[BLOGTOUR] REVIEW You are My Moon

photogrid_1477317740870

“Kalau sudah cinta mati, letakkan saja di dalam peti mati. Jangan sakiti dirimu lebih dari itu. Waktu akan membuatmu merasa lebih baik.” (hlm. 220)

DARIKA. Sejak lahir, Darika merasa dirinya seperti bukti hidup kesalahan ibunya. Kusuma, ibunya telah menceritakan semuanya pada Darika sehingga gadis itu tahu mengenai sejarah hidupnya. Ayah Darika adalah seorang tukang selingkuh dan ini sangat menyakiti hati Kusuma. Ia menunjukkan surat perceraiannya pada Darik, sehingga gadis itu tahu bahwa ayahanya adalah seorang polisi bintara. Kusuma juga menceritakan mengapa ia memutuskan untuk bercerai dan pulang ke rumah. Dengan pengalaman ibunya  yang menghantuinya, tidak mengejutkan jika Darika tidak percaya pada cinta sejati dalam sebuah hubungan.

Bahkan saat mendengar ayahnya telah menjadi polisi berpangkat tinggi dengan keluarga baru dan anak, Darika tidak begitu peduli. Ayahnya terasa jauh bagi Darika dan ia hampir tidak pernah memikirkan laki-laki itu. Lagi pula, ayahnya tidak pernah memedulikan sedikit pun.

“Usiamu sudah hampir 27. Apa kau tidak punya pacar?”

“Oh, Ibu, sudah tidak ada laki-laki baik di dunia ini. Yang kaya, tampan, dan baik sudah menikah semua. Tidak ada lagi yang tersisa untukku. Ada beberapa yang menggodaku, tapi mereka semua sudah menikah atau punya pacar. Dan aku tidak mau menghanncurkan keluarga mana pun. Aku tidak mau melihat keluarga lain yang hancur karena aku. Mungkin aku akan tetap lajang selamanya, Bu.”

“Aku harap doaku akan menjadi kenyataan, bahwa beberapa tahun lagi kau akan punya bayi.”

“Yang pasti itu bukan aku. Seandainya harus menikah, aku hanya akan memilih suami yang kaya. Itu cukup bagiku. Jadi kau dan Kakek akan terurus dengan baik.”

“Tunggu? Kau harus mencari dulu pria baik-baik yang mencintaimu.”

“Cinta?” (hlm. 9)

Meskipun orang-orang bergosip tentang mereka, Kusuma dan ayahnya, Toat, sangat bangga akan Darika. Ia seorang gadis yang baik. Darika bukan hanya menjadi pendengar yang baik, tapi juga menjadi orang dewasa yang pemberani. Ia mendapat beasiswa untuk SMA. Keluarga Darika tidak kaya; bahkan mereka miskin. Terkadang, mereka harus bertahan hidup dari makanan kuil atau makan hanya dengan nasi dan garam. Keadaan yang menyedihkan itu mengajari Darika menyimpan uang untuk ibu dan kakeknya tersayang.

Rumah Darika merupakan tempat yang amat menakutkan, sebab sebagian dari rumah itu terbuat dari kayu bekas peti mati tua. Tidak ada seorang pun yang ingin mengunjunginya. Ia hanya memiliki sedikit teman, karena siapa pun yang berkunjung ke rumahnya tidak pernah kembali lagi setelah mereka tahu mengenai peti mati itu.

Penderitaan Darika akibat hinaan dan gosip tidak sebanding dengan lapar yang ia alami sewaktu masih kecil. Kakek Darika terus-menerus memberitahu gadis itu meraih gelar yang lebih tinggi supaya bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus, sehingga ia tidak perlu melakukan pekerjaan kasar. Darika tidak mengecewakan mereka. Ia bahkan membayar kuliahnya sendiri.

“Kakek, orang sepertimu bagai batu. Kau tidak akan pernah mati.”

“Aku harap itu benar. Tapi semua orang itu pasti mati suatu saat nanti, begitulah cara kehidupan berjalan.”

“Semua orang lahir lalu semua orang pasti mati. Dan kita akan saling bertemu lagi di surga.” (hlm. 11)

Pekerjaan kakek Darika tidak membawa untung banyak karena kuil itu begitu kecil. Meskipun mereka miskin, ibu dan kakek Darika selalu baik. Mereka akan menolong siapa saja semampu mereka. Hal itu membuat mereka dicintai oleh sebagian besar penduduk desa. Namun, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa ketika kau dicintai seseorang, pada saat yang sama, kau juga akan dibenci orang lain. Cerita Kusuma menjadi buah bibir selama beberapa tahun.

img_20161011_164654

“Juntharakan, apa kau kenal Ptchaya?”

