tetap aja, biasanya di umur-umur pertengahan 20 begini orang udah serius banget pacarannya. Maka dari itu, bisa lihat punggung Ghilman yang lebar dan kokoh saat berjalan, atau shalat bareng, atau satu lift sama Ghilman saja Athaya sudah bersyukur.

WP_20160703_053

Satrya sadar ia bukan orang yang menyukai Athaya. Athaya memang menarik jika sudah mengenalnya. Selain senyumnya yang manis, gadis itu juga bersahabat dan berwawasan. Yang paling sulit adalah menerka respons Athaya. Kalau diajak jalan, Athaya oke saja. Berarti Athaya sendiri tidak menutup diri. Tapi kalau di-kode-in, Athaya clueless. Mungkin itu karena Athaya sudah mabok kode-kode program komputer duluan. Jadi, agak susah menangkap kode dari cowok. Bukan Satrya menyerah, hanya saja ia sedang buntu harus jalan ke arah mana.

“Ta, tolong bilang apa yang lo butuhin. Gue hampir gila ngiliat lo kayak gini. Gue tau gue bukan siapa-siapa lo, nggak banyak yang bisa gue bantu. Tapi tolong, kasih tau apa yang bisa gue bantu. Apa pun. Jangan biarin gue kayak orang tolol begini, Ta. Ngeliat sebagian diri lo hancur begini, gue juga rasanya hancur.” (hlm. 286)

“Kalau ada apa-apa, aku akan selalu ada buat kamu, Ta. Teleponku nyala 24 jam per 7 buat kamu. Jangan nggak enak untuk minta tolong, ya. Kita bukan kayak kerah kemeja baru abis disetrika, nggak perlu kaku.” (hlm. 289)

Kalimat pertama dilontarkan Ghilman, kemudian kalimat yang kedua diucapkan Satrya. Keduanya ditujukan untuk Athaya. Njirrr…bikin baper akut!! Dilema pilih cowok macam Ghilman atau Satrya. Dua-duanya memang bukan cowok sempurna, tapi rajin sholat (terlihat kalo jam istirahat di kantor, mereka sholat dzuhur, sering juga berjamaah). Meleleh kalo liat cowok yang abis kena air wudhu, wkwkwk.. x)) Baik hati meski ngerokok (tiap jam istirahat, sebelum sholat biasanya mereka ngerokok berjamaah juga). Yang satu kalem, yang satu suka iseng (coba tebak yang mana Ghilman, mana yang Satrya). Dan yang pasti, dua-duanya gentleman. Bedanya, yang satu baru mau serius pacaran, yang satunya malah siap nikah alias berkomitmen untuk memindahkan tanggung jawab beban orangtua si gadis ke tanggung jawabnya. Aih..matiii…meleleh liat cowok yang beginian x)) Kalo saya, diantara keduanya, lebih memilih Ghilman. Memang sih Ghilman sudah punya pacar, Divanda. Tapi benar sebuah ungkapan mengatakan cowok yang udah punya pacar memang lebih menantang ketimbang cowok yang masih single…gyahahaha… x)) #DikeprukDivanda Dan manakah nantinya yang akan dipilih Athaya; Satrya yang jelas-jelas menaruh hati padanya atau Ghilman yang dari dulu diidam-idamkannya meski sudah memiliki pacar? Padahal dibandingkan Ivanda, Athaya menganggap dirinya seperti remahan biskuit… Bagi Athaya, jika Ghilman nantinya bukan imam dalam rumah tangganya, jadi imam sholat berjamaah di kantor udah bikin hatinya kelonjotan… x)) #PukPukAthaya

Selain suka ama tokoh cowok-cowoknya, juga suka ama tokoh utama yang cewek, siapalagi kalau bukan Athaya. Pertama, dia bekerja di bidang IT. Jarang-jarang kan cewek bergerak di bidang ini, apalagi ini memang sesuai passionnya. Duh, liat cowok jago IT aja takjub, apalagi cewek, takjub banget. Kedua, Athaya suka baca, karena itu pandangannya luas, nyambung kalau diajak ngobrol. Cek hobi baca Athaya di halaman 72-73, 166 dan 266. Beda kan ama cewek yang lebih keseringan pegang make up, kadangan nggak nyambung kalau diajak ngobrol. Apalah arti cantik tapi lola macam komputer pentium tiga.. x)) Karena Athaya gak berlebihan dalam hal dandan, sekalinya dandan manis banget, apalagi waktu nikahan Fajar, cowok-cowok meleleh dibuatnya x)) Ketiga, Athaya ini nggak mau ngerepotin orang lain. Sebisa mungkin meski pulang lembur kalo pulang nggak mintar anter siapa-siapa di kantornya, kalo mentok baru minta jemput adiknya sendiri. Bisa di cek di halaman 43, 177, dan 297. Akkk…toss banget ama poin ini. Suka sebal ama cewek-cewek manja dan kadang memanfaatkan cowok untuk antar jemput; butuh pacar apa tukang ojek?!? X))

