[BLOGTOUR] REVIEW Seribu Tahun Mencintaimu + GIVEAWAY

Meski kita tidak membawa memori masa lalu tentang siapa kita atau siapa belahan jiwa kita, belahan jiwa kitalah yang akan datang sendiri pada kita dan mengingatkan akan siapa kita. (hlm. 75)

Seribu tahun mencintaimu. Dari judulnya kita pasti bisa menebak jika buku ini akan menye-menye. Cinta-cintaan pada umumnya. Terus, kenapa cinta-cintaan covernya bukunya malah bergambar kucing dan tikus yang menandakan musuh abadi?!? Ternyata saya salah. Meski buku ini berlabel cinta, bukanlah cinta biasa. Ada banyak cinta tak biasa yang diungkap di setiap cerpen dalam buku ini.

Pertama, ada SERIBU TAHUN MENCINTAIMU yang ditulis Nikotopia yang menjadi judul dalam kumpulan cerpen ini. Menceritakan kisah si Atmik dan Meci yang telah mengalami reinkarnasi berkali-kali dan kisah cinta mereka selalu berakhir pahit. Dan kali ini mereka bereinkarnasi untuk kesekian kalinya, Atmik sebagai tikus yang mencintai Meci sebagai kucing. Apakah kali ini cinta mereka akan bersatu, atau harus mengalami reinkarnasi kembali yang tiada henti? Kita akan diajak menelusuri kehidupan Atmik si tikus, dengan keluarga besarnya; orangtua dan tujuh saudaranya. Pas baca kehidupan Atmik, saya sebenarnya geli-geli gimana gitu. Soalnya penulis menjabarkan kehidupan tikus secara lengkap, mulai dari menghadapi musuh bebuyutan alias kucing, sampai bagaimana mencuri makanan yang dimiliki penghuni rumah yang mereka tinggali. Gimana nggak geli-geli gimana gitu, saya phobia banget ama tikus X))

Saya nggak mau spoiler terlalu banyak untuk cerpen ini, karena memang harus diakui paling juara dibandingkan cerpen lain dalam buku ini. Mungkin karena jalan ceritanya lebih panjang jadi lebih lengkap penjabarannya. Pesan moral dari kisah Atmik dan Meci ini adalah bahwa dibandingkan semesta yang diciptakan-Nya, kita hanyalah seperti remahan biskuit yang jatuh di lantai. Belajar arti cinta sesungguhnya. Belajar saling menemukan, hanya untuk merasakan hidup dan mati adalah dua gambar dari satu koin yang sama. Dan mereka tidak takut menaklukkannya. Dan terakhir, bahwa kita tidak pernah sendiri. Sebab tugas kita di muka bumi ini menemukan cinta sejati.

Ternyata, kejutan dalam buku ini tidak hanya berakhir dalam cerpen pertama saja. Setelah membaca semua cerpen, ternyata semua tokoh utama dalam setiap cerpen adalah mengambil cerita dari sisi lain selain manusia. Ada 3 WARNA yang ditulis Mbak Sanie B. Kuncoro dengan tokoh anjing, lewat mahluk ini kita belajar tentang kesetiaan.

Ketiga, ada HITAM PUTIH MERPATI-nya Pringadi Abdi yang mengambil filosofi merpati tak pernah ingkar janji. Ada dua isu yang dibahas dalam cerpen ini; merpati hitam memberontak ketika orangtuanya menjodohkannya dengan alasan cinta itu akan tumbuh seiring kebersamaan. Kedua, ada perbedaan kontras perlakuan antara merpati hitam dan merpati putih. Jelas terlihat bahwa ini membahas tentang rasisme yang masih ada di zaman ini. Merpati hitam menginginkan revolusi merpati, seperti halnya manusia, berbagai kemajuan dicapai dengan sebuah revolusi.

MAS KAWIN DAN MAS KOKI yang ditulis Andhika Rahmadian Purnama ini menceritakan seekor mas koki yang mencintai seorang manusia, kasir di toko ikan hias, tempat dia berada. Sebenarnya bukan sekali ini saya membaca cerita dengan tokoh utamanya ikan. Sebelumnya, kita bisa menemukan tokoh utama ikan dalam Semua Ikan di Langit-nya Ziggy atau Semusim, dan Semusim Lagi-nya Andina Dwifatma.