“Kami hanya mengobrol sedikit, jadi kami tidak begiti dekat, Bu.”

“Bagus. Jangan terlalu dekat dengannya. Gadis itu seperti minyak di dekat api, hal-hal yang buruk bisa saja terjadi. Aku tidak tahu berapa lama Jak bisa menahannya.” (hlm. 16)

JUNTHARAKAN NAVARAT. Baik kepribadian dan penampilannya sempurna. Ia mewarisi kulit halus ibunya. Kulit Juntharakan hampir seputih ayahnya, membuat pemuda itu terlihat sangat tampan. Wajah Juntharakan mirip dengan ayahnya, yang membuat ibunya begitu bangga, tapi matanya mirip dengan ibunya. Semua merupakan unsur sempurna untuk laki-laki yang ideal, yang bisa membuat semua gadis terpikat ketika melihat Juntharakan.

Juntharakan melihat cinta kedua orangtuanya satu sama lain yang tiada habisnya. Suatu hari nanti, ketika ia menikah, cintanya harus seperti cinta kedua orangtuanya. Namun saat ini, pada usia 23 tahun, sepertinya masih terlalu muda bagi Juntharakan untuk memikirkan tentang pernikahan. Hanya pekerjaan yang dipikirkan pemuda itu, dan ia ingin sukses seperti ayahnya.

Sejak masih kecil, kedua orangtua Juntharakan sudah mendukung pemuda itu dalam semua usaha; pendidikan atau olahraga. Asalkan disetujui oleh ibunya. Sepanjang hidup, ia mencapai semuanya dengan mudah. Bahkan dalam pendidikan elitenya. Langkah berikutnya adalah karier yang sukses. Dan itu mungkin akan segera terwujud, tanpa kesulitan berarti.

Kehidupan Juntharakan nyaris bisa dikatakan sempurna. Tapi justru kesempurnaan hidupnya itulah yang terkadang menyulitkannya, salah satunya adalah istri sepupunya terobsesi dengan dirinya. Juntharakan mempekerjakan Darika sebagai sekretaris pribadi sekaligus bodyguard-nya. Kehidupan Juntharakan lebih aman, kehidupan Darika pun berubah drastis dengan segala hal yang tercukupi karena pekerjaannya ini.

Untuk mendalami kisah Darika, maupun kisah Juntharakan kita akan menemukan banyak sekali tokoh disekeliling mereka. Setiap tokoh mempunyai karakter yang unik. Selain ibu dan kakek Darika yang sempat dijabarkan di awal, ada ayah dan ibu Juntharakan yang nyentrik dalam mendidik anak. Meskipun ibu Juntharakan lumayan bawel dan terkesan ikut campur dengan masa depan anaknya, tapi entah kenapa saya menyukainya. Insting seorang ibu nggak pernah salah dalam menilai sesuatu😉

Ada juga sahabat Darika bernama Puttan yang berasal dari keluarga kaya, tapi nggak malu untuk berteman dengan Darika. Bahkan salah satu alasan kenapa Puttan memilih kuliah di universitas negeri adalah karena tidak mau bersaing dengan semua orang yang mencoba berdandan. Baginya, tidak semua orang memahaminya. Puttan amat nyambung Darika, bisa dikatakan klik dalam menjalani hidup meski mereka berasal dari keluarga yang berbeda. Puttan ini bisa dikatakan sinidran halus yang diselipkan penulisnya bahwa menjadi anak yang kaya raya tidak perlu menyombongkan diri atas apa yang dipunya orangtua😉

Darika yang awalnya bisa dikatakan anti cowok karena trauma akan masalah keluarga yang pernah dihadapinya, malah sering melting alias meleleh kalo berada di Juntharakan x))

  1. Darika pernah berkata jika bahwa ia akan menikah hanya demi uang. Namun, gadis itu tahu, ia tidak pernah sungguh-sungguh memikirkan soal itu dalam benaknya. Ketika Juntharakan selalu melekat dalam pikirannya, dia malah memikirkan mayat saja. Baginya, meskipun sangat tampan, dia berpikir jika Juntharakan juga akan jadi mayat suatu hari nanti x))
  2. Ketika hampir seharian Darika berada di sisi Juntharakan, baginya ini sangat mengerikan. Darika serasa tak bisa bernapas. Ia butuh istirahat dari pemuda yang begitu tampan itu x))
  3. Sewaktu Juntharakan menyuruh Darika mengoles lotion ke lehernya. Darika gemetaran saat menyentuh leher Juntharakan x))

Ini adalah novel Thailand pertama yang saya baca. Beruntung sekali kita bisa menikmati buku-buku terjemahan Thailand yang kini mulai dilirik Penerbit Haru setelah menerbitkan buku-buku terjemahan kawasan Asia seperti Korea, Jepang dan Mandarin. Butuh tiga tahun loh buku ini proses penerjemahannya. Berharap, Penerbit Haru menerbitkan lagi buku-buku dari Thailand. Di negara tersebut, film-filmnya nggak kalah bagus dari Korea. Bahkan beberapa diantaranya menjadi pilihan favorit; ada The Library dan Bangkok Traffic Love Story.