WP_20160703_048

Poin lebih dari buku ini adalah selain bertema romance yang mengisahkan hubungan antara beberapa insan manusia, sebenarnya penulis menyelipkan kisah keluarga, terutama dari sosok Athaya. Saya bisa merasakan apa yang dialami Athaya, karena kisah Athaya sebelas dua belas kayak saya. #SemangatAthaya

Selain itu, penulis juga menjabarkan dunia IT nggak hanya sekedar tempelan tapi kerasa aroma dunia IT-nya. Mungkin karena ini adalah profesi yang dilakoni penulis di kehidupannya sehari-hari. Suka juga ama teman-teman kerja Athaya. Walaupaun kerjaannya susah dan capek banget, Athaya selalu senang punya teman-teman satu tim yang gila kayak Radhi, Ganesh, Fajar dan Mas Kino. Mereka tuh hiburan banget. Di balik kesulitan, selalu ada hal yang ditertawakan. Kerja tuh udah berat, capek, susah. Jangan ditambah-tambah lagi drama yang aneh-aneh. Ibaratnya, lo butuh gue, gue butuh lo, udah dibawa asyik aja. Suka ama percakapan WA antara gerombolan Radhi dkk ini, meski sampah banget tapi selalu bikin ngakak x))

Ada juga selipan soal passion diantara percakapan Athaya dan Satrya di halaman 70-71. Orang suka salah persepsi dengan gimmick kerja sesuai passion. Padahal kadang passion nggak harus hobi, kan. #TossBanget

Hampir sebulan sejak Ramadhan sampai lebaran nggak baca buku, sekalinya baca langsung buku ini dan bikin baper akut! Baca sampai tuntas dan langsung buat reviewnya, makanya jadi panjang lebar gini. Abis baca ini, kayaknya susah baca buku lain. Alias bookhangover. Masih kebayang nuansa kerja di perkantoran Athaya ini, seperti judulnya; di tengah-tengah pencakar langit yang tinggi dan kokoh dengan ketidakpeduliannya akan sekitar, ada secangkir kopi yang hangat dan menenangkan, membuat siapa pun yang meminumnya terjaga. Hal kecil yang sudah menjadi rutinitas dan membosankan tapi tak dapat dilewatkan. Seperti secangkir kopi di pagi hari yang hangat dan menenangkan. #JLEBB

WP_20160703_038

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Ada momen di mana cowok suka mendadak jadi ganteng. (hlm. 44)
  2. Nikah itu memindahkan tanggung jawab, menyesuaikan dua kepala jadi satu. (hlm. 91)
  3. Untuk membuat perempuan jatuh cinta itu cukup membuatnya tertawa saja. (hlm. 177)
  4. Apakah dicintai duluan lebih baik daripada mencintai tetapi menunggu? (hlm. 212)
  5. Mungkin pelan-pelan cinta itu bisa dipupuk. (hlm. 214)
  6. Kadang yang dibutuhin cuma cinta. Karena dari sana ada empati, ada kasih sayang. Kadang kita nggak sadar, itu yang dibutuhin untuk ngerasa utuh. (hlm. 236)
  7. Jangan penuhi hati lo dengan marah dan dendam. Ngak sehat. Ikhlasin. Lo pasti dapet yang lebih baik nanti. (hlm. 238)
  8. Pada dasarnya setiap perempuan suka diperhatikan, bukan? (hlm. 272)
  9. Kadang kita terlalu sibuk untuk tumbuh dewasa dan lupa bahwa orangtua kita juga beranjak tua. (hlm. 286)
  10. Tuhan nggak ngasih cobaan kalau hambanya nggak bisa lewati. (hlm. 289)
  11. Hubungan itu bukan judi, yang kita bisa coba, siapa tahu beruntung. Hubungan juga bukan dua merger korporasi yang harus saling menguntungkan. (hlm. 303)

Banyak juga selipan sindiram halus dalam buku ini:

