[BLOGTOUR] REVIEW Mahardikans + GIVEAWAY

Semua orang punya kesempatan menghancurkan lo. Tapi lo manusia, bukan pajangan. Lo punya kendali penuh atas diri lo. Lo bisa milih, mau hancur atau bangkit. (hlm. 257)

Kubu MIA:

  1. Endru. Paling jago urusan ngeles. Tampangnya cakep. Penampilannya rapi-rapi bandel.
  2. Abim. Anaknya kocak, rame, jago dagelan, tapi sok polos gitu tampangnya. Dia sering banget dikejar-kejar guru karena rambutnya nggak pernah mau potong. Tapi emang itu sih yang bikin penampilannya khas.
  3. Derrick. Blasteran Jerman-Indonesia. Tapi mukanya bule banget. Mungkin sembilan puluh persen ciri fisiknya menurun dari mamanya yang asli Jerman yang udah lama jadi WNI. Rambut aslinya pirang, tapi selalu dicat dark chocolate gitu. Mungkin nggak mau keliatan mencolok.
  4. Elgo. Dia anak OSIS yang paling ganteng, keren, dan karismatik! Wajahnya itu loh, dingin-dingin ngangenin! Elgo seperti manusia berselubung tirai, orang-orang dapat mendengar dan menatap siluetnya dari luar, tapi tak tahu apa wujud aslinya. Elgo kapan tahu harus melawan dan kapan harus berhenti. Karena itulah, sulit membaca perasaannya.

Kubu IIS:

  1. Arky. Langganan juara satu seangkatan. Baik banget. Maka penggemarnya pun bejibun.
  2. Zammar. Dinilai dari segi penampilan, cowok itu pantas dilabeli sebagai artis cuek dan tidak neko-neko karena di setiap konser, pakaian wajib Zammar hanyalah jaket bertudung, atau terkadang blazer tiga perempat lengan.
  3. Kevin. Di antara teman-temannya, hanya dia yang masa depannya udah jelas sejak kecil. Dia bakal jadi pewaris tunggal dari tiga hotel prestisius di Jakarta.

Ada beberapa hal yang menarik dari buku ini. Pertama, yang paling sering dibahas dalam kisah teenlit adalah dari sisi cewek. Rebutan cowok. Mainstream banget. Nah, ini beda. Yang dibahas adalah cowok-cowok. Memang jarang sih cowok-cowok dibahas dalam novel. Novel bertema cowok-cowok yang membekas adalah kisah Sid unyu dkk yang ditulis oleh Orizuka dalam serial High School Paradise, Love United dan Best Friend Forever. Begitu juga dengan buku ini, bahkan ada dua kubu cowok; kubu MIA dan kubu IIS. Sayangnya nggak semua dijabarkan detail. Hanya Elgo, Arky, dan Zammar saja yang memiliki porsi cerita lebih banyak dibandingkan yang lain, mungkin karena ceritanya memang fokus ketiga cowok ini. Tokoh lain bisa berpotensi dijadikan cerita tersendiri, misalnya Kevin dengan bebannya untuk menjadi penerus hotel milik ayahnya.

Kedua, akhirnya ada juga novel yang kekinian. Maksudnya adalah novel bertema remaja dengan napas remaja zaman sekarang. Kenapa? Ini yang jarang diketahui penulis novel teenlit pada umumnya terutama yang membahas keseharian anak SMA. Buat SMA yang kini berbasis kurikulum 2013, penjurusan bukan lagi berdasarkan IPA, IPS, dan BAHASA. Tapi, MIA (Peminatan Matematika dan Ilmu Alam), IIS (Peminatan Ilmu-ilmu Sosial) dan IBB (Peminatan Bahasa dan Budaya). Nah, di novel ini tidak menyebutkan jurusan IPA dan IPS, tapi MIA dan IIS, menyesuaikan kondisi dengan SMA zaman sekarang.

