REVIEW Koala Kumal + GIVEAWAY

   koala kumal

Selalu, yang baru akan terlihat lebih baik daripada yang lama. (hlm. 68)

Problemnya bukan mencari orang yang lebih baru, tetapi untuk memperjuangkan yang nyaman. (hlm. 68)

Ini adalah buku ketujuh yang dilahirkan seorang Raditya Dika. Jadi, saya mau cerita dulu tentang perjuangan dapetin buku bercover dengan dominasi warna tosca ini. Waktu itu ada PO di sebuah toko buku online. Udah jauh-jauh hari nginget tanggalnya. Kalo nggak salah pas 15 Desember 2014 pukul 00.00 WIB. Nah, kebetulan ada hajatan tempat saudara di tanggal 14 Desember 2014. Jadilah saya yang biasanya tidur jam 12-an, malam itu akibat kelelahan karena seharian di tempat saudara, jam 10 malem mata udah lima watt. Waktu itu mikirnya gini, nanti online sambil nunggu subuh. Ternyata saat saya online pas subuh, buku sebanyak 1000 eksemplar ini udah sold out. Padahal itu udah ditambah menjadi 2100 eksemplar. Byuh…beli buku kayak beli pecel, musti rebutan gini ya. Saya ampe nggak kepikir kalo Raditya Dika ini kan jumlah followersnya sampe sembilan juta-an followers, jelas aja buku 2100 eksemplar tandas hanya dalam beberapa jam aja. Yang sempet bikin nyesek waktu itu adalah saya udah terlanjur berjanji ama murid-murid unyu di sekolah kalo nanti dapet buku yang edisi PO, hadiah kaosnya bakal dijadiin kuis buat mereka di perpustakaan. Apalah daya, rencana tinggal rencana. Akhirnya cuma beli lima eksemplar aja. Padahal niatnya mau beli sepuluh eksemplar dengan bayangan kaosnya bisa buat murid-murid unyu :’)

koala kumal 2 koala kumal 3

Begitu bukunya saya upload di twitter dan facebook, murid-murid unyu pun pada rebutan minjem. Itu pun pake ada acara ngambek ama pustakawannya ini. Alhasil, buku yang untuk koleksi pribadi, begitu selesai dibaca langsung saya kasih pinjam buat murid unyu. Ampe lupa kalo buku ini belum di review. Eh, ternyata malah bukunya digilir ke murid yang lain. Begitu pula dengan empat eksemplar  lainnya yang jadi koleksi perpus pun nggak pernah mejeng di rak, begitu di barcode langsung lenyap di pinjem. Sampe sekarang pun belum nganggur. Alhasil bacanya dari awal Januari, baru bisa nulis reviewnya sekarang nunggu bukunya nganggur satu, mudah-mudahan isinya nggak lupa :’) #IniReviewMalahKebanyakanCurcol

Buku ini terdiri dari dua belas BAB. Saya nggak mau spoiler membedah satu per satu isi tiap BAB. Ada beberapa BAB Favorit. Pertama; Perempuan Tanpa Nama. Banyak laki-laki dalam perjalanan hidupnya tidak sengaja bertemu dengan perempuan menarik tapi nggak berani ngajak kenalan. Perempuan itu pun pergi berlalu. Pernah mengalaminya? Setiap orang sepertinya pernah mengalami hal ini. Ada saat di mana kita menemukan seseorang hanya sekilas atau selintas tapi terkadang justru membekas di hati. Saya banget nih yang beginian, sering banget suka ama seseorang padahal ketemunya cuma sehari dua hari. Beberapa yang membekas; seorang cowok di sebuah acara besar di Jakarta tentang sekumpulan komunitas baca pas jaman kuliah, cowok ini tipikal cowok idaman saya banget; peduli literasi, dunia baca dan tergabung di sebuah komunitas dengan membawa nama daerahnya. Sayangnya abis acara seminggu itu nggak pernah ketemu lagi. Yang kedua, sama halnya dengan cerita sebelumnya dengan seseorang yang awalnya juga nggak kenal sama sekali. Ketemunya gegara skripsi. Jadi gegara teori skripsi yang kita pakai sama, jadilah saling kontak meski tema skripsi yang kita angkat berbeda. Berawal dari situ jadi nyambung tiap komunikasi. Kita beda provinsi. Lagi-lagi terhalang jarak, abis beres skripsi, ya beres juga komunikasi kita. Nah, bagaimana ceritamu?😀

Pilihan BAB favorit kedua; Lebih Seram Dari Jurit Malam. Ini berkisah pengalaman tentang Raditya Dika yang ikut ekstrakurikuler PMR jaman SMP. Ini lagi-lagi mirip saya banget, bedanya saya melalui hari-hari ikut eskul PMR pas jaman SMA. Pokoknya cinta mati ama eskul ini meski seniornya galak-galak pake banget. Tapi justru dari eskul inilah mental & kepribadian jaman sekolah mulai terbentuk. Di BAB ini ada temannya si penulis yang bernama Nikolas. Ada, ada banget anak sekolah macam dia ini. Dari jaman saya sekolah sampe sekarang kerja di sekolah ada banget cowok sok senior kayak Nikolas ini yang nantinya kena batunya sendiri x)

Patah Hati Terhebat adalah BAB favorit ketiga. Meski saya belum pernah mengalami setragis kisah Trisna dalam BAB ini, tapi kisah di BAB ini benar-benar menyentuh. Seseorang yang pernah sangat mencintai seseorang, harus siap menanggung resiko mengalami patah hati yang terhebat. #JLEBB

Ada juga beberapa cerita yang mirip-mirip ama kisah yang pernah saya alami. Misalnya di halaman 200 tentang bagaimana kita saat lulus SMA memilih kampus bahkan Jurusan yang sama dengan gebetan meski tanpa kita sadari belum tentu pilihan itu cocok dengan kita. Dulu, saking galaunya mau kuliah jurusan apa, sempat kepikiran mau ambil jurusan yang sama dengan jurusan yang dipilih kakak kelas jaman SMA. Untung nggak sampe terjerumus ke hal itu, hingga saat penerimaan formulir menemukan jurusan yang tepat dan sangat sesuai passion. Ada juga di halaman 236 tentang pas pacaran royal banget ngasih barang, giliran putus semuanya minta dibalikin. Kalo yang ini alhamdulillah saya nggak pernah mengalaminya, hanya jadi mengingatkan saudara pernah mengalami hal ini. Jadi, dia udah tunangan. Ngerasa nggak cocok, dia minta putus. Ya wajar sih kalo cincin tunangannya dibalikin, lha ini semua barang yang pernah dikasih minta dibalikin bahkan sampe parfum yang udah dipake pun minta dibalikin. Omaygad, kok ada ya orang macam ini? Untung deh saudara nggak jadi nikah ama dia, kebayang kalo jadi, semua hal bakal dibuat perhitungan x)

Banyak kalimat favorit bertebaran dalam buku ini:

  1. Orang yang lagi kasmaran memang cenderung melakukan hal di luar kebiasaannya, demi cinta yang dia kejar. (hlm. 53)
  2. Selalu, yang baru akan terlihat lebih baik daripada yang lama. (hlm. 68)
  3. Cinta memang butuh perjuangan. (hlm. 77)
  4. Janganlah menyerah dalam mencari jodoh kalian. Pikirkan baik-baik: jangan-jangan jodoh kamu adalah orang yang selama ini ada di dekat kamu sendiri. (hlm. 78)
  5. Banyak laki-laki dalam perjalanan hidupnya tidak sengaja bertemu dengan perempuan menarik tapi nggak berani ngajak kenalan. (hlm. 117)
  6. Orang yang jatuh cinta terkadang berharap pada hal yang tidak pasti. (hlm. 122)
  7. Kita harus baik sama orang yang kerja bareng sama kita. Kalau enggak, ya, jangan marah kalau dibales. (hlm. 156)
  8. Kepribadian seseorang bisa dinilai dari ektrakurikuler yang mereka ambil di sekolah. (hlm. 161)
  9. Kalau lo nggak mau dikerjain jangan pernah ngerjain orang. (hlm. 184)
  10. Semua orang pernah patah hati. (hlm. 184)
  11. Masak itu kayak cinta, lo salah nyampur bahan makanan dikit, pasti asin rasanya. (hlm. 187)
  12. Cinta itu ternyata menjadi faktor motivasi paling mujarab. (hlm. 201)
  13. Orang setelah mengalami patah hati hebat akan berubah. (hlm. 207)
  14. Kita akan selama-lamanya jadi orang yang lain, gara-gara satu patah hati kampret dalam hidup kita. Kecuali ada mantra sihir Harry Potter yang bisa membuat kita lupa itu semua. (hlm. 208)
  15. Nggak ada umur yang terlalu muda, kan? (hlm. 218)
  16. Tidak semua yang tidak bisa dilihat bisa membuat kita celaka. (hlm. 224)
  17. Kalo nggak patah hati, gak belajar kali. (hlm. 235)
  18. Beberapa luka bisa sembuh dengan baik seiring berjalannya waktu. (hlm. 242)

Banyak juga kalimat sindiran dalam buku ini:

  1. Kau bisa jadi bodoh maen game terus. (hlm. 2)
  2. Mana ada anak cowok main layangan pake sunblock? Cemen banget! (hlm. 3)
  3. Kenapa, sih, cowok suka banget nonton bola? (hlm. 46)
  4. Kenapa cewek kalo ke kamar mandi selalu minta ditemenin sama temen ceweknya? (hlm. 47)
  5. Ini kan perasaan, bukan kucing piaraan, masa hilang. (hlm. 66)
  6. Putus cinta membuat kita malas ngapa-ngapain. (hlm. 66)
  7. Semua orang tahu pertemuan dengan mantan pacar sangat berpotensi menghasilkan galau. (hlm. 79)
  8. Zaman kayak gini baik aja nggak cukup. (hlm. 126)
  9. Jodoh itu ada yang ngatur. Siapa tahu itu jodo lo? Udah, ajak ngomong aja. Gak ada salahnya, kok. (hlm. 132)
  10. Orang mabuk emang nggak bisa diajakin ngobrol. (hlm. 159)
  11. Dunia tidak akan kehilangan orang bodoh. (hlm. 175)
  12. Problem klasik cewek-cewek SMP: naksir cowok tapi cowoknya gak nyadar. Mereka Cuma bisa nyuri pandang, tapi begitu dilirik balik langsung mimisan tiga ember. (hlm. 182)
  13. Susahnya kalau jatuh cinta diam-diam, soalnya kita akan selamanya cuman ngebaca tanda-tanda yang nggak jelas. (hlm. 183)
  14. Suatu tempat baru bisa jadi istimewa kalau tetap jadi baru. Kalau udah lama, jadinya biasa aja. (hlm. 206)
  15. Pacaran jarak jauh memang menjadi momok. Cinta kita terhalang jarak, dan komunikasi jadi penting. (hlm. 215)
  16. Mengundang mantan pacar ke pernikahan kita memang tidak dianjurkan. (hlm. 231)

Masih menemukan beberapa typo:

  1. Keliahtan (hlm. 44) – seharusnya kelihatan
  2. Tentang Astra di halaman 66, harusnya Dika putus ama Deska. Ini kenapa malah putusnya ama Astra yang lagi deket ama Deska? X)
  3.  Di halaman 146. Disebutkan jika di minggu pertama, ‘Malam Minggu Miko’ ditonton tiga ratus ribu kali, terus kenapa kalimat selanjutnya malah jadi rancu, soalnya disebutkan jika minggu kedua ditonton tujuh ratus kali. Bukankah seharusnya minggu kedua, viewers lebih banyak dari minggu pertama ya? Atau mungkin itu manksudnya minggu kedua ditonton tujuh ratus ribu kali, bukan tujuh ratus kali.

Sama halnya dengan judul-judul sebelumnya, judul Koala Kumal ini juga memiliki arti semiotika. Koala kumal ibarat kita sebagai manusia dari masa ke masa. Ketika koala bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya, dia merasa asing ketika kembali. Seperti halnya kita ketika menjalin hubungan dengan seseorang. Dulu bisa jatuh cinta menggebu-gebu, cemburu dan patah hati, ketika bertahun-tahun kemudian bertemu kembali rasanya sudah beda. Begitulah hidup.

Keterangan Buku:

Judul                                     : Koala Kumal

Penulis                                 : Raditya Dika

Editor                                    : Windy Ariestanty

Penyelaras aksara            : Resita Wahyu Febriratri

Penata letak                       : Gita Ramayudha

Ilustrator isi                        : Sweta Kartika

Desainer sampul              : Levina Lesmana

Ilustrator sampul              : Adriano Rudiman & Levina Lesmana

Fotografer                          : Sardio Michael

Penerbit                              : GagasMedia

Terbit                                    : 2014

Tebal                                     : 250 hlm.

ISBN                                      : 979-780-769-X

koala kumal 4

Dalam rangka review ke-50 di tahun 2015, buku ini akan dijadikan giveaway!!😉

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs. Jangan lupa share dengan hestek #GAKoalaKumal dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Mengambil dari salah satu tema BAB dalam buku ini, pertanyaannya adalah ceritakan patah hati terhebat dalam hidupmu😀 #PLAKK

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #GAKoalaKumal yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya yaaa… ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#GAKoalaKumal ini berlangsung enam hari saja: 9-15 Maret 2015. Pemenang akan diumumkan tanggal 16 Maret 2015.

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini! ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

-@lucktygs-

55 thoughts on “REVIEW Koala Kumal + GIVEAWAY

  1. Bismillahirrohmanirrahim
    Nama : Hanifa Nur Ramadhani
    Twitter: @Hanifanrr
    Tinggal : Perum Nusa Indah 2 Blok F 14 RT 03/06 Ds. Botorejo, Kec.Wonosalam, Kab. Demak, Jawa Tengah 59571.

    Ngomongin patah hati
    Patah hati terberatku itu saat aku sekolah SMA. Ya, sekarang ini aku SMA kelas sepuluh. Masalahnya, kali in aku sekolah di salah satu Sekolah Menengah Atas yang ada di Surakarta. Pertama kalinya sekolah luar kota. “Luar Kota”, kelihatan keren kan? *nggak juga sih*. Yang bikin potek-potek, aku jadi LDR-an sama bapak ibuk ({})
    Aku jadi galau, terkadang aku ngerasa nyesel sekolah jauh dari orang tua. Tapi ini bukanlah masalah patah hati, ini masalah tanggung jawab. Soalnya, aku sendiri yang menentukan untuk sekolah di sana. Seandainya aku jadi minta pindah sekolah, orang tua pasti juga akan sedih. Mikir, anaknya nggak cocok sekolah disana.
    Pernah aku cerita sama ibuk, kalo aku pernah nangis gara-gara kangen. Dan itu efeknya kerasa. Ibuk jadi sering telfon asrama, sering jenguk, dan sewaktu pulang *kayak saat ini* jadi sering dimanja. Aku jadi ngerasa bersalah pernah cerita kayak gitu ke ibuk.
    Jadi, apapaun yang terjadi, “SHOW MUST GO ON”. Jalani aja semuanya dengan ketulusan hati. Bikin orang tua bangga. Semua kesulitan yang aku hadapi di asrama akan berguna untuk masa depanku.
    Aku berharap bisa melakukannya. Aminn🙂

    Pengen buku ini, tapi nggak ada uang. Alhamdulillah ada peluang dapet gratisan😀
    Kak lucy, makasih GA nya. malah bisa jadi tempat curhat u,u
    Semoga sukses kak!

