[BLOGTOUR] REVIEW Wonder Fall

img_20160921_130839

Apa alasan yang paling masuk akal kenapa seseorang menolak menikah? Tentu saja karena tidak ada chemistry, tidak ada perasaan apa pun. (hlm. 299)

AMELIE RASHAD. Dia tidak terlalu tertarik membahas gosip. Orang kerap melebih-lebihkan kenyataan. Mungkin hanya demi membuat semua lebih menarik dan dramatis. Yang diinginkan Amelie setiap hari sederhana saja. Menyelesaikan pekerjaannya secepat mungkin tanpa kesalahan. Hidupnya sendiri sudah terlalu rumit, tidak perlu ditambah ornamen lain hingga makin menyesakkan.

Amelie tidak lagi punya keinginan untuk menikmati waktu pribadinya dengan aktivitas menyenangkan yang dulu pernah begitu disukainya. Nonton, ke salon, atau dipijat. Bagi perempuan itu, bekerja adalah saat menikmati waktu pribadinya. Dan dia sama sekali tidak merasa keberatan. Di luar itu, dia harus berkonsentrasi pada Elsa, anaknya.

Tampaknya kata-kata bijak ada benarnya, waktu bisa menyembuhkan luka. Meski Amelie sendiri tidak yakin kapan dia akan benar-benar puluh. Dia baru berumur dua puluh delapan tahun, tapi sudah mengalami kepahitan hidup secara beruntun.

img_20160921_124145

ZACH BARATA. Banyak yang bilang bahwa dia ini lebih mirip manusia yang diciptkan dari neraka. Kepalanya hanya berisi kemarahan dan api. Entah berapa kali Amelie menangkap pandangan simpati dari teman-teman barunya. Mereka menyaksikan bagaimana Zach membuat tuntutan tinggi untuk setiap pekerjaan yang dilakukannya. Lelaki itu sulit dipuaskan, selalu menemukan kesalahannya, hingga Amelie curiga kalau Zach hanya ingin memarahinya.

Andai Zach sedikit lebih ramah, alangkah baiknya. Akan menjadi nilai plus untuk melengkapi kelebihan fisiknya. Zach adalah pria menawan berusia tiga puluh satu tahun. Tingginya mencapai 180 sentimeter. Berambut gelap dan tebal, Zach memiliki hidung bangir, mata tajam, dagu terbelah, serta tulang pipi yang bagus. Sayang lelaki itu lebih suka menunjukkan sisi negatifnya pada dunia.

“Zach itu monster, Mel! Kau bisa dikunyah sama dia. Masa sih kau belum pernah dengar cerita horor tentang dia?” (hlm. 15)

Amelie sama seperti semua orang lain di luar sana. Ketika mendapat kesempatan untuk keluar dari zona nyaman, rasa cemas pasti menyerbu. Membayangkan bahwa dirinya akan berkantor di ruangan lain dengan teman dan atasan yang berbeda, sudah cukup menjadi alasan yang membuat perutnya melilit. Belum lagi jika dia mempertimbangkan beragam gosip negatif tentang Zach.

Akan tetapi, Amelie menyadari kalau dia tidak punya pilihan. Sebenarnya, dia bisa menolak tawaran Jonas, atasannya dengan alasan yang masuk akal. Sayangnya, itu terasa tidak benar. departemen yang di pimpin Zach berada di bawah Jonas. Dan terlihat jelas kalau ada beberapa masalah yang tutur memengaruhi Jonas. Jadi, tidak ada salahnya membantu atasan, begitu alasan Amelie.

Amelie berpegang pada janji Jonas, penugasannya hanya sementara. Karena dia memang tidak pernah berniat untuk meninggalkan departemennya yang sekarang. Sejak awal, Amelie sudah berada di bawah komando Jonas, pria awal empat puluhan yang dicintai bawahannya.