  1. Makanya jangan makan di warteg mulu, mana ketemu sama cewek kece! (hlm. 16)
  2. Makanya kepo jangan dipiara. (hlm. 28)
  3. Ambekan lu. Kayak cewek lagi PMS. (hlm. 29)
  4. Omongan jangan kayak kentut. Nggak bisa dipegang. (hlm. 59)
  5. Cowok ganteng biasanya playboy. (hlm. 61)
  6. Masa iya kalian tega sama cewek cakep? (hlm. 67)
  7. But people are just people. Mereka suka berkomentar tanpa melihat kedua sisi. (hlm. 96)
  8. Cari pasangan lalu menikah bukan hanya soal memindahkan tanggung jawab. Harus cocok, harus nyaman, harus punya visi misi yang sama. (hlm. 98)
  9. Dari temen kan bisa jadi demen! (hlm. 100)
  10. Kenapa cowok-cowok itu suka punggung-able? Enak dilihat dari belakang, minta digaruk-garuk punggungnya. (hlm. 156)
  11. Orang ganteng biasanya bikin baper doank. (hlm. 157)
  12. Cewek-cewk zaman sekarang ya, kalo nggak kode, kepo! (hlm. 162)
  13. Biaya kuliah zaman sekarang nggak murah. (hlm. 183)
  14. Bukankah menunggu itu tidak menyenangkan? (hlm. 188)
  15. Kalau ada yang bilang bahwa laki-laki dan perempuan tidak akan pernah bisa berhasil menjadi sepasang sahabat, mungkin ada benarnya. Toh, persahabatan antara laki-laki dan perempuan memang sudah rusak ketika salah satunya terbawa perasaan lebih, bukan? (hlm. 253)
  16. Karena semua yang instan itu nggak indah. (hlm. 273)
  17. Sesuatu yang dipaksakan tidak akan berbuah hal yang baik. Sesuatu yang instan tidak akan terasa luar biasa. Butuh satu sama lain untuk saling menguatkan. Kalau salah satunya saja tidak kuat, bagaimana mau menguatkan yang lain? (hlm. 277)
  18. Pernikahan kan tidak main-main. Bukan seperti dongeng di cerita-cerita happily ever after. Menjadi suami adalah tugas berat bagi setiap laki-laki. (hlm. 292)
  19. Suka itu kan lumrah, bergantung kadarnya aja. Yang khianat itu kalau dipupuk perasaannya. Jadi kadarnya berlebihan. (hlm. 325)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

Penulis                                 : Aqessa Aninda

Editor                                    : Pradita Seti Rahayu

Penerbit                              : PT Elex Media Komputindo

Terbit                                    : 2016

Tebal                                     : 345 hlm.

ISBN                                      : 978-602-02-8759-1

WP_20160703_037

57 thoughts on “REVIEW Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

  1. Wah aku suka nih ka Luckty, aku penasaran banget sama bukunya ka, apalagi judulnya yang menggelitik. Athaya kalo ga mau lemparin aja mereka si calon-calon yang suamiable banget ke aku, aku tampung😀

    #baperlohisinya,padahalbarubacareview-nyaaja😀

  2. Keren reviewnya Kak..
    Ak jg udah baca bukunya, bikin baper abis..
    Sampai sekarang blm move on dari mas ghilman.
    Klo lht cwox ciri2 kayak mas ghilman gt pengen teriak Mas ghilman kuuuu…

  3. Pingback: GIVEAWAY Secangkir Kopi dan Pencakar Langit | Luckty Si Pustakawin

  4. Hidup Mas Mamat!!!! *TeamRadhi*
    Bukunya belum baca sih, tapi di wattpad udah. Bagus ceritanya, apalagi chat anak fogging buat ketawa-ketiwi sendiri. Dan saya nunggu buku “Jejak” diterbitin (karna ngulek-ngulek perasaan dan ada Mas Mamat juga disana bersama cewek gopekkk hahahahah)
    Sukses buat kak Echa untuk edisi baper Athaya dan Babang Ghilman. #TapiTetepTeamRadhi :*

  5. duuhhh, kak seriusan, ini aku udah baper duluan padahal baru baca review doang.
    dan kalimat ghilman, duuuhhh, nyesss banget. kenapa pria udah punya pacar bisa ngomong kek gitu, kenapa?! T.T
    pengeennn bacaaa T.T

  6. Review mbak luckty bikin aku jadi penasaran banget sama sosok Satrya…
    Athaya juga, cewek yang jago IT kan jarang banget ya, pasti keren liat chemistry antara Athaya dan Satrya… Cerita yg wajib dibaca nih…

  7. Dan sekali lagi aku di buat penasaran karena reviewmu, Mbak. Ini udah sempet baca di Wattpad dulu kayanya – tapi baru bab-bab awal -, dan dulu aku naksir Satrya…hehe

  8. Sumveh review yang keren abis. Mencakup keseluruhan tanpa spoiler isi *dan ini bikin kepo abis*. Baca kutipan novelnya aja udah gimanaaa gitu, trus deskripsi tentang si Athaya yang which is the luckiest girl alive keknya :v apalah diriku ini! Aku cuma sempet baca di bab awal maybe di watty dan langsung naksir Ghilman yang suamiable aih!!

  9. Nama: Athaya Dev
    Akun twitter: Alohomorza
    Kota tinggal: Tangerang selatan

    Jadi, kenapa aku pengen banget buku satu ini?