  2. Patah hati terhebat? Duh bingung mesti jawab apa hahaha. Kalo ngomongin masalah patah hati pasti semua orang pernah ngalamin ya. Nah kalo saya sih pernahnya ditinggalin pas lagi sayang sayangnya, asli pas itu nyeseeeeeeeeek banget, inget banget dulu sampe nangis2 gak jelas, bertanya tanya dalem hati, kenapa dia ninggalin saya disaat saya lagi sayang sayang nya? Saya kurang apa? Tapi kan manusia pasti punya kekurangan.. Dan gara2 itu saya memutuskan untuk gak pacaran dulu, takut kejadian nya keulang lagi, nggak mau ngerasain rasa kaya itu lagi, capek. Nyesek nya gak ketulungan, belum lagi harus ngeluarin air mata sia sia. Belum siap kalo mesti ngerasain hal itu untuk kedua kalinya. Bagi saya sih ini patah hati terhebat, soalnya sampe bikin trauma!

    Nama : Linda Novianty
    Twitter : @cumee22
    Kota Tinggal : Bekasi

  3. Ya ampun, sudah review ke-50 aja nih, baru juga awal Maret *jealous. Btw, ikutan GA-nya ya…

    Patah hati terhebat versiku bukan diputusin atau semacam itu. Karena aku org yg tak mudah jatuh cinta *ceileh, tapi sekalinya suka sama seseorang tuh doyannya dipendam dalam-dalam sendiri. Orang terdekatpun gak ada yang tahu ketika aku memutuskan tak bilang, saking ajaibnya aku menyimpan rahasia. Dan itu sakitnya tuh disini, hiks… Aku sering nonton drama atau baca novel romance yang suka ngasih wejangan kalau kau mencintai seseorang, biarkan orang itu tahu. Tapi anehnya, aku gak pernah patuh pada nasihat bijak itu. Tapi aku bertekad akan balas dendam nyatain sering-sering sama suamiku kelak, hehehe… Mendam itu satu hal, seiring waktu nyeseknya sembuh & hilang. Tapi, ditinggal nikah sama orang yg disukai itu hal lain *berkaca-kaca. Ada suatu kali aku menyukai seseorang (diam-diam, tentu saja), ketika ada undangan nikahnya nangkring di fb-nya, duh, mungkin itu patah hati terhebat yang menimbulkan badai dalam hati yang korbannya cuma diri sendiri. Karena gak ada orang lain yang tahu, itu adalah badai hati tersunyi yang kurasai *deuh, bahasanyaaa…. Lalu waktupun berlalu. Karena temenan di fb, aku masih terus ngerasa deg! tiap kali dia posting macem-macem tentang rumah tangganya. Lalu muncul pula bayi lucu mejeng di fb-nya. Hwaaa…. *Tuhan, tolong redakan badai sunyi itu. Aku cuma ingin ikut tersenyum dengan kebahagiaannya. Jangan biarkan aku galau sendiri diam-diam dalam sunyi. Amiin…🙂

    Nama: Euis Sri N
    Twitter: @EuisSriNur
    Kota Tinggal: Bandung

  4. Nama: Arfina T. Dewi
    Twitter : @ipinkaramel
    Kota : Serang

    Patah hati terhebat? kayanya belum pernah soalnya aku anggap patah hati itu keadaan yang wajar buat manusia, makanya cuma aku anggap angin lalu terus buat evaluasi sebagai proses pendewasaan diri. Mungkin saat aku mutusin untuk lostcontact sama doi, saya agak sedih putusin itu. Setelah hari itu semua berubah, yang biasanya punya temen chatting, sekarang jadi sepi. Saya juga ngerasa bersalah misscomunication tanpa ada alasan.

  5. Sasgaluh Mayang
    Yogyakarta
    @_mayg16

    Patah hati terhebat adalah saat hati ini telah mampu berkata “Dia tidak lebih baik dari dia” l. Pasalnya dunia akan berbalik arah dan mengacuhkan seseorang yang telah gagal mencintai. Seperti saya dan juga srmua orang yang pernah dan akan mengalaminya. Waktu itu dunia terasa lebih dingin dari biasanya. Disaat mulut ini masih mampu mengatakan namanya dan disaat hati ini masih bersamanya, ia orang pertama kali yang menimbulkan kecewa. Disaat dia mampu melupakan, namun hati ini masih memikirkannya. Patah hati serasa raga ini beku, Saat itu dia mengatakan dia harus pergi, saat itu dia mengatakan tak akan kembali. Selebihnya dia tidak tau rasa yang ada di hati ini. Segalanya tampak seperti mimpi, seperti terombang-ambing ke angkasa bersama puluhan buih kehancuran. Semesta memang berkata aku harus melangkah maju, namun siapa yang tau sulit untukku begitu. Aku akui berat mengatakan kalau aku memang telah patah hati. Namun kenyataannya saat ia pergi dan memutuskan untuk tinggal disana dan menuntaskan semua yang dia miliki disini, patah hati mulai menyerangku. Dia memang tak terlihat, namun aku dapat merasakan kehadirannya.

  6. Nama: Mela Anjar Mustika
    Twitter: @Mela1100_
    Kota: Bogor

    Patah hati ya ?? Hhmm.. Jaman2 SMP.. ceritanya aku suka sama 2 cowo pas kelas 7, trus tiba2 mundur gara2 pesimis duluan, pas kelas 8 salah satu cowo yg aku suka sebut aja dia A tiba2 ngedeketin aku, aku kira dia suka sama aku, aku udah percaya diri duluan, ternyata dia deketin aku karna dia suka sama temen ku (sebut aja dia M). Ga lama dia bilang kalo dia udh ga ada harapan sama temen ku, M. Eh dia nembak aku🙂 karna ga mau buang2 kesempatan kita pacaran deh🙂 1 bulan pacaran kita putus karna emang dari awal ga ada komunikasinya, ada sih tp di dunia maya bukan sms karna aku ataupun dia ga ada yg nyimpen nomor ponsel pasangannya.
    Sekitar 3 bulan setelah putus, cowo yg aku suka satu nya lagi sebut aja dia B, ternyata suka sama temen ku jga, si M. Karna si B tau kalo aku temennya M dia deketin aku jga, dan lagi2 dia deketin aku gara2 si M, temen ku. 1 thn menjomblo dari si A, juga sama aja ga ada komunikasinya. Dan setelah 1 thn aku minta rujuk alias balikan😀😀
    Pas minta rujuk ternyata dia udah punya pacar, dan pacarnya itu temen deket ku (sebut aja dia G)

    Sedih ga kak ??

  7. Nama : Fita
    Alamat : Malang
    Twiter : @fitania09

    Patah hati yang paling hebat ya??😦 baru aja 2 tahun kemarin…pas lagi pusing-pusingnya aku mau ngadepin skripsi si doi malah bilang uda milih cewek lain…seketika itu juga rasanya pikiran ku kosong dan gak kuat buat ngadepin itu semua dan alhasil berimbas pada kuliah ku juga..aku jadi males pergi kuliah, aku males mau ngajuin skripsi dan parah lagi aku jadi ogah-ogahan buat kerja dan bisa ditebak aku resign dari kerja..butuh waktu setahun aku bisa menerima itu semua ,aku mulai bangkit membenahi kuliahku dan mulai mencari kerja lain dan alhamdulillah aku bisa..dan aku buktikan padanya bahwa aku bukan cewek cengeng seperti dulu, kini aku lebih menghargai hidupku & aku lebih fokus untuk membahagiakan orang tua ku😀

  8. Nama: Adinda Putri Citradewi
    Kota tinggal: Cerme, Kab.Gresik, Jatim
    Twitter: @Adindaputri29D

    Wah, kalau patah hati yang hebat sih belum pernah sama sekali karena aku sama sekali belum punya gebetan (nunggu SMA aja deh, hihihi *ketawalicik). Tapi yang paling bikin patah hati banget yaitu kalau aku dicueki teman-teman begitu mereka tahu aku orangnya introvert banget dan dianggap judes karena kalau sekali ngganggu aku baca buku langsung kupelototin si penganggu. Amit-amit dehh XP
    Eh, tapi memang aku selalu cuek karena selalu sibuk baca sih ketimbang berinteraksi sosial. Walaupun kadang nusuk hati banget, nggak ada teman buat ngajak ngobrol..😦 (terutama ngobrol tentang buku)

  9. Mila Reski
    @mila_reski
    Makassar

    ummm.. patah hati yah (?)
    kalo patah hati mah sering. ketiban sial, jadi patah hati. ga menang GA, jadi patah hati juga..

    tapi kalo ngomongin patah hati yang terhebat itu pas akhir tahun lalu. Jadi, ada seseorang sebut saja dia ‘Mawar’. Dia ngerebut gebetan saya sodara”.. Emang sih, kalo belum jadi pacar masih jadi milik bersama. Tapi, ini masalahnya si Mawar ini adalah sahabat saya.. Entah masih pantas disebut sahabat atau engga sih.. Jadi aku sering curhat ke dia kalo aku lagi naksir seseorang. Trus dia ngebet gitu pen nyariin no telp tu cowok buat aku.. Taunya 2 minggu kemudian mereka yang jadian dan ngga bilang” sama aku.. aku juga taunya dari temen yang lain sih.. minta maaf pun ngga ada sama sekali.. nyesek ngga tuh.. Sinetron banget yak (?)

  10. nama : kartika wulandari
    twitter : @tikatifan
    alamat : metro

    jawaban:

    siapa bilang kalau belum pernah pacaran gak boleh patah hati?? hmm.. aku pernah patah hati waktu SMP ya it mmng uda lama banget krn ak skrng uda lulus kuliah (tebak sendiri umurnya :b) tapi pasti kalau ditanya patah hati ak crtain kisah ini *tsahhh. waktu SMP deket sm salah satu cowok dikelas sebut aja si IJ (semoga orngny gk bc) nah uda sampe zona ‘kakak-adik’ (taulah kaya mana ya) trus tiba2 tmn satu bangku ak ternyata naksir sm dia dan kayakny sih si IJ jg suka gtu ckk. berhubung ak pikir kita cma ‘ kakak-adik’ ak jg gk bs berbuat apa2. nah ini ni yg bikin ak bingung sampe sekarang suatu hari stlh jm olahraga biasa lah ya ad wkt sdkt buat ganti bj n istirahat gitu si IJ deketin ak (wktu it di bangku paling blkng n ddpan kami ada kaca krn ak lg bnerin jilbab) ak iseng nanya krn cm kita b2 wkt it dkls (yg lain pada blm slsai gnt bjunya) IJ sbnerny km suka gk sih sm si yg duduk smping aku? dia diem agak lama trus blng km bneran pngen tau cewek yg ak suka?? ak jwb iya lah kn lw bner ak bs bantuin comblangin gtu (nasib orang yg ad di zona ‘kakak-adik’ emang sedih) nah dia gk jwb tp ambl kaca yg msh ak pke buat benerin jilbab. km beneran pengen tau siapa dia? cb km liat cewek yg dikaca it deh nah it cewek yg ak suka. (mungkin krn masih polos atau cupu gk ngerti jga kn msh smp ud dmodusin gtu) ak jwb kan yg ad dikaca itu cma aku jadi?? y itu ktnya km mau tau cewek yg ak suka. tiba2 hening ak bngung mau jwb ap dia jg bingung ah pokokny hbs dia blng gt jd anehlah. nah singkat crta ternyta eh ternyata si IJ rupa2nya bneran jadian sm tmn sbelah ak itupun ak tau dr gosip yg beredar. berhubung aku hny ad di zona ‘kakak-adik’ aku pura2 rela pdhal didalam hati ckk. in blm smpe sakit hatinya sabar nah ak braniin blng sm tmn ak yg cewek itu kalau y uda gk papa km jadian sm IJ tp jgn putus ya (harus tegar mmng kalau ada di zona ‘kakak-adik’ mah #akurapopo) singkat crt lulus SMP ak stu SMA yg sm dg cewek it nah iseng nanya kan mrk msh pcran gk eh entengny dia blng uda gk lagi tika (jegerrrrr!! kn ak ud blng jgn ptus tau gt ak dulu yang pcran sm dia arghh~) y sudahlah ya jodoh itu sudah ada yg atur kan. uda jadi gt patah hati versi aku. makasih uda dbca ya!!😀

  11. Nama : Ainun Mawa’dah Noor
    Twitter : @AmdnLee
    Kota tinggal : Barabai, Kalimantan Selatan.

    Patah hati terhebat?
    Kebetulan saya lagi patah hati nih mba HAHAHA :’)
    Ngga hebat banget sih. Tapi, patah hatinya itu berulang kali karena penyebab yang sama. Yaitu, gara-gara saya mengidap “Pede” dan “Ge-er” akut. Ini udah ke-3 kalinya HAHAHA. Aduh saya jadi ketawa sendiri. Maklum ya mbak, efek patah hati nih😀

    Jadi sejak SMP sampe sekarang (SMA) saya tuh selalu Ge-er sama orang yang curi-curi pandang. Ya, gak usah ditanya gimana perasaan saya waktu dicuri-curi pandang. Rasanya tuh kecut😀 HAHAHA
    Salahnya, saya suka hal yang kecut -_- dan suka memberi “gula” dengan khayalan saya.
    Alhasil ujung-ujungnya saya salah sangka & salah paham. Duh sakitnya tuh gak bisa didownload #apaini

    Oke aku ceritain “PATAH HATI GARA-GARA GEER”ku ini dari pertama kali ya mbak😀

    Cowok pertama. Kasusnya curi-curi pandang. Dan kesimpulannya saya Ge-er dan salah sangka. Ketika saya udah tertarik sama tuh cowok, eh ada kabar gembira dia pacaran sama temen sebangku saya. HAHAHA keren kan mbak. Ternyata selama itu tuh cowok curi-curi pandang sama temen saya. Ini bener-bener mistis ya mbak :’)

    Cowok kedua. Kasus kedua ini, ada cowok yang gak terlalu saya kenal tapi sering banget bantu saya ini itu. Beberapa kali juga dia itu saya “ngerasa” dia mandangin saya. Ya ampun merinding ngingetnya. Nah, setelah beberapa saat saya juga mulai tertarik sama dia. Waktu coba stalk FBnya. Tahu-tahu dia udah punya pacar. HAHAHA udah deh cerita geer saya tamat sama cowok kedua ini.