Ada Dodi Prananda yang menuliskan cerpen PULANG bercerita tentang Owa Jawa yang harus ‘pulang’ ke daerah asalnya, Indonesia. Lewat tokoh Owa, kita belajar bagaimana meninggalkan zona nyaman. Ya, owa yang diceritakan dalam cerpen ini sudah terbiasa hidup enak di kebun binatang Port Lympne, yang terletak di Inggris. Meninggalkan zona nyaman artinya selain meninggalkan hal-hal yang membuat kita nyaman, termasuk harus berpisah dengan yang kita cintai.

Lewat SELEMBAR HARAPAN MALAM, Naminist memberikan kritikan tentang idealisme atau prinsip yang luntur hanya karena atas nama cinta. Lewat selembar kain yang bisa menjadi saksi bisu betapa ketika seseorang dimabuk cinta akan melakukan segalanya. Salah benar, terkadang sudah tidak ada batas pembeda.

Belajar melepaskan yang namanya kehilangan melalui cerpen FILOSOFI WALANGKEKEK yang ditulis Novanka Raja. Ada pesan moral yang bisa kita ambil dari cerpen ini. Ternyata penderitaan, cobaan, dan ujian akan selalu hadir menyertai kita selama kita masih bernapas. Namun jangan menyerah dan kalah oleh keadaan. Kita terlahir penuh kebaikan. Jika kita mampu melewati semuanya dengan kesabaran dan keikhlasan, kadang sehabis kesedihan selalu ada bahagia menyertai. Bahagia paling bahagia dalam hidup kita.

Kesetiaan adalah pesan moral yang bisa kita ambil dari Vishwa, elang jantan dalam SAYAP SEPULUH PURNAMA-nya Alvian Hanandi. Begitu juga dengan SEPASANG SEPATU YANG MENEMUKAN CINTA-nya Dodi Prananda, yang juga membahas zona nyaman lewat sepatu yang dikenakan masing-masing oleh pemiliknya. Salah satunya adalah lewat tokoh Nimas yang merelakan kakinya lecet hanya demi belajar mati-matian memakai high heels. Aakkk…ada kalimat baper pas bagian cerpen ini X))

NAPAS TERAKHIR yang ditulis Naminist ini mengajarkan pengorbanan mengingatkan perintah Tuhan yang memerintahkan umatnya untuk berkurban. Sebab apa-apa yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan-Nya. Sedangkan dalam BONEKA KELINCI YANG MENANTI KEAJAIBAN DI SUDUT ETALASE-nya Nikotopia menceritakan si boneka kelinci berbulu putih yang menjadi saksi bisu kejamnya manusia terhadap manusia yang lain. Kemudian ada MATA UANG, Anindhika Rahmadian Purnama menceritakan bagaimana perjalanan nasih selembar uang seratus ribu yang berpindah dari satu tangan ke tangan yang lain. Dan terakhir, ada JALAN YANG SALAH MENCINTAIMU TAPI TAK MENYESAL MENUNGGUMU. Lewat cerpen ini, penulisnya, Faisal Syahreza menceritakan tentang sebuah jalan yang menjadi saksi bisu seorang perempuan yang diam-diam mencintai seorang laki-laki.

Butuh waktu lama untuk menyelesaikan kumpulan cerpen ini. Kenapa? Soalnya semuanya bagus-bagus, sayang kalau dilewatkan. Seperti yang dijabarkan di awal, yang bikin unik dari tiap cerpen adalah para tokohnya yang tidak biasa. Bisa dikatakan ini adalah kumpulan cerpen pertama yang saya baca, semua tokohnya bukan manusia. Wajib jadi koleksi tahun ini nih! 😉

