Posted in buku, resensi

REVIEW Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991

Aku tidak ingin mengekangmu, terserah! Bebas kemana engkau pergi! Asal aku ikut. (Pidi Baiq, 1972-2098) Continue reading “REVIEW Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991”

Advertisements
Posted in buku, resensi

REVIEW Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi

Sebutir waktu pada masa lampau bisa membuat kepala kita jadi alat perekam yang tiada tandingannya. Sebutir waktu yang berisi kejadian sederhana, kejadian yang mau tidak mau dan tidak mampu kita lupakan. Sebutir waktu yang bisa membuat kita geli tertawa, harus menangis atau tertegun berdoa. Sebutir waktu yang akan menghentikan butir-butir waktu lain pada masa kini. Kepala kita memang seringkali cuma medan perang antara kepolosan-kepolosan masa lalu, kecemasan-kecemasan masa sekarang, dan kebimbangan-kebimbangan akan masa depan. (hlm. 76) Continue reading “REVIEW Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi”