[BLOGTOUR] REVIEW Heart Reset + GIVEAWAY

Jika untuk melepaskan rasanya sesakit ini, takkan mau lagi menyayangi yang hatinya sudah dimiliki orang lain. (hlm. 175)

ANAYA. Semua karena enam bulan lalu, dia mengambil keputusan yang membuat Dipta terkejut. Anaya berniat mengambil foundation di Australia. Tiga bulan lalu ia akan menghadapi ujian akhir kelas 11. Ia memutuskan untuk segera memasukan berkas-berkas pendidikan ke foundation pilihannya kalau nilai ujiannya memuaskan, beruntung ia bersekolah di sekolah internasional yang memiliki kebijakan serta kurikulum khusus dan memperbolehkan siswanya melanjut kuliah di luar negeri selepas ujian akhir kelas 11. Lagi pula, sejak sembilan lalu dinyatakan resmi naik kelas, Anaya sudah memantapakn diri untuk mengambil mata pelajaran khusus yang berhubungan dengan bidang kuliahnya nanti. Dan yang terpenting lagi tujuan utama di melanjutkan pendidikan ke Australia adalah untuk menjauh dari Dipta. Sudah sejak lama, Anaya memendam perasaannya pada Dipta.

“Gue tahu lo sakit hati, Ta. Lo butuh gue buat menguatkan lo setiap saat. Tapi saat gue patah hati melihat lo nggak bisa melepas pandangan ke cewek yang udah jelas nggak ngelirik lo sedikit pun siapa yang bisa buat gue kuat, Ta? Telapak tangan siapa yang harus gue genggam sekarang?” (hlm. 22)

“Lo bukan pacar gue kan, Ta? Kenapa jadi sahabat aja lo posesif banget sih?” (hlm. 49)

DIPTA. Hampir sebelas tahun mengenal Anaya, Dipta merasa ditakdirkan untuk menjaga cewek itu. Usia mereka sebetulnya terpaut satu tahun. Saat berumur nyaris enam tahun, Dipta harus menelan pil pahit karena kehilangan ibunya. Ibu berjuang mati-matian untuk melawan kanker Rahim yang mengerikan. Mimpi Dipta untuk memiliki adik yang imut dan bisa diajak bermain seketika berganti dengan duka yang mendalam. Ibu pergi, Dipta kecil mengamuk. Kurang-lebih selama enam bulan ia mogok sekolah. Di tengah kesedihan Dipta, datanglah Anaya, gadis mungil yang tiba-tiba membuatnya tertawa hanya karena terjerembap mencium bola yang mengelinding ke sembarang arah. Selang tujuh tahun kemudian, kesedihan Dipta kembali datang. Ayah mengalami kecelakaan karena kelalaian pengemudi mobil boks di jalan tol. Dipta memang kehilangan dua orang terpenting dalam hidupnya, tapi masih memiliki satu orang yang menyayangi dan selalu mendampinginya sampai detik ini.

Membaca kisah Anaya dan Dipta ini seperti menyimak kisah murid-murid unyu di sekolah; jatuh cinta dan friendzone. Ya, tema friendzone menjadi salah satu tema cinta yang paling sering diangkat dalam sebuah novel, dan banyak terjadi di kehidupan nyata, seperti halnya kisah Anaya dan Dipta ini. Pesan moral dari buku ini adalah berani menyatakan perasaan dengan resiko akan ditolak atau tidak menaklukkan apa-apa tapi juga beresiko besar untuk tidak memiliki.

Beberapa kalimat favorit dalam ini:

  1. Untuk bertemu seseorang, segalanya tak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa. Apalagi jika hati itu sudah ditempati orang lain. (hlm. 75)
  2. Proses pedekate paling baik bisa dimulai dengan menjadi teman yang baik pula. (hlm. 75)
  3. Nggak usah khawatir soal sesuatu yang belum pasti terjadi. (hlm. 136)
  4. Bilang sekarang atau lo akan kehilangan dia. (hlm. 136)