    Nah, cowok ketiga ini saya baru aja ngalamin. Niatnya saya mau move on dari cowok kedua itu. Jadi cara saya move on adalah jatuh cinta lagi #EAKKK
    Cara saya jatuh cinta itu emang agak aneh mbak. Saya itu sering jatuh cinta / tertarik sama orang yang curi-curi pandang ke saya HAHAHA. Jangan sampe dah saya jatuh cinta sama foto presiden di kelas yang gak berhenti natap saya #iniapabanget
    Jadi ngelantur. Oke kembali cerita cowok ketiga. Dia ini sering saya lihat curi-curi pandang sama saya. Sampe sekarang masih gitu mbak. Saya takut gitu jatuh ke jurang lagi, ini bener-bener bikin galau dan patah hati. Soalnya ini cowok keliatannya baik-baik, rapi, keren, alim, ditaksir banyak cewek. Saya pikir-pikir lagi, saya udah jatuh setengah jurang ini mbak. Saya nyadar diri duluan lah. Saya ini apa. Ga ada apa-apa dibanding dia. Capek patah hati gara-gara geer.
    Tapi, ada hikmah juga dibalik ini. Jadi kan saya mempertahankan prinsip jomblo saya HAHAHA. Tapi perlu mbak tau. Hal ini gak saya publikasi selain untuk jawaban kuis ini😀
    Jadi, mungkin cuma mbak & readers di sini yang tahu kalo saya pernah patah hati hebat gara-gara geer😀

    Oke sekian. Maaf ya mbak, saya ini jawab kuis atau curhat haha.
    Terimakasih mbak ^_^

  12. Hilma Yarisya
    @ThatGirlYaris
    Yogyakarta
    Patah hati?

    Oke ini mulai dari pertengahan kelas 2SMA. Anak-anak jaman sekarang pacaran tapi nggak PACARAN. Pertama ini cerita gue, dulu ada anak baru di sekolah gue terpana dia PINTER dan cewek suka sama cowok yang pinter. Gue sama dia udah deket pakek banget, sering pulang sekolah siang-sore cuman buat tanya-tanya soal. Kita nggak pernah maen berdua karena bukan muhrim dan gue bukan tipe cewek yang suka di ajak maen beli barang semacam SHOPPING. Inget SHOPPING. Ini garis keras pakek banget.

    Dan problemnya adalah, kita bukan PACARAN padahal kita udah pakek inisial nama “sayang” yang di manipulasi dan di samarkan jadi “Kambing&Embek” samaan sama di novel RD Kambing Jantan karena kita berdua sama-sama suka RD. 2bulan masa-masa kegombalan dia berjalan ini nggak ada masalah sampek akhirnya kenaikan kelas. Kita bukan SAYANG-SAYANGAN lagi karena kita fokus belajar. Kita RIVAL.

    Dan ini dia masalahnya, dia pinter banget dan gue SUKA pakek banget. Duh, kak Luckty coba kakak bayangin gimana susahnya dapet Ranking 10 besar . Sampek akhirnya gue nemu yang namanya HELLO KITTY ini bukan sinetron mbak Hannna asli, ada orang ke-tiga. Dan dia juga pakek nama KESAYANGAN sama si HELLO KITTY.

    Inget ini bukan sinetron mbak Hanna itu artinya gue bukan mbak Hanna yang menye-menye sampek ingusan. Gue marah ngapus kontaknya, gue anggurin gombalan bau basi yang udah 3bulanan berlalu, asli ini parah. Gue mau marah sama dia tapi sekali lagi dia bukan cowok gue. Akhirnya gue di-PHP udah itu gue pertahanin konsen sekolah walaupun nggak dapet paralel 10besar tapi gue masih dapet 15besar. Alhamdulillah.

    Dont judged book from the cover. Dia mungkin pinter ada di posisi 1ranking paralel tapi dia juga pinter…
    Ngebohongin dan PHP-in orang.

    Sekilas curhat korban PHP. Wassalam

  13. Patah hati yang aku alamin ini bukan karena dikecewain seseorang. Tapi karena keadaan hidup aku.

    Patah hati ini aku alamin waktu aku masih duduk di kelas 4 SD. Bisa dibayangin, gimana patah hatinya anak perempuan usia 10 tahun ngedenger ibunya minta izin untuk pergi kerja ke luar negeri. Tepatnya jadi Tenaga Kerja Indonesia. Jelas waktu itu berat banget buat aku dan keluarga ngizinin beliau pergi. Tapi karena kondisi ekonomi keluargaku, terpaksalah aku harus rela ngizinin beliau pergi.

    Berat rasanya tinggal tanpa ibu. Aku harus serba mandiri. Dan akhirnya ibuku pulang waktu aku kelas 1SMP. Tapi, patah hati yang masih mebekas itu malah ditambah lagi. Ibuku harus pergi bekerja lagi ke rantau orang waktu aku kelas 3SMP. Dan sampai hari ini beliau belum juga pulang. Sekarang aku kelas 2 SMA. Tapi yang bikin aku seneng, di sana beliau sehat, dan kita sering komunikasi:)

    Maaf ya kak kalo temanya kurang pas. Tapi bener deh, ini patah hati aku yang paling paling hehe

  14. nama: etika setya
    twitter: tikikabum
    kota: malang

    Patah hati paling hebat itu pas tau first love meninggal. Dulu sih pas jaman SMA tuh pernah patah hati gara-gara dikasi tau temen kalo dia nembak temen sekelasnya ala Katakan Cinta gitu. Aduh udah deh itu saya potek banget dah. Tapi kalo dibandingin waktu denger berita si first love itu meninggal rasanya bukan cuma potek lagi. Rasanya nggak percaya banget. Sejak saya tau dia udah nggak ada, saya malah sering mimpiin dia. Huhuhu. Mungkin bener kata orang first love itu susah banget dilupain..

    Hei, first love, semoga kamu bahagia di sana ya🙂

  15. Nama: Anastasya Sekartaji
    Twitter: @sekartajirolu
    Domisili: Batang, Jateng.

    Patah hati terhebat? Hmm … Pernah sih waktu jaman-jaman awal masuk SMP dulu. Dan mungkin kisahnya udah mainstream, tapi yak emang begini kenyataannya><

    Awalnya, aku dan doi, panggil saja 'Bopak' (nama disamarkan) kenal pas UN SD. Sekolah kita ngelaksanain UN di satu tempat yg sama (gabungan), nah tempat dudukku sama si 'Bopak' ini deketan, terjadilah interaksi yg lama-kelamaan berkembang jadi rasa suka. Akhirnya kita pun lulus dan nerusin di sekolah yg berbeda, tapi masih satu yayasan.

    Nah waktu itu ada acara perkemaahan perkenalan gitu, nah sekolahku dan sekolahnya dia juga ikut. Aku sering denger dari temenku kalau si 'Bopak' ini suka kepadaku, dan aku pun udah ke-geeran duluan. Dan katanya lagi, si 'Bopak' mau nembak pas malam api unggun. Betapa dag-dig-dug serr hati ini. Namun kenyataan berbanding terbalik, dia malah berpaling ke lain hati😦 dia suka sama temenku sendiri, panggil saja 'Melati'.

    Awalnya aku gak tau kalau mereka berdua pacaran, aku baru tau setelah 2 hari mereka jadian, itupun dari temenku yg lain. Sungguh remuk hati ini, aku yg udah ngarepin dia nembak aku justru dia pacaran sama temenku. Kan sakit … Dan ini bukan terjadi sekali saja, tapi 2 kali dengan si 'perebut' yg sama, yaitu 'Melati'.

    Tapi, sekarang aku dan 'Melati' ini justru jadi teman deket. Kita udah ngelupain kejadian 2 tahun lalu dan udah gak mempermasalahkan itu lagi. Jangan sampe seorang cowok bisa ngerusak persahabatan😀

    sekian ya mbak luckty, maaf jadi terkesan curhat. Sukses selalu yaaa😀

  16. Ikuuut!!
    Nama : Ayuni Adesty
    Twitter : @ayuniadesty
    Kota : Klaten

    Jadi ceritanya,…. #buka buku dongeng *eh
    Saya itu jadi secred admirer teman SMP saya dulu, sebut saja namanya Mawar. Bukan, dia bukan salah satu oknum di acara Reportase. Mawar adalah seorang cowok usia dua puluhan. Seumuran dengan saya. Saya mulai kepo sama akun medsosnya setelah sebuah pertemuan reunian SMP. Ya, mawar adalah teman seklas saya waktu SMP.

    Entah kenapa setelah pertemuan di acara reuni itu saya menaruh perhatian lebih padanya. Anggap saja naksir. Saya sih berharap dia naksir, juga. Tapi kenyataan sepertinya berkata lain. *hiks #nangis di pojokan
    Karena saking keponya dia sudah punya pacar apa belum, saya sampai menjadikannya close friend di FB. Ya, dengan begitu saya akan mendapat notofikasi jika dia up date, status atau up load foto.

    Saya biasanya selalu nyumbang like atau komen. Berharap bisa saling berbalas komen. Tapi ternyata gayung tak bersambut, “karena gayungnya dibawa sama Nenek Gayung #skip

    Jadi intinya, saya harus rela menjadi secret admirernya saja. Saya nggak berani buat menawarkan diri jadi calon istrinya. #plak Pokoknya sebagai cewek, saya nggak mau terlalu agresif. Cukup mencintainya dalam diam. #tsaaah

    Tapi sepertinya saya juga harus rela patah hati ketika suatu hari di mana tidak ada angin dan tidak ada mendung, tapi di hati saya serasa ada hujan dan halilintar. Jegeeer!! Pengen tahu alasannya? Ha? Nggak? Ya udah deh … *lho
    Jadi si Mawar ini mengupload sebuah foto wanita cantik, sebut saja Melati. Si Melati ini sepertinya adalah gadis pujaan hatinya Mawar. Rasanya ingin menolak kenyataan pahit ini. Tapi, ya sudahlah. *seperti kata Bondan Winarno, eh Bonda Prakoso.

    Saya memang patah hati. Patah hati terhebat karena bunga cinta saya layu sebelum berkembang. *ngenes

    Tapi nggak mau jadi drama queen. Life must go on! Tapi dari lubuk hati saya yang paling dalam saya masih berharap dia adalah jodoh saya. Selama janur kuning belum melengkung kita sah-sah aja kan berharap? Betul? Doain saja semoga saja diberikan jodoh yang terbaik dari Allah SWT. Amiiin!! Yang mau ikut mengaminkan juga silakan. Saya terima dengan senang hati.

    Oke, deh kayaknya segitu aja deh cerita patah hati saya. *kayaknya kepanjangan yak? Terima kasih sudah mau baca curhat saya.

    Burung irian Burung cendrawasih.
    Cukup sekian dan terima kasih.

  17. Nama : Mu’aamalaah zain
    Twitter : @iam_mala
    Kota : Magelang

    patah hati terhebat? baru aja kejadian😥 aku suka sama anak namanya AR, kita udah deket pas kelas 7 dia perhatian , kece, dia kasih bunga ke aku 2 kali pas ultah dan valentine, bahkan hampir jadian tp aku gk bisa terima katena SAHABATku suka sama dia . terus jauh lagi pas kelas 8 , karena AR punya pacar .aku juga punya ,tp kita masih komunikasi sebagai seorang temen les aja. sampe akhirnya dia deketin aku lagi setelah putus sama pacarnya, hampir deket, udah deket, sangat deket .udah deket polll!! dan kelas 9 ini tiba tiba dia ngomong sama aku kalo dia balikan sama mantannya.. itukan nyesek BINGGO.
    nangis sehari semalem sampe mata sembab gede banget …

  18. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    Karangasem, Bali

    Patah hati terhebat dalam hidupmu..
    Duh, boleh nggak sih nggak bahas soal hati yang patah -_-

    Cinta tidak selalu bahagia, karena semuanya datang satu paket. Bahagia plus Berduka. Ada yang bilang, berani jatuh cinta, harus berani terluka. Jika sudah pernah terluka, berarti kamu pernah benar-benar mencinta. #Eaa
    Patah yang paling hebat ku rasakan ketika dia sedang berulang tahun. Dia memang berbahagia, tapi aku yang terluka. Bukankah tadi aku sudah mengatakan bahwa semuanya datang satu paket?
    Dia berulang tahun bersamaan dengan seseorang di masa lalunya. Di hari ”mereka” dia datang ke rumah seseorang di masa lalunya itu. Tentu saja untuk mengucapkan selamat, itu sudah menjadi ritual mereka sejak kecil. Jadi kau tidak usah kaget! Dia mengatakannya dengan jujur padaku, bagiku tidak masalah. Aku juga tidak ingin menghancurkan hari bahagia mereka.
    Tepat tiga hari setelah hari ulang tahun itu, dia mengatakan ingin mengakhiri semuanya. Kaget? Pasti, terutama alasannya untuk ingin kembali bersama dengan seseorang dimasa lalunya itu. Aku tak punya pilihan selain menyetujuinya, daripada memaksakan kehendakku padanya. Saat itu aku merasa terluka, aku pernah benar-benar mencinta.
    Beberapa lama setelah itu, aku mendengar bahwa seseorang di masa lalu memulai hubungan baru. Bukan dengan DIA, tapi orang lain. Dan hubungan itu diresmikan dalam ikatan sehidup semati. Aku yang tidak terlibat menjadi sangat shock. Bagaimana dengannya? Entahlah. Setidaknya kami impas, dia meninggalkanku untuk seseorang itu. Dan seseorang itu meninggalkan dia untuk seseorang yang lain.