Ketiga. Ada selipan sindiran kehidupan sekolah dalam buku ini. Di halaman 119 disebutkan jika para guru kurang peduli sama ulah-ulah siswanya di luar jam menagajar mereka. Iya sih, saya juga ngerasanya gitu. Gurunya yang cuek dengan guru yang peduli, kini lebih banyak yang cuek. Mungkin bisa jadi karena mereka lelah mengatur anak orang di jam belajar seharian penuh, kadang juga mungkin karena gurunya sudah ‘angkat tangan’ dengan kelakuan anak zaman sekarang. Beda loh anak sekolah dulu ama sekarang. Kalo dulu, siswa pasti takut ama guru kalo dimarahin karena merasa salah. Lha, kalo sekarang, udah salah, kadangan malah siswanya jawab terus serasa pembenaran diri. Kudu kuat-kuat iman kalo jadi guru zaman sekarang, wkwkwk.. x)) #UntungBukanGuru #BisaDarahTinggi

Kemudian di halaman 131 disebutkan jika Bu Veda khawatir jika yang dilakukan siswa-siswanya akan terendus oleh wartawan. Ini bener banget, zaman sekarang, kalau ada masalah sedikit di sekolah, dikit-dikit wartawan datang. Yang benar aja bisa dipelintir jadi berita salah. Apalagi kalau memang ada yang salah, byuh…langsung viral kemana-mana x))

Hanya dua yang agak mengganjal. Di awal cerita disebutkan jika sekolah Mahardikans memiliki semacam tagline; no pet, no jacket, no cigarette, no comment. Terlihat sekolahnya begitu ketat dengan banyak aturan, ketika jaket saja tidak boleh, tapi itu kenapa malah ada Tere, siswa cewek yang rambutnya di-highlight fusia? Masak rambut berwarna malah lebih boleh dibandingkan mengenakan jaket? X))

Hal yang mengganjal kedua adalah Elgo ini kan berteman akrab dengan sahabat-sahabatnya. Harusnya mereka tahu donk dari awal siapa Kekey. Atau sebegitu tertutupnya Elgo pada mereka, sampai nggak pernah main ke rumahnya, dan nggak tahu apa hubungan Elgo dan Kekey?

Terlepas dari itu, menyukai buku ini. Selain membahas kehidupan sisi kelam sekolah, sebenarnya yang lebih utama adalah membahas arti penting peran keluarga dalam membentuk karakter seorang remaja. Luka yang disiramkan saat kecil, biasanya akan sangat membekas dan sulit lenyap ketika beranjak dewasa.

Oiya, saya paling suka waktu Elgo, Abim dan Derrick yang habis salat dari musala sekolah. Abim bilang ke Kekey kalau mereka abis PO Jodoh x))

Pokoknya baca ini mengingatkan kelakuan murid-murid unyu di sekolah, meski terkadang ngeselin tapi sebenarnya mereka ini bikin hidup berwarna di sekelilingnya 😀

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Tiap ada yang dikurangin dari seseorang, pasti ada yang dilebihin. (hlm. 159)
  2. Kadang butuh waktu sendiri. (hlm. 179)
  3. Hidup kadang penuh kejutan. (hlm. 236)
  4. Sekeras apa pun dicari, walau di depan mata, nggak akan ketemu kalau memang bukan kehendak Tuhan. (hlm. 238)

Beberapa selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Kelakuan anak zaman sekarang makin nggak keruan. Kenakalan remaja juga makin marak di mana-mana. (hlm. 18)
  2. Kalau udah niat pengin ngebantu kan lebih baik nggak usah nunggu disuruh. (hlm. 18)
  3. Segitu gampangnya lo percaya ama orang asing. (hlm. 98)
  4. Karena selain fitnah, bisnis juga lebih kejam daripada pembunuh. (hlm. 149)
  5. Kenapa kalian nggak bisa damai aja? Berantem kok dijadiin hobi. (hlm. 171)
  6. Kalau cinta saja bisa tanpa alasan, benci juga bisa, kan? (hlm. 172)
  7. Cobaan memang datang tanpa permisi. Karena jika pakai permisi, itu namanya bertamu. (hlm. 184)
  8. Lo pikir lo bisa ya nyakitin orang sesuka lo? (hlm. 214)
  9. Jadi, mana yang lebih buruk? Beling yang pecah dan melukai banyak orang, atau orang yang memecahkan beling itu? (hlm. 229)
  10. Karena kalimat semacam ‘andai gue jadi lo’ itu bisa diucapin semua orang. (hlm. 259)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Mahardikans

