[BLOGTOUR] REVIEW Who am I + GIVEAWAY

“Amnesia! Sungguh?”

“Luar biasa, seperti di sinetron saja!”

“Tapi yang kamu lupakan hanya kejadian dua tahun terakhir? Berarti kamu juga tak ingat pada suamimu?” (hlm. 15)

YUNA. Mengalami amnesia parsial. Dia hanya tak dapat mengingat peristiwa dalam dua tahun terakhir, tapi untuk yang lainnya dia masih ingat. Ya, dia tak ingat suaminya, Vian. Justru yang ia ingat adalah Zian, mantan pacarnya dua tahun lalu. Epiknya, kini Zian adalah suami Ulfa yang merupakan keponakannya Vian. Mengapa tak ada satu pun yang tahu tentang alasannya putus dari Zian? Yuna tak habis pikir. Apa gerangan yang membuat dirinya memutuskan hubungan dengan Zian? Padahal Yuna masih sangat mencintai pria itu.

Amnesia sebenarnya bukanlah tema unik yang dibahas. Bahkan sering terjadi di cerita sinetron-sinetron kita. Ada beberapa pun yang pernah saya baca pun juga membahas amnesia. Pertama, ada buku 18 vs 29 yang ditulis oleh Ji Su Hyun, bercerita tentang Hye Chan. Amnesia yang dialaminya berakibat fatal. Di usianya yang berumur 29 tahun,  dia menyadari jika umurnya baru 18 tahun. Otomatis Hye Chan tidak mengenal suaminya, dan malah memanggilnya dengan sebutan ‘Paman’.

Kedua, buku yang sempat fenomenal di tahun saat terbit; Mahogany Hills yang ditulis Tia Widiana. Novel ini sebagai Juara 1 Lomba Penulisan Novel Amore 2012, sempat dikritik banyak pihak karena temanya sinetron banget. Amnesia dan perjodohan. Padahal saat saya membacanya langsung, justru saya malah suka buku ini. Manis banget.

Begitu pula dengan buku ini yang masuk 20 Besar Kompetisi Menulis #sas2badboy yang diadakan Penerbit Twigora tahun lalu. Adalah Yuna yang mengalami amnesia.

Dulu saya sempat sangsi dengan cerita-cerita bertema amnesia. Barulah di saat adik kandung sendiri, sekitar tahun 2013 mengalami kecelakaan yang lumayan parah karena sempat kritis selama beberapa hari karena kepalanya mengalami benturan yang lumayan keras, dan dia sempat dinyatakan amnesia karena sama sekali tidak bisa mengingat saat peristiwa berlangsung. Bahkan sampai sekarang pun dia tidak ingat. Saat saudara, kerabat maupun teman-teman yang menjenguk di rumah sakit, beragam cerita yang saya dapat tentang amnesia atau lupa ingatan. Ada saudara jauh yang ternyata dulu adiknya juga mengalami kecelakaan yang hampir mirip dengan kejadian yang dialami adik saya. Bedanya, adik saudara itu sampai kini dia tidak bisa mengingat semua kejadian sebelum kecelakaan.

Ternyata lupa ingatan memiliki tingkatan yang berbeda-beda ya. Pertama ada amnesia anterograde. Jenis amnesia anterograde ini membuat penderitanya hanya mengingat kejadian-kejadian yang lama saja sebelum ia mengalami kecelakaan. Segala memori yang pernah dialami sebelum kecelakaan terjadi akan tetap utuh, sedangkan untuk memori yang baru malah justru akan menghilang. Kedua, amnesia retrograde. Jenis penyakit amnesia satu ini memiliki dua tipe, yaitu kehilangan ingatan masa lalu secara permanen atau hanya secara sementara yang akan ditentukan dari seberapa parah dan serius penyebabnya. Ketiga, amnesia lakunar. memori akan hilang secara tertentu dan akan terjadi gap antara memori satu dengan lainnya yang padahal berhubungan. Inilah yang menyebabkan penderita akan mempunyai kesulitan dalam belajar hal-hal baru karena akan sangat mudah lupa dalam jangka pendek. Keempat, amnesia pasca trauma. Penderita dari jenis penyakit ini tidak akan mengingat segala peristiwa yang terjadi setelah ia mengalami cedera yang akan termasuk kondisi di mana ia tak akan ingat nama sendiri, di mana ia berada dan jam berapa waktu itu. Dan masih banyak macam-macam amnesia lainnya. Info lengkap bisa di cek DI SINI.

“Aku minta maaf…, aku… sama sekali tidak ingat apa-apa tentangmu.”