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Mata adalah cerminan terdalam perasaan dan jiwamu. (hlm. 21)
  2. Bila kau merasa kesepian, waktu terasa berjalan begitu lama. (hlm. 36)
  3. Kehidupan, sekecil apa pun, bahkan hanya seekor semut, mereka berharga bagi Alam Semesta. (hlm. 37)
  4. Hidup ini akan selalu penuh kejutan, semua serba tidak terduga. (hlm. 39)
  5. Jangan pernah lelah untuk mengingatkan. (hlm. 39)
  6. Sebab cinta sanggup bertahan melebihi hidup dan mati, maka temukanlah cintamu di setiap kehidupan ini. (hlm. 45)
  7. Hidup ini indah, bahkan terlalu indah, dan kita sebenarnya terjebak di dalamnya. Hingga saat kematian tiba, kita tidak rela melepaskan hidup ini. (hlm. 45)
  8. Kita hidup untuk menyadari kekuatan terdalam di diri kita. (hlm. 51)
  9. Cinta hadir untuk dirasakan. Cinta seperti benih, harus disiram dan dijaga, dengan hati yang baik dan rasa percaya. Cinta akan membebaskanmu untuk menjadi sejatinya dirimu. (hlm. 52)
  10. Cinta selalu murni. (hlm. 54)
  11. Begitulah hidup. Kita tidak pernah tahu kado apa yang akan kita terima di setiap momen yang kita jalani. (hlm. 55-56)
  12. Percayakah kau alam semesta kadang berbicara melalui tanda-tanda? (hlm. 70)
  13. Di balik itu, sesuatu sedang bekerja menunjukkan takdirmu. (hlm. 73)
  14. Hidup selalu penuh kejutan yang tidak terduga, bukan? (hlm. 74)
  15. Cintaku seperti udara, kamu membutuhkannya untuk hidup. (hlm. 118)
  16. Kalau kau mau cerita sesuatu, cerita aja. Jangan disimpan di hati. Kadang manusia menyembunyikan luka dengan mencari teman bicara, bukan memendamnya. (hlm. 150)
  17. Hidup kadang terasa sangat melelahkan, nggak ada habisnya segala masalah, segala ujian. Tapi kalau kita mau bersabar dan terus menjalaninya maka semuanya akan baik-baik saja. (hlm. 150)
  18. Hidup nggak selalu sama dengan yang kita impikan. Kadang kita harus bertemu hal yang nggak menyenangkan, atau malah keadaan yang menyeret kita pada penderitaan, putus asa, merasa paling menderita, atau hal seperti itu. (hlm. 150)

Banyak juga selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Cinta memang memabukkan. (hlm. 22)
  2. Hidup ini terlalu banyak dinilai. Tidak lagi murni, apa adanya. (hlm. 54)
  3. Jangan sia-siakan hidup yang cuma sekali ini dengan tidur. (hlm. 69)
  4. Perempuan selalu rentan terhadap bujukan, bahkan bujukan sederhana sanggup membuat mereka tak berdaya. (hlm. 97)
  5. Buat apa bertahan pada hakikat yang justru mengurangi kebahagiaan kita pada pasangan. (hlm. 129)
  6. Bukan hal mudah menahan isak saat berucap kata terpisah. (hlm. 131)
  7. Kadang perempuan itu mahluk yang paling penuh misteri, rahasia, rumit. (hlm. 152)
  8. Banyak sekali perempuan di dunia ini yang cantik, tapi jarang yang cantik juga hatinya. (hlm. 152)
  9. Semua yang bernama kehilangan selalu tidak pernah disukai dan kupikir seharusnya perasaan itu dihapus saja dari muka bumi. (hlm. 189)
  10. Bunuh cintamu itu. Sebelum cinta itu membunuhmu. (hlm. 222)
  11. Di dunia ini segalanya memang sudah lama direncanakan. Kita tak bisa menggeser seenaknya, bukankah begitu? (hlm. 232)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Seribu Tahun Mencintaimu

Penulis                                 : Sanie B. Kuncoro, Pringadi Abdi, Faisal Syahreza, Naminist, Novanka Raja, Dodi Prananda, Alvian Hanandi, Andhika Rahmadian Purnama, Nikotopia

Penyunting                         : Nikotopia

Pemindai aksara               : Jenny M. Indarto

Penggambar sampul       : Imam Bucah

Penggambar ilustrasi      : Indro Ristanto

Penata letak                       : desain651@gmail.com

Penerbit                              : Exchange

Terbit                                    : April 2017

Tebal                                     : 253 hlm.