Desain sampul                   : Robby Garcia

Penulis                                 : Resti Dahlan

Penerbit                              : PT Gramedia Pustaka Utama

Terbit                                    : 2017

Tebal                                     : 280 hlm.

ISBN                                      : 978-602-03-3704-3

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia.

2. Follow akun twitter @lucktygs @RestiDahlan . Jangan lupa share dengan hestek GA #Mahardikans dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Pertanyaannya adalah berikan alasan kenapa menginginkan buku ini. Mudah bukan? 😉

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek GA #Mahardikans yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

GA #Mahardikans ini berlangsung empat hari saja: 12-15 April 2017. Pemenang akan diumumkan tanggal 16 April 2017

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penulisnya… ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

Pemenang giveaway kali ini adalah:

Nama : Muhammad Syaiful Ramadhan
Akun Twitter : @gopong
Link share : https://twitter.com/gopong/status/852546354945683456
Kota Tinggal : Perbaungan, Sumatera Utara

Selamat buat pemenang. Sila kirim email ke  emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul: konfirmasi pemenang Giveaway Mahardikans. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh penulisnya ya.

Terima kasih buat Resti Dahlan atas kerjasama dan  kepercayaannya. Semoga lain waktu bisa bekerjasama kembali… 😉

Buat yang belum menang, jangan sedih. Masih banyaaaakkkk giveaway lainnya yang menanti!! :*

-@lucktygs-

Advertisements

24 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW Mahardikans + GIVEAWAY

  1. Nama: Erlina Dwi Novitasari
    Twitter: @erliynaDN
    Kota Tinggal: Mojokerto

    Alasan menginginkan buku ini karena saya sangat menyukai cerita yang menceritakan tentang masa masa sekolah dan cerita dalam novel ini menceritakan tentang anak sekolahan yang sangat cocok dengan saya saat ini. Saya sangat penasaran dengan alur cerita dalam novel ini. Covernya pun menarik sehingga saya jadi ingin baca novel ini cepat cepat.

  2. Nama : Sri Ningsih
    Akun Twitter : @celikningsih
    Link share : https://twitter.com/Celikningsih/status/852146401987506182
    Kota Tinggal : Medan

    Alasan aku menginginkan buku ini karena buku ini uda masuk ‘my wishlist!’ saat pertama membaca cerita ini, dan tau kalau dalam waktu dekat akan diterbitkan oleh Gramedia. Kalau bisa dibilang aku membaca ‘Sneak Peek’ novel #Mahardikans dari akun kak RestiDahlan di wattpad. Yang awal mulanya kepoin akun wattpad Gramedia, lalu membawaku bertemu #Mahardikans. Dan aku nggak menyesal sudah bertemu dengan karya kak Resti yang satu ini. aku malah naksir berat ^^)/ tapi yang akan aku sesalkan adalah… jika aku nggak kesampaian membaca kisah kubu MIA dan IIS ini 😦 apalagi aku belum sempat kenalan sama Zammar huaaa 😦

    semoga kita berjodoh ya sekolah #Mahardikans ^^9
    AMIN.