Banyak selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Gimana rasanya nyimpen perasaan buat orang yang jelas-jelas nggak melirik kita sama sekali? (hlm. 14)
  2. Juteknya selalu bikin hati aku meleleh. (hlm. 21)
  3. Kalo lo lagi PMS biasanya pengin apa gitu yang pedes-pedes. Kok ini nggak sih? (hlm. 23)
  4. Bukannya kalau cewek lagi suka sama cowok, dia selalu pengen deket terus sama cowok itu ya? (hlm. 39)
  5. Kenapa sih setiap melihat seseorang yang kita suka dengan kadar ketampanan yang sedikit meningkat, detak jantung seperti berkejar-kejaran? (hlm. 47)
  6. Memangnya lo, putusin cewek udah kayak buang ingus pas lagi flu berat! (hlm. 54)
  7. Lo gagal move on atau gimana? ABG banget sih lo. (hlm. 54)
  8. Siapa suruh deketin cewek yang udah punya cowok! (hlm. 65)
  9. Keterlaluan kalau lo sampai ngorbanin temen lagi. (hlm. 66)
  10. Omongan lo makin lama makin ngaco. (hlm. 67)
  11. Dasar cowok. Butuh sentuhan cewek buat ngobatin ya? (hlm. 69)
  12. Ternyata, dilanda kecemburuan rasanya sungguh menyebalkan. (hlm. 130)
  13. Jangan ketawa kalau lo memang mau nangis sekencang-kencangnya. (hlm. 156)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Heart Reset

Penulis                                 : Trisella

Penyunting                         : Puspa Sari Ayu Yudha

Penyelaras aksara            : Merry Riansyah

Perancang sampul           : Orkha Creative

Penerbit                              : PT Gramedia Pustaka Utama

Terbit                                    : 2017

Tebal                                     : 192 hlm.

ISBN                                      : 978-602-03-3881-7

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia.

2. Follow akun twitter @lucktygs @trissella. Jangan lupa share dengan hestek #GAHeartReset dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Pertanyaannya adalah berikan alasan kenapa menginginkan buku ini. Mudah bukan? 😉

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #GAHeartReset yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#GAHeartReset ini berlangsung lima hari saja: 7-11 April 2017. Pemenang akan diumumkan tanggal 12 April 2017

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penulisnya… ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

Pemenang giveaway kali ini adalah:

Nama: Didi Syaputra
Twitter: @DiddySyaputra
Kota Tinggal: Tembilahan, Riau

Selamat buat pemenang. Sila kirim email ke  emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul: konfirmasi pemenang Giveaway Heart Reset. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh penulisnya ya.

Terima kasih buat Trisella atas kerjasama dan  kepercayaannya. Semoga lain waktu bisa bekerjasama kembali… 😉

Buat yang belum menang, jangan sedih. Masih banyaaaakkkk giveaway lainnya yang menanti!! :*

-@lucktygs-

Advertisements

27 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW Heart Reset + GIVEAWAY

  1. “Bilang sekarang atau lo akan kehilang dia”(halaman 136) ngena banget kata-katanya, cinta dalam diam mungkin sudah sering terjadi diantara persahabatan, begitupun dengan saya, yang diam-diam menyimpan rasa terhadap sahabat saya, pengen nyatain tapi yang selalu terbayang malah penolakan, dan rasa malu yang akan saya alami. Saya tipe perempuan yang memegang kata-kata kalau perempuan di kejar bukan mengejar, di lamar dan bukan melamar. Mungkin hal ini yang ngebuat saya selalu ragu untuk menyatakan perasaan ini. Takut kalau harga diri sebagai perempuan akan tercoreng, padahal jika saya menyatakannya hanya ada 2 jawaban di terima atau di tolak, kalaupun ditolak mungkin sakitnya tidak terlalu lama di banding harus menyimpan perasaan ini dalam diam dan cemburu dalam diam, Pengen buku ini karena saya ingin belajar dari Anaya bagaimana dia mempunyai keberanian untuk menyampaikan perasaanya, pengen tau adakah kesamaan antara persahabatan Anaya & Dipta, dan Saya & Dia. Penasaran juga apa yang membuat Dipta jadi suka sama Anaya. Pokoknya saya berharap si Anaya megetuk pintu rumah saya, supaya dia bisa memberi tau ke saya jampi-jampi apa yang dia berikan ke Dipta, sampai Dipta bisa suka sama dia. Kali aja saya juga bisa berikan ke Doi supaya Doi bisa suka ke saya juga. Muheheehehehe

  2. Nama : Hamdatun Nupus
    Twitter : @HamdatunNupus
    Kota Asal : Depok, Jawa Barat

    Alasan menginginkan buku ini :

    Karena aku kangen yah sama masa-masa lucu jaman SMA gini.

    Hmmm, masa-masa remajaku tuh udah jauh banget tertinggal di belakang tapi heran nya masih membekas sampe sekarang. Emang gak salah banget sih ada yang bilang kalo masa-masa terindah itu ya masa SMA.

