[BLOGTOUR] REVIEW Tamasya Piccadilly + GIVEAWAY

img_20161101_115927

Cinta di antara dua manusia harus diusahakan sendiri, tidak seru pakai perantara. (hlm. 200)

LENGGO nyaris tak pernah keluar dari Kencana Perak, kecuali untuk bersekolah ke kota. Ia lahir di sini dan menguburkan kedua orangtuanya tepat di sebelah rumah. Sesaat setelah ayah dan ibunya meninggal dunia, Lenggo yang hanya ditinggalkan sedikit harta warisan mulai mengolah lahan yang tak seberapa di belakang rumahnya. Meniru beberapa orang di sekitar yang menanam kopi dan cokelat, Lenggo yang ditemani Bujang mulai menanami tanah dengan bibit-bibit tumbuhan itu dan berharap bisa mendapatkan sedikit hasil untuk kelangsungan hidupnya. Dan benar, hasilnya memang tak seberapa, sekali panen ia hanya pengepul hasil palawija di pasar. Namun, seandainya ibu dan ayahnya kembali dan bertanya apakah ia baik-baik saja, tanpa berpikir pun ia akan langsung menjawab iya.

Sesunguhnya BUJANG seekor buaya besar yang acap sial akibat kebodohan yang dipeliharanya. Menurut rumor, perempuan-perempuan yang takluk di kakinya itu, akibat diumpan mobil sedan pabrikan Jepang miliknya. Semua orang tahu kalau ia adalah putra bungsu Awal Sarifudin, tuan tanah dan pemilik pabrik pengolahan tepung tapioca di desa Kencana Perak. Bisnis keluarga Sarifudin menggurita dimana-mana, termausk enam ruko yang berderet di sepanjang jalan protokol di pusat kota. Selain itu, ada pula tempat wisata pemandian air panas, rumah penggilingan padi, rumah-rumah kontrakan, perkebunman ketela dan sawit ditambah pula sebuah pesantren yang baru dibangun setelah menggusur berhektar-hektar sawah yang dibeli tunai dari sang pemilik lahan. Bujang anak orang kaya dan semua perempuan di desa itu tahu, untuk itulah, walaupun dirinya berstatus pengagguran pemalas, para kembang tetap saja membiarkan sang kumbang buaya menyesap sari madu mereka.

Sejarah mengatakan bahwa keduanya lahir di hari yang sama, bulan yang sama dan tahun yang sama. Bujang menetas pada saat azan Magrib berkumandang, Lenggo menyusul ketika Isya datang. Saat itu, taka da bedanya di antara mereka, sama-sama montok dan menggemaskan. Hanya saja, bumi tak berpihak pada Lenggo ketika waktu melebarkannya ke samping dan menyusutkannya ke bawah. Ia gendut dan pendek. Sedangkan Bujang masih diberikan kesempatan untuk bertambah tinggi dan selalu langsung seumur hidupnya.

Saat sekolah dasar, Bujang selalu menjadikan lehernya sebagai gantungan tali tas dan sepatu. Ketika SMP, pemuda itu pernah berkata, “Bagaimana caranya kau masih bisa berjalan jika yang kau sebut kaki itu adalah bonggol talas”. Bujang tertawa, seluruh kelas tertawa dan menunjuk-nunjuk muka dan kakinya berganti-ganti. Namanya pun berganti dengan Fuso, merk truk asal Jepang yang besar dan lebar. Kalau ditanya kenangan masa kecilnya, Lenggo akan menjawabnya dengan kata ‘neraka’ karena Si Setan Bujang tak berhenti menjahatinya.

Tapi mereka tak terpisahkan. Ibarat kembar siam, itulah hakikat keberadaan mereka di atas dunia. Selalu bersama sepanjang waktu hingga usia telah menginjak angka tiga puluh dua tahun dan belum jua kawin.

“Menurutmu, siapakah pemilik masa depan?”

“Tuhan.”

“Apa Tuhan manusia?”

“Maksudnya?”

“Artinya, mimpi itu hanya bunga tidur, tak lebih dari itu dan tak ada maknanya, karena nasib dan takdir manusia seperti jodoh dan maut, itu semua urusan Tuhan. Bukan urusan manusia-manusia sinting yang mengaku-ngaku bisa melihat masa depan dan mengambil keuntungan dari ketakutan orang-orang yang dengan bodohnya membeli buku-buku primbon, kartu-kartu tarot dan mengirim SMS bertarif untuk dibaca nasibnya melalui layar ponsel. Coba pikir dengan logikamu, sejak kapan kematian seseorang bisa diramal hanya dengan menuliskan nama dan tanggal lahir?”

“Jangan tanyakan logikaku, bahkan mereka yang jauh lebih pintar dengan gelar akademis bertingkat-tingkat banyak yang pergi ke dukun.”

“Itu karena kecerdasan spiritualnya sangat menyedihkan.”