Zach sendiri bukan nama asing bagi Amelie, meski mereka tidak saling kenal secara pribadi. Berita yang terdengar seputar Zach hanya tentang sikap galaknya yang menakutkan. Entah dilebih-lebihkan atau tidak, berita itu mampu membuat pesona Zach redup. Dan itu memang langsung terbukti di hari pertama Amelie bekerjasama dengan Zach x)) #PuPukAmelie

img_20160921_125850

Betapa susahnya menjadi orang yang kadang terlalu sungkan untuk mengutarakan opininya dengan jelas karena mempertimbangkan perasaan lawan bicaranya. (hlm. 275)

Permasalahan kerja ketika memiliki bos yang luar biasa galak dan masalah hubungan dengan mertua yang selalu mendikte langkah menantunya menjadi poin utama bahasan dalam buku ini. Selain itu, sebenarnya penulis juga menyelipkan tentang pesan moral lewat karakter perempuannya; Amelie merupakan representasi janda yang selalu serba salah di mata masyarakat. Ya, sejak menjadi janda, gosip tak sedap kadang mengitari hidup Amelie. Padahal dia tidak pernah merasa menjadi perempuan genit yang suka menarik perhatian lawan jenis. Di masa lalu, dia bahkan pernah digosipkan main mata dengan Jonas. Berita bohong itu akhirnya redup. Namun, setelahnya Amelie masih dihubung-hubungkan dengan lelaki lain. Tiap kali dia berbincang lebih dari lima menit dengan seorang lawan jenis, meski untuk urusan pekerjaan, gosip mulai merebak. #PukPukAmelieLagi

Status Amelie sebagai janda membuat perempuan itu musti berhati-hati dalam bertindak. Amelie mulai tidak asing dengan gurauan, tatapan, hingga ucapan yang menyinggung soal statusnya. Juga kesan masyarakat umum seolah-olah seorang janda secara otomatis suka menggoda pria lain. Seakan-akan tidak punya harga diri.

“Apa sih hubungannya antara status janda dengan gosip?”

‘”Saya juga tidak tahu, Pak. Tapi masyarakat kita terlanjur memberi stempel mengerikan untuk orang seperti saya. Selalu dicurigai kalau berada pada jarak dua meter dengan laki-laki. Apalagi satu mobil.” (hlm. 85)

Penulis menyelipkan pesan lewat buku ini bahwa betapa berat hidup seorang single parent. Belum lagi dengan tatapan dan omongan masyarakat. Bahwa janda tidak bisa disamaratakan. Jika ada yang mengganggu hubungan orang lain, itu lebih ke pribadi, bukan ke statusnya. Banyak juga kok yang memiliki pasangan tapi ternyata masih merebut pasangan orang lain. #uhuk

Dari sekian tokoh yang ada, Ariana yang merupakan adik dari Amelie menjadi pilihan favorit. Meski terkadang omongannya pedas, tapi ada benarnya juga. Dia yang selalu mensupport kakaknya, Amelie terutama jika di saat terintimidasi oleh ibu mertua x)) #CemumudAriana

Setelah membaca buku ini lewat beberapa tokohnya terutama untuk yang belum menikah, kita jadi tahu bagaimana lika-liku kehidupan setelah berumah tangga. Meski pacaran bertahun-tahun, tidak menjamin kita benar-benar mengenal pasangan kita. Karena ketika menikah, baru dimulailah sifat asli seseorang yang keluar.

Menemukan beberapa kata unik dalam buku ini; pemangsa asisten berjantung lemah di halaman 135, patung batu di halaman 197 dan otak berkarat di halaman 303 x))

img_20160921_125359

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Waktu bisa menyembuhkan luka. (hlm. 8)
  2. Tidak ada yang abadi di dunia ini. (hlm. 25)
  3. Kadang kita hanya harus tahu cara menghadapi seseorang. Cara yang tepat akan memberi hasil yang memuaskan. (hlm. 169)
  4. Kematian memang tidak pernah dihadapi. (hlm. 217)
  5. Hidup harus terus berjalan. (hlm. 258)
  6. Anak-anak adalah mahluk yang paling jujur. (hlm. 302)
  7. Kita tidak bisa memprediksi masa depan. (hlm. 314)
  8. Cuma ada dua orang yang saling jatuh cinta. (hlm. 322)