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Sebenarnya tidak akan sesulit itu. (hlm. 87)
  2. Terkadang kita harus mengeluarkannya. Memang lebih baik untuk menyimpannya sendiri di dalam hati. (hlm. 220)
  3. Kita tidak bisa mengendalikan orang lain untuk berpikir atau melakukan sesuatu. Tapi kita bisa mengendalikan diri kita sendiri. (hlm. 220)
  4. Tidak masalah dengan pakaian. Yang paling penting adalah hati. (hlm. 273)
  5. Semua orang punya pikiran sendiri. Tidak penting mengetahi apa yang mereka pikirkan. (hlm. 285)

Beberapa selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Orang-orang hanya menggosipkan hal yang sama terus-menerus. (hlm. 7)
  2. Manusia lebih menakutkan daripada hantu. (hlm. 11)
  3. Laki-laki muda memang seperti ini. Mereka ingin mandiri, terutama pada zaman sekarang. (hlm. 14)
  4. Siapa yang mau menjelek-jelekkan diri sendiri. (hlm. 30)
  5. Belanja tanpa membeli sesuatu. Apa maksudmu? (hlm. 30)
  6. Kalian memang laki-laki terhormat; tidak bisa merendahkan wanita. (hlm. 76)
  7. Kaum pria biasanya merasa tidak nyaman berurusan dengan wanita. (hlm. 93)
  8. Terkadang, bahwa ketika kau tahu kau akan tersakiti, kau tetap ingin mengambil risiko. (hlm. 119)
  9. Orang aneh harus sama orang aneh, kan? Itu normal. (hlm. 280)

Keterangan Buku:

Judul                                     : You are My Moon

Penulis                                 : Rompaeng

Penerjemah                       : Suchada Ung-Amporn, Wisnu Wardhana

Penyunting                         : K.P Januwarsi

Proofreader                       : Titish A.K.

Design cover                      : Dedy Andrianto

Penerbit                              : Haru Media

Terbit                                    : September 2016

Tebal                                     : 296 hlm.

ISBN                                      : 978-602-7742-81-9

img_20161015_185107

34 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW You are My Moon

  1. Saya belum pernah baca novel terjemahan dari Thailand.
    Kayanya enak banget jadi Darika ya,meskipun miskin dan jauh dari ayah kandungnya tapi dia memiliki ibu dan kakek yg menyayanginya juga Puttan teman yg benar2 sejati menurut saya karena tidak memandang perbedaan kekayaan sebagai halangan,amat jarang teman yg seperti itu.
    Anehnya Darika kan sekretaris pribadi merangkap bodyguard kok ada acara ngolesin lotion ke leher Juntharakan segala,modus kayaknya nih😆😍
    Satu lagi keluarga kaya yg sangat baik karena tidak membedakan derajat orang lain.
    Sepertinya novel ini banyak pesan moralnya👍

  2. Lama-lama mikir kalau kisah Darika-Jhun ini Cinderella ala Thailand ya😀

    Dan, aku juga suka film Thailand. Terutama sejak nonton A Little Crazy Thing Called Love yang membuatku jatuh cinta sama Mario Maurer :p

  3. Pingback: [BLOGTOUR] Wawancara + Giveaway You are My Moon | Luckty Si Pustakawin

  4. Bukunya kayaknya cocok dijadiin film. Komedi romantis khas Thailand yang bikin baper plus ngakak setengah mati gitu😀

  5. itu proses selama 3 tahun ngapain ajaa? hehe🙂
    biasanya kan yang jadi bodyguard itu cowok ehh ini malah cewek yaa, karna jagainnya juga dari godaan wanita haus kasih sayang yaa wkwk
    aku harap buku ini sama bagusnya dengan film2 thailand yg udah pernah aku liat.
    ada banyak adegan kocaknya ga nih?