“Kau bilang aku kurang iman?”(hlm. 63-64)

FRIENDZONE. Mungkin tema ini sangat mainstream. Yang bikin unik dari buku ini adalah friendzone yang dibahas bukan ala-ala ababil, tapi friendzone yang dialami sepasang manusia yang sudah lewat dari umur remaja. Kebayang kan, mereka friendzone sampai lebih dari umur 30 tahun!?? X))

Selain itu, tanpa disadari penulisnya menyelipkan kritik sosial lewat pembuatan jembatan yang nggak sesuai dengan prosedur dan memakan korban jiwa. Lewat tokoh Maria, yang merupakan sahabat Lenggo dan Bujang, tokoh ini merupakan representasi janda muda yang sering dianggap miring oleh masyarakat sekitar. Padahal tokoh seperti Maria ini harus berjuang keras untuk menghidupi anak-anaknya.

img_20161101_120444

Beberapa selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Biarlah mati tertimbun tanah nenek moyang daripada menumpang hidup di negeri orang lain. (hlm. 13)
  2. Menasehati mereka yang sudah berumur 30-an sama artinya bercakap dengan batu. (hlm. 29)
  3. Nanti anak lelakimu meniru perangai burukmu. (hlm. 29)
  4. Orang baik biasanya tak berumur panjang. (hlm. 30)
  5. Apa tak bosan hidup seperti ini, berlagak seperti suami istri tapi statusnya hanya teman. (hlm. 33)
  6. Ingat, ada langit di atas sana yang ikut mendengarkan sumpahmu. (hlm. 33)
  7. Kau pikir mencari laki sama mudahnya dengan menggemukkan badan? (hlm. 33)
  8. Sesekali belok, bosan yang lurus-lurus. (hlm. 55)
  9. Bagaimana Negara ini bisa maju
  10. Dimana-mana lelaki itu olahraganya angkat barbell, bukan angkat jemuran macam kau orang. (hlm. 75)
  11. Anak lelaki memang dilahirkan untuk disuruh-suruh. (hlm. 105)
  12. Gunakan prinsip hidup untuk makan, bukan makan untuk hidup. Kalau tidak kau takkan pernah merasakan manisnya. (hlm. 138)
  13. Berhentilah menyebutkan kekurangan seseorang seolah kau tersakiti olehnya. Hidup akan lebih baik jika menjauh dari urusan orang lain. (hlm. 159)
  14. Tak ada gunanya cemas, orang benar tak perlu merasa takut. (hlm. 163)
  15. Orang benar tak perlu merasa takut. (hlm. 163)
  16. Kalau punya banyak uang memang membuat orang tak takut akan apa pun. (hlm. 163)
  17. Untuk mencari sebuah kebenaran, terkadang kau harus melompati aturan dan norma. (hlm. 262)
  18. Memang tidak baik memelihara dendam, apalagi tidak ada alasan kuta untuk terus membenci. (hlm. 26)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Tamasya Piccadilly

Penulis                                 : L. Adnan

Editor                                    : Kristina Yovita

Designer                              : Zia

Penerbit                              : Home & Dream Publisher

Terbit                                    : November 2016

Tebal                                     : 274 hlm.

ISBN                                      : 978-602-60144-2-9

tamasya

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs dan @HDPublisher. Jangan lupa share dengan hestek #TamasyaPiccadilly dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Pertanyaannya adalah berikan alasan kenapa menginginkan buku ini. Mudah kan?

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #TamasyaPiccadilly yaaa…

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya yaaa… ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

GA Tamasya Piccadilly ini berlangsung seminggu saja:  14-21 November 2016. Pemenang akan diumumkan tanggal 22 November 2016.

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penerbitnya ya! ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

Pengumuman Pemenang Giveaway Tamasya Piccadilly

Terima kasih dengan keantusiasan teman-teman untuk mengikuti Giveaway Tamasya Piccadilly. Sekali lagi, makasih banyak ya buat semua!😉 #PeyukSatuSatu

Pemenang giveaway kali ini adalah:

Nama: Imron Fhatoni
@imronfhatoniwk
Domisili: Mataram, Nusa Tenggara Barat

Selamat buat pemenang. Sila kirim email ke  emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul: konfirmasi pemenang Giveaway Tamasya Piccadilly. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh saya ya.

Terima kasih buat penulis & penerbit atas kerjasamanya, sekali lagi terima kasih banyak atas kepercayaannya. Semoga lain waktu bisa bekerjasama kembali… 😉

Buat yang belum menang, jangan sedih. Masih banyaaaakkkk giveaway lainnya yang menanti!! :*

-@lucktygs-

39 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW Tamasya Piccadilly + GIVEAWAY

  1. Nama: Rohaenah
    Twitter: @rohaenah1
    Kota: Jakarta
    Jawaban: Bismillah, mudah-mudahan sekarang beruntung bisa mendapatkan buku Tamasya Piccadilly di giveaway kak luckty. Pingin banget punya buku ini, penasaran banget cerita Lenggo dan Bujang.
    Berbagai alasan dan semua jurus udah dikerahkan tiap ada pertanyaan ini dari kak luckty tapi rupanya belum pernah berhasil,jadi ini bagian dari usaha yg kesekian kalinya.
    Sekarang tinggal kugantung asa, rapalan mantra menghasilkan keberuntungan.