    Pertama, pas itu di Wattpad, cerita kak echa satu ini bener bener membuat aku tertarik. Kenapa? karena liat dari covernya dan dari judulnya. Yah taulah wattpad skrng cerita-ceritanya aneh-aneh. Pas itu, aku cuma … masukin itu cerita ke library dan aku biarkan aja. bodoh ya wkwkwk. pas itu ceritanya belum selesai. aku pikir, “yasudahlah tunggu sampe authornya selesain aja.” karena aku ini orangnya males kalau baca cerita yang masih bersambung krn nunggu update-an. ya begitulah. sampai akhirnya….. pas iseng iseng scroll library, SKdPL udah ganti cover jadi yang warna putih ini….. kagetlah aku. pengennya nunggu selesai, eh karena dibiarkan saja, justru udah naik cetak….. aku nyesel, aku nyeseeeel. :”)

    kedua, …. HASTAGA ITU NAMA TOKOH CEWEKNYA, BRUUUUH. ATHAYA. KEK MILIKKU. AKU PENGEN BUKU INI POKOKNYA, DIA SAMA KEK AKUUUU. KARENA ENTAH SUATU KEBETULAN ATAU APA, AKU PUN SUKA SAMA BIDANG IT. MENGINGAT AKU INI SISWI KELAS SEBELAS DI SMK SWASTA JURUSAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK!!! YANG TIAP HARI KETEMUNYA LAYAR MONITOR SAMPE MINUS MATA NAMBAH, HTML, PHP, VB, QUINCY, DAN KODING KODING SIALAN LAINNYA :”””””) /woy udah woy

    ketiga, … Aku pengen baca novel, karena udah lama gak baca. Stok novelku sudah rampung dibaca semua. Dan…. aku pun pengen ngoleksi/menuh-menuhin rak buku wkwkwkw tapi apalah daya… gaada duit. wkwkwkw. maklumlah, diriku cuma siswi biasa miris uang jajan tapi doyan makan makanan kantin. jadi susah buat nabung, padahal pengen banget beli buku ini. jadinya ikut GA ini deh, pas gak sengaja ngestalk ignya kak echa…. /lho kok kenapa jd curhat:v

    keempat, DAKU PENASARAAAAAAAN. ITU REVIEWNYA BIKIN MAKIN KEPO AKUU. Baca-baca quotes-quotes yang tertera di sana….. uuuu lope lopeeee. apalagi yang kata bermakna sindiran itu wkwkwk entah kenapa aku justru ketawa. pengen punya buku ini pokoknyaaaa!!!

    udah ah empat aja ya wkwkw. jadi ya begitulah alasan alasan kenapa aku pengen buku ini, empat alasan yang langsung dr hati. doakan aku bisa dapet itu buku 😂😂😂

  10. Baca reviewnya dari mbak luckty udah dapat gambaran alur ceritanya. Sepertinya aku lebih menyukai karakter mas Ghilman berjodoh dengan Athaya, walau mas Ghilman sudah tidak sendiri lagi. Yang membuatku tertarik lagi ada banyak kata-kata yang mengena di hati. Jadi, enggak sabar untuk segara memiliki buku ini dan wajib membacanya sampai tuntas.

  11. Setelah baca reviewnya mbak luckty yang lengkap ini ditambah selipan kalimat yang cukup ngena dihati “Kadang kita terlalu sibuk untuk tumbuh dewasa dan lupa bahwa orangtua kita juga beranjak tua” jadi semakin penasaran dengan cerita Secangkir Kopi dan Pencakar Langit ini

  12. Duh si Athaya laku amat bisa bikin 2 cowok kece siap sedia buat dia. Reviewnya mbak Luckty selalu jadi favorit saya. Entah mengapa, menurut saya reviewnya sudah satu jiwa sama Mbak. Pasti selalu bikin penasaran, karena reviewnya selalu ‘keren begini’

  13. Terjawab sudah, kenapa judulnya begitu dan ada gambar statistika yang mungkin bikin puyeng kepala. Tapi, hey, novelnya menarik banget. Fix! Aku masukin wishlist. Lagi hobi baper, apalagi #TeamGhilman dan #TeamSatrya sama kuat. Biarkan adek mengenal keduanya, lalu memantapkan hati untuk pilihan yang sulit ini mbak :’) *berasa jadi Athaya*

  14. Setelah baca reviewnya mbak luckty, saya jadi punya sedikit gambaran tentang buku versi cetaknya. Waktu itu ikutin cerita ini di wattpad tapi tetep penasaran sama extra partnya. Pengen punya bukunya huhuhu….kangen Tayang-tayang, mas ghilman, mas sat-sat dan geng fogging. Pokonya ini buku recommended banget lah

  15. Sebenernya udah pernah baca di wattpad tapi tetep penasaran sama versi cetaknya apalagi setelah baca reviewnya Mba Luckty. Huaaaaaaaaa kangen Tayang-tayang, Mas Ghilman, Mas Sat-sat, dan chat sampahnya geng fogging. Kak Echa sukses ngaduk-ngaduk perasaan nih…Pokoknya ini buku recommended deh! Banyak quote bagus dan nilai yang bisa dipetik hehe. Saya juga pengen punya versi cetaknya hueeeee

  16. Parahhh. Review yang berhasil banget bikin kepoo!!!Ah asli kaa penasaran pengen bacaa. jatuh cinta sama Ghilman dan Satrya. Gatau harus berada di team mana. dua-duanyaa rajin sholat. ah suami idaman banget haha. Tapi kepo juga sama pacar Ghilman. itu diceritain ga ka? kyknya nyesek deh jadi dia kalau Ghilman nantinya suka sama Athaya

  17. Estu winarsih
    @estuwise
    Cirebon

    Omg gak baca perintahnya dengan benar… akhirnya bisa ikutan give away SKdPL nya kak echa di blog mbak luckty. Hehe.