    Terima kasih kak ^^

  19. Nama: Yeyen Rahma Putri
    Twitter: @YezhaPutrii
    Kota: Batam, Kepulauan Riau

    Oke, ngomong2 masalah patah hati terhebat, aku pernah ngalaminnya sekitar akhir tahun 2012 lalu. Aku dulu pernah menjalin sebuah hubungan dengan seseorang yang sangat aku anggap begitu spesial dihidupku. Bagaimana tidak, selama aku memiliki pacar hanya dia yang mengerti aku dalam kondisi buruk, yah..seperti acak2annya aku sepulang kerja, belum mandinya aku, dia tidak pernah menuntut aku untuk harus rapi, harus wangi setiap dijemput sepulang kerja. Dari hati yg paling dalam, aku sayang banget sama dia, tapi masa pacaran kita gak lama… hanya bertahan beberapa bulan. Dibandingkan masa Pe-De-Ka-Te, kayaknya lebih lama masa “Pedekate” nya ketimbang pacarannya. Ngenezzz kan???😥 jadi ceritanya gini, diakhir bulan november 2012, sifat dia mulai berubah. Ga seperti biasanya. “Dia mulai cuek, ga mau angkat telfon, ga pernah nanyain aku lagi pulang kerja jam berapa, aku jemput ya?” Awalnya aku pikir dia hanya sibuk.tapi lama2 aku curiga, dengan tingkat ke-kepoan aku yg tinggi, aku coba cari2 info dari akun facebooknya. Dan benar saja, sakit hatiku berujung pada akun facebook keduanya yang sama sekali ga pernah ada kata ‘pertemanan facebook’ dari akun FB ku. Di photo profilnya, terpajang photo dia dengan seorang cewek yg ga aku kenal. Mataku berkaca2, hatiku sakit, dadaku sesak. Rasanya ingin aku maki2 mereka yg tega selingkuh dibelakang aku. Hampir seminggu aku nangis , sampe sahabat2 aku nasehatin aku buat ikhlasin mereka. Yah, aku mulai ikhlasin hubungan mereka. Sampai akhirnya Dia hubungin aku, bilang buat jauhin, jangan hubungin dia lagi. Jujur sakit banget harus dibikin kayak gini.. aku hanya bisa mengalah. Padahal galauku ga sampe disana aja. Tepat 3 bulan sehabis putus, dibulan februari aku ulang tahun. Dia ngucapin selamat ke aku + ngasih kado yg paling ga bisa aku lupain. Dia ngabarin, kalo 2 bulan lagi dia akan nikah sama selingkuhannya itu. Ya allah, disana aku lagi2 nyesekk harus dengar kabar itu, kenapa disaat hari bahagiaku harus mendengar kabar yg justru ga ingin aku tau sama sekali. Yah, aku hanya berusaha bersabar dan menerima ini semua. Aku sadar, bahwa akan ada saatnya yg kita genggam harus dilepaskan walau sakit.😥🙂

    *maaf curhatnya kepanjangan, but makasi udah mau jadi ladang tempat curhat di giveaway kali ini..hihihi…. semangat buat kakak admin^^

  20. Nama : Warastri Rezka Hardini
    Akun Twitter : @RezkaHardini
    Kota : Malang, Jawa Timur

    Patah hati terhebat dalam hidup saya ya?
    Saya memang beberapa kali merasakan patah hati, tapi patah hati terhebat dalam hidup saya adalah ketika saya patah hati dengan cinta pertama saya. Waktu itu saya sudah menjalin hubungan dengan si dia hampir satu tahun dan tiga hari sebelum Anniv, saya memutuskan hubungan kami karena dia kepergok selingkuh dengan sahabat saya sendiri. Saya lebih memilih persahabatan saya daripada perasaan saya sendiri walaupun sakit banget rasanya. Dia bisa dekat, perhatian dengan sahabat yang biasanya mendengar curhat saya tentang dia. Awalnya saya memang tidak percaya dengan rumor yang menyebutkan perselingkuhan itu namun, karena gerah dengan rumor itu saya berusaha membuktikan sendiri dan kenyataan pahit pun saya terima.
    Saya memutuskan hubungan kami dan jawabannya hanya “up to you” saya menangis hampir setengah hari. Saya sangat menyayangi dia, mencintai dia, dia cinta pertama saya yang berkesan. Selepas putus dengan dia, saya jatuh sakit. Saya belum bisa menerima kenyataan pahit ini.
    Satu minggu setelah putus, saya mendengar dia jadian dengan sahabat saya. Saya semakin terpuruk. Setiap hari selalu bertahan di balik senyum palsu dan berusaha tegar.
    Berbulan-bulan setelahnya saya didekati oleh beberapa laki-laki, namun saya tetap tidak bisa melupakan dia. Hati saya masih untuk dia. Bahkan ada salah satu laki-laki yang mendekati saya berkata saya terlalu terobsesi dengan dia. Entahlah, menurut saya itu bukan obsesi, tapi memang hati saya masih tertinggal padanya.
    Kurang lebih dua tahun lamanya saya masih hidup di bawah bayangan dia. Menangis setiap kali teringat sikapnya, menatap fotonya ketika rindu dan butuh kurang lebih tiga tahun untuk melupakan bayangannya dan meikhlaskan dia pergi. Sungguh luka saya baru kering kala itu. Sakitnya tidak bisa saya gambarkan. Ah, sudahlah saya tidak mau mengorek masa suram itu lagi, saya tidak mau gagal move on lagi. Sekian cerita patah hati terhebat dalam hidup saya.🙂

  21. Nama : Ana NM
    Akun twitter: anaanum19
    Kota tinggal: Jember, Jawa Timur

    Patah hati terhebat,,,,, hmMm!!!! Jatuh cinta itu merupakan hal yang sangat langka bagi saya, karena saya tipe orang yang tidak gampang jatuh cinta, suatu hari saat dalam masa praktek kuliah, ada seorang pembimbing yang masih muda, karena saat kegiatan sering bareng, teman-teman pemimbing itu banyak yang jodoh-jodohin, tapi karena orangnya cuek, saya kira tidak mungkin sekali pembimbing itu mau menanggapi bahkan sekedar berbasa-basi sepertinya tidak… Saat masa praktek di tempat itu selesai, dan kami semua kembali ke meja kuliah, otomatis saya tidak pernah lagi bertemu, hingga suatu ketika secara mendadak kakak itu sms, kejadian yang perlu diabadikan dan “wah” bagi saya saat itu. Selanjutnya ia sering telepone dan sms, ya sejak saat itu kita dekat… Hingga suatu waktu saya sms, “sedang sibuk apa kak???” Dan jawaban sederhananya itu yang bikin hati remuk berkeping-keping, “sedang nemenin nyonyaku (pacarku) lagi sakit…” Jadi, selama ini apa artinya… Entah kenapa saat saya pengen ketawa, kenapa semudah itu mempermainkah hati cewek… Dan kenapa saya bisa jadi korban PHP dengan mudahnya??? Tapi hidup terus berjalan kan… Saya pernah membaca kutipan di buku tapi lupa buku apa… Yang isinya kurang lebih begini “bahwa setiap luka membawamu lebih dekat kepada cinta… “

  22. Nama : Aidzina Nur Fitriani
    Twitter : @aidzina97
    Alamat : Banyumas, Jawa Tengah
    Patah hati terhebat? Jelas aku sudah merasakannya. Ini cinta pertamaku di SMP. Bisa dibilang ini cinlok karena aku dan dia satu kelas. Dari total jumlah anak laki – laki di kelas yang berjumlah 16 orang hanya dia yang mampu mencuri perhatiankku. Sosoknya yang sederhana membuat aku klepek – klepek. Lalu apakah hanya itu? Aku juga tak mengerti kenapa sangat mengaguminya. Cinta kan tak butuh alasan, ya kan? Perasaan ini aku pendam sendiri tanpa aku mengetahui dia punya perasaan yang sama denganku atau tidak. Sampai saat hari ulang tahunnya, aku memberi sebuah kado untuknya (tentunya tanpa sepengetahuannya). Dan dua hari kemudian, kado itu dikembalikan dengan perantara teman dekatku. Sakit? Pastinya. Saat ditanya alasannya, dia hanya menjawab “aku bukan orang yang tepat untuk menerima kado itu”. Singkat memang, tapi sakitnya itu loh yang nggak ketulungan. Dalam beberapa hari setiap mau tidur, aku menangis, karena hanya dia yang muncul dalam pikiranku. Aku pun mencoba untuk move on, tapi sulit karena kami bertemu setiap hari. Setelah kejadian tadi, aku harap aku tak akan pernah melihatnya lagi, sayangnya aku masih satu kelas dengannya. Namun semakin lama usahaku untuk melupakannya, dia semakin sering muncul dalam pikiranku. Naik kelas 8, aku nggak sekelas sama dia, ada perasaan senang, karena tak harus melihatnya sesering dulu, juga sedih karena harus berpisah dengannya. Aku masih sering memikirkannya, bahkan aku sering tersenyum senyum sendiri saat memikirkannya. Sampai suatu saat dia jadian dengan adik kelas. Sedih? Sangat. Aku tak punya harapan lagi. Aku menyukainya sudah hampir 5 tahun ini. Dan sampai saat ini aku masih sering memikirkannya walau kami tak satu sekolah.

  23. Assalamualaikum,
    Salam kenal buat mba Luckty
    Perkenalkan. Saya:

    Nama: Ryan Ahmad Augi
    Twitter: @awwgie
    Kota tinggal: Banjarbaru, Kalimantan Selatan

    Pengalaman patah hati terpahit saya waktu kelas 1 mau naik ke kelas 2 SMU. Kata orang cinta monyet.
    Ceritanya hari terakhir di kelas 1 SMU sebelum libur kenaikan kelas, saya memberanikan diri untuk menulis surat cinta pertama saya kepada teman sekelas. Sebut saja namanya Bunga ( nama disamarkan, hehe ).
    Di kelas kami jarang sekali bertegur sapa, namun diam diam saya naksir dia. Orangnya baik, cantik dan tinggi seperti saya.
    Waktu itu surat cinta yang sudah susah payah saya tulis semalaman– perlu berulang ulang kali menulisnya, saya berikan langsung kepadanya pas bubaran sekolah. Saat itu dia sudah berada dalam taxi langganannya. Saya cuma bilang, ” ini surat buat kamu, tolong dibaca, ya”. Udah, gitu doang. Tapi ngasihnya pake senyum malu malu dan nunduk nunduk gitu. Maklum saja kan jarang banget ngobrol sama dia.
    Selama seminggu lebih saya berdoa dan berharap agar rasa sayang saya berbalas. Tapi gak terlalu kepikiran juga karena waktu itu saya juga pergi berlibur bersama keluarga.
    Singkat cerita, setelah liburan berakhir dan kami bertemu lagi di sekolah. Dia menjadi pendiam. Semakin pendiam malah. Tiga hari kemudian saya coba bertanya padanya, apa tanggapannya tentang surat saya kemarin. Akhirnya dia menjawab ” maaf ya, Yan. Aku gak bisa jadian sama kamu. Aku mau serius belajar dulu”. Desssshhh.. waktu itu perasaan saya campur aduk antara sedih, kecewa, terutama malu. Tapi saat itu saya cuma bisa senyum, senyum paling dipaksakan. Dan saya bilang ke dia kalau gakpapa gak jadian. Yang penting masih bisa temenan dan ketemu sama dia.
    Namun setelah ke kelas dua kami beda kelas. Tapi kami jadi makin akrab, sebagai teman. Dan selama di SMU saya belum pernah lihat dia jalan dengan cowok lain.

  24. Nama: Gita Prista
    Twitter: @gitaprista
    Kota tinggal: Bandar Lampung

    Patah hati terhebat ya? Duh, hati cuma satu, sayang kalo dipatahin *hiyaa*. tapi mau cerita nih soal patah hati terhebat. bukan karena makhluk mars, bukan karena sahabat, bukan karena gebetan, tapi karena suatu benda. iyaa, aku patah hati berat gara-gara belum kesampean untu dapetin satu buku. Judul bukunya Kisah di Balik Layar (She Went All the Way) karya Meg Cabot. Sebenanya udah sempet baca bukunya , tapi waktu itu bacanya dapet dari temen. Waktu lagi booming novel itu juga sempet cuekin aja dan mikir, : ‘yah, ngapain punya kalau udah baca?’. Saat itu juga aku masih belum yang ‘gila’ banget sama buku. Sampai akhirnya sekarang, aku kepikiran untuk baca tuh buku lagi! Ada bagian yang aku suka, tapi juga lupa-lupa inget sama keseluruhan tuh cerita. Cari-cari di toko buku online gak ketemu. Jadi, sekarang kalau ngebayangin waktu itu sempet liat bukunya berjejer banyak, rasanya nyesel banget udah nyia-nyian tuh buku. beneran deh! sekarang cuma bisa ngarep bukunya cetak ulang lagi. Tapi gak tau deh bakal nunggu sampai kapan. Memang benar, kalau pasangan bisa dicari dan ditemukan dan setiap manusia telah ditetapkan jodohnya, nah kalau buku yang diidamkan plus terbitan lama bakal nemu dan berjodoh di manaa?

  25. Nama: Happy Muslimah
    Twitter: @heppiemovic
    Kota: Serang-Banten

    biasanya patah hati itu identik dengan namanya kehilangan. meskipun ngga semua hati disebabkan karena kehilangan seseorang yang disayang. jika patah hati adalah kehilangan, maka kehilangan terhebat yang pernah saya temui adalah ketika ayah saya meninggal tujuh tahun yang lalu. hati saya patah sepatah-patahnya di situ. kehilangan satu hati orang tua. tidakkah itu kehilangan yang paling tidak diinginkan? T^T

  26. Dulu aku punya kekasih, sebut saja namanya Terra. Seperti orang jatuh cinta pada umumnya, aku sayaaang sekali padanya. Tiap hari sms dia, menanyakan bagaimana kabarnya, apa yang sedang dilakukannya, dan hal-hal semacam itu.

    Lalu kemudian, dia agak menjauh. Setelah aku kejar-kejar terus, akhirnya dia ngaku. Alasannya bukan karena dia tak cinta padaku, tapi karena dia mengidap kanker entah apa. Tentu saja aku shock, dan langsung…. err, nangis saat itu juga. Tapi aku tidak mau putus. Sudah terlanjur cinta! Bahkan di bayanganku aku dan dia akan hidup bersama.

    Sesaat setelah kami selesai telepon (saat itu tengah malam), aku mentjari-tjari artikel soal penyakitnya. Dari larangan makan, badan sosial yang mau membantu para penderita kanker (termasuk membantu biaya pengobatan), dan hal-hal lainnya. Tiap hari, tiap kali aku memanjatkan do’a pada Sang Maha Kuasa, aku tak pernah absen menyebut nama Terra. Meminta Sang Maha Kuasa agar segera menyembuhkannya.

    Kemudian, selang beberapa bulan dia dijadwalkan operasi.

    Dan karena di luar kota aku tidak bisa menemaninya.

    Dan aku semakin rajin menghambur-hamburkan do’a padaNya. Meminta agar operasinya lantjar, meminta agar Terra tak merasakan sedikit pun rasa sakit ketika berbaring di meja operasi, dan meminta agar aku bisa segera bertemu dengannya.

    Tapi tak disangka, ketika hari dia dioperasi, secara tak sengaja dia mengupdate status fb-nya dan dia sedang berada… di kolam renang berama cowok lain.

    Olala…. jadi dia…

    Hal-hal selanjutnya berlalu cepat. Aku menelopn ponselnya, direject. Aku mengirim sms, tidak dibalas. Aku menuliskan pertanyaan di status tersebut, beberapa menit kemudian status itu menghilang. Kebetulan aku punya teman di kota yang sama dengannya, dan dia mengonfirmasi bahwa Terra…. memang janjian ketemuan dengan cowok lain. Aku ngirim sms lagi, tahu akan dibatjanya, dan menuliskan bahwa temanku (yang juga dikenalnya) melihat dengan matanya sendiri bahwa dia jalan dengan cowok lain. Baru setelah itu dia menelponku dan memberi penjelasan… yang jelas karangan. Ngalor ngidul kesana kemari yang intinya “Jadwal operasinya diundur” – ya, terus kenapa semalam pakai pamit dan minta doa semoga operasinya sukses?

    Pada akhirnya, dia sadar dia ketahuan bohong. Dia kemudian berkata jujur bahwa tak ada operasi, tapi dia bersumpah dia memang punya kanker. Aku? Sudah kehilangan kepercayaan padanya. Aku meminta putus saat itu juga, Aku mengganti nomor ponselku, aku menonaktifkan akun sosial mediaku dan membuat yang baru, aku menghapus semua hal yang bisa membuat dia menghubungi.

    Kejadian itu terjadi 5 tahun lalu dan aku masih…. aku sudah meaafkannya. Dia akhirnya kembali bisa menghubungi, tapi hanya pertemanan yang bisa aku tawarkan. Meski dia meminta lebih.