    Ps. Kekey gimana nasib 4 bungkusan coklat yang kamu terima dari 4 cowok ganteng itu? bagi ke aku 2 dong :p

  3. Nama : Ida Ayu Putu Ledys Deviyani
    Twitter : @dayuledys
    Domisili : Denpasar, Bali

    Wahh, padahal aku lulus SMA belum sampai 3 tahun yang lalu , nggak nyangka sudah banyak berubah ya .. Aku penasaran banget sama kubu MIA dan IIS dimana ternyata itu kubu berdasarkan penjurusan xD (aku taunya dulu kan IPA , IPS, Bahasa)

    Terus aku juga pengin banget baca novel yang lebih banyak bercerita tentang tokoh cowok, aduhh seharusnya dibanyakin nih model novel begini .. Kalau bisa diceritakan dari sudut pandang cowok.. Entah kenapa aku jadi greget bacanya..

  4. Tary Wilujeng
    Twitter : @taryhirata
    link share : https://twitter.com/taryhirata/status/852315266684002304
    Kota : Malang
    Jawaban :
    Kenapa aku ingin novel ini? jujur saja aku lulus udah puluhan tahun lamanya dari SMA (aah lebay haha). Sehingga aku nggak tahu gimana dunia anak remaja SMA sekarang ini. Mau tanya adek, adek aku sudah lulus semua juga lagian. Aku pikir, jika aku baca novel teenlit yang kekinian macam Mahardikans ini setidaknya aku punya gambaran beda situasi dan kondisi anak SMA sekarang dengan jamanku dulu. Bukannya apa juga, aku punya momongan usia teenager (SMP) jadi teenlit begini membuatku lebih mengerti dunia remaja sekarang untuk bahan dasar mendidik momongan yang lagi masuk teenager. Susah looohh momong usia teenager daripada anak-anak balita/batita atau yang usia SD, karena mereka sudah jarang mau jujur pasti ada yang dirahasiakan udan bisa baper.

  5. Nama: julia dwi
    Twitter: @juliakartika326
    Domisili: nganjuk

    Alasannya simple sih, aku nggak punya temen deket cowok. Aku pengin tahu kayak apa sih pertemanan yang cowok jalani. Pasti seru deh kayaknya. Kumpul bareng, bercanda sampai jitak-jitakan, ya ampun seru banget. Nggak punya temen akrab cowok di sma buat hidupku hampa, setiap harinya flat, nggak ada liku dan warnanya. Emang kadang kita butuh temen yang nggak jaim dan gokil biar hidup lebih menarik. Moga aja tahun depan bisa dapet temen cowok yang punya pemikiran sama dan nyaman.

    Disekolahku kelasnya masil dibagi jadi IPA dan IPS. Nggak berubah jadi MIA dan IIS. Jadi pengin tahu juga, apa sih perbedaan nama itu. Semoga aku bisa merasakan keasyikan geng MIA dan IIS dari novel mahardikans ini.

  6. Nama: mendra
    Kota tinggal: padang
    Twiter: @Mendra85370629
    Alasan: pengen bwanget tau kisahnx
    Apalagi setelah liat sampulnx, kayaknya seru..

    Moge menang deh.. Hekhek

  7. Nama : Raisa hanifa
    Akun twitter : @raisahanifa_
    Kota tempat tinggal : Bandung
    Link share :
    1. https://mobile.twitter.com/raisahanifa_/status/852416888134971392?p=v
    2. https://mobile.facebook.com/story.php?story_fbid=1475797762454131&id=100000717653261&_rdr

    Kenapa pengen novel #Mahardikans ?
    Alasanku adalah karena ke-kepo-an atau rasa penasaran yg melambung tinggi *ea dan tentu aja karena kecanduan membaca. Dan meskipun aku suka membaca, tapi belum pernah baca novel yang tentang pergaulan SMA apalagi cowo. Yang sering aku baca itu biasanya tentang cinta2an. Dan faktor yang lainnya, kenapa mau buku ini karena gratis😂😂 dan masih belum mampu beli wkwkwkk, maklum pelajar penganggurann *kasianbgt

  8. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    kota tinggal: Serang

    Berikan alasan kenapa menginginkan buku ini?