    Buku Secangki Kopi dan Pencakar Langit ini seriusli wajib punya buat siapapun yang doyan baca. Well, sebelumnya aku pernah baca di Wattpad, dan aku seneng bgt akhirnya SKdPL punya rumah buat naik cetak. Aku seneng banget sama Mas Sat Sat dan tayang tayang. Geng fogging yang nyampah banget. Ku suka bagaimana cara kak echa menimbulkan efek deg degan pas baca adegan athaya sama ghilman :3 ada satu lagi NTdTK yang ku tunggu tunggu. Tapi blm ada konfirmasi dari penerbit major, eh yg duluan SKdPL. Aku kayak athaya, seneng nyium bau kopi di pagi hari. Tapi aku bukan anak IT, makannya ku seneng bacanya, nambah nambah informasi langsung dari anak IT hehe. Intinya : aku suka banget sama novel ini. Aku pengen banget punya bukunya T.T

  18. WAW.. review-nya kerenn..
    Aku sukaaaaa
    Langsung dibuat jatuh cinta lagi dan lagi dengan SKDPL ini..
    Jadi kangen deh sama babang Ghilman dan Mas satsat-nya (apalagi sama geng rusuhnya *hehehe).
    Sebelumnya aku udah baca juga tp yg versi wattpadnya.
    setuju sama kakak, kl baca SKDPL tuh lgsung di buat baperrr berat (kak echa emang bener2 deh).
    Aku ada di tim Ghilman dung. karena bagiku ghilman itu sosok dewasa, kalem, adem ayem, yg langsung bs buat hati ini selalu meleleh *heheheh..
    Kalau satrya aku lebih cocok dijadikan sosok sahabat keknya. apalagi dgn sikap keisengannya.

  19. Nama : Silvy Rianingrum
    Akun twitter : @berryfledge
    Kota tinggal : Bekasi

    Alasan aku mau buku ini adalah jengjengjeng wkwk. Yang pertama, aku suka bgtbgtbgt kopi, dari awal 2015 pengen banget buku yang judulnya ada kopi-kopinya atau isinya bersangkutan sama kopi wkwk xD Tapi selama tiga bulan terakhir aku berusaha pulih dari adiksi itu dan ya mungkin berhasil wkwkwk xD Yang kedua, waktu baca review dari Kakak langsung dibikin penasaran, kepo dan baper! T,T Yang ketiga, aku penasaran sama setiap karakternya, apalagi sama si Athaya, mesti kece nih cewek jago IT wkwk. Yang keempat, mantab djiwa quotes-quotesnya, covernya juga, apa lagi judulnya! Eye-catching banget!^^ Nah jujur, aku belum pernah baca ini di wattpad karena jarang banget explore cerita berbahasa Indonesia T.T Jadi dibikin tambah galau; udah engga sempet baca ini diwattpad, sekalinya baca review langsung dibikin kepincut, terus lagi kalo beli haduh aku masih pelajar SMA, masih ngemis uang sama orang tua, kan engga enak juga;’) Jadi yaa aku coba aja ikut Giveaway ini, siapa tahu beruntung hehe^^

  20. Hahahahah….., kata2 nya jleb banget. keren….. deh dan cakep tuh novel….. btw, cara kak lukcty mereview mantap. So, Cool kak :’:))

  21. Sumpaaaah, makiin ngebet aja deh baca buku ini. Waktu itu aku udah sempet baca sih beberapa partnya yang belum dihapus di wattpad, eh malah tambahtambah penasaran banget aku sama lanjutannya .
    Udah pengen beli sih bukunya , waktu itu udah ke gramed tapi belum ada😥 Huaaaaaa….
    Giliran pas mau beli lewat Online duitnya udah habisssssss hehehee…
    And now pas mau nabung lagi malah duit habis terus. apalah daya, daku hanyalah anak SMA yang pengen nya hemat tapi ngga bakal bisa tahan kalo udah nongkrong plus lihat makanan-makanan kantin hehehee..
    Udah berbagai cara aku lalui namun nasib keberuntungan sepertinya emang belum berpihak padaku😦 Hiksss
    Nih ya di line aku udah ikutin beberapa give away yang udah diadain tapi gapernah menang.
    Yang PERTAMA itu aku ikutin yang di line dengan ngirim quotes gitu, and hadiahnya buku SKPDL ini aku nggak menang

    terus KEDUA aku ikutan bikin lanjutan cerita mas Mamat sama Cewe Gopek di wattpad aku nggak menang juga..😦 Huhuhu