Banyak juga selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Ada banyak orang yang berpikir ulang untuk buru-buru menikah. (hlm. 8)
  2. Ketika mendapat kesempatan untuk keluar dari zona nyaman, rasa cemas pasti menyerbu. (hlm. 17)
  3. Kau terlalu polos. Usia sudah tua, tapi masih memandang dunia dengan mata ala remaja belasan tahun. (hlm. 28)
  4. Jika bisa mulai bekerja lebih pagi, kenapa tidak? Ketimbang membuang waktu dengan memperbanyak jam tidur. (hlm. 34)
  5. Mengabaikan mahluk memesona seperti itu, dosa lho! (hlm. 44)
  6. Jika berpisah karena perceraian, tentu saja beda. Ada rasa benci, marah, murka. Perasaan seperti itu kadang memberi energi tambahan untuk mencari pasangan baru. (hlm. 45)
  7. Perempuan kadang membuat hal sederhana menjadi drama. (hlm. 100)
  8. Kenapa masyarakat menyamaratakan semua orang yang kebetulan tidak bernasib baik dalam hal pernikahan? (hlm. 111)
  9. Lebih baik kita lupakan hal-hal tak penting di luar sana. Fokuslah pada pekerjaan yang bertumpuk. Kita tidak bisa mengontrol opini orang. (hlm. 112)
  10. Apa ada larangan untuk berkenalan dengan orang yang sudah menikah? (hlm. 170)
  11. Dunia kadang lebih ajaib dibandingkan fiksi. (hlm. 205)
  12. Pacar psikopat itu sangat menyusahkan. (hlm. 205)
  13. Tolak jika kau tidak mau. Jangan biarkan memaksamu melakukan hal yang tidak kau inginkan. (hlm. 210)
  14. Kadang, nafsu makan bisa lenyap saat pembicaraan tidak memuaskan. (hlm. 216)
  15. Orangtua kadang sengaja pura-pura tidak tahu. Tapi punya insting atau radar yang luar biasa. (hlm. 278)
  16. Cemburu itu bisa membuat otak berkarat. (hlm. 303)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Wonder Fall

Penulis                                 : Elektra Queen

Editor                                    : Alit Tisna Palupi

Designer sampul              : Dwi Anissa Anindhika

Penata letak                       : Gita Mariana

Desain stiker                      : Gita Mariana

Penerbit                              : Twigora

Terbit                                    : Juli 2016

Tebal                                     : 328 hlm.

ISBN                                      : 978-602-70362-6-0

img_20160921_125514

Berhubung challenge kali ini berpose cantik nan seksi ala-ala mbak-mbak di cover ini, apalah daya wajah yang eksotis alias cokelat ini ya sudah pasti kebanting ama mbak-mbak di cover yang punya kulit wajah mulus macam singkong yang mau direbus x))

img_20160921_124433

25 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW Wonder Fall

  1. Pingback: [BLOGTOUR] Giveaway Wonder Fall | Luckty Si Pustakawin

  2. Aku tahu betul perasaan Amelie. Aku melihat sendiri bagaimana selama hampir 5 tahun menjanda kakakku selalu menjadi sasaran gosip, cibiran dan fitnah dari orang-orang.

    Dan, kaum adam berhati serigala banyak yang memanfaatkan status kakak untuk menggoda.

    Jadi setuju dengan penulis yang ingin membuka mata pembaca untuk lebih objektif terhadap status single parent, single mom, janda, yang disandang seseorang.

    NB :
    Mbak, itu di judul postingan ada typo untuk judul novelnya ya, di badan postingan juga ada beberapa typo😉

  3. baca review nya aku baper. Mengingat keadaan salah satu keluarga di kampung. Dan memang benar, menyandang status single parent itu nggak mudah.
    Aku suka cara kak Lucky mereview buku ini, padat dan membuatku gemes. Gemes dan penasaran dengan alur dan tentu saja penulisnya.🙂

    salam sukses kak🙂

  4. Suka reviewnya ka,
    Jadi keindir pas bagian. Kalo bisa bekerja lebih pagi kenapa milih memperpanjang waktu tidur ?
    Kesindir keraaaas nih yaa

  5. Suka nyesel kalau baca reviewnya kak luckty hihi, soalnya jadi bikin penasaran pengen baca sendiri. Di kehidupan nyata yang berstatus janda memang posisinya jadi serba salah. Apalagi seorang Amelie yang didikte juga sama mertua, ikutan #PukPukinAmelie.