  2. Nama: Nurwahidah
    Akun twitter: @wawha_cuza
    Kota tinggal: Medan

    Jawaban:
    Aku udah ikutan giveaway novel ini di blog sebelumnya tapi belum berhasil dapetinnya. Jadi, ketika aku dapet info update blog kakak, aku langsung ikutan. Aku sebenarnya penasaran dengan makna dari judul Tamasya piccadilly ini. Apakah Lenggo dan Bujang bakal jalan2 ke suatu tempat atau pembaca yang diajak jalan-jalan ke daerah mereka? Aku sih sengaja nggak nyari apapun yang berkaitan dengan buku ini kecuali review dari host blog tour ini, supata gregetnya dapet. Selain itu aku juga pengen tau Piccadilly itu apa, apakah nama daerah? Soalnya bagi orang Medan, itu unik dan nggak pernah kudengar sebelumnya.

  3. Nama: Bety Kusumawardhani
    Akun twitter: @bety_19930114
    Kota Tinggal: Surakarta

    Jawaban: Aku menginginkan buku ini karena untuk menambah koleksi buku novel di perpustakaan pribadiku, ternyata belum ada buku dari penerbit HDPublisher setelah aku cek di daftar koleksi perpustakaanku. Selain itu, buku ini mungkin bisa menjadi pencerahan buat solusi kisah hidupku saat ini yang sedang terlilit friendzone.

  4. Nama: Ulva Novitasari
    Akun twitter: @ulvanov
    Kota tinggal: Blitar – Jawa Timur

    Kenapa aku pengen buku ini?
    1. Aku pembaca tulisan L. Adnan di Wattpad. Dan aku suka setiap tulisannya, baik itu penokohan, setting maupun bahasa yang dipake. Dan di Tamasya Piccadilly ini pasti tulisan dia juga gak akan jauh beda dari tulisannya di wattpad, atau mungkin lebih bagus. Jadi aku pengen baca Tamasya Piccadilly ini.
    2. Aku suka sama covernya. Bikin aku berimajinasi tamasya naik balon udara 😁
    3. Nambah koleksi bukuku dirumah, biar perpustakaan pribadiku makin lengkap 😂
    4. Aku bisa review bukunya di instagram. Hobi yg akhir” ini aku geluti lagi
    5. Aku udah pernah ikutan GA di blog sebelumnya, dan belum beruntung. Mangkanya sekarang coba peruntungan lagi. Siapa tau rejeki 😄
    6. Karena buku ini gratis kak (pasang muka innoncent) 😁

  5. Elsita F. Mokodompit
    @sitasiska95
    Gorontalo

    Kehidupan Lenggo dan Bujang menarik untuk disimak. Bagaimana Lenggo yang hidup sederhana bisa bersahabat dengan Bujang yang serba kecukupan dan pemalas, cenderung tidak berpikir bahwa harta adalah hal yang fana. Aku penasaran ingin tahu bagaimana kelanjutan kisah mereka apalagi ada bumbu friendzonenya. Pasti akan ada banyak pesan moral yang dapat kita ambil dari cara mereka hidup dan menjalani kehidupan. Selanjutnya, karena ada bumbu cinta-cnitaannya, aku mau tahu apakah di akhir cerita tetap mobil keluaran Jepang Bujang yang keluar sebagai pemenang atau kerja keras Lenggo yang pada akhirnya menunjukkan wajah kebanggan?🙂

  6. Kiki Suarni
    @Kimol12
    Batubara-Sumut

    Baca dari reviewnya bagus, Indonesia banget. Percakapan tentang logika di atas, sangat menarik. Berhasil membuatku penasaran akan sindiran-sindiran sosial dan kehidupan dalam novel ini. Well, berharap berjodoh dengan dengan Tamasya Piccadily.

    Terima kasih.

  7. Bismillah
    Nama : Khaerunnisa
    twitter: @NhisaMinoz75
    Kota : Kolaka, Sulawesi Tenggara.
    Alasan pengen buku ini, gara di GA kemarin gak beruntung, mau beli belum diijinin beli novel soalnya masih, sekolah jadi ikutan GA ini karena dapet buku gratis. Terima kasih mbak.

  8. Bismillah
    Nama : Khaerunnisa
    twitter: @NhisaMinoz75
    Kota : Kolaka, Sulawesi Tenggara.
    Alasan pengen buku ini, karena di GA kemarin gak beruntung, mau beli belum diijinin beli novel soalnya masih, sekolah jadi ikutan GA ini karena dapet buku gratis. Terima kasih mbak.

  9. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    kota tinggal: Serang

    Berikan alasan kenapa menginginkan buku ini.

