REVIEW Nightfall

“Hei, ini kan punyamu. Mungkin kau butuh untuk di perjalanan nanti.”

“Anggap saja sebagai hadiah.”

“Aku tak bisa. Kau menyukai buku ini, aku masih bisa meminjamnya dari kakakku.”

“Aku tak yakin kau akan membacanya.”

“Aku berjanji.”

“Kalau begitu, jadikan ini sebagai pinjaman.”

“Bagaimana cara aku mengembalikannya?”

“Datanglah ke Seattle.”

“Apa?”

“Kalau kau bersepakat.”

“Mungkin harus ditulis kalimat undangan di halaman pertama.”

“Aku tak sungguh-sungguh. Tapi jika kau mau datang ke Amerika, kau akan punya pemandu. Ada e-mailku tertulis di balik sampulnya.” (hlm. 40-41) Continue reading

REVIEW The Book Club

“Aku merindukan Klub Membaca-ku. Aku rindu membaca buku dan mendiskusikannya. Buku-buku itu adalah kunci kelompok kami, kunci keberhasilan diskusi-diskusi kami. Buku-buku itu menyediakan forum yang sama agar kami bisa bertukar gagasan dalam pertemuan-pertemuan kami, dilanjutkan dengan berbagai masalah kami. Dilanjutkan lagi dengan berbagai rahasia kami. Yang paling penting, aku merindukan sahabat-sahabatku. Merekalah keajaiban klub membaca yang sesungguhnya. Kulihat hidupku sebagai sebuah kisah yang kubagi dengan Klub Membaca-ku. Dan meski kisahku dihiasi beberapa kejutan, masih belum ada penyelesaian. Aku sama seperti kalian. Kisahku bisa menjadi kisah kalian.” (hlm. 3) Continue reading