    Aku pernah se-idealis Anaya, punya target-target yang harus dicapai dengan angka sekian-sekian, obsesif dan suka bersaing untuk ngewujudin target-target itu. Dan di masa berjalannya, aku juga pernah punya seorang sahabat macam Dipta (meski mungkin gak posesif yah), aku nya yang kelewat mandiri begitu diperhatiin justru jadi terlalu bergantung dan mungkin tanpa sadar duniaku cuma berputar sama dia dan tanpa sadar juga mungkin jadi terlanjur jatuh hati. Dan ending nya bisa ditebak, dia nya malah jatuh hati ke yang lain dan aku cuma bisa jadi tong sampah dia kalo lagi kenapa-kenapa cuma bedanya aku nggak se-berani Anaya untuk ngungkapin semuanya ke dia 😥 . Friendzone itu emang susah dihindari sih di antara persahabatan cewek-cowok, kalo bisa mundur lagi ke belakang mungkin aku milih untuk lebih berani ngungkapin perasaanku, meski gak akan ada kata seandainya dan gak akan ada takdir yang bisa dirubah dimasa kini, cuma untuk melapangkan sesuatu yang pernah tersumbat ajah sih 🙂 . Meski sekarang udah pada happy sama pilihan masing-masing, aku nya tetep masih suka kangen sama memory inisih sesekali 🙂

    Wish me luck ({})

  3. Nama: Monica karnailia
    Twitter: @monicakar014
    Asal: Pesawaran, Lampung

    Alasan menginginkan buku ini:

    Hmmm… karena kebetulan daku masih anak SMA jdi tertarik bgt sma cerita ini wkwk

    Sekarang emng banyak kisah-kisah yg seperti Anaya dan Dipta. Kisah friendzone itu udah sering bgt aku temuin. Dan mungkin daku juga mengalaminya. Terlepas dari mereka yg berani jujur ngungkapin perasaannya dan berbalas atau yg akhirnya mereka jdi menjauh perlahan satu sama lain.
    Karena kita sejatinya emg gak pernah tau sama siapa kita jatuh cinta. Sakitnya pabila kita suka sama sahabat yg gak bisa bales perasaan kita itu nyesek.

    Jadi, aku pengen bgt milikin buku ini. Melihat apakah kisah Anaya dan Dipta berakhir seperti apa?. Apakah berakhir bersama atau akhirnya mereka menjdi jauh (kaya kisah aku hiks).Terlepas sekarangpun aku udah cukup bhagia tanpa dia sih heheh.perjalan masih panjang daku gak mau lama2 bergalau seperti ini. Siapa tau buku ini bisa membuka lebih lagi pikiran2 tentang masa SMA yg sedang daku jalanin ini. Cinta monyetnya, friendzone nya, kesibukan ekskul dll. Btw bahas ini aku jadi kangen sama temen2:) karena kebetulan sklh lagi libur kan hehe.

    Pokoknya happy terus deh, dan berharap ada rezeki aku dibalik ini:) thanks..

  4. Nama : Erlina Dwi Novitasari
    Twitter: @erliynaDN
    Tempat Tinggal : Mojokerto

    Alasan mengapa menginginkan novel ini adalah karena cerita dari novel ini menceritakan tentang kisah murid-murid unyu di sekolah yakni jatuh cinta dan friendzone yg banyak terjadi dan dialami oleh remaja maupun dewasa. Saya ingin mengetahui dan mendapat motivasi dari cerita novel heart reset ini tentang jatuh cinta dan friendzone. Dan novel ini sangat cocok untuk remaja yang lagi merasakan indahnya jatuh cinta.

  5. Nama : dosca
    Akun twitter : @doscastrida
    Asal kota : Pontianak

    Kenapa menginginkan buku ini?
    Pertama, karena aku senang membaca. Kedua, setelah melihat review nya aku jd penasaran apa ending dari perjalanan “friendzone” nya dipta dan anaya. Ketiga, tema dr novel ini lagi “aku banget” jadi ya penasaran gimana isi lengkapnya 😊😊

  6. nama: insan gumelar ciptaning gusti
    akun twitter: @san_fairydevil
    kota tinggal: surakarta
    Pertanyaannya adalah berikan alasan kenapa menginginkan buku ini.

    Karena seolah-olah di Indonesia sudah menjadi patokan kalau perempuan itu menunggu. Walaupun sudah sering digembar-gemborkan adanya persamaan derajat, tapi pada kenyataannya masih banyak sekali perempuan yang menunggu laki-laki untuk menyatakan perasaannya. walaupun tidak jarang juga laki-lakinya tidak peka. Tapi juga sangat tidak menutup kemungkinan bahwa apa yang dipikir kedua belah pihak itu sama: BAGAIMANA JIKA DITOLAK?
    Karena sudah ada pemikiran seperti itu, orang cenderung mundur dan menunggu lebih lama dengan alih-alih ingin menyiapkan keberanian dan mencari waktu yang tepat, padahal tidak ada yang tahu waktu yang tepat itu kapan datangnya.

