Posted in buku, resensi

[BLOGTOUR] REVIEW Arterio + GIVEAWAY

Hati yang beku bisa cair oleh cinta sejati? Hati yang membatu bisa luruh dengan perhatian dan kasih sayang yang tulus. (hlm. 396)

Ada lima jurusan ini akademi ini. Apa sajakah itu? Lima jurusan yang merupakan lima pilar yang membangun negara dari kehancuran; lima paham yang memastikan keselarasan dari kekacauan; lima cababg imu pengetahuan yang dipelajari agar mampu berdedikari: juga lima status sosial yang melabeli dirimu dan harus kau jalani dengan sukacita lantaran itu berlaku seumur hidup:

  1. Lazuart: mereka yang mecintai ilmu hayati, tentang apa yang ada di langit dan di bumi, baik itu mahluk hidup maupun benda mati. Sungguh mereka penyayang lingkungan.
  2. Vitera: mereka yang mendalami ilmu tentang manusia, segala hal tentang seluk beluk manusia mulai dari sejarah, bahasa, perilaku dan seluruh budaya mereka pelajari secara komprehensif. Ingin mendengar kisah yang kolosal sambangilah mereka.
  3. Arterio: mereka yang menggandrungi ilmu tentang kesehatan dan penyembuhan, mereka mempelajarinya dalam rangka mengatasi masalah kerentanan manusia terhadap rival bernama penyakit. Mengeluhlah tentang rasa sakit, mereka akan dengan penuh perhatian merawatmu.
  4. Pragma: mereka yang menekuni ilmu praktis yang dapat dihitung, dilihat, dan dilakukan secara teknis, mereka membangun suatu negeri dari balok-balok batu bata hingga menara tinggi yang seolah ingin menantang Tuhan di langit. Membicarakan mereka tidak menarik.
  5. Zewira: mereka yang memaknai tentang kedalaman pikiran, kekuatan, struktur pemerintahan, perjuangan, dan ketertiban. Bagian dari masyarakat yang cenderung tertutup, penjaga keamanan yang memisahkan diri, tetapi terasa spesial dan penting. Mereka keren!

“Maksudmu negeri kita ditaklukkan dan kita kembali ke bab sejarah yang paling dibenci? Oh, itu tidak mungkin! Jangan sampai terjadi!”

“Menegerikan jika memang terjadi, tapi itu masa lalu, kita bisa mengubahnya sekarang. Kita punya pasukan terhebat dan Keluarga Nayes akan melindungi kita!” (hlm. 6)

Zag, tokoh utama dalam buku ini masuk di kelas Arterio. Dia memang tidak dapat menjadi pejuang dengan teknik hebat, senjata ataupun bakat, sebab dia bukanlah Zewira. Faktanya, Zag adalah Arterio, tetapi dia dapat berjuang dengan kekuatan sebagai Arterio dan ramuan. Ramuan yang kemudian akan menjadi senjata yang dinamakan racun. Di Arterio, meski tidak memiliki banyak teman, dia memiliki dua sahabat. Salah satunya adalah Nawacita yang entah kenapa dari awal sosoknya mengingatkan saya akan Hermione; cerdas, rada sombong dan PD, serta dari kalangan yang berbeda dari lingkungannya. Misalnya saja di halaman 12 saat pelajaran Madam Dyah, Nawacita bisa menjawab pertanyaan yang diberikan Madam Dyah secara gamblang. Ayah dan ibunya memang lulusan Arterio, maka jangan heran jika dia terlahir dengan cinta dan cita seorang Arterio.

“Ayahmu sudah kalah dan tewas dengan cara yang mengenaskan! Jangan menyekam dendam!” (hlm. 49)

Meski di awal disebutkan ada lima jurusan, tapi sesuai judulnya, buku ini fokus ke Arterio. Banyak pesan moral yang bisa kita ambil setelah membaca baik dari kisah Zag maupun dari kisah Nawacita. Apa pun yang terjadi, kita harus bisa mewujudkan impian cinta dan cita-cita kita. Dan yang paling penting adalah berlarut-larut dalam dendam tidak akan menyelesaikan masalah.

“Bagaimana cinta bisa menyembuhkan penyakit? Apakah dengan cara mencium luka?”