ISBN                                      : 978-602-6799-23-4

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia.

2. Follow akun twitter @lucktygs @nikotopia. Jangan lupa share dengan hestek GA #SeribuTahunMencintaimu dan mention via twitter. (Jika punya twitter, nggak wajib)

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Follow akun IG Penerbit Exchange, Seribu Tahun Mencintaimu dan Nikotopia (Jika punya IG, nggak wajib)

5. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Pertanyaannya adalah berikan alasan kenapa menginginkan buku ini. Mudah bukan? 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

GA #SeribuTahunMencintaimuini berlangsung seminggu saja: 10-16 April 2017. Pemenang akan diumumkan tanggal 17 April 2017

Akan ada DUA PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penulisnya… ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

Pemenang giveaway kali ini adalah:

Naufal Muttaqien
@NaufalRM
Tangerang

Nama : Ida Ayu Putu Ledys Deviyani
Twitter : @dayuledys
Domisili : Denpasar, Bali

Selamat buat pemenang. Sila kirim email ke  emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul: konfirmasi pemenang Giveaway Seribu Tahun Mencintaimu. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh penulisnya ya.

Terima kasih buat Penerbit Exchange atas kerjasama dan  kepercayaannya. Semoga lain waktu bisa bekerjasama kembali… 😉

Buat yang belum menang, jangan sedih. Masih banyaaaakkkk giveaway lainnya yang menanti!! :*

-@lucktygs-

Advertisements

21 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW Seribu Tahun Mencintaimu + GIVEAWAY

  1. Elsita F. Mokodompit
    @sitasiska95
    Morowali

    Alasan saya menginginkan buku ini karena kumpulan ceritanya unik. Diambil lewat sudut pandang binatang atau peliharaan yang kadang kurang kita perhatikan perasaannya. Walau begitu, kisah mereka sebenarnya selalu punya pelajaran dan makna tersendiri. Sudah sejak lama saya pengin banget baca buku yang memuat kisah cinta namun tokoh utamanya bukanlah manusia. Saya baru pertama kali baca kisah tentang kecoak yang jatuh cinta pada manusia dan itu benar-benar berkesan dan meninggalkan pesan. Tentu aja, setelah tahu saya bisa berkesempatan untuk mendapatkan buku yang serupa tapi tak sama, saya nggak akan menyia-nyiakannya 🙂

  2. nama: Rohimah Muthmainnah
    akun twitter : Ina_ELFINA10
    kota tinggal : Bekasi
    Jawaban : Alasannya, karena cerpen ini benar-benar beda dari buku cerpen lainnya. unik banget. jujur saya belum penah baca buku tentang cinta dari segi tokoh-tokoh hewan. makanya saya pengen banget punya buku ini. bener-benar bikin saya penasaran akhir cerita dari setiap cerpennya. dan tetntu saja penulis bakal meninggalkan pesan yang amat berkesan dan mendalam. mungkin setelah kita baca buku ini, kita akan merubah perilaku kita terhadap hewan sedikit demi sedikit. karna kita pada akhirnya merasakan apa yang mereka rasakan, kalau halnya hewan juga mempunyai perasaan. dengan begitu, perasaan sayang kita terhadap hewan mulai tumbuh dan selalu ingin melindungi mereka dari orang2 yang yg selalu menyakiti mereka. pokoknya buku cerpen ini bagus, meninggalkan pesan kalu didunia ini bukan hanya manusia yang hidup, bukan hanya manusia yang punya perasaan, tetapi hewan juga memilikinya. kalau saya dapat buku ini gak bakal saya sia-siain dan bakal saya ajak orang baca buku ini yang kadang suka ngelukai hewan.