  6. Aku gak kebayang tinggal di rumah yang terbuat dari kayu bekas peti mati. Salut banget sama Darika dan keluarganya. Walau aku bukan dari keluarga berada, tapi setidaknya aku merasa nasibku lebih beruntung dari Darika. Ugh.. Kalau aku bisa baca buku ini pasti banyak banget pelajaran yg bisa aku dapat dari kehidupan Darika, sayang dompetku lagi tipis.. 😢

  7. Aku baru ini baca full review novel ini, menarik, seru, dan jg lucu. Apalagi dengan penuturan mba Luckty yg satu ini…
    Darika pernah berkata jika bahwa ia akan menikah hanya demi uang. Namun, gadis itu tahu, ia tidak pernah sungguh-sungguh memikirkan soal itu dalam benaknya. Ketika Juntharakan selalu melekat dalam pikirannya, dia malah memikirkan mayat saja. Baginya, meskipun sangat tampan, dia berpikir jika Juntharakan juga akan jadi mayat suatu hari nanti x))
    Hahahaa meskipun terdengar lucu, tapi itu emang benar!😀
    Pengin banget baca novel ini!

  8. Sepertinya aku akan merasa baper. Wanita 27 tahun belum menikah. Malah menjadi sekretaris sekaligus bodyguard.
    Sudah ada komedi yang akan membuat perut tergelitik terus. Ah … makin penasaran sama novel #YouAreMyMoon

    Akan ada kejutan yang seru dan menegangkan. Mengingat ibu Juntharakan yang super bawel. Wkwkkw

  9. Aku hobi baca novel terjemahan, belum pernah membaca terjemahan dari thailand. Cerita novel you are my moon menarik dan berharap klo difilmkan nanti yg main Mario Maurer😁

  10. Belum pernah baca novel dari thailand tapi kalau film2nya bagus apalagi yg pemerannya Mario Maurer A Little crazy thing called love bikin melting 😍
    Kalau gk salah kemarin liat di fp cerita ini juga udh dibuat film kn ya kak pemerannya Mario Maurer juga 😁
    Kalau film thailand kn banyak adegan lucu dan adegan lovenya bikin melting banget di novel ini kayak gitu juga gk kak? 😆

  11. Novel thailand pertama yang aku baca reviewnya, dan yang paling sulit diingat itu nama cowoknya…hehehe. Meski hidup dalam kekurangan tapi Darika dikelilingi orang-orang yang sayang dengannya 😍. Itu sih menurutku uda menjadi harta yang berharga.

  12. blm pernah baca novel terjemahan thailand.. baca reviewnya kak luckty, jdi bkin aku lgsg hanyut ke ceritanya. ngebayngin jdi Darika, tokoh utama yg penuh konflik.baca reviewnya aja lgsg tertarik, apalgi lgsg baca novelnya, pasti lgsg suka. udh penasaran bget sma kisah Darika dan Juntharakan.

  13. Juntharakan, baru baca reviewnya aja aku udah jatuh cinta sama kamu😄 Penasaran banget tentang interaksi antara Juntharakan dan Darika yang berhasil bikin Darika melting. Apalagi kehidupan Darika yang terbilang ribet dan penuh konflik, ditambah lagi dipekerjakan jadi bodyguard. Aduh, miris. Tapi karena itu, Darika jadi bertemu sama Juntharakan😄 Berarti di balik kesengsaraan ada kebahagiaan yang terselip ya😅😏

  14. “Kalau sudah cinta mati, letakkan saja di dalam peti mati. Jangan sakiti dirimu lebih dari itu. Waktu akan membuatmu merasa lebih baik.”

    Pas baca review Mba Luckty, suka banget sama quote ini. Rasanya dalam banget. Setelah membaca reviewnya, semakin tertarik untuk membacanya, apalagi ini novel terjemahan Thailand yang butuh waktu lama sampai bisa terbit sekarang. Sepertinya tidak hanya menyuguhkan kisah cinta saja tetapi juga tentang keluarga, dan itu salah satu tema favoritku. Nice review, Mba🙂

  15. Abis baca reviewnya…dan jadi kepengen baca sampe akhir 😭😭 salut banget sama darika yang bisa ngejalanin hidup ditengah hinaan dan gosip. Akusih kalau udah begitu bisa langsung down hehe. Belum lagi darika lahir bukan dari keluarga yang kaya, beda lagi ceritanya sama si juntharakan yang hidup ditengah kasih sayang dan cinta dari keluarganya yang kaya raya.btw itu si darika jadi bodyguardnya si juntharakan? Wahh ada sesuatu nih nantii wkwk. Banyak pesan moralnya juga di novel ini.
    Thx buat reviewnya mbak 😍