    Buat aku yang udah lamaaaaa banget meninggalkan bangku sekolah rasanya jadi sangat antusias membaca kisah tentang anak sekolahan, apalagi sekolah masa kini sudah berbeda dengan zamanku dulu. Mengetahui perubahan dan kekiniannya sangat menarik. Seperti perbedaan nama jurusan yang dulu IPA dan IPS, sekarang menjadi MIA dan IIS. Dan permasalahan anak sekolah juga selalu bikin penasaran, walaupun terkadang juga sering bikin ngelus dada 😀 Orang bilang masa remaja memang masa yang menyenangkan dan seru, namun juga tak bisa berulang, jadi membaca kisah-kisahnya akan sama menyenangkannya, sekaligus bernostalgia. Apalagi kisahnya tentang cowok-cowok kece, jadi makin semangat bacanya 😀

  9. Nama: Bety Kusumawardhani
    Twitter: @bety_19930114
    Domisili: Surakarta

    Kenapa menginginkan buku ini? Karena buku ini menurutku seperti time machine yg akan membuatku berpindah waktu dalam sekejap kembali ke masa putih abu-abu sehingga aku bisa merasakan hidup penuh warna ala remaja. Buku ini diharapkan mampu mengobati rasa rinduku akan masa mudaku yg tanpa beban :p

  10. Nama : Hamdatun Nupus
    Twitter: @HamdatunNupus
    Domisili : Depok, Jawa Barat
    Link Share : https://twitter.com/HamdatunNupus/status/852457876362743810

    Alasan menginginkan buku ini :

    So, apa itu MIA dan IIS ? aduh ketauan banget nih anak tahun 90-an gak tau ginih >.< , etapi akupun anak SMK jadi emang gak tau persis sih penjurusan ini bagaimana jelasnya. Semoga bisa ter-cerahkan melalui novel Mahardikans ini jika diberi kesempatan untuk bisa memilikinya. (Aihhh, memiliki) -langsung bersemu merah- 😀 .

    Di SMK pun gitu, dulu jurusannya cuma 2 TKPJ (Teknik komputer & pengelolaan jaringan) dan TMO (Teknik Otomotif). Anak TKPJ ini terkenal disiplin, rapih-rapih, berprestasi bukan dari segi akademik tapi juga ekstrakulikuler nya. Kebalikannya anak TMO tuh yang bandel, sering mbolos, ujian nggak di HER pun udah alhamdulillah. Jadi nggak jarang suka bersitegang gitu masalah idelogi (apalah ini pake ideologi segala ?) XD.

    Bahkan pas di kantin sekolah tiap jam istirahat siang, tempat duduk kita udah jelas banget keliatan berkubu. Mereka mojok deket bengkel, kita duduk manis depan outlet makanan. Suka saling lempar sindiran kalo lagi kesel-keselan, ya macam itu lah. Tapi serius itu semua ngangenin banget 🙂 , Karena meski kita lebih sering berselisih, pas ujian Nasional kita saling bahu-membahu (Eitss) jangan negative thinking dulu. Bikin kelompok belajar gitu biar sukses UN nya 🙂 🙂 🙂 .

    Demi apa coba ? demi biar kita bisa lulus bareng-bareng dan di wisuda bareng, meski ada segelintir siswa yang pada akhirnya harus di wisuda belakangan sih karena nilai dan absensinya ampun-ampunan parahnya.