  3. Nama : Utami
    Twitter/IG : @zellmhyzz
    Domisili : Jawa Tengah
    Jawaban :

    Alasan aku menginginkan buku ini karena aku tertarik dengan review yang dipaparkan pemilik blog ini. Apalagi ada beberapa cerpen dimana tokoh utamanya adalah hewan. Ini hal yang baru untukku. Mengingat aku membaca cerita dengan tokoh hewan hanya sebatas cerita fabel di buku sekolah. Aku penasaran bagaimana cerita dengan tokoh utama hewan di ceritakan dengan gaya modern. Aku juga penasaran dengan cerita lain dalam buku ini. Biasanya aku cenderung membeli novel dibanding kumpulan cerpen. Semoga aku bisa mendapatkan buku ini. Yang akan menjadi buku kumpulan cerpen pertamaku. Biar bisa menikmati tiap rasa yang disuguhkan di buku ini. Dan mungkin saja akan ada banyak warna yang berpendar dalam buku ini. Mengingat dalam buku ini memuat banyak cerita.

    Duh covernya kece banget. Biru gitu. My favorite colour..
    Quote no 16 nyess banget.. Eike ngerasa kesindir 😃

  4. Nama : Dety Suhaeti Mutiara
    Twitter : @detymutiara_
    Kota : Bekasi

    Kenapa menginginkan buku Seribu Tahun Mencintaimu? Soalnya aku suka baca yang baper baper wkwk (?) Tapi tapi serius cerita di dalam buku yang satu ini beda banget sama cerita dengan tema cinta-cintaan pada umumnya. Ceritanya dibuat dengan tokoh utama selain manusia, itu jadi salah satu keunikan dari buku ini dan itu sangat menarik bagi aku 😄 Selain itu banyak banget pesan moral yang disampaikan penulis melalui cerita-ceritanya dan yay itu menjadi kelebihan buku ini. Dan di liat dari reviewnya, banyak banget kata-kata bagus dari bukunya, yay itu aku suka banget 😂 Oh ya satu lagi, aku suka banget sama covernya, lucu banget ihhh 😍😍 Fix jadi pengen banget baca setiap ceritanya 😄

    Ikutan giveawaynya dulu ah siapa tau beruntung 😂

  5. Nama : Ida Ayu Putu Ledys Deviyani
    Twitter : @dayuledys
    Domisili : Denpasar, Bali

    Jawaban :

    Aku pecinta dongeng! Kisah-kisah fantasy selalu membuatku bisa tenggelam di dalam lautan kata-kata di dalam buku. Bahkan aku masih suka baca buku dongeng anak sebelum tidur padahal umurku udah 20. Ini semua karena 6 tahun masa SD aku berlangganan majalah bobo. Aku jadi ingat sebuah cerita dengan judul “Pesta Para Sendok” yang dimuat di majalah itu.

    Saat aku membaca review dari mbak luckty , rasanya bener-bener “woaaah” serius nih ada buku kumpulan cerpen kayak gini?
    Rasa penasaranku sampe ke ubun-ubun bangett gitu rasanya. Belum lagi buku cerpen ini mengandung banyak banget pesan moral. Aku selalu suka dan sangat bahagia jika mendapat pesan baik setiap selesai menutup suatu cerita.

    Aku bener-bener pengin banget bisa mendapatkan buku Seribu Tahun Mencintaimu lewat Blogtour yang kali ini persinggahan pertamanya ada di blog mbak lucty. Wish me luck yahh 🍀🍀🍀

  6. Nama : Hamdatun Nupus
    Twitter : @HamdatunNupus
    Domisili : Depok, Jawa Barat

    Alasan kenapa menginginkan buku ini :

    OMG ini seriusan ada tema macam gini ? kok keren sih !!! (karena aku cuma tahu ya palingan yang cerita buat anak-anak itu loh), kirain tema cerita dari sudut pandang hewan & benda mati gini cuma ada dalam khayalanku ajah XD ( mungkin karena aku rada kudet aja kali yah? 😀 ).

    Karena gak jarang suka ngekhayalin kucing-kucing ku yang dirumah itu kalo bisa bahasa manusia mereka bakal ngobrolin apaan, trus misalnya kalo aku ndusel-nduselin mereka tuh kesel apa nggak gitu. Ya karena sebagian dari diriku percaya bahwa mereka (hewan-hewan itu) ataupun benda mati macam kursi, jendela rumah & meja tamu itu punya kisahnya masing-masing.