“Tidak apa, aku sudah bersyukur kamu sehat dan selamat. Kamu akan ingat nanti.” (hlm. 17)

Jujur saja Yuna tak menduga dirinya akan menikah dengan orang seperti Vian. Vian memang cukup tampan, tapi usia mereka terpaut terlalu jauh. Om-om bukanlah tipenya. Dulu Yuna sering menceramahi Silvi, yang suka sekali berpacaran dengan om-om. Alasannya sih karena mereka jauh lebih dewasa, pengertian dan lebih mudah mengalah. Namun, Yuna tahu alasan utama Silvi menjadi kekasih mereka adalah untuk mendapatkan sokongan dana dalam membeli baju dan perlengkapan make up. Yuna malah sempat berikrar hanya akan menjalin hubungan dengan pria yang usianya minimal sepantaran dan maksimal satu atau dua tahun di atasnya. Rasanya miris saat sadar dia telah melanggar idealismenya itu.

Amnesia yang dialami Yuna dalam buku ini memang menarik kita simak, dan yang lebih bikin penasaran lagi peristiwa apa yang Yuna alami hingga ilang hingatan ini. Bacanya menegangkan, kita sebagai pembaca jadi berspekulasi dan menduga-duga siapa yang jahat dan siapa yang baik. Meski di awal tebakan saya benar tentang siapa yang jahat, tapi tetap saja endingnya mengejutkan karena benar-benar di luar dugaan. Jadi, selain amnesia, ada tema lain yang diangkat dalam buku ini, tentang ‘hubungan khusus’. Apa itu? Penasaran kan… 😀

Ini adalah novel keempat yang saya baca dari penulisnya. Dibandingkan tiga novel sebelumnya, buku ini lebih terstruktur dan lebih matang. Oya, kita akan menemukan para tokoh di novel sebelumnya. Ada Igo dari buku Wish: Sexual Harrasement dan Raka dari buku Dilatasi Waktu.

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Kita harus mengikhlaskannya, bagaimanapun dia tak akan kembali.”
  2. waktu dapat menyembuhkan luka, suatu saat nanti kamu pasti bisa mengenang semua peristiwa yang kamu alami ini dalam tawa. (hlm. 76)
  3. Pikirkan hal-hal yang baik saja dan berdoalah. (hlm. 174)

Beberapa kalimat sindiran halus dalam buku ini:

  1. Menanyakan umur orang lain itu tindakan yang tidak sopan. (hlm. 42)
  2. Jangan menuduh sembarangan. (hlm. 94)
  3. Pasti menyenangkan sekali. Bisa melupakan hal-hal buruk yang pernah kamu lakukan?(hlm. 96)
  4. harus sedikit waspada sekali-kali jangan terlalu mudah memercayai orang lain. (hlm. 167)
  5. Status sosialmu itu jangan ketinggian. Kalau setinggi itu, kamu akan sulit menemukan jodoh. (hlm. 180)
  6. Orang-orang terkadang sangat keterlaluan. (hlm. 183)

Keterangan Buku:

Judul                            : Who am I

Penulis                         : R. Wahyu

Penerbit                      : Pustaka Kendra

Terbit                          : 2017

Tebal                           : 189 hlm.

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia.

2. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

3. Follow akun twitter @rachmah_wahyu dan  @lucktygs . Jangan lupa share dengan hestek GA #WhoAmI dan mention via twitter. (Jika punya twitter, nggak wajib)

4. Follow akun IG @rachmahwahyu dan @lucktygs (Jika punya IG, nggak wajib)

5. Isi di kolom komentar di bawah berupa nama, akun twitter/ IG dan kota tinggal. Nggak ada pertanyaan ya, cukup itu aja 😉

GA #WhoAmI ini berlangsung lima hari saja: 2-8 Juni 2017. Pemenang akan diumumkan tanggal 9 Mei 2017

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penulisnya… ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

Pemenang giveaway kali ini adalah:

Nama : Melati setiyaning Prakerti
twitter : @melatist
Domilsi : Pemalang-Jateng

Selamat buat pemenang. Sila kirim email ke  emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul: konfirmasi pemenang Giveaway Who am I. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh penulisnya ya.

Terima kasih buat Mbak R. Wahyu atas kerjasama dan  kepercayaannya. Semoga lain waktu bisa bekerjasama kembali… 😉

Buat yang belum menang, jangan sedih. Masih banyaaaakkkk giveaway lainnya yang menanti!! :*

-@lucktygs-

Advertisements

56 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW Who am I + GIVEAWAY

  1. Nama: Nurwidati Puspita
    Akun twitter: @nurwidati24
    Akun instagram: @wida24ja
    Kota tinggal: Sampit, Kalteng

  2. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Domisili : Purwakarta

    Bismillah semoga berjodoh, aamiin 🙂 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s