    Ahh mengenang jaman-jaman kejayaan dulu gini jadi mesem-mesem & berkaca-kaca sendiri. Terimakasih masa remajaku, I love you so much :*

    Boleh kan yah, aku kangen-kangenan nya sambil baca novel inih ? 🙂

  11. Nama: Ilham Hafiz
    Akun twitter: @hafiz_raf
    Kota tinggal: bandung
    Alasan kenapa menginginkan buku ini: sederhana aja, saya pengin ngasih buku ini buat pacar saya. Dia suka banget teenlit yang cerita soal badboy gini. Kami di kampus suka dibilang pasangan kutubuku. Padahal dia cuma maunya cerita teenlit. Dan liat review buku ini, saya kira ini pas cocok banget buat pacar saya. Yah, moga aja dia nggak ngambek lagi sama saya kalau dikasi buku ini. *loh*

  12. Nama : Muhammad Syaiful Ramadhan
    Akun Twitter : @gopong
    Link share : https://twitter.com/gopong/status/852546354945683456
    Kota Tinggal : Perbaungan, Sumatera Utara

    Ada beberapa alasan mengapa ingin membaca buku ini, yaitu:
    1. Ingin nostalgia dengan segala romansa masa-masa SMA.
    2. Sebagai seorang pengajar ingin mengetahui lebih detail lagi tentang sifat dan tingkah laku anak sekolah zaman sekarang dari sudut pandang penulis, dan mudah-mudahan saja menginspirasi.
    3. Suka baca buku (novel) segala genre.
    itulah beberapa alasannya. Terimakasih 🙂

  13. Nama: Rina Fitri
    Akun Twitter: @Rinafiitri
    Kota tinggal: Banda Aceh

    Aku menginginkan buku ini karena kisah yang disajikan sangat dekat dengan keseharianku dulu. Hampir setahun yang lalu aku ‘dialumnikan’ oleh sekolah, tapi kenangannya masih terasa sampai sekarang, seakan baru kemarin aku lulus dari SMA. Aku juga merasakan bagaimana dampak dari penerapan kurikulum 2013. Kurikulum dimana guru hanya bertindak sebagai fasilitator dan kamilah para murid yang dituntut untuk aktif mencari dan menyelesaikan masalah. Kurikulum dimana penjurusan sudah dibagi sejak kelas X menjadi MIA, IIS, dan IBB. Kurikulum dimana nilai afektiflah yang lebih diutamakan daripada kognitif dan psikomotorik. Bahkan angkatanku menjadi angkatan pertama yang memakai kurikulum 2013 dan menjalankan UNBK. Jadi sedikit banyak aku sudah paham mengenai dunia anak-anak Mahardikans. Sebagai sesama anak MIA, aku ingin mengetahui bagaimana pemikiran Endru, Abim, Derrick, dan Elgo. Apakah sama dengan pemikiranku dan teman-temanku dulu? Ataukah justru berbeda?
    Membaca buku ini seperti berkaca pada diri sendiri, karena dunia anak-anak Mahardikans benar-benar sama dengan duniaku dulu ketika masa-masa SMA. Rasanya seperti menemukan teman seperjuangan, meskipun dalam dunia fiksi.

  14. Nama: Cahyati Rizky H
    Akun: @crhkiki
    Kota tinggal: Jakarta

    Selain tertarik sama review yang kak luckty jabarin diatas, aku juga pengen punya bacaan baru di bulan April ini, yang pasti di setiap novel ada nilai yang bisa diambil oleh si pembaca😊

  15. Nama: Desita Wahyuningtias
    Twitter: @desitaW97
    Kota tinggal: Surakarta

    Kenapa menginginkan buku ini?
    Alasan umum: suka banget sama tema sekolah apalagi kalo tokoh cowoknya banyak [bawaan naluri cewek, hehe]
    Alasan khusus: Karakter-karakternya keren (berdasarkan deskripsi di review). Sangat senang menyelami permasalahan pendidikan di negeri kita, jadi kalo ada sentilan-sentilan terkait kurikulum, tingkah siswa, guru maupun kebijakan sekolah, rasanya tertantang untuk menelusuri lebih jauh. Kurikulum 2013? aku penasaran gimana reaksi para tokoh menjalani kurikulum tersebut. Dulu sempet pake K13 tp cuma setahun (kls 11) dan itu jadi ngeribetin pas 12 karena beberapa bab jadi belum sempat disampaikan di kls 11 tp udah gx ad di kls 12 atau justru ada bab yang double (di kls 11 udah & kls 12 ngulang lg krn udah balik ke kurikulum sebelumnya). ‘Berasa jd kelinci percobaan’ tp seru juga karena jd punya pengalaman yg gx dialami kakel maupun adekel. Pokoknya suka cerita masa-masa SMA, berharap dapet suasana persahabatan sekaligus persaingan dalam satu waktu.
    -Smoga berjodoh dengan buku Mahardikas-