    Dan ini Untuk KETIGA kalinya semoga Aku bisa menang yaah Aamiin hehehee….
    Sumvah ngebeettt banget pengen punya buku ini apalagi pas tadi habis baca review nya. Oiya Riview yang dibikin kak luckty bikin aku baperrrr, baguss. tambah bikin penasaran. Makasih buat kak Luckty yang udah ngadain give away ini sama review nya kereeeeen bangeettt deh. heheheee
    wassalam

  22. Saya #TeamRadhi !!! Ahaha.

    Kenal novel ini dari wattpad, tapi saya gak baca cerita ini. Cuma nyimpen di library, gak sempet kebaca karena sibuk baca yang lain. Ternyata tau-tau udah terbit. Nyesel? Engga juga, malah seneng. Biar baca novelnya gak ketebak karena emang belum pernah baca. Eh nyesel sedikit sih, karena saya malah udah baca cerita Jejak yang mana kelanjutan dari SKdPL ini. Jadi bocor-bocor dikit. Tau endingnya si Tayang-Tayang ini sama siapa. Tapi tetep penasaran sama perjuangan cowok-cowok keceh macem mereka.

    Di cerita Jejak, suka banget sama grup chatting-nya mereka. Yakin pasti di novel ini pasti ada juga obrolan receh tapi bikin ngakak. Wkwk.

    Ahya, selalu suka cowok yang kerja kantoran. Pake kemeja klimis, sepatu kinclong, plus dasi kupu-kupu(?). Biasanya kan ceritanya cowok CEO kaya raya, nah ini cerita tentang pegawainya. Seru ternyata! Anti mainstream, katanya.

    Di cerita Jejak itu, saya suka Satria daripada Ghilman. Tapi kenapa dari review kak Luckty, saya bisa secepat ini berpaling ke Ghilman? Hiks. Penggambaran Ghilman di sini kok ya bikin baper. Haha
    ‘Ngeliat sebagian diri lo hancur begini, gue juga rasanya hancur.’ Duh kalo saya jadi Athaya, langsung ajak ke KUA lah iniiii.

  23. Aku #timghilman&athaya

    Ya ampun, habis baca review SKDPL jadi makin suka sama SKDPL, ternyata aku bacanya kurang teliti, banyak kata2 bagus yg aku baru nyadar. Love bgt sama mas Ghilman. Athaya jugalah kan istrinya. :))))

  24. Review-nya WOW! ❤❤ bisa banget deh mbak luckty bikinnya.
    Sukses bikin makin kangen sama SKdPL. Taya, ghilman, sat-sat, and geng fogging juga Ya Allah😭😭
    Akumah #TeamGhilman tapi buat Mas Satrya aku juga sayang kok sama mas, mana boleh nyia-nyian cowok baik kayak Mas Satrya gitu, makanya biarin Athaya bahagia dengan Ghilman trus kita buat kebahagian kita sendiri(?) *nahloo norak deh aku jadinya kayak Mas Radhi😶

  25. Kijep pijer kak baca reviewnya gak bisa ngomong deh. Penasaran? Pasti. Baru baca gini aja udah seneng banget njir berharap ada yang beneran kayak om ghilman didunia nyata 😂

  26. Astaga baca Review ini mengingatkan aku masa2 baca di wattpad. Aduhhh betapa gue cinta sama Ghilaman yang gentelman itu aduhhh Athaya aduhhhh beruntung bgt yahh

  27. Baca reviewnya aja bikin excited gemeter apalagi pegang novelnya!!! Gilaak! Siapa sih yang ga mau pegang novel kece sekece isi dan karakternyaaaaaa???
    Reviewsnya udah kayak trailer, bocor tapi bikin penasaran: ini bocornya kenapa yaaak? Wkwk

  28. Nama: Dian Permata Wilda
    Twitter: @dianpermatawld
    Alamat: Tangerang, Banten

    Menurut aku novel Secangkir Kopi dan Pencakar langit adalah novel yang sangat menginspirasi pembaca. Bukan hanya membahas tentang ke romantisan Ghilman-Satrya kepada Athaya yang bikin aku jadi baper dan kelucuan Mas Radhi and The genk dengan kelucuan mereka yg nyampah banget sampe bikin aku ketawa ga berhenti”. Tapi novel ini juga mengajarkan aku bagaimana seharusnya kita menjalani dan menyikapi kehidupan, yaitu hidup itu jangan di bikin ribet kayak drama. Aku juga salut banget sama Athaya yg menjadi tulang punggung keluarga, dia menjalani hidup dengan santai, tenang, dan ga dibikin ribet. Novel ini juga berbeda dari novel yang lainnya, yg biasanya di novel lain tokoh” itu dari kalangan konglomeratlah, pengusaha mendunia lah. Novel ini menyajikan para tokohnya seperti yg ada dikehidupan nyata, yg hanya orang biasa dan orang yg berada tapi ga berlebihan, jadi aku sebagai pembaca ga bingung bagaimana kehidupan para tokohnya.