    Sinetron banget, nggak sih? :))) Tapi aku jamin, kisah ini 100% nyata dan ini pertama kalinya aku menuliskannya secara gamblang karena seringnya aku memfiksikan kisah yang dulu menghantam hatiku dengan rasa sakit yang teramat dahsyat: jutaan doa yang aku panjatkan, miliaran air mata yang kuteteskan, trilyunan rasa cemas yang kuarahkan hanya padanya seorang, ternyata sia-sia.

    Yah, lumayanlah dijadikan pengalaman, heheh.

    Nama: F.J. Ismarianto
    Akun twitter: @FJrean
    Kota tinggal: Nganjuk

  27. Nama : Umi Marfa
    Akun Twitter : @umimarfa
    Kota Tinggal : Banyumas, Purwokerto

    Udah 50 postingan dith 2015? Gila Marfa aja baru punya 5 , ah jadi mau ke perpustakaan itu, pasti bukunya lengkap dan up to date!

    Patah hati terhebat yang pernah Marfa rasakan yah? Oke, mari flashback demi Koala Kumal ini😀 Jadi waktu SMP Marfa suka sama temen sekelas, sebut saja si Susan (nama samaran, cowok, biar greget), gimana nggak suka dia pinter, aktif di PMR (Marfa dulu juga ikut PMR loh), taat agama dan friendly, sampai-sampai mikir “Kalo Marfa pacaran sama dia, pasti bahagia banget” dan well ini nggak kejadian sampai naik kelas 8, dikelas 8 Marfa nggak sengaja ikut nimbrung wallnya Susan sama temennya, eh nggak nyangka Susan malah ngewall ke Facebook dan minta nomor, seneng banget, dan nggak disangka-sangka, hampir 7 bulan kita PDKT, akhirnya Desember, tanggal 2 si Susan nembak, yah walau sinetron banget tapi Marfa seneng, bahagia, nggak nyangka,ah Marfa jadi gadis paling bahagia di dunia waktu itu, dia suka Marfa suka. Bahkan dia kepenginnya nikah sama Marfa, namnaya juga ABG labil. Tapi baru berselang 2 minggu kita putus, pas Marfa lagi sayang-sayangnya. Nggak tau alasan dia putusin Marfa, katanya mau fokus ujian, kampret sekali ujian selalu jadi alasan putus #oke #pengalaman, tapi katanya sih mau fokus, kok Januari malah jadian sama cewek lain, Marfa jadi mikir apa semua cowok seperti itu bahkan cowok yang baiknya kaya Susan, nah kalo inget ini Marfa ngakak, jadi waktu tau udah jadian itu Marfa nulis selembar kertas yg intinya Marfa marah lah sama Susan, lalu pulang sekolah Marfa kewarnet dan ngetik yang udah Marfa tulis, dulu belum punya laptop, gila niat banget. Akhirnya Marfa sama Susan berantem, nggak nyangka banget dan Marfa nggak kepingin kaya gini. Setelah akhirnya dua bulan kita baikan, dia yang minta maaf, itu baru cowok. Tapi sampai sekarang kalo ketemu pun masih canggung, Susan setidaknya dulu adalah alasan kenapa Marfa semangat sekolah, semangat ngejer prestasi dan dia memang pacar idaman banget. Susan juga orang pertama yang bikin Marfa nggak bisa move on hampir 3 taun, rasanya ingin balikan tapi dia nggak tau (boro-boro tau, inget juga nggak ) berbulan-bulan itu nyesek loh, perih banget gitu. Udah berkali-kali Marfa bilang mau move on, lalu stalking dia, gagal. Move on lalu nggak nyangka ketemu ditokbuk, itu hal yg jarang, jd gagal lagi. Yang ada ngarep lagi. Labil memang. Sampai Marfa nyari pacar buat ngelupain Susan, yang ada malah konflik terus , nilai Marfa jadi jelek juga, nggak ada penyemangatnya sih huehue, ditambah sekarang beda sekolah, ah Susan, kamu masih inget Marfa ndak? Kata Cita-Citata aku mah, apa atuh, bukan cewek yang pantes bareng-bareng kamu, Marfa juga sering galau gegara satu cowok itu, ditambah Marfa sekarang sekolah yang mayoritas cewek, cowoknya sedikit banget, tapi Susan juga bisa jadi inspirasi loh, gimana enggak Marfa pernah bikin tweet puisi cerpen dan bahkan postingan (kampret) galau tentang Susan, tapi Marfa beruntung pernah bareng Susan meskipun sebentar. Lama kelamaan Marfa sadar,mikirin dia terus nggak ada manfaatnya juga, iya ternyata kita harus sampai mengikhlaskan dia dengan orang lain, kita jangan egois dengan perasaan kita yang ada malah menganggu dunianya dan dia ilfel, sudah Marfa ikhlas, akhiri basa-basi tak berbalas ini, kejiwaanmu itu loh, ada hal yang lebih penting dari galau, nah lebih baik sekarang sama-sama kejer kesuksesan, lalu suatu saat kita akan bertemu, dan udah sama-sama keren lalu jabat tangan “wih, udah keren yang sekarang” “ah lo juga beda banget sama yang dulu” #lalukitamenikah #lah. Nah kan, cerita Susan panjang banget, ngalir gitu aja, oke skip-skip, akhiri komentar kampret ini, Legolas.

    Banyumas 12 Maret 2015 pk 5;47, dibuat secara mendadak sebelum mandi, setelah bangun tidur
    Umi Marfa, spesies jomblo, 18th, katanya sih udah move on.

  28. nama: sandra febry adriani
    akun twitter: @sandra129499os
    kota tinggal:Pariaman

    Patah hati terhebat ituu terjadi pas hari rabu kemaren, aku ga nyangkaa bakalan buat aku patah, sakit, kesel , sedih, nyesek sekaligus. Jujurr capek banget kalo ngenginget perjuangan aku itu yang ga ada habis habisnya. Belum lagii dari pagi sampai malam ge berhenti2.

    Ceritanya gini kan disekolah aku itu ada acara dan aku sebagai panitianya udah sibuk sejak seminggu yang lalu jadii pulangnya selalu jam enam terus nahh aku udah tau ada peer itu yaitu nyari botol 2 liter sebanyak dua buah, bawa buah busuk sekilo, sebotol air kelapa, dan setengah botol air gula merah. Nahh kemaren aku pulang sekolah lintas minat ekonomi, gurunya itu disiplin banget kami biasanya pulang jam 5 itupun baru selesai jadi kemaren syukur kami pulang jam 5 kurang 15. Aku udah nangis sebelumnya mikirin gmana nyari bahannya karena aku hidup mandiri alias ngekos terus ditambah lagi minggu depan mid aku bingung milih nyari bahan atau les setelah pulang lintas minant akhirnya aku pilih les.
    Setibanya di les ternyata aku nyesel banget, shift yg seharusnya gilir lan aku digabung jadi satu. Jadi shift sebelumnya udah lanjut aja. Aku mana ngerti pelajaran udah lewat gitu.aku diem aja kecewa kenapa ampe kayak gini hingga aku mutusin pergi ke pasar nyari bahan. Aku nyampe pasar setengah enam serius gelap banget karean mendung aku rela mungut buah2 busuk kayak pemulung yg sebelumnya dah izin dulu ama penjualnya. Sampe pulang berat2
    Aku udah senang karena tugasnya selesai tapi ga nyangka paginya aku dapat kabar disekolah ga jadi bawa bahannya aku marah, ngomel, ngumpat ama mereka yg ga bagi2 info.
    Hahh sekarang aku tau semua pengorbanan itu ga selalu berbuah manis.

  29. Nama : Lia Rahma Pradhita
    Twitter : @RahmaPradhita
    Kota : Bekasi Selatan

    Patah hati terhebat yang pernah aku alamin ketika di bangku di SMA. Selama tiga tahun, aku hanya menyukai satu cowok. Dan cowok itu adalah first love di dalam hidup aku. Dia tipikal cowok cuek yang dingin dengan cewek-cewek di sekitarnya. Dan saat kita berdua lagi dekat, ternyata, beberapa temanku suka sama dia. Dan mereka semua curhatnya sama aku. Iya aku dilema banget saat itu. Di satu sisi, aku merasa beruntung, karena di saat teman-teman ku berebut untuk mendapatkan perhatiannya, justru dia malah memberikan perhatiannya sama aku .Tapi di satu sisi yang lain, aku merasa enggak enak sama teman-teman yang lain, karena cowok yang mereka taksir malah dekatnya sama aku. Dari situ, aku coba menjauh dari dia dan berusaha untuk cuek. Padahal, dia udah beberapa kali mencoba buat deketin aku lagi, tapi aku mencoba buat acuh. Dan sampai pada akhirnya, aku benar-benar patah hati saat mendengar kabar, kalau dia balikan lagi sama mantannya. Ada rasa penyesalan yang amat sangat saat itu.

    Semenjak dari situ, aku benar-benar enggak bisa move on dari cowok itu. Aku benar-benar menyesal pernah mengabaikan dia, cowok yang selama ini sayang dan perhatian sama aku. Karena saking sayangnya aku dengan dia, meskipun cowok itu udah beberapa kali ganti pacar, aku tetap aja setia nungguin dia. Bahkan ada cowok yang nembak aku, enggak aku terima. Aku benar-benar enggak bisa membuka hati buat cowok lain selain dia.

    Dan perasaan itu masih ada sampai aku lulus SMA.

    Buat kalian, jangan pernah sia-siain orang yang sayang sama kalian, yah. Aku enggak mau kalian ngerasain hal yang sama kayak aku. Menyesal dan patah hati selama bertahun-tahun. Rasanya enggak enak banget :”)

  30. patah hati terhebat?
    waduh, kalo gitu lewat aja deh ini event :p
    Alhamdulillah sampai sekarang masih menjaga hati, jadi belum punya perasaan mendalam pada seseorang, kalo suka sama seorang wanita pun paling ya sekadar suka, tapi masih ingat sama Sang Pencipta, jadi belum pernah benar-benar patah hati.😀

  31. Nama: Felinda Erinoka Sekarwangi
    Twitter : @afelindaa
    Kota tempat tinggal : Yogyakarta

    Ngomong-ngomong soal patah hati terhebat dalam hidup,
    patah hati, hebat, dua kalimat yang kalau digabungin itu… nyesek
    patah hati aku yang satu ini hebat banget, karena berakhir dengan motivasi dalam diri aku sendiri buat kembali bangkit lagi jadi pribadi yang “strong”
    Jadi ceritanya gini, belum lama ini aku kehilangan seseorang yang benar-benar aku cintai. Gambarannya gini, dia itu cowok yang lumayan populer, wakil ketua di salah satu organisasi, dia juga aktivis di beberapa organisasi, dia agamanya kuat dan siswa yang pintar disekolah, dan masih serasa mimpi juga pernah bareng-bareng sama dia dan dia bilang kalau dia cinta sama aku.
    Awal mulanya kita deket waktu Masa Orientasi Siswa mau masuk SMA, kita ngerjain tugas MOS bareng dan dia sering kerumah buat minjem tugas. Diusut lebih dalam ya itu faktor yang bikin aku lama-lama jadi suka beneran sama itu cowok. Lanjut tiap hari kita kontak-kontakan lewat semua sosial media, dia akhirnya bilang kalau dia sayang sama aku, dan aku juga baru sadar kalau dia nggak nembak aku waktu itu, dia cuma bilang kalau dia “sayang sama aku”. Hubungan kita ini makin deket aja,kita udah seperti orang pacaran, nonton bareng, dan komunikasi kita pun makin mendukung. Tapi, ada tentangan dari beberapa pihak dalam organisasi mengenai hubungan aku dan dia. Kita terus berusaha mempertahankan hubungan itu (nampaknya sih begitu).
    Lambat laun dia mulai jarang menghubungiku, sehari hanya dua kali, alasannya karena tentangan dari beberapa pihak itu tadi yang memang keadaannya sangat mendesak. Lama-kelamaan dia tidak pernah menghubungiku kalau tidak aku yang menghubungi lebih dulu. Dia bercerita kalau dia seperti itu karena menjaga supaya anggota organisasi tidak mempermasalahkan, karena kebetulan aku juga anggota dari organisasi itu, sehingga kami pun harus saling menjaga jarak diantara kami berdua. Dia berkata bahwa akan sama-sama berjuang. Semakin lama, jarak itu semakin tak terbendung, bahkan pesannya pun begitu singkat dan pesan yang aku kirim tidak pernah dibalas lagi, aku tetap bertahan hingga bulan berganti bulan yang baru lagi. 5 bulan dia memberiku kebahagiaan dan 7 bulan aku menunggunya, setia dengan janji bahwa kami akan sama-sama berjuang.
    Tiba-tiba saja aku mendengar cerita dari temanku ketika dia berceloteh ke cowok itu, “Kamu Cuma nge-PHP Felin ya?” dan dia justru bilang kalau dia memang hanya memberi aku harapan palsu. Aku mencoba tenang dan berharap semua itu hanya celotehnya saja, aku mengetik pesan singkat di handphone ku yang aku tujukan untuk cowok itu
    “Apa benar kata teman-teman kalau kamu cuma memberi aku harapan palsu?🙂 ” justru saat ini aku merasa benar-benar berbohong ke dia dengan mengirim emoticon senyum sementara perasaanku sendiri sedang tidak karuan seperti ini.
    Akhirnya dia menjelaskan ke aku panjang lebar bahwa memang begitu kenyataannya, dia meminta maaf berkali-kali padaku. Dan tiba-tiba saja aku memikirkan sebuah pertanyaan
    “Apa selama ini kamu nggak pernah beneran cinta dan sayang sama aku?”
    Dan tahukah apa jawaban dia?
    “Maaf, tapi ternyata aku emang nggak pernah bisa cinta dan sayang kamu.”
    Bayangkan, 7 bulan aku menunggunya, menunggunya dengan komitmen yang dia buat sendiri yang ternyata dia justru tidak pernah mencintai aku. Dia tidak pernah menaruh harap padaku.
    Bahwa setiap rangkaian kata yang muncul dari bibirnya itu hanyalah kebohongan belaka…
    Aku hanya bisa menangis pedih waktu itu, aku tidak pernah menuntutnya memberikanku sesuatu yang lebih. Andai saja dia berani untuk berkata jujur dan bukan semakin manis dihadapanku, mungkin rasanya tak akan sepedih itu.
    Aku masih mengingatnya hingga saat ini, sementara dia melupakanku begitu saja. Dia mencoba tersenyum saat berpapasan denganku, mungkin dia pikir senyum itu dapat mengobati goresan yang menimbulkan luka ini. Tapi dia sendiri yang sudah menggores luka itu terlalu dalam, dan dia tidak bisa merasakan betapa sakitnya goresan itu. Hingga detik ini luka itu belum menutup, mengingatnya pun masih membuat sesak didada. Aku sudah memaafkannya, mungkin kisah ini akan bisa mendewasakanku, untuk berpikir sebelum mengiyakan komitmen yang tidak dengan kepastian.
    Sekarang aku juga jadi lebih bisa fokus untuk memperbaiki diri, dan mendekat sama Yang Maha Kuasa, serta lebih semangat untuk mmebahagiakan kedua orang tua :))

    makasih ya kak udah bikin acara giveaway ini, bermanfaat banget untuk orang banyak, semoga rezekinya makin ++ Aamiin ^^

  32. Nama: Marisya Rosdiana
    Twitter: @icha4869
    Kota tempat tinggal: Bandung

    Saya baru tahu yang namanya pacaran pas kuliah, sebelumnya saya belum pernah sama sekali yang namanya pacaran. Kata temen-temen, cinta pertama itu indah, pacar pertama itu is the best dll. Ah…bagi saya sebaliknya.