    Ya ampun kok judul-judul cerpen nya juga bikin baper sih, yang “seribu tahun mencintaimu” ini pun jadi keingetan lagu lawasnya jikustik yang 1000 tahun itu. Aku penasaran banget baca semua cerpen nya secara lengkap terlebih pengen tahu ending kisahnya Atmik & Meci ini bakal gimana, berakhir dengan bersama apa kembali di reinkarnasi-kan lagi hikss.

    Wish me luck ({})

  7. Nama: Erlina Dwi Novitasari
    Twitter: @erliynaDN
    Tempat Tinggal: Mojokerto

    Alasan menginginkan buku ini yaitu tema dari ceritanya sangat unik menurut saya, saya baru sekali baca buku kumcer dan itupun pinjam ke teman dan kali ini saya ingin memiliki buku cerpen ini supaya saya bisa membaca lebih banyak lagi cerpen dan saya ingin mengoleksi buku-buku kumcer serta dgn membaca kumcer saya ingin bisa mendapatkan motivasi tentang cara penulisan cerpen ketika mendapat tugas membuat cerpen disekolah.

  8. Nama: Bety Kusumawardhani
    Twitter: @bety_19930114
    Domisili: Surakarta

    Aku menginginkan buku ini karena cerpen di buku ini bercita rasa naratif seperti dongeng yg tokohnya bukan manusia tetapi seakan-akan berperilaku seperti layaknya seorang manusia. Tentu saja, semua ceritanya banyak pesan moral yg bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.

  9. Nama : Khairunnisa Istiyana
    Twitter : NisaChan_11
    Domisili : Bekasi
    https://twitter.com/NisaChan_11/status/852018252154781697

    Alasannya :
    Cerita Fabel, menarik.
    Aku ingin ini untuk mengisi wawasan tentang cinta hewan yang sudah berabad-abad di batasi dengan pertikaian nenek moyang, kini ada yang memulai menghilangkan tradisi.
    Tak ada yang mustahil, aku ingin memandu mereka hingga cinta mereka bergabung.
    Aku mau bersama mereka dalam semua konflik yang ada disana.
    Aku ingin bergabung.
    Aku ingin jadi bagian dari mereka, dan melihat sejarah Tikus dan kucing yang sering bertengkar padam^^

  10. Nama: Rohaenah
    Twitter: @rohaenah1
    Kota: Jakarta
    Jawaban: ingin buku ini karena ceritanya unik, beda dari yang lain. Diceritakan dari POV yang baru aku temui. Sebelumnya udah tau sih ada yang seperti ini tapi belum pernah baca. Kira-kira gimana ya keseruannya, mudah-mudahan beruntung dapetin bukunya.

  11. Ya Allah ada giveaway kumcer…….. 😀 apalagi setelah membaca reviewnya di sini, ceritanya dari pandangan para hewan dan benda mati. Ga biasa. Benda mati dan hewan tidak bisa bercakap-cakap dengan manusia. Tidak jarang, manusia lah yang sering berupaya menerjemahkan suatu kondisi yang menimpa mereka. Nah, itu juga yang membuat saya pengen ikutan giveaway ini. Kumcer terakhir yang saya baca juga menggunakan bunga dan hewan sebagai ‘metaphor’ dari kejadian sebenarnya, tapi… tokoh utama cerita masih memakai sudut pandang manusia. Mudah-mudahan saya dapat rejeki di blog ini. Terima kasih ya mbak atas event giveawaynya 😀

  12. Naufal Muttaqien
    @NaufalRM
    Tangerang

    Oke, aku tau ini agak nggak nyambung. Tapi, cover buku ini ada kucingnya… dan aku sebagai (so called) cat person, pengin banget euy baca jadinya give me that book mbak luckty wkwkwk maksa~ Well, ada tiga hal sih yang bikin aku kepingin banget baca buku ini: POV hewan, reinkarnasi, dan cinta… eeeee cinta hahaha~

  13. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    kota tinggal: Serang

    Berikan alasan kenapa menginginkan buku ini.