  16. Selalu suka dgn review kak Luckty. Top.
    Btw geli baca kalimat ini “Meskipun sangat tampan, Darika berpikir jika Juntharakan juga akan jadi mayat suatu hari nanti…” wkwk. Bener juga sih 😂😂😂

  17. Dari reviewnya sih menarik. Apalagi aku belum pernah baca novel terjemahan. Denger nama tokohnya agak asing y ditelinga 😄 jadi penasaran gimana sama kisahnya Darika ini

  18. Belum pernah sama sekali membaca novel terjemahan dari Thailand, jadi saya pikir langkah yang diambil oleh Penerbit Haru adalah sesuatu yang pantas diapresiasi, semacam breakthrough gitu ya. Dan menilik dari ulasan yang diberikan oleh Mbak Luckty saya pikir kisahnya akan menarik. Latar belakang para tokohnya yang agak ‘asing’ bagi saya juga jadi poin plus.
    Fix, saya jadi kepo😀

  19. Darika, namanya unik ya kayak nama orang indonesia, tapi latar tempatnya di Thailand ya…
    Belum pernah nih baca novel terjemahan dari Thailand dan jalan ceritanya sweet banget ya, ala ala film komedi romantis khas Thailand, aku suka sih sama film romcom Thailand, kira2 buku ini juga bakal manis banget kayak film2 Thailand yang pernah aku tonton…
    Penasaran gimana akhirnya kisah cinta Darika dan sang boss.. Pasti manis banget.

  20. Apa mungkin YAMM ini adalah novel Thailand pertama yang diterbitkan oleh Indonesia? Saya suka kilasan cerita tentang hidup Darika. Penulisnya nggak segan untuk mengangkat cerita tentang kemiskinan tokohnya sampai cuma makan nasi & garam. Walau akhirnya tetep ada pengobatnya yaitu Juntarakan yang kaya dan tampan😀

  21. Selesai baca review yang melintas di pikiranku cuma “pengen baca!”
    Jujur ya,, aku ini tipe-tipe orang baperan ketika baca novel maupun nonton film, dan review novel You are My Moon ini seketika aku jadi baper 😂😂
    Aku berharap aku bisa baca novel ini 🙏🙏

  22. Reviewnya menarik kak. Tapi kurang kisah Darika saat jadi bodyguardnya Juntharakan, pasti greget >.< jadi nggak dapet spoiler deh :v

  23. wah.. novel terjemahan thailand pertama oleh penerbit haru yg membutuhkan waktu 3tahun utk menjadikannya dlm versi indonesia. gak kebayang. pasti ini novel cukup menyenangkan dan saya cukup penasaran utk membacanya.
    bagaimana tidak, penasaran dg cerita penulis thailand yg biasanya menyuguhkan cerita yg cukup mengesankan dg banyak kejutan, keunikan dan alur yg terkadang membuat para penikmat terhanyut dalam cerita tersebut.

  24. Novelnya meski romcom tapi banyak pesan-pesan yang tersampaikan. Seru, ceritanya menarik, jadi bodyguard cewek lagi tokoh utamanya. Kalo novel ini diangkat film, harus masuk Indonesia pokoknya, bakalan rame abisss.

    Ga kebayang, Darika kalo lagi mikirin Juntharakan ko malah bayangin mayat, hadeeuuh -_- dari kecil bertemannya sama mayat, mungkin beginilah hasilnya.

    Ini ada-ada aja, Darika pake disuruh ngolesin lotion ke leher Juntharakan pula. #modusdusdusdus ini mah Jun.

    Setelah A Little Crazy Thing Called Love, aku pengen mengulang lagi menikmati kisah asal Thailand, yang sedikit banyak lebih berkesan dan selalu teringat terus sesudahnya. Mau baca ini kaaa, penasarannnn.

    Mau doong gantiin Darika <3<3

  25. ” Terkadang, mereka harus bertahan hidup dari makanan kuil atau makan hanya dengan nasi dan garam. Keadaan yang menyedihkan itu mengajari Darika menyimpan uang untuk ibu dan kakeknya tersayang”.

    Aku jadi flashback,masa😥 . Jadi makin penasaran pengen baca.

  26. Selalu baper dan terkadang sensitif dengan kalimat ini:
    “Aku harap itu benar. Tapi semua orang itu pasti mati suatu saat nanti, begitulah cara kehidupan berjalan.”

    Kemudian berusaha berdiri lagi dengan kata-kata seperti ini:
    “Semua orang lahir lalu semua orang pasti mati. Dan kita akan saling bertemu lagi di surga.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s