    Tema friendzone memang sudah banyak diusung para penulis walau tentu saja dengan keunikan kisah masing-masing, namun tetap saja menarik untuk diikuti kisahnya. Aku tertarik dengan kisah Lenggo dan Bujang ini. Kisah Lenggo dan Bujang memiliki cerita yg unik, sama-sama lahir di tanggal & tahun yg sama hanya selang beberapa waktu, memang bisa disebut kembar siam, hanya saja bedanya mereka lahir dari rahim yg berbeda dan punya nasib yg berbeda pula. Namun perbedaan itu tidak membuat keduanya berjarak. Ibarat saudara kembar mereka tetap berhubungan baik, meskipun pastinya ada pertengkaran kecil karena kejahilan Bujang. Aku penasaran apa akhirnya mereka akan bersama, atau hanya tetap sebagai teman dengan kehidupan mereka masing-masing?

  10. nama: Ratna Komalasari
    twitter: @dreravios
    domisili: Tangerang.

    karena aku kepo banget sama buku ini, mengisahkan tentang friendzone tapi (seperti gaya kepenulisan si mbah) cerita ini menarik banget untuk dibaca, banyak adegan kocaknya.
    Trus gimana sih si bujang dan Lenggo pada akhirnya? mereka bersama atau nggak?

  11. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Kota Tinggal : Purwakarta

    Berikan alasan kenapa menginginkan buku ini?

    Aku mau pake bangettt novel ini. Karena ini buku pertamanya si mbah BjT yang diterbitin. Selama follow dan baca cerita-ceritanya si mbah di wattpad aku ga pernah baca cerita ini, dan ternyata kata si mbah novel ini emang ga pernah dipublish dimana pun termasuk wattpad. Aku yang udah baca semua cerita si mbah yang dipublish di wattpad pastinya excited banget karena si mbah juga udah sekian lama vakum, ga nongol-nongol dan ngilang gitu aja, terus begitu muncul langsung nerbitin buku. Aku kira malah seri Troi dan kembarannya yang bakalan terbit jika si mbah nerbitin buku, ternyata salah. Suka banget sama cerita-ceritanya si mbah ini, cara berceritanya asik dan ga ngebosenin, kadang ceplas-ceplos tapi tetep enak dibacanya, tulisannya ngalir dan bikin ketagihan, yang pasti malah pengen baca ulang lagi.

    Semoga bisa dapetin novel perdananya si mbah ini lewat blognya ka Luckty🙂

    Semoga aku beruntung🙂🙂

  12. nama : Ifah
    akun twitter : @zhiigo

    Aku pengen buku ini karena tertarik sama covernya. Dari review nya sih nggak ada kata2 naik balon udara ke Piccadilly, jadi aku penasaran banget sama hubungan keduanya.

    Yang kedua nama Piccadilly ini ngingetin aku sama lagu favorit aku, Good Life nya One Republic. Jadi aku yang selama ini nyanyi aja tanpa tahu Piccadilly ini di mana, akhirnya jadi pengen tahu dan bela2in serach di google deh.

  13. Nama : Dinda Ayu
    Twitter : ayuna_def
    Kota Tinggal : Kendal, Semarang

    Kenapa pengen banget baca buku ini? pertama karena ini novel pertama L. Adnan yg naik cetak. Saya kenal L. Adnan lewat Wattpad, lebih dikenal dengan nama BijouTroian. Saya udah baca semua crita mbah (begitu sebutan untuk dia di wattpad) dari Kivlan Series sampe Hujan Merah Jambu. Saya tipe orang yg suka novel dgn latar cerita yang indonesia banget, dan saya bisa rasain itu di setiap cerita mbah ini. Saya bener2 pengen baca buku ini. Udah dibuka PO untuk novel itu, alasan mendasar ikut GA ini karena saya gak punya uang. Saya udah baca sktr 3 bab, yg mbah posting di wattpad. Dan saya bener2 pengen baca keseluruhannya. penasaran tentang kisah lenggo dan bujang. tentang sesosok arwah yang selama bertahun2 mengikuti lenggo. Karena novel ini juga sangat istimewa bagi penulisnya sendiri. Saya pengen baca, baca dan baca.

    setelah berbulan-bulan saya gak pernah ikut GA lagi, ini pertama kalinya saya ikut GA lg untuk dapetin novelnya mbah. semoga saya berjodoh dgn novel ini. aamiin
    thanks mbak luckty… untuk GA ini

  14. Nama: kristi A
    Twitter: @_aaaprili
    Domisili: bekasi

    Kenapa pengen buku ini?

