REVIEW Move On #CrazyLove

“Orang yang bilang move on itu susah, move on itu nggak gampang, mereka semua belum nyoba yang namanya itu move on.”

“Maksud lo?”

“Move on itu bukan masalah gampang atau susah. Move on itu proses, bukan cuma omongan ‘gue mau move on’.” (hlm. 43)

Setelah LDR dan MANTAN, ada seri #CrazyLove yang belum saya baca; MOVE ON. Meski ini diterbitkan udah lumayan lama, sekitar akhir 2013, saya justru baru baca ini. Kenapa? Soalnya bukunya dipinjam terus ama murid. Jadilah pustakawannya musti ngalah. Dan baru kesampain baca sekarang x))

Istilah LDR, MANTAN, maupun MOVE ON memang menjadi kata yang paling sensitif bagi generasi remaja. Begitu juga di buku ini, yang lebih menitikberatkan move on dalam kehidupan remaja.

Pertama, berjudul FIKSI yang ditulis ARDELIA KARISA. Entah kenapa, paling kezel ama manusia tipikal Silver seperti dalam cerpen ini. Silver ini representasi manusia yang nggak hanya nggak bisa move on, tapi juga memang nggak mau move on. Bukan berbulan-bulan, tapi hitungan tahun. Dia merasa harusnya bisa bersama Novel seperti novel-novel picisan yang ia baca selama on. Dia terjebak dalam dunia ciptaannya sendiri, dunia fiksi.

Kedua, ada PRALINE CARAMEL-nya Donna Widjajanto. GAIL yang merupakan tokoh utama dalam cerpen ini, paling gampang move on diantara tokoh-tokoh cerpen lainnya dalam buku ini. Bertahun-tahun Gail berpacaran dengan Jendra, kemudian merasa nyaman dengan Reza yang satu jurusan saat kuliah, dan (kembali) merasa nyaman dengan Teguh yang merupakan satu tim dalam pekerjaannya. Mungkin banyak yang sebal dengan tokoh seperti Gail yang sepertinya gampang berpaling hati, tapi pada kenyatannya ada banyak sekali manusia tipikal Gail. Yang jauh, akan kalah dengan yang dekat. Entah kenapa, justru paling favorit cerpen ini dibandingkan yang lain. Feelnya paling berasa.

Ketiga, ANOTHER ORION ini ditulis oleh Aiu Ahra. Tentang Dru anak pindahan yang akhirnya berteman dengan Ara, yang tidak pernah menyimak pelajaran di sekolah. Kisah move on ala-ala anak sekolah banget yang dibaluri ilmu atronomi atau astrologi ya ini? Saya rada bingung x))

Keempat, Clara Cancerina menulis cerpen dengan judul Eyes On You. Kisah Vanya yang menjadi stalker Raymond. Biasanya kita akan menemukan cerita sang stalker cowok. Nah, cerpen ini menceritakan kebalikannya. Si stalker justru cewek. Pesan moral dari cerpen ini adalah lupakan saja cowok yang selalu membahas mantannya, karena berarti dia belum memberikan ruang dihatinya untuk orang lain. Jangan buang waktumu untuk berharap pada orang seperti ini.

Kelima, ada Cinta Dua Sisi yang ditulis Aida MA. Kisah anak antara Anna dan Dante yang harus berakhir karena adanya jurang yang harus mereka hadapi. Mereka adalah korban dari perilaku orangtua. Dante, sebagai anak merasa wajib harus melindungi ibunya. Dan lebih memilih ibunya, dibandingkan dengan apa pun.

Keenam, sebagai penutup ada You After Us-nya DY Lunaly.  Meski percakapan yang disajikan dibuat mesra dengan kata panggilan ‘hon’ dan ‘bee’, entah kenapa tulisannya nggak menyiratkan sebuah kemesraan antar pasangan satu sama lain. Nggak jelas juga penyebab kenapa ada salah satu tokoh meninggal, yang membuat pasangannya susah move on untuk melanjutkan hidup.