    Saya mulai pacaran pas semester 2. Sudah lama saya menyukai cowok itu, awalnya saya cuma sahabatan saja sama dia, bahkan dia sempat jadian dengan cewek lain dan saya baik-baik saja (mau gimana lagi). Tapi kemudian karena suatu hal, mereka putus dan entah kenapa, kami jadi dekat. Sebenarnya tidak pernah ada kata jadian seperti halnya pasangan lain. Semua mengalir begitu saja.

    Anggap saja kami pacaran.

    Awalnya pasti menyenangkan. Lama-lama…..POSESIF BANGET. Begitu menurut saya. Kemana-mana harus bilang, bahkan saya cuma ke warung sebelah saja harus bilang. Belum lagi harus berpenampilan yang cewek banget (pake heels-lah dll) yang notabene bukan saya banget. Lama-lama jenuh juga. Mencoba bertahan, siapa tahu ada jalan keluar.

    Tapi tidak.

    Saya memang punya banyak kekurangan, tapi bukan berarti saya bisa dibandingkan dengan wanita lain yang mungkin lebih dari saya. Untungnya cewek yang dibandingkan dengan saya itu sahabat saya (ironis, ya) jadi tak masalah deh. Tapi, dibandingkan tetap saja dibandingkan. Sikap posesif yang makin menjadi dan selalu berkedok “ngetes doank”, berkali-kali tidak jujur saat bertemu dengan wanita lain (si cewek teman saya itu) rasanya sudah cukup deh. Di situ kadang saya sedih dan mungkin saya lelah.

    Patah hati karena keputusan saya sendiri.

    Ya, setelah 2 tahun putus nyambung mendaki gunung lewati lembah naik turun jurang, akhirnya saya memutuskan untuk menyudahi semuanya. Hidup sendiri-sendiri sepertinya akan lebih menenangkan. Banyak yang saya sesali tapi sudahlah, saya memilih untuk maju kedepan. Aneh memang, saya yang memutuskan tapi saya juga yang menangis. Di situ saya tahu ternyata patah hati itu memang sangat menyakitkan dan menyedihkan.

    Sekian🙂

  33. kata orang, ketika kau benar- benar mencintai seseorang, maka saat patah ahti akan menangis. awalnya bagiku itu nonsense. toh selama ini aku tak pernah sekali pun menangisinya.

    hingga saat kuliah menginjak semester 5, dari awalnya yang satu kelompok praktikum, ada kedekatan di antara kami. kami sering bertegur di kelas, chating lewat mxit hingga terkadang membawakan oleh-oleh satu sama lain saat pulang dari bepergian.

    akhirnya, saat kelulusan aku mencoba untuk mengakhiri kedekatan kami dengan alasan yang sangat prinspil yang tidak bisa aku katakan di sini. dan aku pikir aku pasti bisa melupakannya.

    untuk pertama kalinya, bulan November 2014, aku menangisinya. yah, menangisi orang yang aku sukai bersanding dengan wanita lain yang juga teman kuliahku. mungkin sampai saat ini aku menyesal, namun “bukankah jatuh cinta adalah cermin bagi orang yang sedah jatuh cinta untuk mengetahui watak dan kelemahlembutan dirinya dalam citra kekasihnya?”

    Nama: Ayatin Anisa
    twitter: @tenchoQ

  34. kata orang, ketika kau benar- benar mencintai seseorang, maka saat patah ahti akan menangis. awalnya bagiku itu nonsense. toh selama ini aku tak pernah sekali pun menangisinya.

    hingga saat kuliah menginjak semester 5, dari awalnya yang satu kelompok praktikum, ada kedekatan di antara kami. kami sering bertegur di kelas, chating lewat mxit hingga terkadang membawakan oleh-oleh satu sama lain saat pulang dari bepergian.

    akhirnya, saat kelulusan aku mencoba untuk mengakhiri kedekatan kami dengan alasan yang sangat prinspil yang tidak bisa aku katakan di sini. dan aku pikir aku pasti bisa melupakannya.

    untuk pertama kalinya, bulan November 2014, aku menangisinya. yah, menangisi orang yang aku sukai bersanding dengan wanita lain yang juga teman kuliahku. mungkin sampai saat ini aku menyesal, namun “bukankah jatuh cinta adalah cermin bagi orang yang sedah jatuh cinta untuk mengetahui watak dan kelemahlembutan dirinya dalam citra kekasihnya?”

    Nama: Ayatin Anisa
    twitter: @tenchoQ
    kota asal: solo

  35. Intermezo dulu deh, ini first time aku ikutan Give Away, bermula dari liat promosi GA di Facebook, jadi kepingin ikutan, ngisi waktu aja di sela belajar buat UTS hari ke-5 besok do’ain lancar ya Bu Luckty..

    Nama : Belly Rismona Putri
    Twitter : @Bellyrp_
    Alamat : Kota Metro, Lampung

    Ngomongin soal patah hati, aku adalah tipe orang yang ‘cuek’ terhadap kelakuan-kelakuan orang yang aku suka. Seringnya, aku yang buat mereka patah hati. Terlepas dari hal itu, aku tahu, pada akhirnya aku pun akan patah hati da, yap! Di awal tahun 2014, aku dan teman-teman teaterku latihan untuk persiapan perpisahan, pada saat aku sedang berkumpul dan ngobrol tiba-tiba ada seseorang yang aku kagumi (FYI: Dia adalah mantanku yang masih aku sayang) datang dengan seorang wanita yang entah itu siapa, kelihatannya akrab banget dan saat ia mengenalkan wanita itu kepada kami semua, di situ aku merasa “What? Gebetan baru nih? Lah aku gimana? Yaampun? Gue broken heart! Pertama kali!” aku cengo banget waktu itu. Dengan alih-alih pingin ngelupain rasa sakit, malah berujung aku matahin hati seseorang (lagi) dengan cara ngedeketin sesorang yang nan jauh di mato (Read: Yogyakarta), padahal aku tahu aku nggak serius dan di situ aku memulai kebohongan (Aku tau ini nggak baik, ini semacam pelampiasan semata).

    Berapa hari setelah itu akhirnya aku pisah (lagi) sama orang yang aku deketin, waktu itu aku sempat nangis karena dia kelihatannya murka banget sama kelakuanku. Hingga sampai detik ini, aku dan orang yang berhasil mematahkan hatiku untuk pertama kali masih deket sama aku karena kita balikan lagi. -_-

  36. Nama: rurialita
    Twitter : @rurarlit
    Email : ruri_alita9@yahoo.com

    Kalo ngomongin patah hatinya ruri, berarti ngomongin masa galau yang berkepanjangan. Jadi gini ceritanya, semua itu terjadi saat ruri duduk di bangku kelas 2 SMA. Masa SMA masa yang paling indah, iya dong, masa dimana kita nemuin sosok orang-orang yang sejalan ama sikap, pikiran, kemauan, yang memotivasi, yang enjoy buat diajak nakal bareng. Dan ruri temuin itu didiri dia, sebut saja inisial dia R. Ruri sahabatan ama si R kan akhirnya. Dan tanpa disadari timbuk benih2 cinta, ceileeeeeh. Cinta sama sahabat ? Kayanya bakal susah. Itu pemikiran pertama yang ada dikepala ruri. Ternyata bukan susah tapi rumit. Singkat cerita, si R tau perasaan ruri, bukan dari mulut ke mulut, bukan dari mulut ruri sendiri melainkan dari medsoc. Itu kenapa sekarang ruri jadi lebih pilih-pilih untuk update apapun di medsoc. Yaaa dia akhirnya tau, persahabatan jadi retak, kita jadi jauh banget. Dia ngediemin ruri, kita bahkan diem2n gak tegur sapa dikelas (btw kita sekelas 3 tahun). Dan sampe sekarang ruri udah kuliah kita gak bisa seasik dulu sebelum dia tau semuanya. Itu patah hati terberat yang ruri rasa, paket komplit dari sebuah patah hati, karena bukan hanya bertepuk sebelah tangan, tapi juga kehilangan sosok sahabat yang berarti dalam hidup ruri.

  37. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Kota : Purwakarta

    Wah mba, kasih pertanyaan ga tanggung2, ini kolom comment pasti jadi ladang curhat kan. Hehehe😀

    Patah hati terhebat???
    Semua orang pasti pernah dong, ga bakalan ada yg engga. Secara, perasaan gitu loh, emang bisa diatur-atur. Cuma ga mau ngaku aja, hehehe😀 . Ga cuma yg pacaran aja yg patah hati ya, yg dibelakang juga ternyata.

    Waktu SMA pernah suka seseorang (sebut si A), nah aku curhatnya cuma bisa sama temen sebangku kan, jadi aku curhat sama dia (sebut si B). Tuh cowok gampang bergaul, jadi banyak temennya. Sering mampir ke kelas, murah senyum lagi. Ga pernah kelewatan curhat sama temen aku si B, semuanya aku ceritain. Kemana2 berdua sama si B, klo ketemu si A yg lagi jalan sama temennya. Si A ini selalu tersenyum kearah kita berdua, 1 semester berlalu. Pas pembagian rapor semester 1, semester 2 nanti kelasnya dipisah, nah aku sama si B ini jadi ga sekelas lagi. Pindah kelas dapet temen sebangku baru yg ga kalah baiknya (sebut si C), krn merasa senasib, cuma bisa suka diem2, kita jadi klop dan sering curhat bareng. Nah temen aku si C ini ternyata suka sm temen si A cowok yg aku suka, ternyata cowok yg disuka temen aku si C ini sekelas sama kita, jadi bareng gitu. Otomatis cowok yg disuka temen aku (sebut si D) ini kan sahabat karib si A, jadi tiap istirahat itu si A sering ke kelas aku (istirahatnya 2 kali lahi). Eh makin berbunga2 tuh hatiku, makin sering ketemuannya. Tau-tau denger tuh cowok A lg deketin seseorang, udah deh pasrah aja, oh oh oh. Jadi berlalu lah 1 tahun itu cuma ngeliatin punggung doang. Gak kerasa udah kenaikan kelas lagi, aku masih temenan sama temenku si C, klo sama si B udah kemana gitu. Udah 2 minggu berlalu semenjak masuk kelas baru, si A gak keliatan2, dan aku masih suka curhat sama temenku si C. Aku baru tau klo si A itu sekolahnya pindah keluar kota, jadi pas pembagian rapor itu terakhir kali ketemu. Ga cuma disitu aja, aku juga dikasih tau sama temenku si C (yg suka smsan sm si A), ternyata si A ini suka sama temenku si B (pas belum pisah kelas pas semester 1). Jadi si A ini sering ke kelas dan tebar senyuman kearah bangku aku itu karena dia suka sama si B (temen sebangku aku). Woooaaaah ternyata oh ternyata.

    Maaf mba klo pusing kebanyakan tokoh alphabet-nya, #samasayajugajadibingungsendiri😀

  38. Nama: Sayekti Ardiyani
    twitter : @sayektiardiyani
    kota: Magelang

    Namanya ARZ. Saya mengenalnya di jejaring soal Friendster lewat sahabat saya dan jadilah kontak. Kami sama-sama memiliki blog. Kami bisa akrab karena saling berkunjung ke blog dan berkomentar. Dia sering sekali meneruskan puisi yang saya tulis. Lebih dari itu, lewat sms dia sering mengirimi puisi indah atau tiba-tiba sms lucu malam-lama. Mendadak GR, itu yang saya rasakan. Satu kali dia pernah berkunjung di kost saya di Jogya ketika masih kuliah, jauh-jauh datang dari kostnya di Semarang. Waw, itu komentar saya ketika melihatnya.
    Hubungan berlanjut hingga telfon-telfonan. Manis sekali. Itu sebabnya saya sering menunggu telfonnya. Yang sering membuat saya deg-degan adalah dia sering sekali bertanya,”Kamu sudah siap nikah?” bla bla. Jawab saya selalu, saya belum siap nikah. Karena beberapa kali saya ditanya seperti itu, ditambah kata-kata dalam telponnya, saya merasa kalau dia sedang mengetes kesiapan saya. Saya merasa diPHP. Tapi anehnya, meski jujur saya mengharapkan dia, saya selalu menjawab belum siap. Ada lagi yang membuat saya bertambah-tambah GR, sahabat saya sering bilang kalo saya ditanyain dia, lewat telpon. Hubungan saya dan sahabat juga berlangsung via telfon.
    Suatu siang saat saya berada di warnet datang telpon dari sahabat saya. Katanya, ARZ mau nikah. “kamu nggak dikasih tahu?” tanyanya. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya seperti disengat listrik, kemudian dingin sekujur tubuh menjalar. Saya terdiam mendadak. Patah hati saya rasakan berhari-hari. Ada rasa sesal sebal dan marah. Rasa sakit menjalar ketika saya melihat foto-foto pernikahannya di Facebook. Berbulan-bulan kemudian, ketika sahabat saya berkunjung ke rumah dan saling curhat, ternyata perlakuan yang sama dari ARZ diterima juga oleh sahabat saya. Jegleg!

  39. Nama: Cahyaningrum
    Twitter: @brighhtt
    Kota: Palembang

    Sebenarnya aku nggak mau menyebutnya sebagai patah hati karena selama aku masih punya cinta terhadap Tuhanku sebagai yang utama, maka perlakuan sejahat apapun yang orang lain lakukan padaku itu tidak masalah bagiku selama Tuhan masih mencintaiku. Tapi mungkin orang lain akan tetap menyebut hal ini sebagai tindakan yang membuatku patah hati. Okay, whatever lah sebutannya, I’ll tell you anyway, hehe.😀

    Aku punya mantan di jaman SMP. Entah mengapa dia selalu punya tempat tersendiri di hatiku. Mau seberapa lama kisah itu berlalu yang sudah terhitung sewindu, mau dengan siapapun aku menjalin kasih setelah putus dengannya, rasaku padanya tidak pernah hilang. Bukan berarti aku tidak mencintai pasanganku setelah aku putus dari dia, tapi bisa paham lah kan ya maksudnya gimana.🙂

    Mungkin itukah yang namanya cinta pada pandangan pertama? Atau bahkan mungkin itukah cinta pertama? Ada yang bilang cinta pertama itu tidak akan pernah usang. Aku menyukainya sejak pertama kali bertemu. Dulu di SMP, dia itu pintar, tampan, supel, dan masih jauh lebih baik dari keadaannya yang sekarang. Kadang aku suka heran dengan diriku sendiri, kenapa dia nggak pernah bisa lepas dari hati ini? Kenapa dia selalu menduduki tahta yang kusediakan yang seharusnya sekarang ini bukan lagi untuknya? Padahal dia yang sekarang ini nggak lagi termasuk kategori pria idamanku. To be honest, dia itu playboy (yang ini dari dulu sih), sukanya keluyuran, dia juga ngerokok which is aku nggak suka sama perokok, apalagi ditambah bayang-bayang masa lalu tentang penyebab kami putus adalah karena dia punya pacar selain aku. Ya, dia itu semacam pengkhianat. Lalu kenapa sih aku masih saja punya rasa padanya, ya Tuhan?😦

    Setelah kami putus dulu, kami masih berteman baik selama sewindu ini. Kemudian pertengahan tahun lalu, tanpa kabar sama sekali tiba-tiba saja dia hadir di depan rumah. Kami memang sudah lama lose contact, jadi dia minta PIN BBM-ku dan kukasih. Mulai dari situ hubungan kami makin intens. Dia makin sering main ke rumah. Dia mengaku masih menyayangiku. Awalnya aku tidak percaya karena aku tahu dia playboy. Kuanggap itu hanya gombal karena aku sudah tahu busuknya dia bagaimana. Namun, karena rasa yang tak pernah bisa hilang itu makin menghantuiku, aku tidak kuasa untuk menghindar terus.