    1. Aku fans beratnya mba bijou,semua ceritanya mbah udah aku baca bolak balik sampe hafal percakapan dan kejadian setelah-setelahnya 😂

    2. Aku suka cerita dgn tema Friendzone,karena aku pernah ngalamin sendiri dan itu berakhir dengan tidak baik-baik saja 😷
    Jadi pengen tau perjalanan setiap tokohnya akan seperti apa dan apakah akan berakhir happy end atau sad end,mengingat gak semua yang masuk dunia per-friendzone-nan gak berakhir baik (lah jadi curhat 😅😅😅)

    3. Aku suka cara mbah menulis cerita yang gak cuma ngasih guyonan doang,tapi ada pesan2 yang disampaikan,pengetahuan yang dikasih juga real gak ngarang bebas dengan riset yang dilakukan juga sehingga info yang dikasih juga akurat dan dapat dipercaya,sehingga gak terjadi pembodohan

    4. Suka sama cover dan judul novel,cover biasanya jadi daya tarik tersendiri buat aku,itu bisa bikin minat baca aku bertambah kalo covernya menarik,begitupun dengan judul novel,kalo menurutku judulnya aneh entah kenapa suka down duluan,emang sih kelihatab aneh tapi menurutku pemilihan cover dan judul dengan baik pertanda kalo cerita dibuat juga dengan baik dan gak asal-asalan sehingga layak baca 😊

    5. Gak munafik aku suka gratisan,berarti ada kesempatan mendapakan rezeki dari orang lain,jadi gak mau di sia-siain,yang penting berusaha,hasil mah belakangan 🤗

    Terima kasih sudah ngadain Giveaway novel yang ditunggu ini,semoga aku berjodoh sama giveaway kali ini ^^

  15. Nama: kristi A
    Twitter: @_aaaprili
    Domisili: bekasi
    Kenapa pengen buku ini?

    1. Aku fans beratnya mba bijou,semua ceritanya mbah udah aku baca bolak balik sampe hafal percakapan dan kejadian setelah-setelahnya 😂

    2. Aku suka cerita dgn tema Friendzone,karena aku pernah ngalamin sendiri dan itu berakhir dengan tidak baik-baik saja 😷
    Jadi pengen tau perjalanan setiap tokohnya akan seperti apa dan apakah akan berakhir happy end atau sad end,mengingat gak semua yang masuk dunia per-friendzone-nan gak berakhir baik (lah jadi curhat 😅😅😅)

    3. Aku suka cara mbah menulis cerita yang gak cuma ngasih guyonan doang,tapi ada pesan2 yang disampaikan,pengetahuan yang dikasih juga real gak ngarang bebas dengan riset yang dilakukan juga sehingga info yang dikasih juga akurat dan dapat dipercaya,sehingga gak terjadi pembodohan

    4. Suka sama cover dan judul novel,cover biasanya jadi daya tarik tersendiri buat aku,itu bisa bikin minat baca aku bertambah kalo covernya menarik,begitupun dengan judul novel,kalo menurutku judulnya aneh entah kenapa suka down duluan,emang sih kelihatab aneh tapi menurutku pemilihan cover dan judul dengan baik pertanda kalo cerita dibuat juga dengan baik dan gak asal-asalan sehingga layak baca 😊

    5. Gak munafik aku suka gratisan,berarti ada kesempatan mendapakan rezeki dari orang lain,jadi gak mau di sia-siain,yang penting berusaha,hasil mah belakangan 🤗

    Terima kasih sudah ngadain Giveaway novel yang ditunggu ini,semoga aku berjodoh sama giveaway kali ini ^^

  16. Nama: Desy Kurniawati
    Twitter: @deka_asma
    Kota: Surabaya

    Jawaban :
    Diawali dengan rasa penasaran dan setumpuk pertanyaan, antara lain mengapa judul bukunya “Tamasya PIccadilly”?. Apa hubungan judul buku dengan alur ceritanya? Apa yang salah dengan “friendzone”? dan beberapa pertanyaan lain yang masih belum terpuaskan sampai buku ini di tangan dan dibaca habis. Sepenggal alasan mungkin tidak akan pernah cukup mewakili apa yang ada di hati.

  17. Nama : Heni Susanti
    Akun twitter : @hensus91
    Kota tinggal : Pati – Jawa Tengah

    Selain semua alasan tentang kecintaanku pada membaca, alasan paling kuat aku menginginkan buku ini karena tema friendzone yang sejak jaman ABG dulu selalu jadi favoritku. Tema ini selalu bisa menumbuhkan nostalgia pada masa-masa bisa berkumpul dengan teman-teman dengan segala konflik dan keseruannya.

    Demikian dan terima kasih🙂

  18. Nama : Desy Kurniawati
    Akun Twitter ” @deka_asma
    Kota Tinggal : Surabaya

    Selain karena sedang tidak ada anggaran untuk membeli buku baru dan stok buku bacaan pun sedang kosong, ketertarikan paling mendasar adalah ketika banyak pertanyaan yang hanya dapat terjawab ketika buku ini ada di tangan. Seperti apa hubungan antara judul buku dan alur cerita, dan apa yang salah dengan “friendzone” .

  19. Nama : Syafira Rofita Riski
    Akun twitter : @rofita_syafira
    Kota tinggal : Pare, Jawa Timur
    Link Share : https://twitter.com/rofita_syafira/status/798822518798761984

    Pertanyaan : Berikan alasan kenapa menginginkan buku ini. Mudah kan?