    Ketika membaca review di atas, ada pesan moral yang mengatakan tentang keberanian untuk mengungkapkan perasaan. Susah memang, apalagi jika keduanya sudah berteman sejak kecil. Pasti akan muncul banyak pertimbangan dengan urutan pertama adalah jika ditolak, bagaimana hubungan persahabatan mereka?
    Tapi menurutku itu sama saja. persahabatan tidak akan pernah berjalan baik-baik saja kalau sudah tercampuri oleh urusan hati. Walaupun begitu masih banyak cara untuk menyelamatkannya. Jika dari pikiranku pribadi, ketika ternyata ditolak setelah menyatakan, siapapun itu harus bisa merelakan keputusan itu. bersikap biasa aja, kalau perlu gunakan itu sebagai bahan bercandaan tanpa mengikut sertakan perasaan kembali. Walaupun tidak mudah, butuh waktu lama, pasti keadaan canggung akan hilang dan kembali seperti semula.

    Nah, kenapa aku ingin buku ini? Karena jawaban yang aku temukan untuk masalah klise tapi sering membuat bingung adalah yang aku paparkan di atas. Aku juga sudah pernah melihat temanku melakukan hal seperti itu da berhasil. Beberapa film yang temanya seperti itu. Lalu bagaimana jika menurut penulisnya sendiri dengan tokoh Ayana dan Dipta? Mengutarakan perasaan itu sangat perlu.

  7. Nama: Cahyati Rizky H
    Akun: @crhkiki
    Kota: Jakarta

    Alasan paling utama adalah aku pecinta teenlit gpu. I dont know why tapi setiap karya yang terbit di gpu itu membuat aku langsung jatuh cinta gitu. And i know alasan utamaku ini terlihat aneh, mungkin. But that’s true.
    Alasan selanjutnya, waktu aku tau ada novel heart reset di twitter, dari ngeliat cover aja aku udah jatuh hati dan ngerasa this novel is lit. Banyak yang bilang dont judge book by its cover tapi banyak orang yang ngeliat suatu novel dari covernya dulu, terus baca blurbnya kemudian baca reviewnya (kalau dari internet). Kemudian aku baca dari review blog kak rizky kemudian kak luckty, aku ngerasa i must have this novel, entah nyoba peruntungan di blogtour seperti ini atau ujungnya aku harus beli (dan aku tau ini bakal dalam waktu lama karena aku blm ada pemasukan hahaha). Dan dari kutipan-kutipan yang ada di review, aku semakin penasaran sama ceritanya. Baca dari review aja udah ada hawa-hawa nyesek dari novel Heart Reset.

  8. Nama : Riza Putri Cahyani
    Twitter : @Zhaa_Riza23
    Domisili : Bogor

    Alasannya karena aku suka dgn cerita seputar kisah remaja apalagi yg modelnya kayak gini. Apalagi aku juga mengambil keputusan yg sama dgn Anaya untuk mengejar mimpi aku. Nah, sahabat aku dari kecil (kebetulan cowok) juga mengambil keputusan yg sama. Jadi ya kita sama-sama menjauh demi mimpi masing-masing, beda negara lagi. Aku penasaran aja apakah mereka berdua akan berakhir bahagia? Akankah Dipta membalas perasaan Anaya? Atau perasaan Anaya bakalan tetap tersimpan hingga dia mendapatkan mimpinya?

  9. Nama: Feby Aulia Ayundita
    Twitter: @febyaulia316
    Domisili: Bogor

    aku menginginkan buku ini karena covernya menarik. To be honest sometimes aku nilai buku dari covernya:”), dan cover Heart Reset ini lucu banget. Terus aku baca review dari blogger-blogger tentang buku ini, dan sukses bikin aku terpikat sama buku ini. Ini novel remaja banget apalagi tentang friendzone gitu yang sekarang lagi banyak dirasaikan oleh remaja eaaak, but alhamdulillah aku belum ngalamin friendzone wkwk. Dan aku penasaran sama kisah Dipta dan Anaya.

  10. nama: Fembi Rekrisna Grandea Putra
    akun twitter: @fembi_rekrisna
    kota tinggal: Karanganyar

    Awalnya tertarik sama keunikan desain sampulnya, kayak piksel-piksel, terus semacam ada tombol untuk me-reset hati. Tertarik juga sama cerita teenlit-nya tentang anak sekolahan, pasti bakalan ringan dibaca, nggak bikin bosenin kayak teenlit pada umumnya.