“Zag, sepertinya kau perlu bantuan untuk memahami cinta. Cinta tidak menyembuhkan dengan cara dangkal seperti itu, tetapi dengan cara tak kasat mata dan penuh makna.” (hlm. 141)

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Tiap manusia diberi kemampuan tersendiri oleh Tuhan, kemampuan yang istimewa dan jarang ada pada yang lainnya. (hlm. 35)
  2. Mana mungkin orang mau bertengkar apabila kondisi tubuh mereka dibuat relaks dengan detak jantung yang pelan, suhu tubuh yang normal, dan pikiran yang jernih. (hlm. 52)
  3. Tiada ketiadaan paling tiada selain tidak ada kau disampingku. (hlm. 92)
  4. Kenapa cinta sejati dapat menyembuhkan? Sebab cinta sejati mengalir sampai ke jantung. (hlm. 143)
  5. Ramuan dan cinta sejati adalah obat paling kuat. (hlm. 396)

Beberapa selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Masalah terkait kesehatan masyarakat itu kadang tidak bisa diprediksi, malahan seringkali mendadak dan tidak diduga. (hlm. 11)
  2. Kau sudah termakan oleh ambisi gila hingga kewarasanmu tak bersisa. (hlm. 49)
  3. Hukum hanyalah hukum, seperangkat aturan buatan manusia. (hlm. 57)
  4. Meski manusia itu egois dan individualis, tapi mereka akan senantiasa ditempeli oleh orang-orang di sekitar yang lama kelamaan mengaku sebagai teman, kemudian teman akrab dan sahabat tanpa bisa dicegat sebab ini berkaitan dengan naluri manusia. (hlm. 73)
  5. Berpikir jauh itu bukan keluar, tetapi ke dalam. (hlm. 93)
  6. Semua orang mempunyai sisi kelam dan aku bukanlah pendakwah kebaikan. (hlm. 119)
  7. Adakah yang lebih keras dan menggilas dari ucapan: aku membencimu dan pergilah aku tak peduli lagi. (hlm. 245)
  8. Omong-omong soal mengotori, kau adalah noda tersebut! (hlm. 283)
  9. Saat ada masalah, pikiran kita serupa gumpalan buih di kolam. (hlm. 293)
  10. Setiap perbuatan menanggung akibat. (hlm. 297)
  11. Orang memang tidak akan terampil dalam waktu semalam, tapi memerlukan jangka waktu. (hlm. 323)
  12. Sungguh pengecut, musuh macam apa yang lebih berani menyerang secara sembunyi-sembunyi dan dari belakang? (hlm. 345)
  13. Dalam cinta dan perang semua sah dilakukan, bukan? (hlm. 347)
  14. Balada yang paling menyedihkan adalah ketika kita jatuh cinta dengan teramat, tetapi dia yang kita cintai tidak pernah menyadari bahkan sama sekali tidak tahu bahwa hidup kita di dunia ini. (hlm. 391)

Keterangan Buku:

Judul Buku                          : Arterio

Penulis                                 : SJ. Munkian

Penerbit                              : BITREAD Publishing

Editor                                    : Auliya Milatina Fajwah

Desainer cover                  : Heriyana Darsono

Layouter                              : Dindin Rasdi

Terbit                                    : 2017

Tebal                                     : 410 hlm.

ISBN                                      : 978-602-5634-1-6

 

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia.

2. Follow akun instagram @lucktygs @sjmunkian@bitread_id  (jika ada instagram, nggak wajib)

3. Follow akun twitter @lucktygs,  @sjmunkian, @bitread_idJangan lupa share dengan hestek GA #Arterio dan mention via twitter. (jika ada twitter, nggak wajib)

5. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

6. Tidak ada pertanyaan, cukup tinggalkan nama, akun twitter/instagram, dan kota tinggal di kolom komentar. Mudah bukan? 😉

GA #Arterio ini berlangsung dari 13-18 Mei 2018 . Pemenang akan diumumkan tanggal 19 Mei 2018.

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penerbitnya… ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

Pemenang giveaway kali ini adalah:

Nama: Eni Lestari
Twitter: @dust_pain
Kota tinggal: Malang

Selamat buat pemenang. Sila kirim email ke  emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul: konfirmasi pemenang Giveaway Arterio. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh penulisnya ya.

Terima kasih buat penulis dan penerbit atas kerjasama dan  kepercayaannya. Semoga lain waktu bisa bekerjasama kembali… 😉

Buat yang belum menang, jangan sedih. Masih ada giveaway lainnya yang menanti!! :*

-@lucktygs-

Advertisements

Author:

Aku ingin menjadi seperti tanaman lembut dan segar. Dari arah manapun angin menerpa, ia lentur, kuat dan ketika angin tenang, ia tegak dan lurus kembali. Demikian pula seandainya aku ditimpa musibah (aku akan mencoba bersabar hingga Tuhan akan menghilangkan kesukaran-kesukaran dari diriku). Namun, aku tak ingin seperti pohon cemara yang tegak dan keras hingga Tuhan menumbangkannya kapanpun Dia menginginkannya.

21 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW Arterio + GIVEAWAY

  1. Nama : Ajay Burdah
    Akun Twitter : @musnady_burdah
    akun Instagram : @ajayburdah_blackbannertroop
    Domisili : Cianjur, Jawa Barat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s