  16. Elsita F. Mokodompit
    @sitasiska95
    Morowali, Sulawesi Tengah

    Kenapa pengen baca buku ini? Karena bukunya yang kekinian. Saya adalah manusia yang hidup di zaman ini tapi bener2 buta sama kehidupan remaja zaman sekarang. Dan hal itu bikin saya yang doyan nulis nggak pernah berani lagi nulis kisah remaja. Bukan apa-apa, takut plotnya ketinggalan zaman dan nggak sesuai realita. Buku ini nggak hanya akan jadi bacaan menarik tapi juga referensi bagus dalam menulis. Selain itu, buku ini juga menyimpan pesan tersirat bagi para penulis untuk senantiasa mengupdate cara menulisnya. Kecuali kalo emang nulis kisah klasik sih. Selain itu, buku yang bahas persahabatan antara cowok tuh masih sedikit dan aku selalu penasaran. Secara nggak langsung kita bs belajar cara menghadapi laki-laki dari sana haha
    Berharap bgt bisa baca buku ini. Satu-satunya buku ttg kisah persahabatan antara cowok yang pernah saya baca cuma Join The Gang karya Ken Terate

  17. nama: insan gumelar ciptaning gusti
    akun twitter: @san_fairydevil
    kota tinggal: surakarta

    Pertanyaannya adalah berikan alasan kenapa menginginkan buku ini !
    Jawaban: Alasanku karena aku lulusan tahun 2014, yang artinya sudah 3 tahun yang lalu aku meninggalkan dunia SMA. SMA-ku dulu juga belum menganut sistem kurikulum 2013. Makanya waktu aku baca kubu MIA dan kubu IIS, aku kira itu nama cewek yang bakal ngomongin cowok-cowok di sekolah. Eh, taunya singkatan dari peminatan pelajaran 😒😒
    Lalu, waktu baca detail setiap tokoh cowoknya, otak langsung kebayang salah satu cerita di webtoon yang judulnya 304th… pasti yang suka begadang webtoon taulah kelanjutan judulnya. Nah, waktu baca webtoon itu pasti ketawa. Jadi kepikiran kali aja mirip kekonyolannya.
    Balik lagi, bener kata orang, masa SMA itu masa penuh kenangan. Dan review buku ini sedikit mengembalikan kenangan itu. Serasa ingin balik ke jaman SMA seminggu aja, mumpung lagi uts kuliah 😭😭
    Yang terakhir karena kecantol dengan kata-kata “PO JODOH” 😘😘

  18. Nama : Novika Puspita Sari
    Twitter : @novyjihyun
    link share : https://twitter.com/novyjihyun/status/853140718222573568
    Kota : Medan, Sumatera Utara

    Jawaban :
    Karena aku paling gk bisa melupakan masa2 SMA dulu, walaupun aku baru tamat tahun lalu sih 🙂 Masa SMA itu adlh masa yg paling kita ingat, kita kenang krn ada bynk kesan2 yg gk bisa terlupakan di masa itu.. masa2 paling seru banget.. masa terakhir kita sekolah. Banyak cerita yg terjadi pas waktu itu. Novel ini menggambarkan banget kyk mna kisah2 di masa2 SMA dulu, makanya aku pengen banget buku ini. Serasa aku berada di masa SMA dulu klau baca buku ini 🙂