    Itu lah kenapa aku pengen banget bisa memiliki novel ini, karena novel ini beda dari novel yang lainnya. Semoga kakak Luckty yang cans memberikan aku kesempatan untuk memiliki novel yang bagus ini. Aamiin

  29. Haiii mbaaak ^^ salam kenal sebelumnya🙂
    Setuju banget sama kata-kata di atas, habis baca cerita mbak Aqessa itu bikin bookhangover >,<^
    Ceritanya emang selalu mengalir, natural gitu haha
    Bisa ngomong gini soalnya sya ngerasain gmna feel ceritanya di 2 cerita mb Aqessa di Wattpad. Untuk yg SKdPL, aku sempat baca yg awal aja karena bab-bab selanjutnya udah dibukukan. Jadi pengeeeen banget sama bukunya.
    Mbak Luckty juga review-nya keren gini. Jadi baper😥 pengen bukunyaaa

  30. Dari pas ini masih on going sebenernya sudah masuk library, cuma pas sempet baca waktu udah diterbitin jadi sedihhhh ga bisa baca. Jadi, pas baca reviewnya disini makin bikin penasaran sama ceritanya. Suka sama poin ke 9 di kalimat favoritnya. Makin nyadar makin kesini kalo jarang merhatiin perubahan ortu.

    Dan kalo dihadepin sama dua cowok yang begini, ya gimana yaaaa, mbatin mbangettt pasti huhuhuhu

  31. febry CL
    @ffhint17
    tangerang

    gw akuin karya ka echa itu beda sma penulis yg lain, ya meskipun byk yg bagus jg. tapi ka echa punya ciri khas sndri dlm bikin cerita. cara dy milih kata2 untuk nyampein makna dan perasaan tokoh yg terkadang suka menjungkir balikkan dan ngaduk2 perasaan gw yg baca, alurnya yg menurut gw bagus dan ga monoton, dan cara mendeskripsikan pemikiran si tokoh, sosok tiap tokoh dan guyonan2 yg receh tp selalu berhasil bikin gw ngakak sendiri klo baca, semua ny komplit kaya paket komplit makanan. and btw gw kangen sma mas ghilman, tayang2, sat2 jg sih (tp sat2 kan masi bisa ditemuin di jejak hehehe) yg terpenting mah candaannya radhi cs klo uda ngegodain tayang2. lagian sensasi ny beda klo baca di buku sma baca di app (wattpad). klo di buku kan bisa baca berkali2 kalo kangen sma mereka #pss (klo dpt buku ny kan lumayan bisa pamer sma temen yg suka sma SKdPL jg. hahahhaa)

  32. febry CL
    @ffhint17
    tangerang

    gw akuin karya ka echa itu beda sma penulis yg lain, ya meskipun byk yg bagus jg. tapi ka echa punya ciri khas sndri dlm bikin cerita. cara dy milih kata2 untuk nyampein makna dan perasaan tokoh yg terkadang suka menjungkir balikkan dan ngaduk2 perasaan gw yg baca, alurnya yg menurut gw bagus dan ga monoton, dan cara mendeskripsikan pemikiran si tokoh, sosok tiap tokoh dan guyonan2 yg receh tp selalu berhasil bikin gw ngakak sendiri klo baca, semua ny komplit kaya paket komplit makanan. and btw gw kangen sma mas ghilman, tayang2, sat2 jg sih (tp sat2 kan masi bisa ditemuin di jejak hehehe) yg terpenting mah candaannya radhi cs klo uda ngegodain tayang2, candaan mereka tuh bener2 gambaran ank IT bgt hahhaha. lagian sensasi ny beda klo baca di buku sma baca di app (wattpad). klo di buku kan bisa baca berkali2 kalo kangen sma mereka #pss (klo dpt buku ny kan lumayan bisa pamer sma temen yg suka sma SKdPL jg. hahahhaa)

  33. ini cerita dari wattpad ya? kapan?? aduh aku ketinggalan niy…😦
    jadi penasaran mau baca bukunya, apalagi buku ini bisa bikin Luckty sampe bookhangover gitu habis baca ini, pastinya luar biasa deh!😀

  34. Mungkin jika nanti saya membaca ini, saya bisa melihat diri saya pada Laras. Karena profesi kami sama. Hanya bedanya gak ada cowok yang kayak Ghilman maupun Satrya disekitar saya kak… hiks. Tahu gak kak, waktu baca review ini saya jadi melirik rekan kerja saya yang cowok, ada gak sih ya kayak kedua cowok itu…??? hahah. Ahhhh, pasti senang rasanya membaca buku yang profesinya sedang kita tekuni…😀. Masuk wishlist…😉

  35. Nama: Sahda Fitri Salsabilla
    Twitter: @SahdaSlsbl
    Kota tinggal: Depok

    Alasan:

    Alasan kenapa mau cerita SKdPL ini adalah, suka sama karya-karya kak Echa, gaya bahasa dia, gaya ceritanya. Gaya berceritanya tuh ga berat, kayak menarik kita untuk turun dan masuk ke dunia cerita itu. Penggambaran situasinya, pergulatan batin si tokoh, romantisnya, bener2 terasa nyata krn didukung sm gaya bahasa. Mendalami bgt karakter tokoh diceritanya, sampe kalo baca suka lupa sama dunia nyata:p pokoknya suka sama semua karya ka Echa.