    Wah, dari review kak Luckty buku ini super menarik ya, tokohnya unik karena bukan manusia tapi dari kisahnya dan hikmah yang terkandung merupakan pelajaran yang bermakna buat manusia. Alasan terbesar kenapa ingin buku ini karena kisah-kisahnya sarat makna akan kehidupan, kita bisa banyak belajar dari para tokohnya.

    Berharap bisa banget mendapatkan buku ini 🙂

  14. Nama : Dayu Ningsih
    Twitter : @dayunshx
    domisili : Pati, Jawa Tengah

    Kenapa saya menginginkan buku ini ?

    1. Saya sebelumnya belum pernah baca kumcer dan menurut saya membaca kumcer bisa menjadi pilihan ditengah tengah padatnya jadwal belajar ( UN memang udah selesai tapi masih mati-matian belajar SBMPTN ) .Namanya juga cerpen pasti cerita pendek yang bisa selesai dalam sekali duduk .Berbeda kalau membaca novel,saya malah hampir nggak mau berhenti membaca sebelum sampai akhir cerita.Malah untuk akhir semester ini saya berhenti baca novel karena takut mengganggu pembelajaran.Tapi sepertinya untuk buku SERIBU TAHUN MENCINTAIMU bisa menjadi pilihan diwaktu saya yang padat.

    2.Sebenarnya saya tidak suka menilai buku dari cover.Tapi buku ini benar² eye catching.Apalagi gambar kucingnya .Btw saya ini Ailurofil alias penggemar berat kucing .Nggak tahan lihat covernya .Dan saya suka sekali konsep buku ini di mana semua tokohnya bukan manusia . Dengan sudut pandang bukan manusia membuat saya berpikir bahwa buku ini menarik sekali dan saya harus membacanya.

    3. Saya suka menulis cerpen kak Luckty .Keinginan sederhana saya dulu sejak SMP ingin sekali cerpen buatan saya di muat dimedia cetak nasional .Tapi sampai sekarang belum terjadi .Mungkin dengan membaca kumcer ini saya bisa belajar tentang bagaimana membuat cerpen yang menarik seperti cerpen dalam buku SERIBU TAHUN MENCINTAIMU yang bahkan tak terpikirkan oleh saya .Benar – benar karya tulis yang sangat menarik untuk di baca.

  15. Nama : Muliyani
    Twitter : muliyani941
    Domisili : Medan

    Alasan aku tertarik pingin punya buku ini adalah, karna aku tertarik sama review bukunya. Yang mana katanya kucing dan tikus berengkarnasi ribuan kali tapi belum juga cinta-nya bersatu. Dan aku juga penasaran sama endingnya. Ngak mungkin kucing dan tikus bersatu, apa mungkin kucing dan tikus kembali berengkarnasi jadi apa gitu…

    Intinya aku penasaran sama endingnya 😊😊😊

  16. Nama: haidaroh Sholeh
    Domisili: sidoarjo
    Twitter: @haidarohsholeh

    Alasan menginginkan buku ini:
    1. Buku ini cantik dan menarik. Bersampul kucing imut dan warna yang sukses buat saya kepincut, dan juga membuat saya ingin baca kisah kisahnya.
    2. Suka tokoh/ Pov nya yang berupa hewan dan bukan manusia. Saya jadi ingat buku sahbrina ws yang pov nya juga hewan yakni anjing.
    3. Kisah kisahnya asyik dan variatif. Beda pokoknya, seperti ada yang menarik saya untuk tertarik dengan buku ini. Semoga saya bisa mengambil pelajaran/ pesan dari kumpulan cerita pendek ini.
    4.saya terpikat dengan karya dodi prananda dan di buku ini ada cerpen karya mas dodi. Aduhai manjanya, saya mau banget pokoknya buku ini. Karya ini pokoknya kesayangan deh.
    Semoga saya beruntung.

