REVIEW Tru & Nelle

“Tak perlu pergi ke perpustakaan dengan buku sebanyak ini. Buku apa yang mesti kubaca selanjutnya?”

“Buku apa yang kau suka? Petualangan? Fantasi? Tunggu. Aku tahu..aku baru saja menamatkan ini. Sherlock Holmes, Petualangan Sherlock Holmes: Si Lelaki Merangkak.”

“Apa ada Watson juga disini?”

“Tentu. Mereka satu tim. Semua orang tahu bahwa dalam menyelesaikan kasus kriminal, dua kepala lebih baik dibandingkan satu.” (hlm. 20)

“Hidupmu sudah menyenangkan –berbagi kamar dengan teman baikmu dan tidur di antara buku-buku. Itu seperti surga.” (hlm. 21)

TRUMAN. Panggilannya, Tru. Semua orang memperlakukannya bagaikan pangeran berdarah biru yang rapuh. Tidak ada yang bisa membayangkan dia menambatkan keledai atau memotong kapas di bawah terik matahari. Jadi, sebagaimana kepada Sook, mereka membiarkan Truman tinggal di rumah saja. Truman dan Sook bertugas memberi makan ayam-ayam dan memetik anggur scuppernong yang tumbuh di pagar tulang hewan buatan Sepupu Jenny. Terkadang mereka menyusuri tanaman herbal sebagai bahan baku ramuan istimewa Sook. Setiap minggu, mereka menghabiskan waktu dengan membuat layang-layang dan menghiasinya dengan gambar-gambar dari berbagai majalah lama. Selain itu mereka juga kerap bersantai di beranda, tempat Sook mendongeng untuk Truman atau membacakan cerita lucu dengan suara keras, atau semata-mata memanjakannya.

NELLE. Dia tidak pernah merasa seperti anak perempuan pada umumnya, dan dia mengerti rasanya tidak memiliki ibu. Tapi bagi Nelle, Truman berbeda. Truman membuat Nelle merasa mendapatkan tempat. Di lubuk hatinya yang terdalam, dia senang menjadi bagian dalam petualangan Truman, walaupun itu menjerumuskannya ke dalam masalah. Kehidupan tidak pernah membosankan setelah ada Truman.

“Yang kita butuhkan adalah keseruan kota besar. Seperti… coba bayangkan kalau seseorang tiba-tiba hilang. Atau ada pembunuhan di kota! Jadi, kita benar-benar punya sesuatu untuk dilakukan.” (hlm. 25)

Dari tahun lalu, sebenarnya saya udah ngidam banget ama buku ini. Akhirnya baru kesampaian bisa beli buku ini dan langsung dibaca. Kenapa pengen banget baca ini? Karena aroma-aroma bukunya kental banget. Apalagi di awal cerita, kita akan menemukan beberapa judul buku yang bertebaran dalam buku ini:

  1. Petualangan Sherlock Holmes: Misteri Gambar Orang Menari (hlm. 4)
  2. Kisah petualangan Rover Boys –Bajak Laut Cilik- yang berjudul Misteri Kapal Selam yang Rusak (hlm. 9)
  3. The New Webster Dictionary and Complete Vest-Pocket Library — 45.800 Words (hlm. 11)
  4. Annie si Anak Yatim Piatu (hlm. 13)
  5. Sherlock Holmes, Petualangan Sherlock Holmes: si Lelaki Merangkak (hlm. 20)
  6. Tom Swift dalam Tahanan, Hardy Boys: Rahasia Penggilingan Tua, Nancy Drew: Tangga Tersembunyi (hlm. 21)

“Ada banyak orang yang berharap bisa bercerita sebaik kau. Kelak kau akan menjadi penulis besar, Tru. Lalu semua orang akan membaca bukumu dan mencintaimu karenanya.”

“Kau benar-benar berpikir begitu?”

“Aku yakin.”

“Aku akan membuat perjanjian denganmu; aku akan menulis, tapi hanya kalau kau berjanji akan menulis juga. Lalu kita bisa saling berkirim cerita.”