    Jawaban :

    Karena :
    1. Friendzone novel ini beda dan aku baru ketemu Freindzone yang umur tokohnya udah 32 tahun.
    2. Selipan sindiran halus yang ada di review ngena banget, dan aku suka.
    3. Aku suka sama novel yang temanya Freindzone, dan setiap cerita novel Freindzone bikin aku ketagihan.
    4. Waktu aku buka Wattpad kak L Adnan dan cari sebagian cerita Tamasya Piccadilly, aku tertarik.
    5. Setelah baca komenan yang ada di Wattpad, cerita kak L Adnan emang bener-bener bagus seperti yang aku bayangin waktu baca sinopsisnya.
    6. Bikin Penasaran banget🙂

  20. Nama: Rizki Fitriani
    Twitter: @Kikii_Rye
    Kota tinggal: Sidoarjo, Surabaya
    Jawaban:
    Alasan pengen buku ini beragam.
    1. Lagi kantong kering buat beli buku
    2. Kehabisan buku buat bacaan.
    3. Penasaran sama kisah Friendzone diumur 30tahunan!? Astaga, kebanyakan friendzone tuh diusia belia aka remaja. Ini udah tua tp masih aja nyangkut di friendzone, kan jadi penasaran kisah friendzone diumur matang.
    Terakhir, Suka banget sama quote “Dimana-mana lelaki itu olahraganya angkat barbell, bukan angkat jemuran macam kau orang. (hlm. 75)”
    Jadi penasaran lelaki macam dia

  21. Nama: Alfath
    Twitter:@alfari_12
    Kota tinggal: Sidoarjo, Jawa Timur
    Jawaban:
    Tertarik dari review dan option pertama ini: “Biarlah mati tertimbun tanah nenek moyang daripada menumpang hidup di negeri orang lain”. saya pernah bertemu beberapa expatriat dan terlihat biasa saja dan mungkin dari novel ini, saya dapat tau pandangan lain mengapa penulis perlu menyidir seperti itu.

  22. Nama : Seffi Soffi
    Twitter : @Seffiii
    Domisili : Bandung

    jawaban : karena saya penasaran sama review an dari mba luckty, kayanya cerita tentang Lenggo dan Bujang ini bukan tentang friendzone biasa nya. Apalagi setting yang dipakai, kayanya menarik. Beda dengan novel2 yang saya baca.. dan saya penasaran kenapa penulis ini mengambil judul Tamasya Pically.

  23. Ana Fitriana
    @FitriWachid
    Pontianak

    Alasanya :
    1. Aku memuja mbah bijou troian seperti aku memuja bubur kacang ijo. Kacang ijo itu, mau dimakan dingin, panas, hangat2 pelukan abang, ttp sedep dimakan. Begitu juga tulisan mbah, bisa kau nikmati disegala cuaca, saat galau durjana, saat hati riang, atau saat kau bersedih pacarmu uh macho ternyata naksir pria laen.
    2. Aku suka semua tulisan mbah bijou aka L. Adnan ini. Semisal dia nulis utang piutang warung sembakonya pun, dan dikasi ke aku utk kenang2an, yakin deh bakal aku simpen, apalagi buku ini? Tentuu aku mauuu.
    3. Encim2 yg jadi editornya TP ini udh bilang ke aku, kalo buku ini standar tema friendzone,tapiii karena ini lahir dari tangan mbah bijou, penghuni pohon durian di dunia kegelepan,jadilah cerita ini pasti punya nilai berbeda jdi kalo ngarapnya cerita menye2, mgk sulit nemunya krn yg ada adalah sarkasme yg brilian dan joke yg cerdas.

    Jadiii, apa lagi yang perlu kujelaskan mengapa aku ingin buku ini dan mengumumkan pada dunia bahwa aku jatuh cinta pada penulisnya meski kami berkelamin sama.

  24. nama: insan gumelar ciptaning gusti
    Akun: @san_fairydevil
    Domisili: Surakarta

    Jawabannya: Karena aku merasa ketipu. Aku pikir waktu baca judulnya Tamasya Piccadilly, yang aku bayangkan itu semacam cerita tentang Alice Wonderland. Eh taunya tentang friendzone. Terus aku juga merasa heran dengan pemilihan nama. Oke, fine, itu hak pengarangnya. Tapi kenapa Lenggo dan Bujang? Nama yang jarang didengar, atau malah terdengar aneh. Dan lebih lagi why bujang? Bukannya bujang itu artinya jomblo buat cowok ya? Ah, pantes bujang soalnya friendzone-an terus.
    Aku juga suka sama covernya, covernya manis kayak kembang gula. Ada gambar balon udaranya lagi. Transportasi hiburan yang pingin aku coba naiki pake banget. Lebih-lebih friendzone kok umur 30 tahun? Selama sepuluh tahun lebih ke belakang ngapain aja? Kok ya betah nge-friendzone dan di-friendzone. -_-

  25. Nama: Imron Fhatoni
    @imronfhatoniwk
    Domisili: Mataram, Nusa Tenggara Barat

    Jawaban:

    Saya ingin menyerap beragai kearifan yang terkandung dalam buku ini. Sebab membangun sebuah hubungan harmonis bersama sahabat adalah impian semua orang. Saya ingin menggali lapis makna didalamnya, senbari berusaha menerapkan setiap kepingan cerita dalam kehidupan nyata.