  11. Nama: shania apria namira
    Twitter: @shanialliam
    Domisili: bekasi
    Alasan: karenaaa novel ini berawal dr wattpad dan udh booming bgt kan ya, dan aku gabaca di wattpad,jadi ya penasaran bgt kan ya sama ceritanya,dan berhubung bgt ini cerita ttg suka sm sahabat sendiri.aku suka bgt temanya kaya gtu hehehe.dan ini cerita latarnya anak SMA , berhubung aku mau lulus SMA jdnya mau baca2 ttg anak sma 😦 (belom rela ninggalin masa2 sma).dan penasaran bgt sm abi dipta anaya dan tokoh lainnya heheh .penasaran gimana sosok abi yg katanya badboy tp baik dengan anaya, rasa2 cemburunya si dipta ke anaya, galaunya anaya.dan paling penasaran sm akhir cerita ini akhirnya anaya milih siapa si?.
    Dan aku mau tau bgt pesan2 yg disampaikan di novel ini ehehehe.dan mau berbaper2 ria gtuu dan mau melting2 gtu baca abi dan dipta pasti mereka ganteng bgt kann!!dan hg akhir aku suka sm covernyaaa cerahh dan mau ngumpulin novel juga sih !
    Wish me luck 🙂 semoga heart reset bisa berkumpul sm novelku yg lain

  12. Nama : Utami
    Akun Twitter : @zellmhyzz
    Domisili : Jawa Tengah
    Jawaban :

    Alasan kenapa aku menginginkan buku ini, lagi-lagi karena review di beberapa blog yang aku baca. Beberapa postingan review, sukses membangkitkan rasa penasaranku untuk bisa membaca full cerita dalam novel Heart Reset ini. Meski cuma sekilas cerita di review, membuat aku tertarik untuk membaca cerita yang lebih detail di novel ini. Temanya ini lho nyes banget. Friendzone – cinta terpendam salah satu tema yang aku suka. Cenat cenut gimana gitu rasanya. Apakah novel ini bisa membuat aku merasakan itu juga?. Duh penasaran banget aku. Happy endingkah Anaya-Dipta?. Lagi dan lagi penasaran yang bersemayam. Semoga saja aku jadi salah satu orang yang beruntung untuk mendapatkan novel ini. Berharap banget aku bisa membaca kisah mereka dalam novel ini. Semoga bisa menikmati kalimat yang disuguhkan penulis dalam tiap lembar novel Heart Reset ini.

  13. Nama: Bety Kusumawardhani
    Twitter: @bety_19930114
    Domisili: Surakarta

    Kenapa menginginkan buku ini?
    Karena aku memerlukan bacaan bertema ringan yg bisa me-reset pikiranku yg mulai berada di titik jenuh akibat kesibukan pekerjaan dan rutinitas yg padat serta monoton. Novel ini cocok sebagai hiburan yg hemat biaya (gratis) dan hemat waktu (halaman tipis).

  14. Nama : Hanum Bella Ardya Garini
    Twitter : @Hanumbellaa
    Kota tinggal : Sragen, Jawa Tengah

    Alasan?
    Seperti cinta, memang menginginkan buku ini harus perlu alasan? :”)

    Bagi pembaca sepertiku, mendapatkan sebuah novel adalah salah satu hal yang paling membahagiakan. Apalagi novel seperti Heart Reset ini. Salah satu novel bertema friendzone yang dari awal kemunculannya cukup menyita perhatian. Membuat penasaran, dan serasa ingin merengkuhnya dalam dekapan.

    Intinya, nggak ada alasan untuk menolak novel ini. :’)

  15. Nama: Rohaenah
    Twitter: @rohaenah1
    Kota: Jakarta
    Jawaban: alasan kenapa ingin buku ini? Karena ini salah satu wishlist aku semenjak buku ini rilis. Suka banget sama tema ceritanya, ringan tapi seru.
    Satu alasan lain, aku penasaran banget dengan GA di blog kak luckty. Sepanjang aku ikut jadi peserta belum pernah sekalipun menang 😭. Pasti akan jadi kebanggaan tersendiri bila mendapatkan buku ini, soalnya akan jadi hal yang luar biasa bagiku berkesempatan dapet buku gratis, wishlist pula. Sesuatu banget deh pokoknya.

  16. Elsita F. Mokodompit
    @sitasiska95
    Morowali

    Alasan pengen buku ini, tema ceritanya sbnrnya udah umum. Tapi karena temanya justru sangat dekat dgn kehidupan sehari-hari, baik dalam bingkai kehidupan remaja ataupun kisah cinta orang dewasa, makanya jadi lebih menarik untuk disimak. Walau merupakan jenis kisah ringan, cerita yang dekat dalam kehidupan kita bakal lebih mudah meninggalkan makna dan kesan serta pesan moralnya.

  17. Nama: Rinita
    Akun twitter: @Rinitavyy
    kota tinggal: Woromarto-Kediri
    Q: berikan alasan kenapa menginginkan buku ini?
    A: Ingin buku ini dikarenakan ingin membacanya. Alasan lainnya, penasaran sama karya penulis baru ini. Ngomong-ngomong aku udah pernah baca versi di wattpad tapi nggak sampai ending sih. Menurutku tulisannya lumayan rapi, makanya aku ikut serta giveawaynya. Karena bukunya sepertinya cukup asyik di baca, juga aku cukup penasaran dengan akhir cerita friendzone antara Anaya dan Dipta. Meski novel remaja friendzone cukup banyak di jadikan tema, tetapi aku punya feeling bahwa buku satu ini punya keistimewaan tersendiri. Semoga aja feeling ku benar.

  18. Nama : Rohimah Muthmainnah
    Twitter : @Ina_ELFINA10
    Kota Tinggal : Bekasi, Jawa Barat
    Jawaban : alasan saya ingin membacanya sebagai sarana hiburan. dengan cerita yang ringan dan tema yang deket dengan kehudupan sehari-hari ini bisa menghibur para pembacanya setelah penat dan lelah dari aktifitas sehari-hari. tujuan menulis buku juga bukan hanya menyampaikan pesan tapi juga menghibur para pembacanya bukan ? dan yang pasti juga saya sendiri juga pernah ngalamin hal seperti novel ini, friendzone. jadi saya juga penasaran seperti apa akhir ceritanya 🙂 dan pasti ada pesan yang amat dalam yang ingin disampaikan oleh penulisnya melalui buku ini. jadi saya juga penasaran pesan apa yg ingin ia sampaikan.

  19. Nama: Ratna Komalasari
    akun twitter: @imratnasr
    domisili: Tangerang

    Sebenarnya aku udah tau kak Trissela dari wattpad. Dia itu banyak banget menghasilkan karya teenfiction disana, dan kebetulan aku yang masih SMA ini emang suka sama teenfiction yang lumayan berani alias gak suka sama teenfic yang terlalu lebay.

    Heart Reset, udah pernah aku baca di wattpad, ceritanya asik jadi pengen baca lagi. Ananya itu sosok cewek tangguh yang aku suka, dan cerita ini walaupun klise tetap memiliki perbedaan yang membuat pembaca betah duduk berlama-lama untuk melahap Anaya-Dipta ini apalagi bagi aku yang masih SMA gini wkwk.

    jadi, semoga bisa bawa Dipta pulaaang😂

  20. Nama: Didi Syaputra
    Twitter: @DiddySyaputra
    Kota Tinggal: Tembilahan, Riau

    Mengapa menginginkan Heart Reset – Trisella?

    Sederhananya karena memang kisahnya berkaitan erat dengan kisah kehidupan pribadiku. Terutama freindzone yang nyata banget aku alami. Hanya bedanya di sini aku yang justru memendam rasa untuk sahabat sendiri. Sedangkan di Heart Reset Anaya yang di bagian itu. Juga, aku gak memutuskan pergi seperti yang dilakukan Anaya di sini, tepatnya mencoba sesaat menenangkan diri dan berdamai dengan rasanya. Makanya aku merasa bersentuhan langsung dengan kisah mereka dan sangat berkeinginan memiliki kesempatan menyimak kisah freindzone dengan versi yang sedikit berbeda- Versi Dipta dan Anaya. Dan sangat dapat dipastikan aku akan bisa langsung menyatu dengan karya Trisella ini ketika membuka lembar demi lembar kisahnya. Sebab memang freindzone ini masih begitu akrab dengan keseharianku, meskipun sekarang gak sama-sama lagi, terpisah jarak karena pendidikan, tapi jujur kenangan itu masih serasa baru saja dilalui.

    Lebih lagi Heart Reset milik Trisella ini menyuguhkan pesan moral yang gak bisa aku sangsikan kenyataannya- “Berani menyatakan perasaan dengan resiko akan ditolak atau tidak menaklukkan apa-apa tapi juga beresiko besar untuk tidak memiliki.”- Sedikit banyak muncul rasa sesal setelah membacanya, kenapa dulu gak mencoba memberanikan diri menyatakan perasaan secara langsung, terlepas apapun konsekuensi yang akan diterima, karena memang pada dasarnya cinta itu membutuhkan keberanian. Keberanian untuk mengutarakan perasaan dan menerima segala resiko setelahnya. Dilematis memang. Mencintai tanpa balasan atau justru melukai karena kesalahpahaman. Intinya semua memiliki resiko masing-masing, entah itu ketika dengan berani menyatakan atau justru memendamnya dalam diam. Semua beresiko. Hanya saja yang bersangkutan memiliki pilihan untuk menghadapi perkara-perkara tersebut. Dan seseorang yang hanya bisa mencintai diam-diam memang lebih jauh berpeluang untuk selalu tersakiti. Dan itu yang dulu jelas banget aku alami. Karena itulah kenapa aku sangat-sangat tertarik menginginkan Heart Reset yang digagas Trisella ini, di luar cover-nya yang memang manis, clue-clue kisahnya yang cukup memaksa pembaca terutama aku pribadi untuk sesegera mungkin mengadopsi kisah utuhnya, dan ide tulisan yang sangat akrab dalam keseharian pembaca yang pastinya akan langsung disukai banyak kalangan. So, I hoped lucky.