“Beberapa tahun lagi kau bahkan tak akan peduli lagi kepadaku, Truman. Kau akan sangat terkenal sampai-sampai tak punya waktu untuk menulis bagiku lagi. kau akan menjadi tokoh besar di New York, menghadiri pesta-pesta kostum meriah bersama orang-orang terkenal lainnya, dan kau akan menghiasi kolam tentang masyarakat di koran.” (hlm. 207)

Sekilas buku ini terlihat seperti buku fiksi anak-anak di era zaman dulu karena berbagai permainan tradisional yang dilakukan, salah satunya adalah main berperan sebagai ala-ala detektif x))

Sungguh menyenangkan hal-hal yang dilakukan Tru dan Nelle dalam buku ini, karena ternyata ini adalah pengalaman nyata dengan dibumbui sedikit fiksi di dalamnya. Truman Capote dan (Nelle) Harper Lee yang diceritakan dalam buku ini merupakan jajaran penulis terbesar Amerika pada abad kedua puluh. Karya-karya Truman yang mendapatkan pujian mencakup Breakfast at Tiffany’s, The Grass Harp, A Christmas Memory, dan In Cold Blood.

Sedangkan (Nelle) Harper Lee hanya menerbitkan satu buku seumur hidupnya, namun To Kill a Mockingbird menjadi karya klasik yang merebut penghargaan Pulitzer dan terjual hingga lebih dari empat puluh juta kopi di seluruh dunia. Kill a Mockingbird dan sejumlah cerita pendek karya Truman terinspirasi dari masa kecil mereka di kota kecil Monroeville, Alabama.

Membaca catatan penulisnya di akhir buku ini ada hal menarik yang sebenarnya ini bisa dijabarkan lebih lanjut , sekilas di ceritakan tentang hubungan Tru dan Nelle yang berakhir tidak baik saat dewasa. Ketika Nelle merebut Penghargaan Pulitzer pada 1961, Truman yang fristasi akan proyeknya yang terlalu panjang dan membuat trauma, cemburu pada kesuksesannya.

Menurut Truman, dia tidak pernah sepenuhnya pulih dari pengalamannya menulis buku yang mencekam, dan Nelle yang kewalahan akibat perhatian dan rongrongan media atas novelnya, tidak pernah menulis novel lainnya. Truman tutup usia pada 1984 akibat penyakit kanker hati, yang disebabkan oleh kebiasaan minum selama bertahun-tahun. Nelle bersembunyi dari perhatian publik selama sebagian besar kehidupannya pascapenerbitan Mockingbird, dan kini tinggal di fasilitas rumah tinggal bebantuan di Monroeville.

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Seseorang harus tampil menawan. (hlm. 4)
  2. Sebagian orang berpendapat itu dilakukannya untuk meredam suara-suara di dalam kepalanya. (hlm. 8)
  3. Kekuatan kata-kata bisa menyebabkan peperangan atau menciptakan perdamaian. Gunakan kata-katamu dengan bijak. (hlm. 12)
  4. Di dalam setiap masalah selalu ada titik terang. (hlm. 50)
  5. Hubungan kasih sayang. Dan itu datang dari hati. Itulah yang menjadikan rumah ini rumahmu. (hlm. 56)
  6. Kadang-kadang isyarat kecil pertemanan bisa menghasilkan banyak perbedaan. (hlm. 58)

Banyak juga selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Kenapa harus menjadi normal kalau kita bisa bersenang-senang? (hlm. 30)
  2. Jangan hakimi orang lain kalau kau tak mau dihakimi. (hlm. 57)
  3. Jangan buru-buru memberikan cap buruk kepada orang lain, tunggu sampai kau mengetahui kebenaran seutuhnya. (hlm. 57)
  4. Tapi bagaimana aku sok tahu? Bukankah karena itulah kita sekolah, agar banyak tahu? (hlm. 79)
  5. Cuma pecundan yang bisa mengenali pecundang lainnya. (hlm. 115)
  6. Kadang-kadang minum pil pahit bisa mencegahmu dari penyakit. (hlm. 151)
  7. Kalian tidak seharusnya mencari perkara saat kehidupan kalian baik-baik saja. (hlm. 152)
  8. Motif seseorang kadang-kadang terlalu misterius untuk dipikirkan. (hlm. 185)
  9. Orangtua macam apa yang menyuruh anaknya membolos dari sekolah tanpa alasan jelas. (hlm. 202)
  10. Kadang-kadang, hanya dibutuhkan nila setitik untuk merusak susu sebelanga. (hlm. 215)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Tru & Nelle

Penulis                                 : G. Neri

Penerjemah                       : Yuke & Berliani Nugrahani

Penata aksara                    : CDDC

Penerbit                              : Noura Books

Terbit                                    : Mei 2016

Tebal                                     : 293 hlm.

ISBN                                      : 978-602-385-110-2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s