  36. Karyanya ka Aqessa emang bikin baper:” sayang, pas di wattpad ga sempet baca huhuhhh:” padahal penasaran sama ghilman aw:” ama satria juga deh, yaallah saya aja yang bukan siapasiapa bingung milih stria atau ghilman. Selamat ka luckty, reviewannya bikim kepengen buku ini:”

  37. Nama : Felicia Vika Y.
    Twitter : @VikaFelicia
    Kota : Yogyakarta

    Jadi, kenapa gue ikutan GA SKdPL ini karena gue kepengen banget baca SKdPL (udah jelas banget). Masalahnya udah nyari-nyari di Gramed Jogja dari awal bulan masih kosong terus stoknya. Mau ikutan PO juga udah telat.😦
    Sumpah kayaknya hampir seminggu sekali mantengin di gramed nyari ini novel tapi teteup aja belom dapet (mba-mba gramed mungkin sampe hafal sama gue tiap gue nanyain mulu). Sampe nge spam in mba Aqessa Aninda di Watty buat nanyain SKdPL kenapa belom ada di jogja. Iri banget sama yang udah baca ini novel, karena gue udah baca ‘hampir’ semua karya nya mba Aqessa Aninda dan cuma tinggal SKdPL doang yang belom . Pertama kali yang dibaca di wattpad itu JEJAK terus langsung jatuh cinta pake banget banget an sama tokoh-tokohnya, apalagi si mas RADHI. Gue penasaran banget kenapa si Athaya malah jadinya sama Ghilman. Gue suka sama SEMUA tokoh-tokohnya, apalagi yang somplak somplak otaknya hahah. Di ‘Jejak’ Ghilman nggak gitu banyak muncul jadi gue penasaran setengah mati kenapa si Athaya bisa suka sama Ghilman dan jadi nya nggak sama mas sat-sat kusayang :p . Baca previewnya SKdPL aja udah suka banget makanya gue nyari-nyariin ini buku terus di Gramed. Terus nih ya, kangen BERAT (maap capslock jebol :p) sama Radhi apalagi pas manggil Athaya jadi tayang-tayang. Udah nggak kehitung deh berapa kali gue bolak balik baca ulang jejak saking sukanya sama jalan cerita, tokoh-tokohnya, terus bisa banget bikin ketawa ngakak sampai guling-guling. jadi iri banget sama yang udah baca SKdPL😦 kalo mau diterusin alasan kenapa gue pengen banget dapet ini buku mungkin udah bisa sampe berpuluh-puluh chapter kalo di watty. Pokoknya gue pengen pake banget baca ceritanya Athaya-Ghilman-Satrya terus ketemu sama Radhi lagi😀

    Terakhir deh terakhir, ini salah satu novel yang worth it banget dan wajib kudu punya. Gue sama sekali ga keberatan banget buat beli buku ini, kalo udah ada di Gramedia juga udah gue beli kapan taun. Jadi harapan gue pliss gue dong yang dapet🙂 biar ga mimpiin mas sat-sat mulu , kali bisa jatuh cinta sama mas Ghilman juga hehehe . Oke , sekian dan terimakasih (gue ya ya yang menang *ngarep tingkat dewa, ntar gue kayang deh kalo menang )

  38. Ihh, Mbak @lucktygs emang juaranya ya klo buat review, pake jampi-jampi apa mbak? kok rasa-rasanya saya ini tersihir begitu.
    Baca review ini, saya jadi tau, nasib saya mah nggak jauh-jauh amat dari Si Athaya, mengagumi tanpa dicintai, rasanya itu nyeseeek pake banget.

  39. Aku ga tau persis ya Ghilman itu seperti apa, karena sebelumnya nggak pernah baca di wattpad nya. Tapi dari review tersebut, aku kayaknya lebih milih jadi #TeamGhilman deh. Kalau aku jadi Athaya, aku nggak merasa berdosa jadi pengagum Ghilman walau dia sudah ada pacar. Usia pertengahan 20, udah ada pacar, udah serius, artinya dia memang lelaki serius. Kyaaaak!!
    Menantang? Ada benernya juga sih. Lelaki yang sudah berpasangan lebih greget untuk digaet selama janur kuning belum melengkung. Hahaha :p

  40. Aaaaaa…. kenapa bisa sekeren ini sih kak buat review sebuah novel, rasanya pengen langsung k.toko buku tuk beli dan menikmati menjadi Athaya..hahhahaha
    tapi sayangnya di sini tak ada tokobuku yang langsung update novel2 baru..hiks
    makanya ikut GAnya aja, mudah-mudahan beruntung..AAmiin
    *tebar garam keberuntungan hahahah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s