    Terima kasih!

  21. Nama: Rina Fitri
    Twitter: @Rinafiitri
    Kota tinggal: Banda Aceh

    Alasanku simpel saja. Aku pengen dapetin buku ini karena aku pengen tau ceritanya gimana dan karena aku pengen bikin review supaya orang-orang juga ikut tau ceritanya gimana. Siapa tau dengan review yang kubuat semakin banyak orang yang berminat untuk membaca buku ini. Aamiin

  22. Nama: Siti Nihlatul Fuadah
    Twitter: @Nihlafuadah09
    Domisili: Tangerang

    Jawaban:
    Jujur aja ini buku aku baru liat, pertama kali taunya dari blog ini. Dari cover, lucu, walaupun simple tapi eyecating gitu. Dari review yang kaka buat walaupun simple dan sedikit tapi menurut aku padat, cukup memberi bayangan dari isi cerita. Dan aku jadikan diri aku tertarik pada cerita ini. Tertarik yah ka, belum sampai pada level jatuh cinta. Karna bagaimanapun memutuskan jatuh cinta pada suatu hal itu perlu masa yang panjang termasuk pada buku itu sendiri, dan bagaimanapun juga, Heart Reset baru aku baca reviewnya dari blog kaka ini.

    Dari tema yang dibawakan juga menggugah selera, friendzone walaupun mainstrem abis, tapi tema cinta-cintaan ala friendzone ini tak akan hengkang dimakan waktu. Karna sebagian besar orang mengalaminya bukan? Dan salah satunya anggap saja itu aku, karna dari itu, aku selalu tertarik dengan tema cerita yang satu ini. Tapi sampai saat ini, aku belum menemukan kisah friendzone seperti yang aku rasakan dan setiap kejadian yang aku lalui itu belum pernah aku temukan dalam cerita friendzone manapun. Terlalu riskan jika harus dibagi dalam bentuk sebuah cerita nantinya. Karna disini, pada kenyataannya aku menjadi pihak yang menyakiti namun jika bisa disebut perang aku yang dikalahkan. Bingungkan? Apalagi aku yang merasakan. Ah, sudahlah, pokoknya aku selalu tertarik pada cerita friendzone siapapun, asalakan bukan cerita aku sendiri.

  23. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Kota Tinggal : Purwakarta

    Berikan alasan kenapa menginginkan
    buku ini?

    Karena tema friendzone dan move on yang diangkatnya. Bagiku jatuh cinta sekaligus friendzone lebih beresiko dibanding jatuh cinta dengan orang lain. Judul bukunya nendang banget ketika tau dan bikin sesuatu saat membacanya. Udah tergelitik sejak pertama buku ini rencana diterbitkan, yang di share langsung sama penulisnya di twitter. Aku butuh buku ini biar aku bisa belajar move on dan mereset hati setelah 10 hanya bisa memendam perasaan, aku merasakan tersebut dan itu tidak enak. Aku yakin, sedikit banyak buku ini mampu memberiku pelajaran berharga tenta hati. Pengen tau banget perjalanan Anaya untuk bisa belajar melepas Dipta dengan mengambil foundation ke Australia dan apa yang akan dilakukan Dipta nantinya. Bagaimana perasaan Dipta sebenarnya ke Anaya dan apa yang dia lakukan ketika tahu jika Anaya memiliki perasaan lebih dari sekedar teman dekat atau sahabat. Bener-bener dibuat penasaran sama endingnya. Ditambah resensi ka Luckty yang sudah aku baca, bikin aku pengen baca langsung.

    Semoga beruntung 🙂 🙂

  24. Nama: Lina Ernawati
    Twitter: @Linaernaw
    Domisili: Tangerang

    “berikan alasan kenapa menginginkan buku ini.”