  26. nama: ahmad azwar aa
    domisili: sidoarjo
    akun twitter: @azwaravisin

    alasan mau novel ini karena judulnya saja sudah menarik, aku mau dapat dan baca selanjutnya share di blog atau media sosial instagram atau facebook ku.

    aku mau novel ini sebab aku penasaran dengan kisahnya, selain karena aku sudah mengikuti giveaway ini sebelumnya tapi tetap belum beruntung. entah kenapa meski kisahnya hanya berkisar persahabatan jadiii cinta, namun aku selalu kisah dengan kisah yang dibawakan.

    selain itu dengan membaca review dari mbak luckty. aku jadi makin penasaran sama novel ini. aku jadi ingin dapat membaca kisah Lenggo ini. beneran, bisa dibilang review review mbak luckty itu selalu bisa menstimulasi semua pembaca untuk bisa dapatkan novel yang di giveaway kan.

    diakui atau tidak? memang review mbak luckty ini full tapi gak spoiler alert. bagus sekali.

    alasan lain mau punya novel ini adalah semoga saya bisa mengambil hikmah dari kisah persahabatan jadi cinta mereka. gak haram kan sahabat jadi cinta, hehe.

    terima kasih.

  27. Nama : Jawahirul A.
    Akun twitter : @jawarifah
    Domisili : Kudus

    Jawab : Kenapa aku pingin buku ini ?

    Karena mengangkat tema tentang Frienzone tp dari sudut pandang yang berbeda. Jadi, tetap memiliki khasan khusus dan nggak bosen pas bacanya. Selain itu, tema Frienzone ini juga dibumbui dengan spiritual. Menurutku, jarang ada penulis yang memadukan cinta, frienzone dan spiritual. Jadi aku penasaran kaya gimana sih novel ini ? Apalagi dr review mba Luckty dengan bahasa sederhana, singkat dan mudah dipahami. Selain itu juga engga terlalu spoiler spoiler. Jadi nambah penasaran.

    Aku juga pingin tau apa makna dari judul yg dipilih ? Tamasya Piccadilly begitu kata si penulis. Apakah setting novel ini kaya bertamasya yg pindah pindah tempat terus atau bagaimana ?

    Semoga aku berkesempatan memang novel ini untuk menuntaskan rasa penasaran.

    Sekian dan terima kasih.

  28. Nama: Rizky Tria Octasiana
    Twitter: @Octannow_
    Domisili: Brebes, Jawa Tengah

    Kenapa menginginkan buku Tamasya Piccadilly ini?
    Emm pertama dari covernya, desain covernya lucu, balon udara dengan latar belakang warna biru langit.
    Kedua, dari temanya. Friendzone?? Tema begini memang sudah banyak diangkat para penulis meskipun tentu dengan keunikan kisah & gaya penulis masing-masing. Tapi aku mau banget menyelami novel ini, bagaimana kisah Lenggo-Bujang dan orang-orang disekitarnya? Lalu kenapa diusia kepala 3 belum menikah? Friendzone yang tidak biasanya. Ya gitulah, banyak pertanyaan yang muter-muter dikepala mengenai novel ini. Lagipula tokoh utamanya itu menarik, dua insan yang lahir barengan cuma beda waktu sedikit (tp hidup dlm nasib berbeda). Ketiga, aku belum pernah baca karya dari sang penulis. Makanya aku ingin mencicipi ciri khas tulisan dari si penulis. Sekalian nambahin koleksi novelku yang masih sedikit -,- Keempat, penasaran sama filosofi dari makna judulnya.
    Ah semoga berjodoh sama novelnya.

  29. Nama: Ana Shofiya
    Twitter: @anashofiya
    Kota: Bandung
    Jawaban: Kebanyakan novel memilih perempuan sebagai sudut pandang orang pertamanya. Novel Tamasya Piccadily bertokoh utamanya laki-laki. Tentu sudut pandang orang pertamanya adalah laki-laki, entah Lenggo atau Bujang. Saya penasaran dengan kisah dengan sudut pandang orang pertamanya adalah laki-laki. Apakah laki-laki benar-benar hanya menggunakan logika dalam menentukan keputusan? Hmm..
    Jika seorang perempuan bertemu dengan perempuan lain yang memakai pakaian yang sama, ia pasti iri dan tengsin abis. Bagaimana dengan laki-laki? Irikah mereka dengan lelaki lain yang bernasib lebih baik? Tentu saja. Saya ingin mengetahui bagaimana cara Lenggo menghilangkan iri hatinya dan tetap berteman hingga tak terpisahkan dengan Bujang.
    Semoga alasan saya dapat mengantarkan novel Tamasya Piccadily ke rumah saya. Hehe 

  30. Nama : Restu Ummu A.S.
    Twitter : @ummu_ren
    Kota : Purbalingga

    Saya menginginkan buku ini karena temanya, tema friendzone memang sudah biasa tapi terlihat menarik ketika tema friendzone itu berbeda dari yang lain, unik. Juga karena quote yang pertama aku baca diawal “cinta antara dua manusia harus diusahakan sendiri, tidak perlu pakai perantara”.
    Perjalanan kisah Lenggo dan Bujang, cerita antara dua insan manusia yang sangat unik dan manis.