  19. Nama : Ratri Dhyanna Kesdu

    Twitter : –

    Kota Tinggal : Surakarta

    Alasan : Karena saat membacanya dari wattpad tak se-nge feel saat membacanya dari buku cetak yg terasa permukaannya dan harum kertasnya serta karena digantungin di wattpad 6 chapter itu ‘something’ banget. Novel ini fix buat penasaran, karena ide cerita yang tak biasa.
    GA
    # Mahardikans

    Link share : https://mobile.facebook.com/story.php?story_fbid=1300221963397022&id=100002276918651&refid=17&ref=opera_speed_dial

  20. Nama : Ratri Dhyanna Kesdu

    Twiter : –

    Kota Tinggal : Surakarta

    Alasan : Karena saat membacanya dari wattpad tak se-nge feel saat membacanya dari buku cetak yg terasa permukaannya dan harum kertasnya serta karena digantungin di wattpad 6 chapter itu ‘something’ banget. Novel ini fix buat penasaran, karena ide cerita yang tak biasa.
    GA
    # Mahardikans

    Link Share : https://mobile.facebook.com/story.php?story_fbid=1300221963397022&id=100002276918651&refid=17&ref=opera_speed_dial&_ft_=top_level_post_id.1300221963397022%3Atl_objid.1300221963397022%3Athid.100002276918651%3A306061129499414%3A2%3A0%3A1493621999%3A-6369374662279300790

    Terima Kasih ^^

  21. Nama: Febie Melly I
    Akun twitter: @febiemel
    Kota tinggal: Jakarta

    Bismillah, kenapa aku pengin banget buku ini? jawabanya simpel, sebelumnya aku udah sempat baca di watty dan tertarik banget sama cerita yang dikemas dengan kekinian ala-ala anak SMA wkwk, real kayak di sekolahku. Jawabannya mungkin gak semenarik yang lain hehe but, to be honest i really want to have this book.

    Semoga kali ini #Mahardikans memang ditakdirkan jatuh kepelukanku, aamiin

  22. Nama : Nurhidayanti
    Akun twitter : @CallMe_Yanti
    Kota Tinggal : Martapura, Kal-Sel

    Alasannya pengen buku ini, karena aku udah lama sekali nggak baca buku genre teenlit bahkan mungkin jarang dan nggak pernah, jadi pengen bernostalgia ke masa-masa SMA aja yang kata orang adalah masa-masa paling indah dan pengen banget kenalan sama sosok Elgo yang dingin dan penuh misteri itu…

  23. Nama : Lely Nurvita Sari
    Akun twitter : @LelyNurvita
    Kota tinggal : Medan, Sumatera Utara

    Alasannya karena aku suka banget buku yang berbau remaja, ceritanya unik dan menarik. Gak pernah bosan deh rasanya kalau membahas tentang remaja, apalagi ala remaja masa kini yang berbeda jauh ketika aku masih sma dulu. Terus, berhubung aku adalah seorang calon guru, sepertinya aku harus memiliki buku ini untuk mengetahui sejauh mana perbedaan dan perkembangan remaja zaman sekarang dengan remaja tempo doeloe. Sehingga aku bisa mendapat sedikit gambaran cara menghadapi murid-muridku kelak, aamiin.. 🙂

  24. Nama: Nurwahidah

    Akun twitter: @wawha_cuza

    Domisili: Medan

    Jujur, aku tertarik dengan buku ini karena ada “kekinian”, “beda”, “aturan sekolah”, “kurikulum 2013”.

    Aku selalu tertarik dengan bacaan yang berkaitan dengan pendidikan, mungkin karena aku calon guru kali ya. Apalagi cerita ini dikemas dalam bentuk novel. Aku yakin, kita nggak hanya perlu belajar tentang pendidikan dan kehidupan dari buku-buku berat (non-fiksi), namun pelajaran berharga juga bisa di dapat dari fiksi yang bagus. Dan sepertinya, buku ini bisa dikategorikan ke dalamnya. Semoga aku bisa dapet buku dari dari GA mbak Luckty.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s