    Ketika seorang wanita dan laki-laki terlihat akrab tanpa hubungan yang spesial, pasti akan ada perasaan lebih yang perlahan mulai tumbuh seiring berjalannya waktu. kisah dipta dan anaya ini memang mainstream, tapi cukup menarik juga untuk saya pecinta novel teenlit. Saya seperti berkaca membaca review tentang kisah dipta dan anaya ini. Saya sering terjebak dalam zona friendzone, dan itu cukup membuat saya tidak tenang. Saya bisa merasakan rasanya berada dalam posisi dipta dan anaya, bedanya kisah mereka ini lebih rumit.
    Alasan saya menginginkan buku ini karena saya ingin menyelami kisah dipta dan anaya secara keseluruhan, saya ingin tahu bagaimana cara dipta dan anaya menyelesaikan permasalahan hati yang mereka alami. Mungkin dengan membaca novel ini, saya bisa melihat permasalahan tentang friendzone dari sisi yang lain.

  25. Nama: Lala
    Akun Twitter: @fazidaa_
    Kota Tinggal: Jakarta Timur
    Jawaban:

    Membaca review Kak Luckty tentang sepenggal kisah dalam buku ini tentang Anaya dan Dipta, membuat aku langsung bertanya-tanya, bahkan punya persepsi kalau endingnya Anaya akan terpuruk karena harus melupakan perasaannya terhadap Dipta, karena judulnya itu. Eits, tapi kita nggak tahu, apa yang penulisnya bisa sajikan di dalam buku. Maybe, it’ll be full of surprise.

    Pertama. Heart Reset. Judulnya yang paling membuatku ingin membaca buku ini. Reset? Hatinya? Apakah nggak ada cara lain bagi para korban friendzone selain me-reset hatinya, melupakan orang yang dia suka, dan berharap waktu bisa menyembuhkan luka?

    Sepengalamanku dengan teman-teman yang terjebak friendzone, mereka bagai makan buah simalakama, kalau nggak jujur, chance untuk memiliki si pujaan hati hilang begitu saja. Sebaliknya, kalau jujur dan ditolak, hubungan persahabatan bisa saja rusak. Enak, kalau si anu juga punya rasa yang sama, lha kalau nggak? Kalau hanya dianggap sahabat atau lebih parahnya adik?

    Sebenarnya, persoalan friendzone itu akan simple kalau kita nggak membuatnya rumit. Katakan saja, lalu terima konsekuensi. Permasalahannya adalah pergulatan batin si empunya hati, berani atau tidak. Itu yang mau aku tahu dari Anaya. Akankah dia lebih memilih me-reset hati seperti judul, ataukah berani mengambil resiko?

    Kedua. Beasiswa. Ke luar negeri. Ini jadi hook banget buatku. Aku adalah salah satu dari sekian ribu anak Indonesia yang ingin seperti Anaya, dan apa yang Anaya dapatkan ini tentu membuatku ‘terpelatuk’ secara personal. Baper, gitu. Teringat keinginan untuk apply beasiswa yang terus-terusan ngaret karena kendala aku yang takut untuk membuat esai dan apa yang harus kusampaikan kepada mereka tentang sesuatu yang dapat kulakukan untuk negara ini sebagai timbal balik. Beasiswa Anaya ke Australia ini bisa jadi reminder untukku, agar aku bisa lebih fokus lagi ke tujuan hidupku. Mau apa, sih? Masa kalah sama anak SMA yang sudah ‘bergerak’ untuk mewujudkan salah satu tujuan hidupnya? Sedangkan aku cuma mimpi-mimpi, duduk diam, sambil nontonin video Tasya Kamila yang kuliah di Columbia dan Maudy Ayunda yang kuliah di Oxford. Huft. Thank you, sudah mengingatkan tujuanku, Anaya..

    So, aku pengin banget bisa dikasih kesempatan untuk memiliki buku ini, untuk memecahkan arti Heart Reset itu, dan agar buku ini selalu menjadi pengingatku tentang beasiswa. Jarang-jarang, loh, novel yang bawa-bawa beasiswa luar negeri dalam kehidupan anak SMA.

  26. Nama: Leny
    Akun twitter: @Lynlainy17
    Kota tinggal: Rantau, Kalsel

    Aku menginginkan buku ini karena aku ingin bernostalgia ke masa SMA yang sudah terlewat bertahun-tahun hehe. Aku juga sangat tertarik dengan tema yang diangkat dalam buku ini, yakni tentang frienzone dan persahabatan. Aku menyukai buku dengan tema seperti ini. Aku tertarik sekali dengan kisah Anaya dan Dipta ini, aku juga sangat penasaran bagaimana Dipta yang kehilangan ibunya di usia yang masih sangat muda pasti tidaklah mudah ditambah lagi dia juga harus kehilangan ayahnya, pasti beban yang dirasakan Dipta sangatlah berat. Mengingat aku juga punya teman yang seperti Dipta ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s