  31. Nama: Desita Wahyuningtias
    Twitter: @desitaw97
    Kota tinggal: Solo
    Kenapa menginginkan buku ini:
    Setelah baca kutipan-kutipan percakapan, kayaknya buku ini layak dibaca dan dijadikan koleksi. Aku suka jalan pikiran tokoh dan bagaimana dia berani nyampaiin gagasannya.
    Jarang menang GA, tapi semoga saja kali ini beruntung. Semangat Min! >_*

  32. Nama: Desita Wahyuningtias
    Twitter: @desitaw97
    Domisili: Solo
    Kenapa menginginkan buku ini?
    Karena termakan review di blog ini. Dari review itu aku jadi tertarik sama pemikiran-pemikiran tokohnya. Menurutku cara berfikir tokohnya unik (tergambar dari cuplikan percakapan), Jadi pingin baca ceritanya deh, mau tau gimana tokoh itu menyelesaikan konflik yang ada.
    Jarang menang GA. Smoga kali ini beruntung. Semangat min!

  33. Nama : Cahya W.
    Twitter : @cahyawid
    Domisili : Gresik

    Saya menginginkan buku ini karena satu hal saja. Ingin menghilangkan rasa penasaran saya karna racun yang diberikan teman-teman perihal buku ini. Racun penasaran yang cukup mematikan.
    Tema Friendzone yang disuguhkan mungkin biasa saja bahkan umum, tapi dari cara penulisan mbah Bijou yang berbeda membuat buku ini terlihat istimewah(kata teman saya). Apalagi #TamasyaPiccadilly adalah buku pertama yang diterbitkan oleh mba Bijou, makin bikin penasaran kan.
    Ahiya, saya tertarik dengan nama karakter dalam buku. Nama yang terdengar ‘aneh’ bagi saya, jauh dari nama-nama asing yang kebanyakan dipakai oleh penulis.
    Bujang dan Lenggo, saya ingin berkenalan dengan kalian.~

  34. Nama : Sitti Laylyatus Syarifah
    Twitter : @leelianlov
    Domisili : Jember

    Jujur, jawaban saya simpel pake banget. Selama ini saya ikutan giveaway nggak pernah menang, padahal pengen banget nambah ngoleksi buku, sedangkan kantong mahasiswa disemester menuju akhir itu seret pake banget. Saya kekurangan bacaan, dan juga koleksi buku saya cuma ‘seupil’ hahahaha. Saya pengen menang giveaway, itu aja sih jawabannya dan bisa nambah koleksi buku, dan dapat bacaan baru.

  35. Nama : Yunia Fatina
    Twitter : @YFatina
    https://mobile.twitter.com/YFatina/status/800686926583840768?p=v
    Alamat : mataram

    Mengapa saya menginginkan buku ini? Karna saya suka genre roman!. Menurut saya, dalam review yg mbak luckty ceritakan diatas, ada beberapa part yg membuat saya tertarik untuk membaca tamasya piccadilly. Yg pertama seperti apakah sosok lenggo dan bujang? Saya harus tahu karena penasaran hehe kedua, bagaimana mereka berdua bisa menjalin friendzone di usianya yg lebih dr 30 thn krna yg saya tahu di masa lalunya, Lenggo selalu menganggap bujang ‘neraka’ krna si bujang selalu menjahatinya. Saya sangat penasaran apa akhir kisah friendzone mereka, sad ending or happy ending.
    Tidak hanya itu, saya penasaran dgn judulnya “tamasya piccadilly” hehe. Semoga mbak luckty berkenan kali ini memilih saya agar rasa penasaran mengenai kisah romansa lenggo dan bujang tidak terus menerus mendera. Dan ini kali sekianku ikut giveaway di blogmu mbak. Hehe tetapi terima kasih dah ngasi review buku2 yg keren. Salam sukses.

  36. Bintang Maharani
    @btgmr
    Palembang, SumSel

    Alasan kenapa saya mau baca buku ini adalah karena tema yang diangkat oleh penulis. Beliau berkisah tentang sekawan yang masih terjebak di area friendzone tetapi ceritanya bukan versi ababil. Untuk saya, ini jarang ditemukan karena tema friendzone biasanya ada di lini remaja. Maka dari itu, saya ingin membacanya karena saya belum pernah baca tema friendzone yang dialami orang dewasa dan menurut saya ini lebih pewe disimak daripada lini remaja, menyesuaikan umur juga soalnya udah bukan teenager lagi sih hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s