    Dia banyak cerita tentang kehidupannya, keadaan keluarganya, teman-temannya, masa-masa kuliahnya, termasuk pacarnya yang terakhir. Dia sih ngakunya kalo mereka sering putus-sambung dan sekarang dia sudah putus beneran. Dari ceritanya, nampak dia sudah kesal dan risih sekali dengan cewek itu. So, I thought that he was totally free. Should I start it over again with him? Karena banyak yang bilang, “setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua”.

    Tapi, belumlah sempat niat itu tercapai, dia sudah harus pergi lagi ke luar kota. Terakhir BBM dengannya sebelum dia take off, kami masih baik-baik saja. Tapi esok paginya ternyata aku sudah di-delcon. Aku langsung telpon ke nomor selulernya, diangkat tapi tidak ada sahutan. Lalu aku coba kirim sms, aku bertanya mengapa tiba-tiba di-delcon. Tak dinyana yang angkat telpon dan balas sms itu adalah si cewek itu. Rupanya cewek itu pula yang menghapus kontakku dari BBM-nya. Rasanya… nyesss… banget… Semua perasaan dan impian yang sudah kubangun untuk memulai hubungan kembali dengannya jadi hancur lebur saat itu juga. Cewek itu bercerita singkat padaku tapi sudah cukup bagiku untuk mengerti semuanya. Dari situ pula aku tahu kalau mereka tidak pernah benar-benar putus dan belum putus!

    Lelaki itu sudah membohongiku. Dia beri semua janji palsu. Dia umbar semua mimpi indah yang ingin dia bangun bersamaku. Bahkan dia sudah berniat akan menikahiku. Kupikir dia sudah berubah jadi lelaki dewasa yang serius ingin menata hidup di masa depan. Tapi nyatanya semua itu bullshit. Bahkan hingga detik ini dia tidak mengeluarkan sepatah kata pun atau mencoba menemuiku atau menghubungiku atau minta maaf padaku. Itu tandanya memang dia yang berbohong selama ini, bukan cewek itu yang mengarang cerita.

    Rasanya memang pedih, tapi aku mensugesti diri untuk tidak mengeluarkan setetes pun air mataku untuknya. He’s not worth it. Dan aku bersyukur sekali Tuhan telah menunjukkan siapa dan bagaimana sifatnya aslinya sebelum terlambat. Ternyata benar, Tuhan masih menyayangiku dan aku tak pantas untuk merasa sakit hati hanya karena manusia seperti dia. Asal Tuhan cinta, selesai.🙂

  40. Nama : Benefitasari Intan Nirwana
    Twitter: @intanbenefita
    Kota : Yogyakarta
    Patah hati paling hebatku… sekitar empat tahun yang lalu. Dia kakak kelas sekaligus anak OSIS. Namanya Alga.
    Pertama kali ketemu Alga waktu dia jadi pembimbing kelasku di masa MOS SMP. Entah kenapa, rasanya tertarik begitu lihat mukanya. Awalnya aku pikir itu cuma perasaan sesaat karena merasa dia mirip sama temannya kakakku(dan ternyata memang bener mereka adik-kakak). Perasaan tertarik itu mendorongku untuk mencari info tentang dia lewat Facebook dan bahagianya lagi, dia menerima permintaan pertemananku. Ya, permintaan pertemanan. Segitu aja. Dan untuk mencapai tahap selanjutnya, dia harus kenal aku dulu. Walaupun aku sendiri suka dia tanpa melalui tahap perkenalan. Sedikit-sedikit tapi sering, aku ajak dia chatting. Dia membalas setiap pesanku dan meskipun aku senang banget sampai rasanya pingin terbang, aku tahu nggak ada yang istimewa dari setiap balasannya. Wajar-wajar aja. Lalu, sampailah aku di pertanyaan ini: Do u have a girlfriend?
    Alga kasih tau nama sekolah cewek(yang katanya pacarnya)itu dan aku nggak merasa sakit hati. Justru bangga karena aku tahu sedikit lebih banyak daripada para penggemarnya yang cuma bisa sukain Alga sambil ngumpet-ngumpet. Aku berusaha nunjukin ke Alga kalo dari sekian anak perempuan di sekolah, ada satu yang bener-bener berjuang, yang berharap untuk dilihat, yang berharap dianggap beda daripada yang lain. Aku nggak menyerah, aku menelusuri kronologi FB-nya dan sampailah di percakapan nggak wajar antara dia dengan seorang cewek. Namanya Sandra. Walaupun di status hubungannya Alga nggak menulis Berpacaran dengan siapa, aku tahu percakapan mereka lebih dari pertemanan. Dan anehnya, ketika aku tahu apa yang selama ini aku cari tahu, aku malah nangis hebat malam itu. Alga udah memperingati aku, tapi aku maksa maju dan pada akhirnya sakit sendiri. Aku berpikir, semanis-manisnya aku bersikap, sesemangat-semangatnya aku cari perhatian Alga, percuma aja. Jadi, saking hilang akalnya, aku kenalan sama Sandra dan kasih tahu tentang perasaanku ke Sandra. Awalnya Sandra marah karena baginya itu bukan urusannya, tapi (sampai detik ini aku masih nggak tahu kenapa) tiba-tiba dia minta nomer hapeku dan di sana kami ngobrolin Alga. Aneh, kan?
    Sandra menghargai perasaanku untuk Alga dan dia membebaskan aku untuk menyukai pacarnya. Dari setiap cerita Sandra sampai respon yang dia kasih ke aku, akhirnya aku sadar sesuatu. “Inilah cewek yang tepat.” Alga nggak salah pilih. Aku bahagia untuk mereka.
    Suatu hari, mereka selesai.
    Sebelum putus, Sandra kasih tahu aku rencana itu. Seneng? Nggak. Justru itu patah hati keduaku. Ketika aku nggak bisa dapetin orang yang aku sayangin, kebahagiaan paling besar adalah saat tahu dia lagi bersama orang yang tepat. Selama itu bikin dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sandra pernah nulis status gini di FB-nya: Cinta nggak harus memiliki, kan?
    Kalimat itu menghantui pikiranku untuk beberapa lama. Tapi, di tahun kedua aku putusin move on dengan pacaran sama anak OSIS yang sekelas dengan aku, yang mau nerima aku meskipun aku udah bilang aku masih suka Alga. Awalnya menyenangkan, tapi lama-lama aku bingung sendiri. Saat di sekolah, aku nggak pengen Alga liat aku lagi berdua sama(sebut saja)Ken, meskipun itu nggak ada artinya bagi Alga.
    Hubunganku dan Ken makin kritis, tapi kejutan lain datang. Alga mengirimiku SMS yang intinya dia minta aku damai sama Ken. Patah hati ketiga. Meskipun Ken yang meminta Alga melakukannya, rasanya jauh lebih sakit ketimbang tahu Alga udah punya pacar.
    Aku dan Ken, selesai.
    Tahun ketiga di SMP, semua seperti kembali ke titik awal. Aku dan Ken berbeda kelas. Sandra tidak lagi mengontakku. Alga udah lulus. Seluruh drama yang terjadi kemarin rasanya akan tamat di tahun itu. Tapi anehnya, aku masih suka laki-laki yang sama meskipun kami beda tempat. Sebelum kelulusanku sendiri, aku memutuskan menumpahkan semua sakit dan semua perasaan ke atas kertas. Aku janji, “Setelah ini aku nggak akan suka kamu lagi.” Sambil mendengarkan lagu Butiran Debu-Rumor, aku menulis cerpen berjudul Benny dan Jessie yang menceritakan tentang sebuah boneka yang melihat pasangannya bersanding dengan boneka lain dan yang bisa dia lakukan hanya tersenyum dan menerima. Di paragraf terakhir aku menulis,”Cinta tidak harus memiliki, bukan?” Aku mengirimkan cerpen itu ke majalah KaWanku.
    Dua minggu kemudian, seorang teman mendatangiku dan mengatakan, “Tan, cerpenmu dimuat di kaWanku, ya?”
    Seandainya Alga tahu.
    Bukan, aku bukan mau memberitahu seberapa nyeri hatiku atau sebesar apa rasa sayangku. Yang aku mau dia tahu, aku bersyukur atas hari lahirnya. Aku bersyukur dia ada. Aku bersyukur jatuh cinta sama dia. Aku bersyukur patah hati karena dia. Berkali-kali aku janji sama diriku sendiri, “Ini terakhir kalinya aku simpan fotomu. Ini terakhir kalinya aku stalking’in kamu.” Pada akhirnya aku kembali lagi dengan, “Hai, apa kabar?” Cuma dalam hati doang, dia nggak pernah tahu. Aku juga nggak pengen dia tahu. Aku udah janji sama dia untuk nggak hubungin dia lagi selama perasaan ini *nunjukdada masih ada. Yang mungkin itu artinya aku nggak bakal hubungin dia lagi selamanya. Sekalipun dia pernah bilang ke Sandra kalau dia nganggap aku teman, bagiku dia nggak pernah jadi teman. Dia Alga dan tetap selalu jadi Alga.
    Alga… dia menyadarkan aku. Bahwa patah hati juga bisa membawa kebahagiaan selama kita tahu dan mau memanfaatkannya.

    NB: Benny dan Jessie bisa dicari di http://www.kawankumagz.com atau searching di Google dengan keyword Benefitasari Intan Nirwana😀

  41. Nama: Isna Farhatina
    ID Twitter: @isnastarr
    Kota Tinggal: Pekalongan, Jateng.

    Kisah patah hati yang paling ngejleb adalah…. *treng…treng…treng…* aku pengidap sindrome kodependen :’D kalian tau kondependen? ialah semacam sikap ketergantungan terhadap pasangan. oke kalo ini pasti siapapun jg dinobatkan sebagai pecandu. Berawal dari “kondependen” inilah, aku mulai perjalanan patah hatiku. kzl kan? hikssss.

    Hanya demi mempertahankan hubungan yg semakin memburuk, aku melakukan serangan bertubi-tubi pada doi. Dengan melancarkan serangan yang bertubi-tubi seperti sms dan telepon setiap hari, menyatakan perasaan ku berulang kali, membuat dia tertawa dan lebih parah lagi menuliskan puisi romantis dengan harapan akan membuatnya berpaling kembali. :'((( *peluk kaktus(?)*
    menjadi pengemis yang mengharapkan iba perasaan dia pada ku. Namun, hasilnya sangat tidak sesuai dengan apa yang aku harapkan. Lambat laun perasaanku akan kelelahan dan mengabaikan hubungan penting yang lainnya >< bener2 bikin kzl, zbl, hft :')
    aku udah sayang doi dg tulus hati tapi malah semua usahaku bikin frustasi *oke ini ajang curhat ;3*
    disinilah aku merasa bener2 down, sampe2 aku memiliki pikiran dangkal dan sempat memutuskan untuk membatalkan ikut lomba catur gara2 habis putus sampe doi. aku mah apa atuh cuma karet ikat ujung guling yang tak berdaya xD semua usaha udah aku lakuin, semua pengorbanan udah aku jalanin, semua sumur udah aku kuras *apa hubungannya?—"* tapi doi tetep gak come back sama aku. sedih banget kalo inget kejadian ini:'(

    Maafkan aku yaaa kak kalo jadinya malah curhat xD selamat atas review terbarunya^^ dan terimakasih^^

  42. Nama : Muhamad Bahrul Ulum
    ID Twitter : @bahrululuem
    Kota : Malang

    Pertanyaannya jadi bikin aku galau lagi. Ini terjadi 2 tahun lebih 2 bulan yang lalu. Sudah lama ya ? Iya lama sekali. Jadi saat itu aku punya kekasih, aku kenal dari kelas 3 SMA dan berakhir saat awal aku masuk kuliah. Satu tahun lamanya aku dan dia memadu kasih. Orang tua juga sama-sama tahu hubungan kita ini. Tapi apa daya ? Semua adalah takdir. Kita yang awalnya ada dalam satu kota, hingga saatnya kita harus berpisah dari Kota Malang – Jember . Ratusan Kilometer membentangkan perasaan kita.
    Awalnya memang bisa kita atasi, tapi lama kelamaan karena intensitas pertemuan yang sangat jauh dari kata kurang. Membuat perasaan antara kita sedikit renggang.
    Hingga suatu ketika dia meminta satu permohonan kepadaku.
    “Aku Ingin Kita Putus”
    Kata-kata yang tidak tahu dari mana awalnya bisa muncul.
    Aku tetap bersikukuh tidak menyetujui permintaannya.
    Aku bertanya, “Apa salahku?”
    Dia hanya menjawab dengan ringan
    “Tidak ada”
    Lalu aku bertanya lagi. ” Lalu kenapa harus putus?”
    Aku coba tanya dan terus bertanya, tapi jawabannya sama.
    HIngga dia mengucapkan sebuah kata
    “Aku ingin istiqomah, Aku tidak mau lanjutkan dosa ini. Pacaran itu haram”

    Seperti itulah dia meminta pergi dariku. Disaat posisiku merindu ternyata dia seperti itu. Entah setan apa yang membisikannya. Tapi sudahlah. Itu ideologinya yang sekarang.
    Aku kecewa, tidak sampai ada pikiran kalau dia akan melakukan hal itu. Tapi aku menghargai dia. Pilihannya, Agamanya, dan Niatnya.
    Sampai sekarang aku masih merindunya, masih memantaskan diri hingga suatu saat nanti aku bisa pantas untuk bersanding dengan dia. Wanita Sholehaku.