  17. Nama : Lely Nurvita Sari
    Akun twitter : @LelyNurvita
    Kota tinggal : Medan, Sumatera Utara

    Alasannya karena buku ini unik dan menarik. Tokoh-tokohnya bukan manusia melainkan seekor hewan, sekilas seperti fabel tapi dalam komposisi yang berbeda dan kadar yang lebih tinggi. Dalam cerita fabel biasa, mungkin hanya pesan moral yang ditekankan tanpa adanya pergolakan emosi. Ya mengingat targetnya adalah anak-anak, sedangkan pada buku ini tidak. Kita diajak untuk memandang dari sudut pandang lain dan merasakan bagaimana pahit manisnya perjalanan hidup dari hewan-hewan tersebut, jadi gak heran kalau bakalan baper baca buku ini. Dan 1 lagi, karena langka banget penulis yang mengangkat cerita dan tokoh yang unik seperti buku ini, 1 : 1000 kali ya? hehe

  18. Nama: Nurwahidah

    Twitter: @wawha_cuza

    Domisili: Medan

    Jawaban:
    Aku suka cerpen karena ceritanya fokus dan alurnya jelas. Saat ini, aku lagi pengen baca kumcer dan saat membaca ulasan kakak mengenai gambaran kumcer ini, aku sangat tertarik. Semoga bisa berjodoh dengan buku ini. Terima kasih atas kesempatannya kak.

  19. Nama: Rina Fitri
    Twitter: @Rinafiitri
    Domisili: Banda Aceh

    Aku menginginkan buku ini karena ceritanya yang sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Bagaimana tanpa kita sadari selama ini ternyata hewan-hewan seperti tikus, kucing, anjing, ikan, dan merpati juga punya dunianya sendiri. Dan kita bisa belajar dari dunia mereka. Selama ini kita sebagai manusia terlalu sombong sehingga tidak mengacuhkan dunia di luar kita. Kita tidak pernah berpikir dari sudut pandang mereka. Padahal bisa saja tindakan yang kita lakukan banyak yang merugikan hewan-hewan tersebut.
    Favoritku sepertinya sepasang sepatu yang menemukan cinta. Karena beberapa waktu yang lalu, aku mengalami suatu insiden kecelakaan dan mba Luckty tau? Bukan aku yang luka, tapi sepatuku. Aku rasanya ingin menangis mbak, mungkin bagi orang lain ini tidak berarti apa-apa. Tapi bagiku itu sangat luar biasa, bagaimana sepatuku bisa robek demi mengcover kakiku. Mungkin jika aku tidak memakai sepatu itu pada hari kejadian, akan beda ceritanya.

  20. nama: insan gumelar ciptaning gusti
    akun twitter: @san_fairydevil
    kota tinggal: surakarta
    Pertanyaannya adalah berikan alasan kenapa menginginkan buku ini.

    Alasannya karena aku suka banget nonton Tom and Jerry, walaupun dalam dunia nyata aku enggak suka dengan kedua jenis hewan tersebut. Aku enggak suka kucing apalagi tikus. Sedangkan di review di atas, diceritakan bahwa tikus yang mencintai kucing, padahal bukan rahasia lagi kalau mereka ditakdirkan untuk menjadi musuh bebuyutan.
    Lalu, aku belum pernah membaca buku yang tokoh-tokohnya adalah hewan atau benda mati. Kalau pun hewan atau benda mati, mereka sudah berubah menjadi sosok manusia, seperti di buku her sunny side dan the girl on paper. Aku menemukan hal-hal semacam itu hanya di cerita-cerita disney.
    Ditambah lagi, aku sering berpikir, bagaimana jika boneka-boneka yang aku punya sebenarnya hidup seperti di toy story, bukankah aku harus bersikap baik kepada mereka? Atau bagaimana jika ternyata karakter-karakter di novel-novel yg aku baca muncul di dunia nyata?
    Aku ingin membaca buku ini karena aku merasa akan ditarik masuk ke portal lain, dimana ‘manusia’nya bukanlah manusia. Bahwa akulah satu-satunya manusia yang ada dan sedang menyaksikan mereka mereka yang bukan manusia saling berbagi cinta. Intinya, seperti menonton film disney dalam deretan kata. Hehehe 😄😄😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s