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Saat kita tahu kelemahan kita dan ingin mengubahnya, jalan itu pasti ada. (hlm. 36)
  2. Sad ending atau happy ending itu bergantung bagaimana orang yang diberi masalah memandangnya. (hlm. 46)
  3. Betapa menyenangkannya punya seseorang yang bangga kepada diri kita seperti itu, seperti punya lentera yang selalu siap menerangi hati kita. (hlm. 55)
  4. Tuhan itu adil. Selalu ada alasan kenapa Dia ngasih hidup yang kayak gini ke kita dan pada akhirnya semu itu berbuah kebaikan kalau kita memikirkan sisi positifnya. (hlm. 106)
  5. Masa lalu boleh dijadikan pelajaran, bukan tempat untuk tinggal dan diam di sana. (hlm. 107)
  6. Patah hati cuma bisa disembuhin kalau nemu pacar baru. (hlm. 141)
  7. Ini masalah hati. Kalau lo suka, lo harus kasih tahu. (hlm. 155)
  8. Menyukai seseorang itu bukan saja membuat memahami rasa senang juga sedih, tapi membuat belajar mengenai sebuah pengorbanan. (hlm. 159)
  9. Kadang dalam hidup, ada waktunya kita harus lebih mulia kalau kita mampu memaafkan. (hlm. 201)

Banyak juga selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Nggak ada yang kebetulan di dunia ini. (hlm. 20)
  2. Kenapa lo marah-marah. Biasa aja kali. (hlm. 39)
  3. Nggak ada yang salah seandainya lo nggak nutup semua kemungkinan dengan cowok-cowok yang mau deketin lo, kesempatan-kesempatan buat nggak mati kayak lo. (hlm. 39)
  4. Gaya mirip, kan, bukan berarti kesukaan sama. (hlm. 49)
  5. Kita tidak boleh terlalu menginginkan sesuatu. (hlm. 62)
  6. Baru pacaran saja elo udah begini, lo mengharapkan apa nantinya? (hlm. 64)
  7. Jangan menilai orang lain dari luarnya saja. Kamu mana tahu apa yang pernah orang lain pikirkan , jadi jangan asal menjudge. (hlm. 96)
  8. Nggak semua orang siap jadi dewasa. Tapi, kadang kondisi yang memaksakan kita harus siap jadi dewasa. (hlm. 106)
  9. Ketika menyukai seseorang, hal-hal tidak normal sekalipun bisa menjadi sumber kebahagiaan. (hlm. 131)
  10. Terkadang, manusia terlalu berharap untuk sesuatu yang berlebihan. (hlm. 136)
  11. Jika rasa suka ini membuat lemah, lalu bagaimana caranya agar kuat? (hlm. 152)
  12. Orang yang ngga move on itu menyedihkan. Tapi ada yang lebih menyedihkan, yaitu orang yang nggak menyatakan perasaannya cuma karena rasa takut dalam diri sendiri. (hlm. 155)
  13. Memangnya lo nggak punya teman yang bisa diajak bercanda ya? (hlm. 191)
  14. Cinta itu datang tanpa diminta, sakit ini menghampiri tanpa dipesan, tapi mengapa kini cinta ini menjadi sakit yang tak mampu kita luahkan? (hlm. 210)
  15. Aku udah berhenti nanya kepada Tuhan pakai kata ‘mengapa’. Aku nggak mau nanya sesuatu yang nggak bisa aku temuin jawabannya hari ini. (hlm. 211)
  16. Nggak ada yang siap dengan kehilangan seseorang dalam hidupnya, tapi bukan berarti harus terus-terusan terpuruk dan bersedih, kan? (hlm. 236)

 

Keterangan Buku:

Judul                                     : Move On #CrazyLove

Penulis                                 : Ardelia Kariza, Donna Widjadjanto. Aiu Ahra, Clara Cancerina. Aida M.A., Dy. Lunaly

Penyunting                         : Dila Maretihaqsari

Perancang sampul           : Nocturvis

Ilustrasi sampul & isi       : Nocturvis & Helen Marsya

Pemeriksa aksara             : Intari Dyah & Sheraynardia

Penata aksara                    : Gabriel

Penerbit                              : Bentang Belia (PT Bentang Pustaka)

Terbit                                    : Desember 2013

Tebal                                     : 250 hlm.

ISBN                                      : 978-602-7975-73-6

Advertisements

One thought on “REVIEW Move On #CrazyLove

  1. Pingback: REVIEW Move On #CrazyLove — Luckty Si Pustakawin | hirangputihhabang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s