  43. nama : Lajeng Padmaratri
    akun twitter : @Lajengpadma
    kota tinggal : Kulon Progo, DIY

    Cerita tentang patah hati nggak akan ada habisnya😀 Remaja SMA kaya aku sering banget ngalaminnya. Dicuekin gebetan, dicuekin mantan yang baru aja diputusin ._. , mantan udah move on, gebetan juga ditaksir temen, banyaklaaah..
    Tapi cerita tentang patah hati terhebat justru bukan karena masalah percintaan dengan lawan jenis, melainkan tentang keluarga.
    Jadi gini..
    Aku tinggal bersama kakek dan nenek. Sedangkan orangtua dan adikku tinggal di kota. Hubungan kami awalnya baik-baik saja.. Hingga suatu hari aku mengintip isi chat BBM ibuku dengan orang asing yang… hmm.. pokoknya bikin aku bertanya-tanya apakah ibu berkhianat. Karena stress mau menghadapi UN plus jauh dari orang tua, aku tambah stress mikir bakal kehilangan ibu. Aku nangis berhari-hari diam-diam. Patah hati bangeet, aku di sini menahan rindu buat tinggal sama orang tua dan disayang keluarga, tapi ternyata malah beliau malah membagi sayangnya untuk orang lain. Sakit banget! Akhirnya karena nggak tahan, aku ngomong juga sama ibu, menanyakan hal tersebut. Ternyata kata beliau, itu tuh cuma guyonan, nggak serius, udah biasa gitu sama temen-temennya. Aku masih nggak percaya sih awalnya. Tapi beliau meyakinkanku kalau beliau nggak akan pernah khianatin keluarga. Beliau juga malah berterimakasih karena sudah diingatkan. Akhirnya aku berhenti nangis dan percaya sama ibu. Sampai sekarang, nggak ngungkit masalah itu lagi. Hubungan kami sudah kembali seperti semula🙂
    Tapi serius, sakitnya patah hati karena keluarga itu lebih sakiiiittt daripada ngelihat gebetan diambil temen!😥
    Semoga ada hikmahnya🙂

    Gitu ceritaku, Kak ._. Terima kasih sudah menyelenggarakan giveaway ini.

  44. Nama : Muhammad Thamrin Hidayat
    Akun Twitter: @thamrinhdyt
    Kota : Medan

    Ngomongin patah hati, gue udah berkali-kali merasakan hal itu. Tapi, yang terhebat menurut gue adalah ketika gue harus memutuskan tetap menyimpan perasaan demi persahabatan atau menyatakan perasaan dan menghancurkan persahabatan yang udah kita bangun.
    Gue gak menyangka sebelumnya ketika bisa bersahabat dengan wanita yang gue suka jauh sebelum gue mengenal dia lebih dekat. Takdirlah yang mengharuskan gue untuk berkenalan dengan dia. Awal perkenalan gue dengan dia adalah ketika ada salah satu masalah yang mengharuskan dia untuk menelfon gue, walaupun pada saat itu kita belum kenal satu sama lain. Singkat cerita, akibat masalah tadi gue dan dia jadi kenal satu sama lain. Awalnya gue hanya ingin ‘berteman’ dengan dia, karena jujur gue udah mengubur semua perasaan gue sama dia.
    Hari berganti hari, gue dan dia semakin lama-semakin dekat, mungkin karena gue dan dia sama-sama nyaman dalam bercerita satu-sama lain. Hal yang selalu kami ceritakan adalah permasalahan dia dengan ‘mantan pacarnya’. Karena pada saat itu gue gak ada ‘perasaan’ sama sekali sama dia, gue gak menaruh rasa cemburu. Tapi entah kenapa, semakin hari semakin tumbuh kembali perasaan yang tak seharusnya muncul. Gue mulai suka kembali dengan dia. Benih-benih yang seharusnya mati, entah kenapa kembali bersemi. Tapi apalah daya, itulah yang terjadi. Semakin lama, terasa semakin sakit ketika gue harus memendam perasaan yang seharusnya diungkapkan.
    Pada akhirnya, gue memutuskan untuk tetap memendam perasaan demi persahabatan yang telah kita bangun. Gue gak ingin bersikap egois dengan mengorbankan perasahabatan gue dengan dia. Perlahan tapi pasti, gue berusaha untuk melupakan dan mengubur kembali perasaan gue dengan dia. Susah memang, tapi harus! Ini lebih dari patah hati.

    Lebay gak sih ini mbak? haha. Ya, walaupun kesanya jadi curhat, tapi inilah yang terjadi mbak. ini lebih dari patah hati menurut gue ya mbak hehe.

    Terima kasih udah ngijinin buat ikut #GAKoalaKumal. #IkutanSelagiGratis

  45. Nama: Furia Ega Tyas
    Twitter: @tyassharf
    Kota: Jakarta Selatan

    Jadi, cerita patah hati terhebat karena ini pertama kali. Yaitu dengan teman kecilku. Kami berteman sejak duduk dibangku TK. Dari mulai TK, SD dan SMP, kami bersekolah di sekolah yang sama. Kami memang tidak terlalu dekat seperti bayangan orang-orang yang mendengar kisahku, tetapi kami memang akrab sebagai teman bermain. Aku tau kisah hidup dia, aku tau kapan dia mulai pertama coba pacaran dan ngerokok, aku tau sedikit bagaimana kisah keluarganya, aku tau siapa crush dia diantara teman-teman kami, aku tau sedikit-banyak yang orang lain tidak tau. Bahkan waktu SMP, dia sangat diidolakan teman-teman perempuan seangkatan, dan begitu mereka (re: fans-fans dia) tau kalau aku teman dia dari TK, beberapa dari mereka mendekatiku hanya untuk mencari informasi seputar dia. Ya gitu deh, Kak. Uhm, aku tidak tau kapan persisnya aku jatuh hati kepada dia. One day, I found myself diam-diam mengamati dia and feel like I want him more than just a friend. Iya, ini memang gila, Kak. Dan mulai sejak itu, perasaanku benar-benar tidak karuan dan semakin menjadi-jadi. Singkat cerita, dia itu orang yang benar-benar mengutamakan pertemanan/persahabatan dari pada cinta, dan dia tidak suka sahabat jadi cinta. Well, aku merasa seperti ditolak sebelum menembak. Dan yang paling menyebalkan, teman-teman terdekatku membocorkan rahasia perasaanku itu kepada dia, dan dia menjauhiku. Kami hampir 2,5 tahun tidak berkomunikasi yang benar-benar komunikasi layaknya kami dulu. Kalau ketemu pun kadang-kadang bertegur sapa tapi tidak jarang pura-pura tidak melihat (ini sih dia). Tapi, satu tahun terakhir, keadaan kami sudah agak membaik. Kami pernah berlibur bersama, dengan teman-teman kami juga tentunya. Dari situ kami mulai sedikit akrab lagi walau aku tau dia tetap menjaga jarak. Padahal, aku belum pernah mengutarakan isi hatiku secara langsung. Iya, sakit banget Kak, ditolak duluan padahal belum mengungkapkan hahaha. Dan hingga saat ini, aku hanya memendam perasaanku dan berusaha keluar dari bayangannya dan berdoa semoga diantara aku dan dia kembali normal. Ini pertama kali, Kak, aku benar-benar suka sama orang dan pertama kali pula patah hati, selama 17tahun aku di dunia hahaha. Saranku untuk yang membaca ceritaku ini, jangan pendam perasaan kalian dan jangan berani-berani jatuh cinta kepada sahabat kalian.

    Maaf ya, Kak kepanjangan hehe. Terima kasih sudah membaca ceritaku, Kak.

  46. Nama: Silvi Salsabil
    Twitter: @shelv_25
    kota: Tangerang Selatan

    Patah hati terhebat yg pernah aku alami yaitu pas kelas 12 kemarin, ceritanya aku dan teman-teman sekelompokku sedang syuting fiim untuk tugas jurnalistik di sekolah, saat kami sedang beristirahat sejenak, teman2ku banyak yang asyik selfie, pokoknya foto sana foto sini, kebetulan cowok yg aku suka satu kelompok dengan aku, sebut saja ‘S’, dan aku berharap banget kalo dia ngajak aku untuk foto bareng >_> ‘pengen banget kalo dia tiba2 ngomong “eh, foto bareng yuk, lu belum punya foto bareng gue kan?” seandainya dia ngomong gitu’ dan ternyata semua kata2 yang aku bayangin bener2 terucap sama dia! tapi…sayangnya itu bukan ditujukan untuk aku😥 untuk SAHABAT AKU!😥
    di situ aku bener2 kaget dengan tampang cengok, dan hati ku langsung ancur berkeping2😦

  47. nama : Rizqa nurul hidayanti
    twitter : @nurul_rizqa
    alamat : yogyakarta

    Aku merasakan jatuh cinta dan patah hati untuk pertama kalinya pada orang yang sama yaitu,”first love”ku. ada yg bilang cinta pertama itu indah dan tak bisa dilupakan, ungkapan itu benar buatku apalagi yang paling tak bisa kulupakan adalah patah hatiku krn dia. Waktu SMA first loveku yg berstatus pacarku tiba-tiba mutusin aku krn alasan pengen fokus sekolah. Aku pun agak nggak rela krn alasan itu trasa aneh bagiku. mau tak mau aku nerima juga walau sakit sih sebenarnya. beberapa hari kemudian kami balikkan tapi baru aja balikkan dan nganter aku pulang dia tiba-tiba jadi aneh. Aku telpon dia dan nanya,”kamu nganggap aku ini apamu?” dia jawabb,”kamu itu seperti sahabat dan adik buatku,” krn jawaban itulah aku memutuskan mengakhiri semuanya dan nggak mau berurusan sama dia lagi. beberapa minggu kemudian dia pnya cewek baru dan cewek itu tiba2 sms aku dan ngajakin kenalan. Aku jawab sms cewek itu dengan malas-malasan karena jujur aku udah malas berurusan sama dia. karena sikap cuekku ke ceweknya tiba-tiba temennya dia sms aku dan marahin aku krn sikapku itu tak berapa lama dia sms aku dan nelpon aku,”Maksud kamu apa? kenapa sikapmu kayak gitu?” Aku sakit hati dikayak gituin sama dia, kita putus dalam keadaan tidak baik-baik aja tanpa dia ngucapin maaf ke aku. tiba-tiba aja dia telpon dan marah2 gara-gara sikap cuekku ke ceweknya yang baru. Aku sedih, kesal, sakit hati. Udah cukup dia nyakitin aku dan tak perlulah ngganggu kehidupanku lagi dan aku jg nggak mau ikut cmpur urusannya. Aku butuh waktu yg lama untuk nyembuhin sakit hatiku itu berhubung itu jatuh cinta dan sakit hati yang pertama dan pada orang yg sama😦

  48. Nama: Insan Gumelar Ciptaning Gusti
    Akun twitter: @san_fairydevil
    Kota tinggal: Jember, Jatim.

    Aku enggak tau ini bisa dibilang patah hati atau bukan. Tapi kalo buat aku ini juga termasuk bagian patah hati.
    Dia teman sekelas waktu kelas 2 SMA. Baru masuk kelas 2 di hari pertama, langsung tertarik sama dia. Dibilang keren juga enggak. Dia pake kacamata, agak cupu (enggak bisa berantem), kalem, pinter, tapi bukan tipe kutu buku. Dia orang yang asik. Dia sering dijodoh-jodohkan sama temen sekelasku yang lain. Tapi hanya bercanda. Terus aku berniat untuk bisa deket sama dia. sebisa mungkin sering bicara sama dia. Lalu aku tau kalau ternyata dia juga suka dengan hal berbau Jepang seperti aku. Disanalah jalanku. Dan benar, aku jadi dekat banget dengan dia. Setelah dekat, aku sering bercanda bareng sama dia. Kadang dia juga nganter aku pulang. Dia mau dengerin cerita-ceritaku, diapun juga sering cerita ke aku.
    Kemudian di kelas 3, ada tugas bahasa Indonesia untuk membuat resensi. Nah dia sms aku. “San, kamu punya novel berapa?”
    Tapi karena aku baru baca setengah jam kemudia, jadi dia terlanjur beli sendiri. Terus aku tanya, “Novel tentang apa?”
    “Tentang cinta dan pembunuhan. Aku juga enggak tau, pokok asal aja. kelihatannya seru.”
    “Kalo sudah aku pinjem ya?”
    “Iya. Tapi habis pacarku ya.”
    Nah disanalah, aku ngerasa njleb banget. Karena saat itu adalah aku ngerasain jatuh cinta pertama kali. Dia itu cinta pertamaku dalam dunia nyata.

  49. Nama: Akhfhin
    Twitter: @afingleek
    Kota: Jakarta Selatan

    Patah hati terhebat dihidupku? Jadi senyum-senyum sendiri sama pertanyaannya. Kenapa? Karena patah hati terberatku meskipun mahadahsyat bagiku (agak lebay) ujung-ujungnya berakhir bahagia. Ya, waktu aku SMA dulu aku pernah suka sama seorang cewek kami berkenalan dan mulai mengenal lebih dalam satu sama lain. Setelah 2 bulan pdkt, aku memberanikan diri buat nembak dia. Aku bikin yang heboh, sewaktu pulang sekolah aku minta bantuan temen-temenku buat nyuruh kasih beberapa surat ke dia yang nantinya akan membentuk kalimat “mau nggak kamu jadi pacarku?” dan juga di dalam surat itu ada clue untuk menemuiku dan menjawabnya langsung di depan mukaku. Eh tapi sialnya, dia malah ngacir duluan pulang akhirnya ga jadi deh. Waktu sampe rumah aku bbm nanya kenapa kok pulang duluan? katanya “aku tau kamu mau nembak, dan aku ngga bisa nerima. aku ga bisa liat mukamu” gitu kan sediiiihhhh. Akhirnya aku sempet nangis di kamar sih denger jawaban ini.

    Tapiiiii….aku sendiri ngga nyerah, emang itu menyakitkan dan membuat hatiku patah berkeping-keping (aduh makin lebay:”)). Aku tetep ngejar dia, aku tetep deket sama dia, ngobrol sama dia, bantuin dia kalo ada masalah, dll. Akhirnya…sekitar 2/3 bulan setelah itu waktu kita lagi bbm-an malem-malem dia nanya ke aku “kamu nggak nembak aku lagi? ;)” aku kira bercanda jadi aku bales “ntar kamu tolak lagi haha” eh dia malah bales “kali ini enggak kok, yakin :D” aku mikir nggak ada salahnya nembak lagi toh udah pernah ditolak “mau nggak kamu jadi pacarku?” dengan sok dramatis dia jawab “tunggu besok ya jawabannya di sekolah😉 kamu harus nembak langsung”

    Keesokan harinya pas pulang sekolah aku nembak dia dan akhirnya dia beneran nerima aku, kita pacaran selama 1 tahun tapi sekarang udah nggak lagi karena kita udah terpisah jarak (alias nggak kuat ldr-an) :”) meskipun gitu aku masih deket sama dia kok!!

    Nah, itu ceritanya kenapa patah hati terberatku akhirnya membawaku ke ending yang bahagia!!an sok dramatis dia jawab “tunggu besok ya jawabannya di sekolah😉 kamu harus nembak langsung”

    Keesokan harinya pas pulang sekolah aku nembak dia dan akhirnya dia beneran nerima aku, kita pacaran selama 1 tahun tapi sekarang udah nggak lagi karena kita udah terpisah jarak (alias nggak kuat ldr-an) :”) meskipun gitu aku masih deket sama dia kok!!

    Nah, itu ceritanya kenapa patah hati terberatku akhirnya membawaku ke ending yang bahagia!!

  50. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s