  6. Aku baca review-nya Kak Luckty jadi teringat seorang wanita single parent yg memilih hidup mandiri sampai anak-anaknya dewasa bahkan sampai ketika ia punya cucu. Nggak kebayang deh bagaimana lika liku kehidupan yang sudah ia jalani.

    Amelie mungkin bisa menjadi sosok penyemangat untuk kaum perempuan dan bisa menjadi sosok yang diciptakan untuk menunjukkan pada banyak orang, kalau mindset mereka selama ini terhadap wanita single parents tak selamanya benar. Mereka terlalu menyempitkan makna wanita ‘janda’ dan selalu menghubungkannya dengan hal -hal negatif. Hal seperti ini sih masih banyak di masyarakat.

    novel Wonder Fall-nya jadi tambah menggiurkan ketika difoto bareng makanan-makanan itu 😁

  7. Tolak jika kau tidak mau. Jangan biarkan memaksamu melakukan hal yang tidak kau inginkan.

    Saya pernah dlm posisi seperti itu,dan gak enak banget sumpah,serba salah mau nerima tapi hati kita gak ikhlas,mau nolak juga kita takut mengecewakan,hmm hmmm 😂

  8. Sengajakah kak bikin saya ngiler dengan foto makanan+novel Wonder Fall??
    Kalo masalah quote dan kalimat sindiran kak luckty jagonya deh,bacanya detail banget kayanya.
    Blogtour terakhir nih,makin terpesona sama Amelie. Zach bikin penasaran.
    Intinya “wish me luck”

  9. Sindirannya 👍👍

    Paling ngena yang bagian ini:
    Betapa susahnya menjadi orang yang kadang terlalu sungkan untuk mengutarakan opininya dengan jelas karena mempertimbangkan perasaan lawan bicaranya. (hlm. 275)

    👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏

  10. Ceritanya bagus, jadi penasaran gmn full booknya. Semoga Amelie nikah deh sama Zach. Biasanya yg dingin2 gt kalo sama pasangannya romantis lho:))
    Sepertinya karakter Amelie disini kuat ya🙂 aduh aduh bisa ga sih bukunya langsung di kirim ke rumah saya aja ?

  11. Aku lagi tertarik membaca novel genre adult dengan cerita yang kompleks, so novel ini jadi my wishlist book.😁 Good review, jadi tambah pengen punya novel ini setelah baca review nya👍

  12. “Waktu bisa menyembuhkan luka.”

    Kalimatnya simple, tapi hal ini juga menarik rasa penasaranku. Satu kalimat, empat kata, tapi punya misteri di belakangnya. Kak Elektra Queen benar-benar sukses buat aku penasaran sama buku ini.

  13. Ahhh… akhirnya aku menemukan review yang lebih lengkap lagi mengenai Wonder Fall ini. Makasih Kak Luckty. Dan ya… sahabat dekatku ada yang senasib dengan Amelie, Single Parent. Perjuangan Amelie dalam review ini sedikit banyak mengingatkanku pada sosok sahabatku yang tegar😉

    PS: Pose Kak Luckty dan cover WonderFall nya terasa pas. Hihihi. Cantik deh!

  14. Udah berapa kali saya baca review soal WonderFall dari kakak-kakak yang berbeda, dan udah berapa kali sudah saya malah tambah penasaran. Ah, walau hidup Amelie udah mumet bin njlimet untungnya dia masih punya Ariana. Gimanapun sesusah-susahnya ujian kalau ada keluarga yang support pasti kerasa agak berkuranglah bebannya. Ada tempat buat berbagi.

  15. Pingback: [BLOGTOUR] REVIEW Kali Kedua + GIVEAWAY | Luckty Si Pustakawin

  16. Cover nya menarik, pengen deh ikut selfie pake novel itu, hiihi
    Soal reviewnya, aku udah baca beberapa kali dari beberapa blog. Ceritanya keren dan unik, karena mengambil tokoh seorang janda. Pasti complicated banget ya kisah tokoh Amelie ini.
    pokoknya reviewnya bikin aku makin mupeng aja peluk-peluk Wonder Fall😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s